Mihwan Sataral
Tadulako University

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

KEANEKARAGAMAN HYMENOPTERA PADA KEBUN KAKAO DI LEMBAH NAPU, SULAWESI TENGAH, INDONESIA Fahri, Fahri; Jamaluddin, Jamaluddin; Fitrallisan, Fitrallisan; Sataral, Mihwan
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Number 3 (December 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.728 KB)

Abstract

Salah satu daerah di Indonesia yang menjadi sentra produksi kakao nasional adalah Sulawesi. Peningkatan produktivitas kakao berfokus pada pengendalian hama dan penyakit, optimalisasi penerapan teknologi budidaya, penggunaan jenis tanaman tertentu atau peremajaan tanaman yang telah tua, namun belum mempertimbangkan agen yang membantu dalam proses penyerbukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis lebah pada kebun kakao di Lembah Napu, Sulawesi Tengah. Koleksi Hymenoptera dilakukan pada siang dan malam hari menggunakan sweep net dan light trap. Ditemukan sebanyak 4 spesies Hymenoptera yang termasuk dalam 2 famili yaitu Apis cerana., Apis dorsata, Ceratina sp., Champsomeris sp. Kelimpahan individu tertinggi di plot 2 yaitu 53 individu (49.07%), diikuti plot 1 yaitu 37 individu (34.26%) dan plot 3 dengan kelimpahan terendah yaitu 18 individu (16.67%). Keanekaragaman serangga tertinggi di Plot 2 yaitu H'=1.19, diikuti plot 1 yaitu H'=1.12 dan plot 3 dengan nilai terendah H'=0.98. Kemerataan serangga tertinggi di plot 3 dengan nilai E=0.34, diikuti plot 1 dengan nilai E=0.31, dan plot 2 dengan nilai terendah E=0,30. Lebah yang memiliki ukuran tubuh kecil yaitu Ceratina sp. dengan ukuran 8-10 mm. Namun dari segi perilaku kunjungan, Ceratina sp. tidak mengunjungi bunga kakao, sehingga lebah tersebut belum dapat disimpulkan sebagai lebah penyerbuk kakao yang potensial, meskipun memiliki ukuran yang kecil.
KEANEKARAGAMAN KUMBANG ANTENA PANJANG (COLEOPTERA: CERAMBYCIDAE) PADA BEBERAPA PERKEBUNAN DI POLOKARTO, JAWA TENGAH Sataral, Mihwan; Fahri, Fahri; Atomowidi, Tri
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Number 1 (March 2017)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.712 KB)

Abstract

Kumbang antena panjang merupakan serangga penting dalam ekosistem karena ketergantungannya pada sumber makanan di berbagai spesies tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman kumbang antena panjang pada berbagai perkebunan di Polokarto, Jawa Tengah. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan perangkap cabang tumbuhan nangka (Artocarpus trap). Sebanyak 409 individu terkoleksi, terdiri dari 4 tribe, 5 genus dan 10 spesies. Spesies yang paling melimpah disetiap habitat adalah Sybra alternans (163 individu), kemudian diikuti oleh Pterolophia melanura (96 individu). Keanekaragaman tertinggi pada habitat kebun campuran (H= 1,846) kemudian diikuti pada kebun tebu (H= 1,723) dan paling rendah pada kebun jati (H= 1,51). Kesamaan komunitas berdasarkan indeks kesamaan Bray-Curtis, tertinggi antara habitat kebun campuran ? kebun jati (0,795).
EFEKTIVITAS INSEKTISIDA DALAM MENEKAN PERKEMBANGAN POPULASI DAN SERANGAN LIRIOMYZA, SP PADA TANAMAN BAWANG MERAH LOKAL PALU (Allium cepa L.x Wakegi Araki) DI DESA GUNTARANO KECAMATAN TANANTOVEA KABUPATEN DONGGALA Arfan, Arfan; Sudewi, Sri; Sataral, Mihwan; Sumarni, Sumarni; Rosiani, Vevi; Mumfahida, Mumfahida; Soar, Karmila
Jurnal Agrotech Vol 8 No 1 (2018)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v8i1.14

