Articles

Found 21 Documents
Search

DUKUNGAN SUAMI TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LUBUK KILANGAN KOTA PADANG TAHUN 2011 Priscilla, Vetty; Novrianda, Dwi
Ners Jurnal Keperawatan Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.336 KB) | DOI: 10.25077/njk.10.2.%p.2014

Abstract

Dukungan suami merupakan indikator pendukung keberhasilan program pemberian ASI eksklusif. Untuk itu kesadaran suami agar mau melibatkan diri dalam hal pemberian dukungan kepada ibu selama proses pemberian ASI sejak awal kelahiran perlu ditingkatkan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan suami dengan pemberian ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Kilangan Kota Padang. Jenis penelitian adalah deskriptif korelasi dengan rancangan cross sectional study. Penelitian dari bulan Agustus 2010 sampai Juni 2011. Sampel diambil secara acak menggunakan teknik cluster sampling dengan jumlah sampel 82 orang ibu. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji chi square dan logistic regression. Hasil penelitian diperoleh bahwa dukungan instrumental dan penilaian bernilai positif sedangkan dukungan emosional dan informasional bernilai negatif. Selanjutnya terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan emosional, instrumental, informasional, dan penilaian suami terhadap pemberian ASI eksklusif. Dukungan penilaian merupakan variabel yang paling tinggi kekuatan hubungannya terhadap pemberian ASI eksklusif (b=0.119). Peneliti menyarankan agar tenaga kesehatan memperluas sasaran promosi kesehatan yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif yang melibatkan suami sebagai sasaran
MUKOSITIS PADA ANAK KANKER YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RSUP dr.M.DJAMIL PADANG Hasni, Hidayatul; Mayetti, Mayetti; Novrianda, Dwi
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 4 (2019): Dipublikasi Desember 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v8i4.1128

Abstract

AbstrakMukositis merupakan suatu peradangan pada membran mukosa yang sering terjadi pada anak yang menderita kanker saat kemoterapi. Tujuan: Melihat gambaran kejadian mukositis sebelum dan sesudah dilakukan kemoterapi. Metode: Desain penelitian yaitu deskriptif terhadap 45 responden yaitu anak dengan kanker yang menjalani kemoterapi. Pengambilan sampel dengan purposive sampling. Pengumpulan data pada responden dengan menggunakan WHO mucositis scale. Analisa data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil: Didapatkan sebelum menjalani kemoterapi seluruh responden (100%) tidak mengalami mukositis, sementara itu setelah menjalani kemoterapi didapatkan 28 responden (62,2%) mengalami mukositis dan 17 responden (37,8%) tidak mengalami mukositis. Simpulan: Deteksi dini mukositis sangat perlu sekali melalui pemeriksaan klinis yang dilakukan setelah anak menjalani kemoterapi. Perawat dapat mempertimbangkan dampak yang sering terjadi pada anak yang menjalani kemoterapi, serta adanya evidance practice yang diterapkan untuk mengatasi kejadian mukositis. 
PENENTUAN DURASI PEMBERIAN LOW-MOLECULAR-WEIGHT HEPARIN SECARA SUBKUTAN PADA PASIEN SINDROMA KORONER AKUT UNTUK MENGURANGI KEJADIAN DAN LUAS Huraini, Emil; Novrianda, Dwi
Ners Jurnal Keperawatan Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.11.1.14-21.2015

