Articles

STRATEGIES OF CULTURAL INTEGRATION IN SUCCESSFUL MERGER-COMPANIES Supriyanto, Achmad; Burhanuddin, Burhanuddin
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 6, No 4: December 2018
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.524 KB)

Abstract

Abstract: This research aimed to discover strategies in integrating a new culture within the merger companies. The strategies have elements including values, phases, leader role, and the system of cultural integration construction. This research used a meta-analysis with an expose facto research design. Findings indicate new cultural integrations were carried out by many companies through demonstrating internal and external values. Integrations are implemented through ?pre, process, and post-merger?.  The most important in the preliminary stage is started by benchmarking, leading entire stages, and keeping a balance of collaboration between human and non-human aspects as well as leader and member components. This study concludes that the identified strategies highly contributed to effective management changes at micro, meso, and macro level. The implication is that leaders have to consider new cultural integration strategies properly. Since this study were based on meta analysis findings, future research needs to include empirical data originated from merging organizations.Key Words: strategy, cultural integration, organizationAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menemukan strategi guna mengintegrasikan budaya baru dalam perusahaan merger. Dalam elemen strategi terdapat nilai-nilai, fase, peran pemimpin, dan sistem konstruksi integrasi budaya. Penelitian ini menggunakan meta-analisis dengan desain expose facto. Temuan dari banyak perusahaan melalui pembuktian nilai-nilai internal dan eksternal. Integrasi dilaksanakan melalui 'pra, proses, dan pasca merger'. Dalam tahap pendahuluan, hal yang paling penting adalah benchmarking, memimpin seluruh tahapan, dan menjaga keseimbangan antara kolaborasi dan aspek non-manusia serta komponen pemimpin dan anggota. Studi ini menyimpulkan bahwa strategi sangat berkontribusi terhadap perubahan manajemen yang efektif di tingkat mikro, mezo, dan makro. Para pemimpin harus mempertimbangkan strategi integrasi budaya baru dengan benar. Penelitian masa depan perlu memasukkan data empiris yang berasal dari penggabungan organisasi.Kata kunci: strategi, integrasi budaya, organisasi
MANAGEMENT OF INTERNAL QUALITY ASSURANCE IN CHARACTER EDUCATION Sulistyowati, Rakhma Agustina; Supriyanto, Achmad; Mustiningsih, Mustiningsih
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 5, No 2: June 2017
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.313 KB) | DOI: 10.17977/um030v5i22017p070

Abstract

Abstract: This study aims at describing the internal quality assurance management in character education. This research was a qualitative research using multi-site design study. The data of this research was obtained through observation, interview, and documentation. The data analysis was performed with single site data analysis and cross-site data analysis. The findings of this study were: the implementation of quality assurance of school's vision and mission and the meaning of quality assurance; The establishment of indicators of quality standards and their implementation systems; The implementation of quality standard using activity program; The evaluation of student quality standard by using observation method and self-report; The quality standard control using routine guidance for teachers, guidance for students and SOP changes; The improvement of quality standards with improvements in indicators, quality of human resources and teachers in preparation for improving quality standards.Key Words: internal quality control, SDIT, character educationAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen penjaminan mutu internal dalam pendidikan karakter. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan rancangan studi multi situs. Data untuk penelitian ini didapatkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan situs tunggal data analisis dan analisi data lintas situs. Temuan dari penelitian ini adalah: implementasi penjaminan mutu visi dan misi sekolah dan arti penjaminan kualitas; pembentukan indikator standard mutu dan sistem pelaksanaanya; pelaksanaan standard mutu menngunakan program aktifitas; evaluasi standard mutu siswa dengan menggunakan metode observasi dan lapor diri; pengendalian standar mutu menggunakan pembinaan rutin untuk guru, bimbingan untuk siswa dan perubahan SOP; peningkatan standar mutu dengan peningkatan indikator, kualitas sumber daya manusia dan guru dalam persiapan peningkatan standar mutuKata kunci: penjaminan mutu internal, SDIT, pendidikan karakter
MANAJEMEN PENANGANAN BURNOUT DALAM MENINGKATKAN KINERJA TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH Hartanti, Iva Dwi; Supriyanto, Achmad; Ulfatin, Nurul
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 No 3 September 2018
Publisher : JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.503 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to determine the implementation of burnout management to improve the performance of TAS in high school. This study uses a qualitative descriptive method with a type of case study. The collection of data using in-depth interviews, observation and documentation. Data sources of researchers came from principals, laboratory staff, financial staff, caraka, security guards and sub-heads of TU. Data analysis was carried out with data condensation, data display and verification processes. The results of this study (1) TAS showed symptoms of physical and psychological fatigue, decreased morale, complaining about oneself, emotional uncertainty, and feelings of cynicism, (2 ) type of burnout is fatigue and saturation in work, keeping distance from the environment, emotions are more sensitive, (3) causes of burnout are two factors, external factors and internal factors, (4) procedural steps in handling burnout using the management process starting from planning, organizing, implementation and evaluation, (5) the impact of management on burnout handling, namely a sense of kinship between TAS employees, building friendships, preventing misunderstandings, being more prepared to carry out tasks, and being more disciplined in carrying out tasks and activities.Keywords: Burnout, Performance, TASAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan manajemen penanganan burnout untuk meningkatkan kinerja TAS di Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan datanya menggunakan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Sumber data peneliti berasal dari kepala sekolah, laboran, staf keuangan, caraka, satpam dan kasubag TU. Analisis data dilakukan dengan proses kondensasi data, display data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini (1) TAS menunjukkan gejala kelelahan secara fisik dan psikologis, semangat kerja menurun, mengeluh pada diri sendiri, emosional yang tidak menentu, dan terdapat perasaan yang sinisme, (2) jenis burnout yaitu kelelahan dan jenuh dalam bekerja, menjaga jarak dengan lingkungan, emosi yang lebih sensitif, (3) penyebab burnout ada dua faktor yaitu faktor ektern dan faktor intern, (4) langkah prosedural dalam manajemen penanganan burnout menggunakan proses manajemen dimulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi, (5)dampak manajemen penanganan burnout yaitu rasa kekeluargaan antara pegawai TAS, membangun silaturahmi, mencegah kesalahpahaman, lebih siap menjalankan tugas, dan lebih disiplin dalam menjalankan tugas maupun kegiatan. Kata Kunci: Burnout, Kinerja, TAS 
KNOWLEDGE MANAGEMENT MODEL ON EDUCATIONAL ORGANIZATION Ferdinandus, Elsina; Imron, Ali; Supriyanto, Achmad
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 3, No 2: Juni 2015
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model Knowledge Management dalam Organisasi PendidikanAbstract: This study aims to describe knowledge management process in SMAN 1 Pulau-Pulau Aru and SMA Yos Sudarso Dobo in Kabupaten Kepulauan Aru. This research uses qualitative research with a multi case study design. The data are collected by observation, interview and documentation then analyzed with data analysis techniques; individual case and cross-case analysis. The findings of this study describes (1) the teachers have done  the knowledge transformation of explicit to tacit in the preparation of learning, tacit to explicit knowledge transformation have not been done well, and the knowledge transformation of tacit to tacit have been done well; (2) socialization have been done, but not maximized; (3) the principal of SMAN 1 Pulau-Pulau Aru is more democratic and principal of SMA Yos Sudarso Dobo is more paternalistic; (4) the improvement in the form of efforts to incorporate knowledge from outside the school have been done by both schools; and (5) the process of knowledge capture at both schools has been going well.Key Words: model, knowledge management, educational organizationsAbstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses knowledge management yang dilakukan pada SMA Negeri 1 Pulau-pulau Aru dan SMA Yos Sudarso Dobo di Kabupaten Kepulauan Aru. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan rancangan studi multi kasus. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi kemudian dianalisis dengan teknik analisis data kasus individu dan analisis data lintas kasus. Temuan penelitian ini menggambarkan (1) guru-guru sudah melakukan transformasi pengetahuan explicit to tacit dengan baik ketika melakukan persiapan pembelajaran, transformasi pengetahuan tacit to explicit belum dilakukan dengan baik, dan transformasi pengetahuan tacit to tacit sudah dilakukan dengan baik; (2)  sosialisasi dilakukan dengan baik, namun belum maksimal; (3)  kepala sekolah SMA Negeri 1 Pulau-pulau Aru lebih demokratis dan kepala sekolah SMA Yos Sudarso Dobo lebih paternalistis; (4) peningkatan berupa upaya memasukan pengetahuan dari luar sekolah sudah dilakukan oleh kedua sekolah; dan (5)  proses knowledge capture di kedua sekolah sudah berjalan dengan baik. Kata kunci: model, knowledge management, organisasi pendidikan
DISCIPLINING CULTURE MANAGEMENT OF MIDDLE SCHOOL STUDENTS IN THE EASTERN OF INDONESIA Lawa, Sherly Ersinta; Wiyono, Bambang Budi; Supriyanto, Achmad
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 7, No 3: September 2019
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.304 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to determine the management process of disciplining the culture of high school students. This study used a descriptive qualitative design with a multi-site study design. Col-lecting data through observation, interviews, and documentation studies. Data were analyzed by stages of data condensation, data display, and conclusions, verification. The results of the study show that: (1) discipline of students emphasizes time discipline, dressing, appearance; (2) discipline is applied so that students can become quality and superior people; (3) discipline is built by disseminating rules and sanctions for violations, cooperation with parents; (4) the strategy of building a culture of discipline is to enforce order, punishment, morning ceremonies, spiritual activities; (5) constraints faced by per-sonal learners and parents, the solution taken is to provide guidance and punishment for violating stu-dents, as well as building good cooperation and communication with parents; (6) the results of the im-plementation of disciplinary culture have gone well.Key Words: discipline cultures, middle school students, Sumba cultureAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses manajemen budaya pendisiplinan peserta didik di Sekolah Menengah Atas (SMA). Rancangan kualitatif deskriptif desain studi multi situs digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data dianalisis dengan tahapan kondensasi data, display data, dan kesimpulan, penarikan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pendisiplinan peserta didik ditekankan pada disiplin waktu, berpakaian, berpenampilan; (2) disiplin diterapkan agar peserta didik dapat menjadi insan berkualitas dan unggul; (3) disiplin dibangun dengan mensosialisasikan tata tertib dan sanksi pelanggaran, kerjasama dengan orang tua; (4) strategi membangun budaya disiplin ialah memberlakukan tata tertib, hukuman, apel pagi, kegiatan kerohanian; (5) kendala yang dihadapi dari pribadi peserta didik dan orang tua, solusi yang dilakukan, yaitu memberikan pembinaan dan hukuman bagi peserta didik yang melanggar, serta membangun kerja sama dan komunikasi yang baik dengan orang tua; (6) hasil penerapan budaya pendisiplinan sudah berjalan baik.Kata kunci: budaya disiplin, siswa SMA, budaya Sumba
SPIRITUALITY-BASED CHARACTER EDUCATION STRATEGIC MANAGEMENT Dasrimin, Henderikus; Imron, Ali; Supriyanto, Achmad
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 7, No 2: June 2019
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.333 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to determine the process of strategic management of character-based characterization of Carmelite spirituality at Senior High School. This study uses a qualitative ap-proach with multi-site study design. Data were collected through observation, interviews and documentation studies. Data analysis used single data analysis and cross-site data analysis. The results of the study show that: (1) strategic planning is characterized by the formation of organizational structures and task descriptions by principals, (2) character education programs formulated in Academic Guidebooks or Learning Guidelines (3) the implementation of character education is done by assigning character values in the spirit of prayer, brotherhood, and service, (4) evaluation is carried out regularly, while monitoring is carried out throughout the whole process of character education.Key Words: strategic management, character education, karmel spiritualityAbstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses manajemen strategis pendidikan karakter ber-basis spiritualitas Karmel di Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi multi situs. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis data tunggal dan analisis data lintas situs. Hasil penelitian menunjuk-kan bahwa: (1) perencanaan strategis ditandai dengan pembentukan struktur organisai dan deskripsi tugas oleh kepala sekolah, (2) program pendidikan karakter diformulasikan dalam Buku Panduan Akademik atau Buku Pedoman Pembelajaran (3) pelaksanaan pendidikan karakter dilakukan dengan mempresentasi-kan nilai-nilai karakter dalam semangat doa, persaudaraan, dan pelayanan, (4) evaluasi dilaksanakan se-cara berkala, sedangkan monitoring dilakukan pada seluruh proses pendidikan karakter.Kata kunci: manajemen strategis, pendidikan karakter, spiritualitas karmel
INTERNALISASI NILAI-NILAI RELIGIUS DALAM PENJAMINAN MUTU SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU Saputra, Bagus Rachmad; Supriyanto, Achmad; Timan, Agus
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Faculty of Education Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.585 KB)

Abstract

Abstract: The research question is how Islamic-based schools internalize Islamic religious values into the school quality assurance system that is characteristic of the community to put interest and trust in Islamic-based schools. This study was conducted with a field study with a qualitative approach to obtain descriptive data from informants who felt that they had a lot of information about the focus being studied. The researcher conducted interviews with the principal, direct observation to the school, and conducted documentation studies at the SDIT Baitul Izzah in Nganjuk Regency as the research location. Data analysis is done by reducing data on data obtained during data collection in the field. The results of the study showed that the internalization process was carried out by designing a school curriculum with a blend of national curriculum with religious education. Abstrak: Pertanyaan penelitian ini adalah bagaimana sekolah berbasis agama Islam menginternalisasi nilai-nilai agama Islam ke dalam sistem penjaminan mutu sekolah yang menjadi ciri khas kepada masyarakat untuk menaruh minat dan kepercayaan pada sekolah berbasis agama Islam. Kajian ini dilakukan dengan studi lapangan dengan pendekatan kualitatif untuk memperoleh data secara deskriptif dari informan yang dinggap banyak memiliki informasi tentang fokus yang diteliti. Peneliti melakukan kegiatan wawancara dengan kepala sekolah, observasi langsung ke sekolah, dan melakukan studi dokumentasi di SDIT Baitul Izzah Kabupaten Nganjuk sebagai lokasi penelitian. Analisis data dilakukan dengan melakukan reduksi data terhadap data yang diperoleh selama pengumpulan data di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses internalisasi dilakukan dengan cara merancang kurikulum sekolah dengan perpaduan antara kurikulum nasional dengan pendidikan agama.
IMPLEMENTASI SUPERVISI KLINIS DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN GURU DI SEKOLAH DASAR Humairoh, Fifit; Supriyanto, Achmad; Burhanuddin, Burhanuddin
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.12, Desember 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.123 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i12.8227

Abstract

This research aimed to help teachers reinforce their teaching skills in the classroom. This study was a qualitative research with case study design, it also uses the supervision instrument. Data collection was done using observation, interviews, and documentary study with used descriptive data analysis. The results showed that the implementation of clinical supervision in three cycles to improve the teaching quality runs well and affects greatly to the quality of teacher teaching and learning in the classroom.Penelitian ini bertujuan untuk membantu guru dalam meningkatkan keterampilan mengajarnya di kelas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus menggunakan instrumen supervisi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi supervisi klinis melalui tiga siklus dalam meningkatkan kualitas pembelajaran guru di sekolah dasar telah berjalan dengan baik dan sangat memengaruhi kualitas pembelajaran guru saat kegiatan belajar mengajar di kelas.
PENERAPAN MANAJEMEN MUTU TERPADU PADA SISTEM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN INTERNAL Sarmono, Anne; Supriyanto, Achmad; Timan, Agus
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.232 KB)

