Articles

Found 23 Documents
Search

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KETERAMPILAN GENERIK SAINS BIOLOGI DITINJAU DARI KEMAMPUAN AKADEMIK SISWA Taofiq, Muhamad; Setiadi, Dadi; Hadiprayitno, Gito
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 4, No 2 (2018): July
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v4i2.114

Abstract

This study aims to analyze the differences of generic skills through the application of inquiry learning model and Problem Based Learning (PBL) in review of the students' different academic ability in SMAN 1 Kayangan. The type of research is quassi experiment with 2x2 factorial design. The population in this study are all students of science class X1, X2 and X3 in SMAN 1 Kayangan with sampling using purposive sampling technique, so that the samples taken are class X science 1 and class X science 2 by implementing different learning model. Data analysis technique using anakova test. Hypothesis test results obtained Fcount = 20,441 with significance level 0,000 (p <0,05) indicate there are difference of generic science skill significant between class X science 1 with mnggunakan inquiry model and kels X science 2 by using PBL learning model. Result of hypothesis test of generic science skill with applying of inquiry learning model to academic ability obtained Fhitung = 34.448 with significance level 0,000 (p <0,05) indicates the interaction of inquiry learning model and PBL toward generic science skill. Keywods: Generic skills, learning models
HUBUNGAN KAPABILITAS KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN KINERJA GURU DENGANMUTU PEMBELAJARAN DI SEKOLAH-SEKOLAH KATHOLIK YAYASAN INSAN MANDIRI CABANG LOMBOK Ariana, Yohanes Kadek; Wildan, Wildan; Setiadi, Dadi
Jurnal Ilmiah Profesi pendidikan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1257.038 KB) | DOI: 10.29303/jipp.v1i1.2

Abstract

ABSTRAK:Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kapabilitas kepemimpinan kepalas ekolah dan kinerja guru, baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama dengan mutu pembelajaran di Sekolah-sekolahKatholik Yayasan Insan Mandiri Cabang Lombok. Penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kwantitatif yang melibatkan 63 orang guru sebagai sampel melalui teknik random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert, dan dokumen nilai pretasi belajar siswa. Analisis data dilakukan dengan teknik analisisregresidankorelasi. Hasil analisis menunjukkan bahwahubungan antara kapabilitas kepemimpinan kepala sekolah (X1) dengan mutu pembelajaran (Y) ditunjukkan dengan persamaan regresi ? = 64,35 + 0,13 1 dengan koefisien korelasi (ry1) = 0,22, untuk hubungan antara kinerja guru (X2) dengan mutu pembelajaran (Y) ditunjukkan dengan persamaan regresi ? = 38,55 + 0,43 2 dengan koefisien korelasi (ry2) = 0,55 sedangkanhubungan antara kapabilitas kepemimpinan kepala sekolah (X1) dan kinerja guru (X2) secara bersama-sama dengan mutu pembelajaran ditunjukkan dengan persamaan regresi ? = 38,16 + 0,01 + 0,42 dan koefisien korelasi (Ry12) = 0,518. Berdasarkan hasil ini disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kapabilitas kepemimpinan kepala sekolah, kinerja guru, baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama dengan mutu pembelajaran di Sekolah-sekolah Katholik Yayasan Insan Mandiri Cabang Lombok. Kata kunci : mutu pembelajaran, kapabilitas kepemimpinan kepala sekolah, kinerja guru
PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK PENGAWAS TAMAN KANAK-KANAK DI KECAMATAN AMPENAN KOTA MATARAM Yusuf, Suriati; Wildan, Wildan; Setiadi, Dadi
Jurnal Ilmiah Profesi pendidikan Vol 4, No 1 (2019): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.084 KB) | DOI: 10.29303/jipp.v4i1.79

