Articles

Found 9 Documents
Search

Implementation of Geometry Multimedia Based on Van Hiele's Thinking Theory for Enhancing Critical Thinking Ability for Grade V Students Primasatya, Nurita; Jatmiko, Jatmiko
International Journal of Trends in Mathematics Education Research Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : IIES Independent

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.536 KB) | DOI: 10.33122/ijtmer.v1i2.40

Abstract

This study is a advances study of the development of geometry multimedia based on Van Hiele's thinking theory with the aim of for enhancing critical thinking ability using the ADDIE development model. In this study, a difference test was conducted to determine the effect of using geometry multimedia on students' critical thinking abilities. This experiment was conducted at SDN Mojoroto 1 and SDN Mojoroto 6 Kota Kediri. The results of the t-test analysis show that there are significant differences between the critical thinking abilities of students who use geometry multimedia based on Van Hiele's thinking theory and those who do not use geometry multimedia based on Van Hiele's Thinking Theory.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR MATEMATIS CALON GURU SEKOLAH DASAR DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA Primasatya, Nurita
JPM : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.311 KB) | DOI: 10.33474/jpm.v2i1.206

Abstract

Dalam artikel ini, akan disajikan analisis tingkat kemampuan berpikir matematis calon guru sekolah dasar yang ada di wilayah Kediri. Sampel penelitian yang digunakan adalah mahasiswa PGSD UN PGRI Kediri semester 6. Pemilihan sampel didasarkan pada temuan bahwa calon pendidik yang berasal dari perguruan tinggi kota Kediri terbesar terdapat di UN PGRI Kediri. Sedangkan dipilih mahasiswa semester VI dikarenakan mahasiswa tersebut telah menempuh matakuliah yang terkait dengan penguasaan konsep matematika. Sampel yang terpilih akan dianalisis kemampuan berpikir matematisnya dalam menyelesaikan masalah matematika. Indikator yang digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir matematis didasarkan pada teori yang dikemukakan Stacey (2010) yaitu, 1) mengkususkan, 2) mengenelisasi, 3) menduga, dan 4) meyakinkan.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA GEOMETRI BERBASIS TEORI BERPIKIR VAN HIELE GUNA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V Primasatya, Nurita; Jatmiko, Jatmiko
JIPMat Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v3i2.2745

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan merancang multimedia geometri yang disesuaikan dengan tahapan yang ada pada proses berpikir van Hiele sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD. Indikator berpikir kritis yang digunakan pada penelitian ini adalah mengidentifikasi masalah, mengumpulkan informasi yang relevan, menyusun alternatif pemecahan masalah, dan membuat kesimpulan. Prosedur pengembangan dalam penelitian ini mengadaptasi model pengembangan ADDIE yang hanya sampai pada tahap development. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan multimedia geometri berbasis teori berpikir van Hiele dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Meteri geometri yang digunakan dalam penelitian ini adalah materi luas dan keliling lingkaran. Hasil dari uji kelayakan produk menyatakan bahwa produk multimedia geometri ini valid, praktis, dan efektif.Kata Kunci : pengembangan, multimedia, geometri, teori berpikir, van Hiele, berpikir kritis
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR MATEMATIS SISWA PADA MATERI ARITMETIKA SOSIALMELALUI PENDEKATAN REALISTIK BERBANTUAN BROSUR PROMOSI RUMAH Primasatya, Nurita
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Data pra-penelitian, menunjukkan bahwa siswa SMP Negeri 13 Malang, memiliki kemampuan yang rendah dalam berpikir matematis. Rendahnya kemampuan berpikir matematis dikarenakan perlakuan guru yang kurang memberikan pembelajaran yang merangsang siswa untuk berpikir matematis. Sebagai upaya mengatasinya, digunakan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan realistik berbantuan brosur promosi rumah. Melalui brosur promosi rumah, siswa mampu mengidentifikasi masalah, mendaftar pilihan, membedakan pilihan, menganalisis, membuat pilihan, memberikan alasan, serta membuat kesimpulan, sehingga kemampuan berpikir matematis siswa dapat meningkat. Dari hasil refleksi siklus 1, diketahui bahwa siswa masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dan memiliki kemampuan yang rendah dalam berpikir matematis. Dari hasil tes, hanya 33% siswa yang memiliki kemampuan berpikir matematis dengan kategori baik. Dari hasil refleksi siklus 1, disimpulkan bahwa pembelajaran dilanjutkan di siklus 2. Pada siklus 2, terjadi peningkatan kemampuan berpikir matematis menjadi 80% siswa yang memiliki kemampuan berpikir matematis dengan kategori baik. Kata Kunci : Aritmetika Sosial, Pendekatan Realistik, Brosur Promosi Rumah
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif dengan Memanfaatkan Bahan Bekas untuk Guru Sekolah Dasar pada Anggota Gugus 2 Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri Soenarko, Bambang; Wiguna, Frans Aditia; Putri, Kharisma Eka; Primasatya, Nurita; Kurnia, Ita; Imron, Ilmawati Fahmi; Damayanti, Susi; Wahyudi, Wahyudi
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 1 No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.562 KB) | DOI: 10.29407/ja.v1i2.11738