Abstract

Abstract: Educational Quality Assurance System (SPMP) has held internally in every kind and stage, of schools, including vocational secondary school. A good educational quality assurance is an ?early warning system? so we can fix the problem from the early stage before it becomes harmful, which has a consequense in hardly to fix and bigger budget. Therefore, the quality assurance system is very important indeed. This study aims to provide an overview of the implementation of Integrated Quality Management (MMT) in vocational schools through the application of internal SPMP, and to find out the constraints and supporters of success. The research method uses description analysis by examining conditions, comparing them with indicators of implementation. The conclusion of this study shows TQM on internal SPMP have not been fully implemented.  Quality management, vision statements, detailed plans, achievement awards, leadership, quality orientation, culture, communication, employee resistance, and resources, which have not been sufficient becoming barriers. On the other hand, education and training, empowerment and involvement of employees, customer focus, and commitment of top leaders, are supporters of successful implementation.Key Words: Educational Quality Assurance System, Total Quality Management Abstrak. Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP) internal telah diterapkan di sekolah-sekolah dalam berbagai tingkatan, termasuk pada sekolah kejuruan. Sebuah sistem penjaminan mutu internal yang berjalan dengan baik merupakan ?early warning system? atau sistem peringatan dini yang diharapkan dapat segera memperbaiki keadaan sebelum menjadi semakin parah, sehingga sulit diperbaiki dan berbiaya semakin mahal. Dengan demikian SPMP internal merupakan suatu hal yang sangat penting untuk dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang implementasi dari Manajemen Mutu Terpadu (MMT) pada sekolah kejuruan melalui penerapan SPMP internal dan mengetahui penghambat dan pendukungnya. Metode penelitian menggunakan analisis deskripsi dengan menelaah kondisi dan membandingkannya dengan indikator implementasi. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan MMT belum dilaksanakan sepenuhnya pada SPMP internal. Manajemen kualitas, pernyataan visi, pendetailan rencana, penghargaan prestasi, kepemimpinan, budaya orientasi mutu, komunikasi, resistensi pegawai, dan sumberdaya, yang belum memadai menjadi penghambat. Di lain pihak, pendidikan dan pelatihan, pemberdayaan dan pelibatan karyawan, fokus pelanggan, dan komitmen pemimpin puncak, menjadi pendukung keberhasilan implementasi.Kata kunci: Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan, Manajemen Mutu Terpadu 
IMPLEMENTASI SUPERVISI KLINIS DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Margariena, Ika Nova; Supriyanto, Achmad; Burhanuddin, Burhanuddin
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.12, Desember 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.048 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i12.8288

Abstract

The objective of this paper is to discover the implementation of clinical supervision for improving learning effectiveness towards sport, physical, and health education in SDIT Bumi Darun Najah Lekok District Pasuruan. This study employed descriptive qualitative design. The data were obtained through observation, interview, and documentation. The data, then, were analyzed by using interactive method through data reduction, data exposition, and drawing conclusion. The result of this study showed that the implementation of clinical supervision consists of three stages, teacher in learning process is indicated less effective, and classroom management is still required to be improved. It is indicated that teacher encounters hindrance regarding learning effectiveness, particularly in encouraging students enthusiasim and conditioning students in the field.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi supervisi klinis dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran terhadap mata pelajaran PJOK di SDIT Bumi Darun Najah Kecamatan Lekok Pasuruan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan metode interaktif, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tahapan pelaksanaan supervisi klinis ada  tiga tahapan, kurang efektifnya guru dalam pembelajaran, dan pengelolaan kelas yang masih perlu ditingkatkan. Guru mengalami beberapa kesulitan dalam efektivitas mengajar terutama meningkatkan antusiasme peserta didik dan pengondisian peserta didik di lapangan.