Abstract

: Penggunaan Low-Molecular-WeightHeparin(LMWH) secara subkutan telah direkomendasikan pada penatalaksanaan Sindroma Koroner Akut. Namun efek samping pemberian LMWH berupa memar terlihat pada 20,6 % sampai 88,9 % (de Campos, da Silva, Beck, Secoli & de Melo Lima, 2013). Perlu diketahui durasi terbaik penyuntikan LMWH secara subkutan yang dapat diaplikasikan dengan kejadian dan luas memar yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perbedaan kejadian dan luas memar setelah 48 jam pada lokasi penyuntikan LMWHsecara subkutan pada pemberian dengan durasi 10 detik dengan durasi 20 detik. Penelitian quasi eksperimental dengan pendekatan posttest only Equivalen control group design ini dilakukan di Pusat Jantung Regional RS Dr M Djamil Padang. Sampel adalah 35 orang penderita Sindroma Koroner Akut yang mendapat terapi LMWH. Variabel independen adalah penyuntikan LMWH secara subkutan dengan durasi 10 detik dan dengan durasi 20 detik sedangkan variabel dependen adalah kejadian dan luas memar pada area penyuntikan LMWH secara subkutan setelah 48 jam. Analisa data dilakukan secara deskriptif dan dengan menggunakan uji Mann-Whithney. Derajat kemaknaan secara statistic ditetapkan pada nilai p=0,05.Hasil penelitian menunjukkan 54,29% responden dengan durasi penyuntikan 10 detik mengalami memar (2,86% mengalami memar besar) dibandingkan dengan 28,57% responden dengan penyuntikan 20 detik mengalami memar (2,86% mengalami memar besar). Terdapat perbedaan bermakna kejadian dan luas memar pada kedua kelompok (p=0,013). Durasi injeksi 20 detik dapat mengurangi kejadian dan luas memar pada penyuntikan LMWH secara subkutan
Faktor-Faktor Berhubungan dengan Kualitas Hidup Anak Leukemia Limfositik Akut yang Menjalani Kemoterapi Novrianda, Dwi; Yetti, Krisna; Agustini, Nur
Jurnal Keperawatan Padjadjaran Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Keperawatan Padjadjaran
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.523 KB) | DOI: 10.24198/jkp.v4i1.132

Abstract

Leukemia limfositik akut merupakan tipe leukemia yang paling banyak terjadi pada anak-anak yaitu sekitar75-80%. Kemajuan pengobatan kemoterapi pada pasien leukemia limfositik akut telah meningkatkan angkakeberhasilan hidup. Akan tetapi, lama kehidupan yang dapat dicapai oleh pasien belum diiringi dengan pencapaiankualitas hidup yang lebih baik akibat efek sekunder kemoterapi terhadap fisik dan psikososial pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup anak leukemia limfositik akut yang menjalani kemoterapi. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dilakukan pada 25 anak secara consecutive sampling. Pengumpulan data menggunakan PedsQLTM 4.0 Generic Core Scale dan peran perawat (Cronbach α = 0,90). Analisis data menggunakan korelasi Pearson dan uji t independen untuk mengetahui hubungan antar variabel serta regresi linear berganda untuk mengetahui faktor yang paling berhubungan dengan kualitas hidup generik. Hasil menunjukkan terdapat hubungan fase kemoterapi dan peran perawat dengan kualitas hidup generik(p<0,05). Peran perawat merupakan faktor prediktor kualitas hidup generic. Dengan demikian diperlukan upaya peningkatan peran perawat melalui pendidikan pelatihan terkait manajemen kemoterapi dan efek sampingnya.Kata kunci: Fase kemoterapi, kualitas hidup generik, peran perawat.Factors that are Related to Quality of Life of Children with Acute Lymphocytic Leukemia who Undergo ChemotherapyAbstractAcute lymphocytic leukemia is a type of leukemia that is most prevalent among children which is around 75-80%. The progress of chemotherapy for acute lymphocytic leukemia has increased the survival rate for this cancer. However, the length of life of the patients is often not accompanied by the better quality of life due to chemotherapy side effects towards patients’ physical and psychosocial conditions. This study aimed to identify factors that are related to the quality of life of children with acute lymphocytic leukemia who undergo chemotherapy in Dr. M.Djamil Hospital, Padang. Quantitative research with cross sectional approach was used to study 25 children who wererecruited using consecutive sampling. The data collection was conducted using PedsQLTM 4.0 Generic Core Scaleand nurses roles (Cronbach α = 0,90). The data analysis uses Pearson correlation and independent t-test to examinethe relationships between variable and multiple linear regression to identify the factor that is most related with the generic quality of life. The results showed that there was correlation between chemotherapy phases and nurses roles with generic quality of life (p<0.05). Nurses roles is a predictor factors for generic quality of life. Thus, there is a need to improve nurses’ roles through education and training regarding chemotherapy management and its side effects.Keywords: Chemotherapy phases, generic quality of life, nurses’ roles.
Pengaruh Intervensi Pelibatan Keluarga Terhadap Kecemasan Anak yang Mengalami Hospitalisasi di Ruang Perawatan Anak RSUD dr. Rasidin Padang Tahun 2016 Herman, Hermalinda; Novrianda, Dwi; Putri, Mike Aulia Pratama
Ners Jurnal Keperawatan Vol 13, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.73 KB) | DOI: 10.25077/njk.13.2.78-85.2017

