Articles

Found 6 Documents
Search

PEMBERDAYAAN PEJABAT FUNGSIONAL TERTENTU Wati, Rahmi
Jurnal Manajemen Kepegawaian Vol 11 No 2 November (2017): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS
Publisher : Badan Kepegawaian Negara | The National Civil Service Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.228 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang Pemberdayaan pejabat fungsional tertentu khususnya peneliti dan perencana di Bappeda Provinsi Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang memperoleh data dan informasi melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi literatur dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan pejabat fungsional tertentu khususnya pada peneliti dan perencana di Bappeda Provinsi Bengkulu, yaitu usaha yang dilakukan pemerintah daerah Provinsi Bengkulu melalui pengadaan, pembinaan karier, pendidikan dan pelatihan, serta pemberian tunjangan/ insentif. Pemberdayaan peneliti dan perencana belum dilakukan secara optimal melalui perlibatannya dalam kegiatan kelitbangan dan perencanaan. Komitmen dan konsistensi pimpinan dan pejabat struktural lainnya belum memberi ruang bagi pelaksanaan tupoksi pejabat peneliti dan perencana. Kata kunci: Pemberdayaaan, jabatan fungsional tertentu, peneliti, perencana.
Potensi Peternakan Ayam Buras Sebagai Usaha Ekonomi Masyarakat Pedesaan Di Provinsi Sumatera Barat Wati, Rahmi
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 12, No 2 (2007): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.12.2.124-135.2007

Abstract

This paper discussed the potency of kampong chickens as the main source of employment and income in West Sumatra. From about 2 millions of Indonesian kampong chickens in 2005, about 5.725.515 were found in West Sumatra. In terms of egg production, body weight gain and feed utilization efficiency, the productivity and biological performances of kampong chickens were much lower than that of hybrid chickens. On the other hand, the product of kampong chickens, e.g. egg and meat, in the market were normally valued higher by the consumers because of their better taste and healthier product. In addition, kampong chickens could be intensively reared in lower production cost because of their lower nutritional and management requirements. Results of some studies has shown that production of kampong chicken might be directed for business unit as back yard or intensively farming especially in supporting of economic development in the rural community.
PERBAIKAN KEMASAN PADA DENDENG JANTUNG PISANG PADA ASOSIASI WANITA TANI (ASWATA) DI KABUPATEN PADANG PARIAMAN Sartika, Winda; Rahmi, Elfi; Indrayani, Ida; Wati, Rahmi; Suresti, Amna
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2018 "Inovasi IPTEKS untuk mendukung Pembangunan Berkelanjutan"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (953.763 KB)

Abstract

Dendeng merupakan salah satu produk panganan yang bisa bertahan lama jika dikemas dengan baik dan benar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan 1) Memberikan pengetahuan pada mitra tentang manajemen usaha yang baik, 2) Meningkatkan omset penjualan dan pendapatan produsen dendeng jantung pisang melalui perbaikan pengemasan produk. Mitra berlokasi di Kabupaten Padang Pariaman yang tergabung dalam Asosiasi Wanita Tani (ASWATA) Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Kegiatan  ini dilaksanakan pada bulan November tahun 2017. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan pengaruh yang positif terhadap mitra. Pengetahuan tentang manajemen usaha yang baik bagi usaha sangat menarik bagi mitra sehingga terjadi diskusi yang aktif antara pengabdi dan mitra. Setelah dilakukan perbaikan pengemasan dendeng jantung pisang, KWT Kebersamaan mendapatkan banyak pesanan dendeng sehingga omzet penjualan yang biasanya 5 kg/produksi sekarang menjadi 8-10 kg/produksi. Kemasan dendeng jantung pisang yang diberikan berupa kemasan aluminium foil yang dikombinasikan dengan plastik transparan serta label yang menarik.
PENGEMBANGAN USAHA KELOMPOK PRODUSEN DADIH DI KECAMATAN TILATANG KAMANG Suresti, Amna; Aritonang, Salam N; Wati, Rahmi
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 1 No 3a (2018): September 2018
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/hilirisasi.1.3.33-42.2018

Abstract

Artikel ini memaparkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk pelatihan, pembinaan dan pendampingan pada kelompok produsen dadih di Kecamatan Tilatang Kamang. Kegiatan ini bertujuan untuk: 1) meningkatkan motivasi wirausaha mitra; 2) meningkatkan wawasan dan pengetahuan tentang manajemen pemeliharaan ternak kerbau; 3) meningkatkan kemampuan mitra dalam mendiversifikasi dadih menjadi beberapa produk serta 4) mengembangkan wilayah pemasaran. Hasil dari kegiatan ini di antaranya adalah: 1) meningkatkan jiwa kewirausahaan mitra sebagai upaya menunjang kegiatan pengembangan kelompok; 2) Kegiatan penyuluhan manajemen pemeliharaan ternak kerbau mampu meningkatkan wawasan dan pengetahuan peternak dalam memelihara ternak kerbau; 3). Pelatihan dan percontohan diversifikasi dadih mampu meningkatkan pendapatan dan 4) Kegiatan promosi dan pengembangan jaringan pemasaran telah dijadikan sebagai strategi pemasaran untuk meningkatkan volume produksi kelompok usaha.
Pemetaan Tingkat Kematangan Sistem Inovasi Daerah Peternakan di Kabupaten Lima Puluh Kota Suresti, Amna; Dinata, Uyung Gatot S; Hellyward, James; Wati, Rahmi
COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting Vol 1 No 1 (2017): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.024 KB) | DOI: 10.31539/costing.v1i1.52

Abstract

This study aims to analyze the potential for the development of the livestock sector based on innovation system reinforcement by looking at maturity level condition of the existing innovation system in Lima Puluh Kota . The method used is ANIS with the Expert Opinion Survey. The results showed that the average value of maturity level towards innovation system of the livestock sector in Lima Puluh Kota regency was 2.56 means that the maturity level towards innovation system of the livestock sector in Lima Puluh Kota Regency still in the developing position 1.5 to 3 has still not been established yet 3 to 4. At the macro level for policy, it obtained an average value 2.62, average value of messolevel 2.41 for institutional, average value of messo level 2.56 for program and the average value 2.66 for the highest micro level. Keywords: Innovation Systems, Analysis of National Innovation Systems, Expert Opinion Survey
KOMPETENSI DAN PENGEMBANGAN SDM PENELITI Wati, Rahmi
Jurnal Manajemen Kepegawaian Vol 10 No 1 Juni (2016): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS
Publisher : Badan Kepegawaian Negara | The National Civil Service Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.965 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi dan pengembangan SDM peneliti di lingkup BadanPenelitian, Pengembangan dan Statistik Daerah (Litbang) Provinsi Bengkulu. Penelitian ini menggunakanpendekatan deskriptif analitis, yang memperoleh data dan informasi melalui observasi, wawancara, studi literaturdan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah SDM peneliti berjumlah 13 orang, dengankualifikasi jabatan fungsional peneliti pertama (III/a dan III/b). Namun, hampir 85% SDM peneliti tersebut belummemenuhi standar kerja minimal dan standar kompetensi untuk jabatan peneliti pertama yang telah ditetapkanoleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Pengembangan SDM peneliti masih berupa diklat jabatanfungsional saja, belum ada alokasi anggaran dan kegiatan untuk diklat teknis lainnya. Pelaksanaan evaluasi kinerjajuga belum terlaksana secara terukur dan berkelanjutan, serta pola pengembangan karier peneliti yang belumberbasis kompetensi dan jabatan.Kata kunci: kompetensi, pengembangan, sumber daya manusia (SDM), peneliti