Abstract

  Permasalahan klasik seorang guru antara lain adalah terbatasnya dana yang dibutuhkan untuk membuat/merancang media pembelajaran. Umumnya, guru menggunakan dana pribadi untuk memenuhi kebutuhan media pembelajaran yang dibutuhkan. Hal inilah yang menjadi salah satu penghambat terciptanya media-media pembejaran yang kreatif dari para guru. Meskipun demikian, ketidakadaan dana bukan merupakan penghalang apabila guru dapat memanfaatkan bahan-bahan sekitar yang murah, seperti bahan dari barang bekas. Pada kegiatan pengabdian ini akan dilakukan pelatihan pengembangan media pembelajaran dari bahan bekas, sesi pertama adalah presentasi teoritik, dan sesi kedua adalah pendampingan pengambangan media secara mandiri bersama tim fasilitator (tim pengabdian). Sasaran pengabdian ini adalah guru sekolah dasar pada anggota gugus 2, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri dan dilakukan pada tanggal 13, 14, dan 15 Oktober 2017 di SDN Batuaji 2, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri. Materi dan pendampingan tentang pengembangan media pembelajaran dari bahan bekas ini dapat mengahasilkan output berupa produk media pembelajaran dari bahan bekas oleh guru. Guru memiliki wawasan untuk mengembangkan media pembelajaran dari bahan bekas, disamping itu guru memiliki pengalaman dalam melakukan kegiatan pengembangan media pembelajaran dari bahan bekas.Hasil angket kegiatan yang diberikan oleh guru menunjukkan bahwa materi yang disajikan masih kurang terutama tentang alternatif contoh media dari barang bekas yang dapat digunakan untuk menyelesaikan beragam permasalahan di kealas guru, sehingga diharapkan ada pengabdian masyarakat lanjutan untuk menindaklanjuti kekurangan dalam pengabdian masyarakat selanjutnya.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MACROMEDIA FLASH BERBASIS K-13 SEBAGAI INOVASI PEMBELAJARAN TEMATIK UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Mukmin, Bagus Amirul; Primasatya, Nurita
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpdn.v5i2.13854

Abstract

Currently at the elementary school level has used Curriculum 2013 (K-13) which emphasizes thematic learning by studying various fields of science simultaneously in a series of themes. But the problem is there is no learning material which is packaged in the form of interactive multimedia that is able to link K-13 thematic learning in elementary school.                The aim of this research is to produce interactive multimedia products based on K-13 as a thematic learning innovation in valid primary schools. The type of this research is a research and development (R&D) by adapting the ADDIE development model. It is said to adapt because this research process stops at the development stage in terms of product validity. Product validity based on graphic design experts score 87 with valid criteria. Meanwhile, according to Sciences experts this product got a score of 86 with valid criteria, for Mathematic experts it got a score of 86, Indonesian material experts got a score of 90, and Civics material received a score of 89 with valid information. In the expert assessment of Sports education received a score of 93 with a very valid category. From the multimedia linguistic point of view, the evaluation is very valid and appropriate to cognitive development level of children with a validity value of 92. Thus the conclusion of this study is that interactive K-13 based multimedia products are said to be valid and feasible to use.
PELATIHAN PENGEMBANGAN PROGRAM KOKURIKULER BAGI GURU SD LABORATORIUM UN PGRI KEDIRI Mujiwati, Endang Sri; Soenarko, Bambang; Permana, Erwin Putera; Sahari, Sutrisno; Primasatya, Nurita; Wahyudi, Wahyudi; Hunaifi, Abdul Aziz; Aka, Kukuh Andri
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 3 No 2 (2020): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v3i2.13690

Abstract

This service aims to implement solutions to solve the problems of Elementary School of Laboratorium UN PGRI Kediri as a partners to (1) increase teachers' understanding of the curricular program insight as the beginning of the cocuricular program development program, through counseling with teachers about the material characteristics of each field of study that allow and maximum potential to be used as material the curricular program, and the Focus Group Discussion activity between the teaching team and the teacher team to determine priorities for the development of the curricular). This community service activity begins with a presentation on the discussion of the understanding, goals, principles, and procedures for implementing the curricular program. After the explanation from the speaker, a question and answer session was held with the teacher in Elementary School of Laboratorium UN PGRI Kediri. The teachers have come to understand the concept of the curricular (as an additional intracuricular program) and it is hoped that after this activity the teachers will be ready in the next service program, which is the physical development of the curricular program.
VALIDITAS MULTIMEDIA INTERAKTIF K13 PADA MATERI PECAHAN SEBAGAI INOVASI PEMBELAJARAN TEMATIK BAGI SISWA KELAS IV Primasatya, Nurita; Mukmin, Bagus Amirul
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (859.265 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v6i1.14195

Abstract

Matematika merupakan pelajaran yang ditakuti mayoritas siswa khususnya siswa sekolah dasar. Hal ini dikarenakan materi matematika yang bersifat abstrak juga disajikan secara abstrak. Matematika untuk siswa sekolah dasar harus disajikan secara konkrit sehingga dapat dipahami oleh siswa. Salah satu materi yang sering disajikan secara abstrak adalah operasi pecahan. Materi tersebut sering kali disajikan secara abstrak dengan rumus-rumus sehingga siswa kurang memahami makna dari materi tersebut. Dampakya, banyak siswa yang kesulitan dalam melakukan operasi hitung pecahan, khususnya operasi hitung pecahan yang berpenyebut tak sama. Selain itu, dalam mengikuti perkembangan zaman di era revolusi industry 4.0, guru perlu mengemas pembelajaran berbasis teknologi. Salah satu inovasi yang dapat dilakukan adalah dengan mengembangkan multimedia interaktif yang dirancang dengan software Macromedia Flash 8 dengan memuat animasi dari materi operasi pecahan yang disajikan secara menarik. Dalam proses mengembangkan produk multimedia, salah satu tahap yang dilalui adalah proses validasi. Validasi yang dilakukan kepada tiga orang ahli, yakni ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa menunjukkan bahwa multimedia interaktif masuk dalam kategori valid dan dapat digunakan untuk siswa.
PENGEMBANGAN MODUL GEOMETRI BERBASIS TEORI BERPIKIR VAN HIELE GUNA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V Primasatya, Nurita; Ahdhianto, Erif
Ed-Humanistics Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract