Articles

Found 8 Documents
Search

Sistem Pengendali Kemudi Traktor Otomatis Empat Roda pada Pengujian Lintasan Lurus Sutisna, Setya Permana; Subrata, I Dewa Made; Agus Setiawan, Radite Praeko
Agritech Vol 35, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.039 KB) | DOI: 10.22146/agritech.9425

Abstract

This research is the development of autonomous tractor. Although research for automatic tractor have been carried out, but it is still developed to get more precision and optimal method. The purpose of this research is to develop a trajectory control system tractor to follow a straight-line when the working soil tillage. Model that was developed to be able calculate steering angle correction of the tractor position so that the tractor will run on a reference trajectory. Tractor position is determined from RTK DGPS. Tractor direction is calculated from two position of tractor. Control algorithm consists of the arrangement of commands to control the tractor move the reference trajectory. Simulations were performed to determine controlling algorithm ability  the tractor to follow reference trajectory. The algorithm ability is tested in real conditions on a straight- line path along 30 m with a speed of tractor 0.5 m/s in a field. The test results obtained in the field of performance accuracy rate is 97.13% control and average deviation with reference trajectory is 8.62 cm.ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian pengembangan traktor otomatis. Meskipun penelitian mengenai traktor otomatis telah banyak dilakukan, namun pengembangan masih terus dilakukan untuk mendapatkan presisi yang lebih tinggi dan metode yang optimal. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan sistem pengendali kemudi traktor agar dapat mengikuti jalur kerja lintasan lurus ketika melakukan kegiatan pengolahan tanah. Model yang dikembangkan harus mampu menghitung sudut setir koreksi dari posisi traktor agar traktor mampu berjalan pada lintasan lurus yang telah ditentukan. Arah pergerakan traktor diketahui dari perbandingan dua posisi traktor yang diperoleh dari RTK DGPS. Algoritma pengendalian terdiri dari susunan perintah-perintah untuk mengendalikan traktor bergerak mengikuti lintasan acuan. Simulasi dilakukan untuk mengetahui kemampuan algoritma yang telah dibuat untuk mengendalikan traktor agar dapat berjalan mengikuti lintasan acuan. Kemampuan algoritma tersebut kemudian diuji dalam kondisi riil dilapangan pada lintasan lurus sepanjang 30 m dengan kecepatan traktor 0.5 m/s. Hasil pengujian di lapangan diperoleh tingkat akurasi kinerja kontrol sebesar 97.13% dan besar simpangan rata-rata terhadap lintasan acuan sebesar 8.62 cm.
PERANCANGAN DIES POTONG DAN DIES TEKUK PADA PRESS BRAKE sutoyo, edi; Sutisna, Setya Permana
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.013 KB)

Abstract

Pembentukan material seperti pemotongan dan tekuk dapat dilakukan dengan dies. Dies potong adalah pemotongan dengan cara dipotong melalui dua logam yang disebut striper. Dies tekuk adalah proses pembentukan dengan cara ditekuk melalui perkakas punch. Penekukan dengan dies memungkinkan hasil yang sama dapat dipertahankan. Konstruksi dies terdiri dari striper, pelat tumpuan,poros penghantar, sambungan baut dan las. Bahan striper AISI 1050, bahan baut A325.Bahan baut plat yang di potong atau di tekuk adalah JIS G3101. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh konstruksi dies dan gaya yang dibutuhkan untuk memotong dan menekuk. Pengujian dilakukan dengan nyata dan software sebagai alat untuk memvalidasi hasil dari perhitungan. Hasil kekuatan dies potong mendapatkan nilai 301x106 N/m2 dan tegangan dies tekuk mendapatkan nilai 30x106 N/m2 jika dilihat dari validasi menggunakan software perhitungan nilai kekuatan dies potong dan dies tekuk tegangan hampir mendekati. Tegangan geser baut yang terjadi sebesar 49x106 N/m2 tegangan yang terjadi lebih kecil dari tegangan yang diijinkan maka baut aman. Dari perhitungan sambungan las didapat tegangan geser 84,5 N/m2 dan tegangan tarik 142.4 N/m2, tegangan yang terjadi pada kampuh las lebih kecil yang diijinkankan maka pengelasan aman. Dari perhitungan untuk mendapat gaya potong dengan panjang 100 mm dengan tebal 3 mm mendapatkan gaya sebesar 8.4000 N sedangkan hasil pengujian pemotongan sebesar 83.006 N Sedangkan perhitungan yang dilakukan untuk mendapat gaya tekuk dengan panjang 100 mm dengan tebal 3 mm mendapatkan gaya sebesar 7.980 N sedangkan hasil pengujian hasil sebesar 83.00 N.
PENGENDALIAN MANIPULATOR ROBOT PEMANEN BUAH DALAM GREENHOUSE MENGGUNAKAN LABVIEW Sutisna, Setya Permana; Subrata, I Dewa Made
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.028 KB)

Abstract

Peningkatan kebutuhan pangan tidak hanya pada jumlah melainkan kualitas. Untuk menjaga kualitas buah hasil produksi pertanian diperlukan kegiatan pemanenan pada tingkat kematangan yang merata. Umumnya tingkat kematangan buah dalam suatu pohon tidak merata sehingga diperlukan pemanenan yang selektif. Pemanenan dengan tenaga manusia seringkali menghasilkan buah yang dipanen tidak matang secara merata, oleh karena itu dibutuhkan suatu alat yang mampu melakukan pemanenan secara selektif. Robot pemanen diharapkan mampu memanen secara selektif sehingga dieroleh hasil pemanenan dengan tingkat kematangan yang merata. Salah satu bagian terpenting dalam kesuksesan pada suatu robot pemanen adalah manipulator. Fungsi manipulator yaitu untuk memposisikan end-effector untuk menjangkau target buah yang akan dipanen. Kesalahan dalam menjangkau target dapat menyebabkan kegalalan robot dalam memanen. Pengendalian pergerakan manipulator menggunakan pemrograman LabView dengan Ni-Daq 6009 untuk menghubungkan manipulator ke perangkat komputer. Pengujian dilakukan dengan mengukur besar simpangan ujung manipulator terhadap koordinat target. Manipulator telah berhasil dibuat dengan tiga derajat bebas yang terdiri dari dua rotational joint (joint 1 dan joint 2) serta satu perismatic joint (joint 3). Rata-rata simpangan manipulator pengujian tanpa beban sumbu x 13.85 mm dengan ketepatan 95.70 %, sumbu y 15.05 mm dengan ketepatan 92.31 %, dan sumbu z 3.2 mm dengan ketepatan 99.42%.
RANCANG BANGUN MODEL BURNER BIOMASSA SEBAGAI PENUNJANG PEMBANGKIT KALOR PADA SISTEM ORGANIC RANKINE CYCLE (ORC) sutoyo, edi; Rahmat, Mamat; Sutisna, Setya Permana
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.195 KB)

Abstract

Penggunaan sinar matahari sebagai sumber energi panas padapembangkitlistrikberbasis ORC (organic rankine cycle) memiliki beberapaketerbatasandiantaranya hanya tersedia di siang hari dan tidak optimal saat mendung dan hujan. Untuk itu diperlukan pembangkit kalor sebagai penunjang, yang dapat menaggulangi kelemahan sistem yang ada. Burner biomassa merupakan solusi alternatif sebagai penunjang operasi sistem ORC saat cuaca mendung, hujan atau saat malam hari. Burner biomassa adalah burner yang menggunakan bahan bakar biomassa sebagai bahan bakar. Pemanfaatan biomass untuk bahan bakar burner inimemanfaatkankonsepgasifikasisederhanauntukmeningkatkanefisiensikonversienergitermalnya. Burner inidigunakanuntukmemanaskan air yang akandialirkanpadabagian evaporator sistemORC yangdapatdisinergikandenganaplikasisolar colector.Pengujian burner dilakukan dengan memvariasikan proses pembakaran. Proses pertama yaitu proses pembakaran biasa dan yang kedua adalah proses pembakaran dengan gasifikasi.Dari rancangan yang dihasilkan dan pengjian yang dilakukan burner mampu berfungsi sebagai pembangkit atau penyuplai panas di sistem ORC untuk menggantikan solar collector ketika sumber panas dari radiasi matahari tidak diperoleh.
PERBANDINGAN KARAKTERISTIK SERAT KARBON ANTARA METODE MANUAL LAY-UP DAN VACUUM INFUSION DENGAN PENGGUNAAN FRAKSI BERAT SERAT 60% Pramono, Gatot Eka; Sutisna, Setya Permana
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.812 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menentukan perbedaan karakteristik material komposit serat karbon dengan dua metode laminasi antara manual lay-up dan vacuum infusion. Penelitian terbagi dalam beberapa tahapan. Tahap pertama pembuatan specimen komposit dengan fraksi berat serat 60% dengan lapisan serat sebanyak 10 layer untuk uji tarik dan 40 layer untuk uji impak. Matriks yang digunakan yaitu resin epoksi. Tahap kedua adalah pengujian bajan komposit. Pengujian yang dilakukan yaitu uji tarik dan uji impak. Uji tarik dilakukan dengan menggunakan standar ASTM D3039 dan uji impak menggunakan standar ASTM 6110. Tahap terakhir yaitu hasil Analisa data dan pembahasan. Hasil pengujian kekuatan tarik komposit dengan metode vacuum infusion memiliki kekuatan tarik dan harga impak paling baik dengan kekuatan tarik sebesar 595.63 MPa dan modulus elastisitas sebesar 6976 MPa sedangkan energi yang diserap 2433.65 J dengan harga impaknya 33.25 J/cm2. Pengujian pada specimen metode manual lay-up memiliki kekuatan tarik sebesar 581.93 MPa dan modulus elastisitas sebesar 10.241 MPa sedangkan energi yang diserap 2212.59 J dengan harga impak 29.41 J/cm2. Berdasarkan hasil tersebut dapat dikatakan metode vacuum infusion memiliki karakteristik yang lebih baik dibandingkan metode manual lay-up.
MENGEMBANGKAN POLA PIKIR MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN DAN PENYULUHAN TERHADAP ASPEK PENDIDIKAN, TEKNOLOGI, PEREKONOMIAN DAN KESEHATAN Sutisna, Setya Permana; Fadillah, Muhamad Rizky
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.742 KB) | DOI: 10.32832/abdidos.v3i2.326

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan proses pembelajaran mahasiswa melalui berbagai kegiatanlangsung di tengah-tengah masyarakat, dan mahasiswa berupaya untuk menjadi bagian darimasyarakat serta secara aktif dan kreatif terlibat dalam dinamika yang terjadi di masyarakat.Mahasiswa mempunyai peran strategis sebagai agent of change (agen perubahan). Di samping itu,salah satu wujud pengabdian mahasiswa perguruan tinggi kepada masyarakat melalui KKN ini berupapemberdayaan, pelatihan, penyuluhan, dan pendampingan untuk menyadarkan potensi yang dimiliki,serta mengembangkan pola fikir masyarakat. Seperti yang terdapat di kampung Sukamaju desaSadeng Kolot kecamatan Leuwisadeng, kabupatan Bogor, masih banyak aspek yang perluditingkatkan untuk mencapai tingginya taraf kualitas kehidupan masyarakat. Dari segi pendidikan,angka anak putus sekolah di jenjang SMP masih cukup banyak. Sementara dari segi kesehatan,kebersihan diri dan juga fasilitas kesehatan sulit dijangkau. Angka pengangguran di kampung tersebutpun masih cukup tinggi. Hal ini karena kurangnya keterampilan dalam berwirausaha dan jugaminimnya keahlian yang dimiliki. Oleh karena itu, melalui pelatihan dan penyuluhan kepadamasyarakat, kami menerapkan ilmu yang didapat di kampus untuk membantu masyarakatmemanfaatkan potensi yang dimiliki, baik berupa Sumber Daya Alam (SDM) maupun Sumber DayaManusia (SDM)
MEMBANGUN BUDAYA LITERASI PADA MASYARAKAT DI DAERAH KABUPATEN BOGOR Sutisna, Setya Permana; Fahri, M. Faisal; Khofifah, Wasfah
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.486 KB)

Abstract

Masyarakat merupakan suatu komunitas yang majemuk dengan berbagai kreativitas dan aktivitas yang berbeda baik sosial, budaya dan ekonomi serta tingkat pendidikan yang berbeda-beda. Dengan adanya partisipasi ke masyarakat bagi para mahasiswa merupakan tingkat pembelajaran yang sangat berharga dan kreatif untuk mengaplikasikan atau mempraktekkan apa yang telah dipelajari di bangku kuliah di perguruan tinggi. Kuliah Kerja Nyata ini memiliki maksud dan tujuan untuk mencapai ekselerasi dan efektivitas program pembangunan yang ditandai dengan semakin baiknya kualitas kehidupan masyarakat, partisipasi, dan eksistensi masyarakat dalam program-program pembangunan. Kegiatan KKN tematik terintegrasi Universitas Ibn Khaldun Bogor tahun 2017 merupakan salah satu kegiatan dengan pendekatan community development, di mana pada pelaksanaan kegiatan ini melakukan proses perencanaan sekaligus aksi program pendampingan, Desa Gunung Mulya kecamatan Tenjolaya mempunyai masyarakat yang heterogen atau beragam sehingga dalam penyusunan serta perencanaan suatu program disesuaikan dengan kondisi, situasi dan potensi yang dimiliki. Ekonomi merupakan unsur yang penting dalam kehidupan masyarakat. Kondisi ini, kiranya juga telah menyadarkan masyarakat untuk mencari nafkah demi keluarga, anak dan isterinya. Kebanyakan masyarakat Desa Gunung Mulya bermata pencaharian sebagai petani.
APLIKASI PENGOLAHAN CITRA UNTUK PROSES SORTASI BUAH MANGGA BERDASARKAN DIMENSI DAN BOBOT Sutisna, Setya Permana; Waluyo, Roy; Aldiansyah, Fahmi; Rahmat, Mamat
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jrpb.v8i1.151

Abstract

Mangga memiliki ukuran dan bobot yang berbeda. Terkadang para petani masih menggunakan cara manual dalam membedakan mutu mangga. Cara manual sering kali tidak akurat dan konsisten dikarenakan setiap manusia memiliki persepsi masing-masing. Berdasarkan masalah tersebut telah dirancang sebuah mesin sortasi mangga menggunakan teknik pengolahan citra. Penelitian ini dimulai dari pengumpulan informasi parameter mutu buah mangga serta mempelajari konsep pengolahan citra dalam proses penentuan mutu dan sortasi buah. Penelitian ini hanya difokuskan pada parameter dimensi dan bobot. Pengelompokan buah mangga menggunakan bobot dilakukan berdasarkan statistik sampel buah mangga yang digunakan. Mangga dibagi ke dalam tiga kelompok yaitu A, B, dan C. Kelompok A dengan bobot mangga lebih besar dari 350 g, B dengan bobot mangga antara 200 g ? 350 g, dan C dengan bobot kurang dari 200 g. Ruang pengambilan citra didesain tertutup dan dilengkapi sistem akuisisi citra menggunakan webcam dengan resolusi 3 Megapixel sehingga mampu menghasilkan citra sebesar 352 x  288 pixel. Citra dipetakan ke dalam koordinat dua dimensi yang setiap titiknya terdiri dari satu pixel menggunakan komponen frame grabber.  Pengujian menggunakan sampel mangga sejumlah 100 kg secara acak. Berdasarkan hasil pengujian hubungan jumlah pixel terhadap luas permukaan buah mangga diperoleh bahwa algoritma pengolahan citra yang dibuat telah mampu menduga luas permukaan mangga dengan R2 sebesar 0,99 dan nilai RSME sebesar 0,19 cm2. Hasil pengujian korelasi dimensi dan bobot mangga menunjukkan terdapat hubungan yang berbanding lurus. Meskipun demikian, pendugaan bobot dengan metode ini dapat dikatakan memiliki hasil  R2 hanya sebesar 0,76 dan nilai RSME sebesar 26,53 g.