Abstract

Di Indonesia, diperkirakan 35 dari 1000 anak menjalani hospitalisasi, lebih dari 50% mengalami kecemasan. Kecemasan merupakan reaksi yang sering terjadi pada anak selama hospitalisasi dan dapat berdampak terhadap penurunan status kesehatan anak, masalah adaptasi dan gangguan perkembangan. Salah satu intervensi yang dilakukan untuk mengurangi kecemasan anak adalah dengan pelibatan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intervensi pelibatan keluarga terhadap kecemasan anak yang mengalami hospitalisasi di ruang perawatan anak RSUD dr Rasidin Padang. Desain penelitian adalah quasy-eksperiment,  dengan pendekatan pre-test post-test design without control group. Penelitian dilakukan pada bulan Januari s/d Juni Tahun 2016.  Sampel penelitian adalah 12 orang anak yang di rawat di IRNA Anak. Bentuk intervensi yang diberikan adalah intervensi pelibatan keluarga yang dilakukan dalam 2 sesi. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner tentang kecemasan anak sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis dengan menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan skor kecemasan anak sebelum dan sesudah dilakukan intervensi pelibatan keluarga dengan p value= 0,002. Intervensi pelibatan keluarga dapat dipertimbangkan sebagai salah satu intervensi pada anak yang mengalami stress hospitalisasi.
Knowledge, Attitude and Practice of Evidence-Based Nursing Practice and Barriers Novrianda, Dwi; Herman, Hermalinda
Jurnal Keperawatan Padjadjaran Vol 7, No 3 (2019): Padjadjaran Nursing Journal
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.331 KB) | DOI: 10.24198/jkp.v7i3.884

Abstract

Professional nurses, one of the human resources in the health sector, are obliged to carry out the nursing process, especially nursing, based on scientific evidence. This study aimed to describe the knowledge, attitudes, and practice of evidence-based practice and its barriers to the hospital. Quantitative research with a descriptive approach was conducted at Dr. M. Djamil Hospital, Padang. A consecutive sampling technique was utilized, with 139 selected nurse practitioners, and only 90 nurses filled in the questionnaires. The instruments used were Evidence-Based Practice Profiles (EBP2) and the BARRIERS Scale. Characteristics of respondents were 70.0% diploma education; mean age was 36.7 (SD=7.95) years and 13.35 (SD=8.37) years of working time. The mean attitude towards EBP was higher than the mean of EBP knowledge/understanding, confidence, understanding of research terms, and practice towards EBP (3.32; 2.93; 2.72; 2.53; 1.95). Therefore, there is a definite need for improving knowledge, comprehending EBP, and research terminology to overcome the obstacles of EBP implementation in the nursing service practice.
DISEMINASI ILMU PERTOLONGAN PERTAMA KECELAKAAN PADA ANAK DI RUMAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AMBACANG Novrianda, Dwi; Hermalinda, Hermalinda; Deswita, Deswita; Fajria, Lili; Neherta, Meri; Priscilla, Vetty; Nurdin, Yonrizal
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 1 No 4a (2018): Desember 2018
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.114 KB) | DOI: 10.25077/hilirisasi.1.4.174-182.0

Abstract

Puskesmas Ambacang merupakan satu dari tiga fasilitas pelayanan kesehatan tingkat 1 di Kecamatan Kuranji Kota Padang. Puskesmas Ambacang meliputi 4 kelurahan sebagai wilayah kerjanya. Wilayah kerja Puskesmas ini berada di pusat kota dan di pinggir jalan utama sehingga beresiko terjadinya berbagai kejadian yang dapat mencederai pada balita akibat kecelakaan lalu lintas maupun kecelakaan selama berada di dalam rumah. Mitra pada IbDM ini yaitu kelompok keluarga di Kelurahan Anduring sebanyak 20 orang. Permasalahan mitra yang dirumuskan yaitu rendahnya pengetahuan dan keterampilan dalam mengidentifikasi cedera pada anak dan upaya antisipasi yang dapat dilakukan di rumah sebagai akibat kurangnya wawasan dan keterampilan tentang panduan antisipasi cedera. Oleh karena itu pemberian edukasi kesehatan merupakan salah satu alternatif yang dapat diberikan. Setelah diberikan edukasi kesehatan telah dapat meningkatkan wawasan dan ilmu pengetahuan mengenai identifikasi dan penanganan cedera pada anak yang sangat penting dalam membangun sikap yang positif dan membentuk perilaku yang tepat sehingga dapat menjadi karakter sebagai caregiver anak.
DESKRIPSI FAKTOR – FAKTOR KECEMASAN ORANG TUA PADA ANAK PRE OPERASI DI RUANG BEDAH ANAK RSUP DR. M. DJAMIL PADANG Fauziah,, Musymiratul; Novrianda, Dwi; -, Hermalinda
Ners Jurnal Keperawatan Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.285 KB) | DOI: 10.25077/njk.12.2.115-130.2016

Abstract

Abstract Anxiety is the emotional response of preoperative most frequently reported in pre operative children, with a prevalence of up to 60% (Akdag et al, 2014). Preoperative anxiety is also felt by the parents of pre operative children. This study aimed to describe the anxiety factors of parent in pre operative children in the pediatric surgery room RSUP Dr. M. Djamil Padang. Type of research was quantitative research with cross sectional study. The sampling technique used accidental sampling with 30 samples. This research held from June 20 to July 30, 2016. Data were analyzed using univariate analysis. Analysis results showed that more than half (53,3%) of respondents were late adulthood, more than half (66,7%) of respondents were mothers, more than half (66,7%) of respondents had a high education, more than half (53,3%) of respondents did not work, more than half (53,3%) of respondents had low knowledge, more than half (56,7%) of respondents had personality type B, more than half (53,3%) of respondents received high support from family members, more than half of respondents received (53,3%) high support form nurses, and average anxiety of respondents was 15,6 and it showed moderate anxiety. Suggested to the nurses in pediatric surgery room to increase the information support like counseling face to face with the parents during the child is in preoperative period, so that can increase the knowledge of parents. Keywords      :    anxiety, children, parent, pre-operative Abstrak  Kecemasan merupakan respon emosional peri operatif yang paling sering dilaporkan anak pre operasi, dengan prevalensi hingga 60% (Akdag et al, 2014). Kecemasan pre operasi juga dirasakan orang tua pada anak yang akan dioperasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor kecemasan orang tua pada anak pre operasi di ruang bedah anak RSUP Dr.M.Djamil Padang. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel 30 orang. Waktu pengumpulan data dilakukan 20 Juni-30 Juli 2016. Analisis data menggunakan persentase. Hasil analisis menunjukkan lebih dari separuh (53,3%) responden berada pada kelompok umur dewasa akhir, lebih dari separuh responden (66,7%) berjenis kelamin perempuan atau Ibu, lebih dari separuh responden (66,7%) memiliki tingkat pendidikan yang tinggi, lebih dari separuh (53,3%) responden tidak bekerja, lebih dari separuh (53,3%) responden memiliki pengetahuan rendah, lebih dari separuh (56,7%) responden memiliki tipe kepribadian B, lebih dari separuh (53,3%) responden menerima dukungan anggota keluarga yang tinggi, lebih dari separuh (53,3%) responden menerima dukungan perawat yang tinggi, dan rata-rata kecemasan adalah 15,67, yaitu kecemasan sedang. Diharapkan kepada perawat ruang bedah anak untuk meningkatkan dukungan informasi berupa konseling face to face kepada orang tua selama anak berada dalam fase pre operasi, sehingga menambah pengetahuan orang tua. Kata Kunci         :              anak, kecemasan, orang tua, preoperasi
EDUKASI SEKSUALITAS/REPRODUKSI ANAK PENYANDANG DISABILITAS PADA PEGAWAI PANTI SOSIAL MENUJU PROFESIONALITAS PELAYANAN novrianda, Dwi; Hermalinda, Hermalinda; Deswita, Deswita
Ners Jurnal Keperawatan Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.768 KB) | DOI: 10.25077/njk.12.2.166-173.2016