Abstract

Abstrak : Studi denganpendekatan kualitatif deskriftif mengkaji tentang Pelaksanaan Supervisi Akademik Pengawas pada Taman Kanak-Kanak di Kecamatan Ampenan Kota Mataram, difokuskan pada:Supervisi akademikpembelajaranmeliputi : (1), Penyusunan perencanaan pembelajaran,(2), Pelaksanaan kegiatan pembelajaran, (3), Kegiatan evaluasi pembelajaran, (4), Penyusunan hasil evaluasi tindak lanjut pembelajaran, (5), Pengembangan kualitas pembelajaran.Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan diskusi kelompok terarah. Hasil penelitian ini menemukan: (1), Penyusunan perencanaanpembelajaran,melalui pendampingan Pusat Kegiatan Guru (PKG), dengan membentuk Tim kecil di kegiatan PKG serta melakukan Diskusi Kelompok Terarah, (2), Pelaksanaan supervisi pembelajaran dengan kunjungan kelas terencana ,dan pemeriksaan kelengkapan perangkat pembelajaran, (3),Kegiatan evaluasi dan tindak lanjut dilaksanakan berdasarkan dari hasil temuan-temuan kepengawasan, dan dilaporkan ke Kepala Dinas, (4),Temuan-temuan yang berupa kelemahan dan kekuatan ini menjadi bahan dasar perbaikanuntuk pengembangan pembelajaran, (5), Hasil temuan ?temuan sebagai dasar menyususun program peningkatan kompetensi guru dan kepala TK.Secara umum pelaksanaan supervisi di TK Kecamatan Ampenan Kota Mataram belum maksimal.Keywords : Perencanaan, Pelaksanaan, Tindak lanjut, Supervisi Akademik.
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP MOTIVASI KERJA GURU HONORER SEKOLAH DASAR NEGERI DI KECAMATAN SELAPARANG KOTA MATARAM Anam, M. Chairul; Wilian, Sudirman; Setiadi, Dadi
Jurnal Ilmiah Profesi pendidikan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.243 KB) | DOI: 10.29303/jipp.v1i1.5

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah Dan  Budaya Organisasi Terhadap Motivasi Kerja Guru Honorer SDN di Kecamatan Selaparang Kota Mataram.Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif.Teknik pengumpulan data menggunakan  angket skala sikap.Hasil analisis regresi diketahui terdapat pengaruh yang signifikan variabel  kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi kerja guru honorer. Hal ini dibuktikan dengan nilai thitung sebesar 2,391 lebih besar dari nilai t tabel yaitu sebesar 2,021 (t hitung =2.391 > t tabel = 2,021) dengan  tingkat signifikansi sebesar 0,021 < 0,05. Sementara variabel Budaya Organisasi juga berpengaruh signifikan terhadap Motivasi Kerja Guru Honorer, ini dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 7,999 lebih besar dari nilai t tabel yaitu sebesar 2,021 (t hitung =7.99 > t tabel = 2,021) dengan tingkat signifikansi 0,000 0,05. Dari uji model regresi, didapatkan model persamaan regresi pengaruh dari kedua variabel terhadap variabel motivasi dengan model persamaan Y = 1,194 (?) ? 0,92 (KPS) + 0,956(BO) + 0,415(?). Artinya secara bersama-sama, kedua variabel X terbukti berpengaruh terhadap motivasi kerja guru honorer. Ini bisa dilihat dari nilai hasil uji F yang sudah dilakukan, dimana nilai Fhitung sebesar 32,009, lebih besar dari nilai Ftabel sebesar 3,22. Dengan demikian, direkomendasikan bahwa kepemimpinan kepala sekolah dan budaya organisasi perlu disinergikan untuk meningkatkan motivasi kerja guru honorer. Namun dari hasil penelitian tersebut prioritas utama peningkatan adalah pada budaya organisasi itu sendiri, karena variabel ini terbukti memiliki pengaruh yang lebih besar dari variabel kepemimpinan kepala sekolah (7,99 > 2,391) terhadap motivasi kerja guru honorer.Kata kunci:Kepemimpinan Kepala Sekolah, Budaya Organisasi, Motivasi Kerja Guru Honorer
PENGARUH ENTREPRENEURSHIP KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU Sigap, Sigap; Setiadi, Dadi; Sukardi, Sukardi
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh positif entrepreneurship kepala sekolah terhadap kinerja guru SMK Negeri di Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif, dimana peneliti menggambarkan fenomena yang diamati dengan lebih detail menggunakan data-data berupa data kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru SMK Negeri di Kota Mataram yang berjumlah 295 guru. Sampel penelitian ini adalah sebagian dari jumlah guru SMK Negeri di Kota Mataram yang berjumlah 75 guru dengan menggunakan teknik proportionate random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif entrepreneurship kepala sekolah terhadap kinerja guru SMK Negeri di Kota Mataram sebesar 11,8% yang dibuktikan dengan dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,003 level of signifikan (0,05).Kata kunci: Entrepreneurship, Kepala Sekolah, Kinerja Guru.
HARAPAN DAN TANTANGAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN IPA DALAM KONTEKS KOMPETENSI KETERAMPILAN ABAD 21 DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Andayani, Yayuk; Sridana, Nyoman; Kosim, Rernat; Setiadi, Dadi; Hadiprayitno, Gito
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketrampilan Abad 21 yang dianggap bisa memperkuat modal social (social capital) dan modal intelektual (intellectual capital) ini, biasa disingkat dengan 4C: communication, collaboration, critical thinking and problem solving, dan creativity and innovation. Secara operasional, 4C ini dapat dijabarkan sebagai cara berpikir, termasuk berkreasi, berinovasi, bersikap kritis, memecahkan masalah, membuat keputusan, dan belajar pro-aktif. Juga termasuk cara bekerja, termasuk berkomunikasi, berkolaborasi, bekerja dalam tim sehungga dapa mendukung dan mengembangkan ketrampilan abad 21, yakni teknologi informasi, jaringan digital, dan literasi. Konsep 4C ini diharapkan dapat diimplementasikan di sekolah-sekolah dan para peserta didik Indonesia terbekali dengan keutamaan-keutamaan tersebut, yakni komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis dan pemecahan masalah, serta kreatif dan inovatif. Kegiatan pembelajaran IPA di Sekolah Menengah Pertamadiharapkan mampu memberdayakan semua potensi peserta didik untuk mendorong pencapaian kompetensi dan perilaku khusus supaya setiap individu mampu menjadi pembelajar sepanjang hayat dan mewujudkan masyarakat belajar. Dengan demikianguru diharapkan mampu mengimplementasikan metode pembelajaran yang inovatif (students-centered), maka peran guru tidak lagi sebagai pentransfer ilmu, melainkan sebagai fasilitator atau membantu siswa agar siswa mampu menguasai berbagai kompetensi yang diharapkan.Kata Kunci: Pembelajaran IPA, kompetensi keterampilan abad 21, Kurikulum 2013
DEVELOPMENT OF LEARNING DEVICE OF EMPOWERMENT THROUGH THINKING NATURAL SCIENCE LEARNING IN ELEMENTARY SCHOOL -, Jamaluddin; Ramdani, Agus; Setiadi, Dadi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2018): January
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v4i1.96