Abstract

This study aimed to examine the effectiveness of some insecticides on the population development and attack Liriomyza sp on local Palu onions. The research conducted from Februari to April 2017, at Guntarano village, Tanantovea Sub-District, Donggala District. The study used Randomized Block Design (RAK) consisting of four treatments, namely Po.Control; P1. Abamectin; P2. Azadiractin; P3. Dimohipo. Each treatment was repeated three times so that 12 treatments were obtained. The results showed that the insecticidal treatment had an effect on the development of the varied Liriomyza sp. Adult population at various plant age levels. Observations on plant age 5 and 6 of MST showed that abamectin insecticides were effective in suppressing the growth larvae populations of Liriomyza sp compared with the treatment of Azadiractin, Dimohipo and non-treated insecticides.
DESKRIPSI DAN HABITAT MYCALESIS PERSEUS FABRICIUS, 1775 (RHOPALOCERA: NYMPHALIDAE) SPESIES KOSMOPOLITAN DI GUNUNG TOMPOTIKA, SULAWESI Afrilianti, Cipta; Sataral, Mihwan; Elijonnahdi, Elijonnahdi; Fahri, Fahri
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 8, No 2 (2019): Volume 8 Number 2 (August 2019)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.138 KB)

Abstract

This study aims to describe Mycalesis perseus Fabricius, 1775 and learnĀ  its habitat in Mt. Tompotika, Sulawesi. This research was conducted in February-March 2019. The butterflies was collected by using purposive sampling method with sweeping techniques using insect net along the hiking trails. The character of M. perseus is explained by the head, thorax, abdomen and wings. Mycalesis perseus characterized by ocellion the wing which borders with the white line on the postdiscal forewing and hindwing sections. Mycalesis perseus was found in secondary forest habitats and cashew gardens at an altitude of 100-200 meters above sea level.
LONGHORN BEETLE (COLEOPTERA: CERAMBYCIDAE) IN ENCLAVE AREA, LORE LINDU NATIONAL PARK, CENTRAL SULAWESI Fahri, Fahri; Sataral, Mihwan
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Number 2 (August 2015)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai kumbang antena panjang di area Enclave Taman Nasional Lore Lindu pada bulan Desember 2013 sampai Mei 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis kumbang antena panjang di perkebunan kakao dan kopi, area Enclave Taman Nasional Lore Lindu, serta distribusi, tambuhan inang dan habitatnya. Koleksi kumbang antena panjang menggunakan perangkap Artocarpus trap. Terdapat 6 species kumbang antena panjang yang ditemukan di perkebunan kakao dan kopi, yaitu Gnoma pulverea, Acalolepta celebensis, A. fasciata, A. montana, A. rusticatrix, and Epepeotes plorator celebensis
FREKUENSI KUNJUNGAN LEBAH APIS CERANA DAN TRIGONA SP. SEBAGAI PENYERBUK PADA TANAMAN BRASSICA RAPA Ruslan, Wahiba; Afriani, Afriani; Miswan, Miswan; Elijonnahdi, Elijonnahdi; Nurdiyah, Nurdiyah; Sataral, Mihwan; Fitrallisan, Fitrallisan; Fahri, Fahri
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Number 1 (March 2015)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.405 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari frekuensi kunjungan lebah Apis cerana dan Trigona sp. sebagai penyerbuk pada tanaman Brassica rapa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu vocal sampling, dengan dua kali pengamatan. Pengamatan pertama pada bulan Januari dan pengamatan kedua pada bulan Juni 2014, masing-masing pengamatan dilakukan selama 10 hari saat bunga Brassica rapa sedang mekar. Parameter yang diamati meliputi, jumlah bunga yang dikunjungi per menit, lama kunjungan per bunga dan lama kunjungan per tanaman. Hasil pengamatan frekuensi kunjungan tertinggi yaitu pengamatan kedua pada bulan Juni. Trigona sp. mempunuyai jumlah bunga yang dikunjungan 3.14 bunga/menit, lama kunjungan 27.47 detik/bunga dan lama kunjungan 3.89 menit/tanaman, sedangkan jumlah bunga yang dikunjungan A. cerana 1.32 bunga/menit, lama kunjungan 6.22 detik/bunga dan lama kunjungan 1.64 menit/tanaman.