Abstract

AbstractSocial Institution Bina Grahita Harapan Ibu (PSBGHI) is the only social institution in West Sumatra Province who provide social services and rehabilitation for people with mental disabilities. Persons with disabilities who are in the shelter are from various districts / cities in West Sumatra which amounted to 100 people. This orphanage is located in Kalumbuk, Padang City with an area of 5,007 m2. Since the implementation of regional autonomy, PSBGHI employees totaling 44 people either civil servants and honorarium received minimally training, seminars, even a refresher material. Partners in this IbM classified into 2 groups: 1) group of civil power as many as 24 people, with educational background is not a disability, and 2) a group of honorary staff of 20 people. Problems formulated partners namely the lack of knowledge about reproduction and sexuality in the development of persons with disabilities, reproductive problems / sexuality of persons with disabilities, and to tackle the problem. Results showed an increase understanding of sexuality and handling of sexuality problems encountered in children with disabilities. Therefore, the provision of material and playback video in the form of seminar is one alternative that can be given.Keywords : disability, seminars, PSBGHIAbstrakPanti Sosial Bina Grahita Harapan Ibu (PSBGHI) merupakan satu-satunya panti sosial di Propinsi Sumatera Barat yang memberikan pelayanan dan rehabilitasi sosial bagi penyandang cacat mental (disabilitas). Penyandang disabilitas yang terdapat di panti ini berasal dari berbagai kabupaten/kota di Propinsi Sumatera Barat yang berjumlah 100 orang. Panti ini berlokasi di Kalumbuk, Kota Padang dengan luas area 5.007 m2. Semenjak pemberlakuan otonomi daerah, pegawai PSBGHI yang berjumlah 44 orang baik PNs maupun honor sangat minim sekali memperoleh pelatihan, seminar, bahkan penyegaran materi. Mitra pada IbM ini diklasifikasikan atas 2 kelompok yaitu 1) kelompok tenaga PNS sebanyak 24 orang, dengan latar pendidikan bukan disabilitas, dan 2) kelompok tenaga honorer sebanyak 20 orang. Permasalahan mitra yang dirumuskan yaitu minimnya wawasan tentang perkembangan reproduksi dan seksualitas pada penyandang disabilitas, permasalahan reproduksi/seksualitas penyandang disabilitas, dan penanganan permasalahannya. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman tentang perkembangan seksualitas dan upaya penanganan permasalahan yang ditemui pada anak penyandang disabilitas. Oleh karena itu pemberian materi dan pemutaran video dalam bentuk seminar merupakan salah satu alternatif yang dapat diberikan.Kata kunci : disabilitas, seminar, PSBGHI
PROFIL STATUS GIZI ANAK BATITA (DI BAWAH 3 TAHUN) DITINJAU DARI BERAT BADAN/TINGGI BADAN DI KELURAHAN PADANG BESI KOTA PADANG Novrianda, Dwi
Ners Jurnal Keperawatan Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.11.1.9-13.2015

Abstract

Masalah gizi merupakan masalah yang penting yang perlu diperhatikan pada anak batita karena kelompok yang paling rawan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil status gizi batita (1-3 tahun) ditinjau dari BB/TB di Kelurahan Padang Besi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif.. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2010 sampai April 2011. Jumlah sampel sebanyak 109 orang ibu dan diambil secara proporsional random sampling. Analisa data dilakukan secara univariat menggunakan tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 87,2 % status gizi batita normal dan 12,8 % status gizi kurus. Diharapkan petugas kesehatan yang ada di Puskesmas untuk lebih meningkatkan frekuensi promosi kesehatan seperti penyuluhan tentang status gizi batita agar pengetahuan, sikap dan tindakan ibu tentang gizi menjadi lebih baik, dan pentingnya monitoring status gizi batita ke Puskesmas