Abstract

The objectives of this study were to: (1) develop learning device for questioning empowerment thinking (PBMP) combined with cooperative strategies of TPS types and NHT types in science subjects in primary schools; (2) to know the different understanding of students' science concepts by applying the learning of PBMP, PBMP.TPS, PBMP.NHT and Conventional Strategy; (3) know the consistency of PBMP applications, PBMP.TPS, PBMP.NHT and Conventional Strategies. This research method: (1) research and development method to develop learning device; and (2) quasi experimental study to know the effect of applying learning tool to understanding student biology concept. To collect data using the science-biology concept test. Hypothesis test using covariance analysis technique (Ancova). The results of the research are: (1) This research produces learning device consisting of syllabus, PBMP learning plan, PBMP.TPS and PBMP.NHT. Learning device have the potential to improve understanding of science concepts in elementary schools in Mataram; (2) There is a significant difference in understanding the concepts of students following PBMP, PBMP.TPS, PBMP.NHT and conventional learning strategies
HUBUNGAN ANTARA IKLIM KERJA DANKOMPETENSI GURU DENGAN KINERJA GURU SMK DI KECAMATAN LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT TAHUN 2016 Zulkarnain, Zulkarnain; Wildan, Wildan; Setiadi, Dadi
Jurnal Ilmiah Profesi pendidikan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.72 KB) | DOI: 10.29303/jipp.v2i2.65

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan iklim kerja dan kompetensi guru baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama dengan kinerja guru SMK di Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat tahun 2016. Untuk memperoleh data dalam penelitian adalah dengan metode survey. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru SMK di Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat yang berjumlah 154 guru. Sampel penelitian berjumlah 60 orang guru yang diambil dengan teknik proportionate random sampling. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji regresi dan korelasi. Hasil penelitian adalah: 1) terdapat hubungan antara iklim kerja dengan kinerja guru SMK di Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat dengan kontribusi sebesar 13,69%, artinya bahwa semakin kondusif iklim kerja, maka kinerja guru juga semakin baik, 2) terdapat hubungan antara kompetensi guru dengan kinerja guru SMK di Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat dengan kontribusi sebesar 16,81%, artinya bahwa semakin meningkat kompetensi guru, kinerja guru juga akan semakin meningkat, 3) terdapat hubungan antara iklim kerja dan kompetensi guru secara bersama-sama dengan kinerja guru SMK di Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat dengan kontribusi sebesar 21,16%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin kondusif iklim kerja dan semakin meningkatnya kompetensi guru, maka kinerja guru SMK di Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat juga semakin baik.
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN PEMBERIAN KOMPENSASI KERJA TERHADAP MOTIVASI GURU SMK DI KECAMATAN LINGSAR MB, M Sumartono; Karta, Wayan Sumartono; Setiadi, Dadi
Jurnal Ilmiah Profesi pendidikan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.886 KB) | DOI: 10.29303/jipp.v2i2.62

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan pemberian kompensasi kerja terhadap motivasi guru SMK di Kecamatan Lingsar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan ex-post facto. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru SMK di Kecamatan Lingsar. Sampel penelitian adalah sebagian dari populasi yang berjumlah 60 orang guru dari 154 guru yang diambil dengan teknik purposivesampling. Sebelum melakukan uji hipotesis dilakukan uji prasyarat terlebih dahulu seperti: uji normalitas, uji homogenitas, uji multikolinieritas, dan uji auto korelasi. Uji hipotesis dilakukan dengan analisis regresi sederhana dan regresi ganda. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa:1) terdapat pengaruh positif kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi guru SMK di Kecamatan Lingsar sebesar 13,00%, 2) terdapat pengaruh positif pemberian kompensasi kerja terhadap motivasi guru SMK di Kecamatan Lingsar sebesar 47%, dan 3) terdapat pengaruh positif kepemimpinan kepala sekolah dan pemberian kompensasi kerja secara bersama-sama terhadap motivasi guru SMK di Kecamatan Lingsar sebesar 47,60%. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kepemimpinan kepala sekolah dan pemberian kompensasi kerja dapat meningkatkan motivasi guru SMK di Kecamatan Lingsar. Implikasi dari penelitian ini adalah motivasi guru dapat ditingkatkan dengan meningkatkan kepemimpinan kepala sekolah dan pemberian kompensasi kerja.
ANALISIS KESIAPAN AKREDITASI BERBASIS SAPTO PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI UNIVERSITAS MATARAM Idrus, Agil Al; Karnan, Karnan; Setiadi, Dadi
Jurnal Ilmiah Profesi pendidikan Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.173 KB) | DOI: 10.29303/jipp.v3i2.32

Abstract

Sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi meliputi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) yang lebih dikenal dengan Akreditasi. Salah satu indikator mutu program studi adalah baik tidaknya nilai akreditasi prodi yang menggambarkan program studi secara menyeluruh. Pelaksanaan akreditasi prodi yang merupakan sistem penjaminan mutu eksternal  terus berkembang dari waktu ke waktu dan sistem yang berlaku adalah berbasis SAPTO (Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi Online). Prodi Pendidikan Biologi adalah salah satu prodi di lingkungan FKIP UNRAM yang akan mengajukan akreditasi disebabkan masa berlakunnya akan segera berakhir dalan satu tahun mendatang. Namun demikian untuk bisa memperoleh nilai tersebut perlu dilakukan persiapan-persiapan baik di tingkat prodi maupun fakultas, sehingga perlu dilakukan kajian kesiapan program studi dan fakultas dalam mengahadapi akreditasi prodi berbasis SAPTO. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis kesiapan Prodi Pendidikan Biologi dan institusi/fakultas dalam menghadapi akreditasi berbasis SAPTO yang mencakup 7 estándar akreditasi.  Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian evaluatif kualitatif. Penelitian dilaksanakan mulai dari akhir bulan Mei  2018 sampai dengan akhir Nopember 2018.Tempat pelaksanaan di FKIP Universitas Mataram. Subjek penelitian dan sumber adalah dosen program studi, tenaga kependidikan dan dekanat di lingkungan FKIP UNRAM serta dokumen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, dokumen dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan cara merangkum, memilih hal-hal pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting untuk dicari tema dan polanya data reduction , kemudian data display, setelah itu ditarik sebuah conclusion drawing. Hasil menunjukan bahwa tingkat kesiapan prodi untuk akreditasi  pada tingkatan kurang siap dengan data dan informasi sesuai dengan tagihan dari standar pada borang seperti : standar Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran, Serta Strategi Pencapaian, Tata Pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan, dan Penjaminan Mutu, Mahasiswa dan Lulusan Sumber Daya Manusia, Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik, Penelitian, Pelayanan Pengabdian Kepada Masyarakat, dan Kerjasama, Pembiayaan, Sarana dan Prasarana, serta Sistem Infsi.ormasi. Dengan demikian perlu dipersiapkan data informasi yang dibutuhkan serta penjelasan yang fokus dan komprehensif untuk bagian-bagian tertentu dari standar pada borang akreditasi.