Articles

Found 10 Documents
Search

Perancangan Eksperimen untuk Meningkatkan Kualitas Ketangguhan Material dengan Pendekatan Analisis General Factorial Design (Studi Kasus: Produk Solid Surface) Salomon, Lithrone Laricha; Kosasih, Wilson; Angkasa, Sauw Oscar
Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Rekayasa Sistem Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (912.377 KB)

Abstract

PT WLS is a company that produce solid surface product. The variance of shape and design that canbe produced is very high and can be customized to the demand. The problem that occur in this company isthat sometimes the product fractured during delivery and production. To cope this problem, an experimentdesign with General Factorial Design is used to determine the best material composition that can increase thetoughness of the material. Two factors are determined to be the main factors that determine the toughnessof the materials which is the amount of hardener and the type of material used. Charpy test was used todetermine the toughness of the samples with a 55 mm x 10 mm x 10 mm dimension. Based on the analysisdone, the amount of catalyst, the type of material used, and the interaction between those two factors have asignificant effect to the materials toughness value and to get the optimal result for a 100 mm x 100 mm x 9mm sample, it was advised to use 3 ml of hardener and Al(OH)3 with HWF specifications.
Perancangan Eksperimen untuk Meningkatkan Kualitas Ketangguhan Material dengan Pendekatan Analisis General Factorial Design (Studi Kasus: Produk Solid Surface) Salomon, Lithrone Laricha; Kosasih, Wilson; Angkasa, Sauw Oscar
Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Rekayasa Sistem Industri
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (912.377 KB) | DOI: 10.26593/jrsi.v4i1.1386.20-26

Abstract

PT WLS is a company that produce solid surface product. The variance of shape and design that canbe produced is very high and can be customized to the demand. The problem that occur in this company isthat sometimes the product fractured during delivery and production. To cope this problem, an experimentdesign with General Factorial Design is used to determine the best material composition that can increase thetoughness of the material. Two factors are determined to be the main factors that determine the toughnessof the materials which is the amount of hardener and the type of material used. Charpy test was used todetermine the toughness of the samples with a 55 mm x 10 mm x 10 mm dimension. Based on the analysisdone, the amount of catalyst, the type of material used, and the interaction between those two factors have asignificant effect to the materials toughness value and to get the optimal result for a 100 mm x 100 mm x 9mm sample, it was advised to use 3 ml of hardener and Al(OH)3 with HWF specifications.
Perancangan Eksperimen untuk Meningkatkan Kualitas Ketangguhan Material dengan Pendekatan Analisis General Factorial Design (Studi Kasus: Produk Solid Surface) Salomon, Lithrone Laricha; Kosasih, Wilson; Angkasa, Sauw Oscar
Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Rekayasa Sistem Industri
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (912.377 KB) | DOI: 10.26593/jrsi.v4i1.1386.20-26

Abstract

PT WLS is a company that produce solid surface product. The variance of shape and design that canbe produced is very high and can be customized to the demand. The problem that occur in this company isthat sometimes the product fractured during delivery and production. To cope this problem, an experimentdesign with General Factorial Design is used to determine the best material composition that can increase thetoughness of the material. Two factors are determined to be the main factors that determine the toughnessof the materials which is the amount of hardener and the type of material used. Charpy test was used todetermine the toughness of the samples with a 55 mm x 10 mm x 10 mm dimension. Based on the analysisdone, the amount of catalyst, the type of material used, and the interaction between those two factors have asignificant effect to the materials toughness value and to get the optimal result for a 100 mm x 100 mm x 9mm sample, it was advised to use 3 ml of hardener and Al(OH)3 with HWF specifications.
STRATEGI PENINGKATAN MUTU PART BENING MENGGUNAKAN PENDEKATAN METODE SIX SIGMA (STUDI KASUS: DEPARTMENT INJECTION DI PT. KG) Salomon, Lithrone Laricha; Ahmad, Ahmad; Limanjaya, Nickholaus Denata
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v3i3.467

Abstract

Produk part bening yang diproduksi oleh PT KG adalah barang yang rentan dengan reject (cacat) yang tidak dapat diperbaiki sehingga produk cacat tersebut akan dihancurkan dan dijadikan bahan baku ulang. Metode pendekatan Six Sigma digunakan untuk mengidentifikasikan dan mengurangi produk cacat. Penelitian ini fokus pada produksi part bening Big Container 211 PLY dan Big Container 1L AS. Berdasarkan hasil pengolahan data didapat DPMO untuk part bening Big Container 211 PLY sebesar 0,0357 dan tingkat Sigma sebesar 4,015 sigma dan 3,57% cacat, dilanjutkan untuk part Big Container 1L AS diperoleh DPMO sebesar 0,02088 dengan tingkat sigma sebesar 4,199 sigma dan 2,08% cacat. Berdasarkan hasil Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) rangking tertinggi adakah cacat silver dan retak. Berdasarkan analisis penyebab cacat yang terjadi kemudian dilakukan langkah perbaikan dan implementasi pada proses produksi injeksi part bening didapat nilai sigma sebesar 4,28 sigma dan 1,61% cacat pada Big Containter 211 PLY, lalu nilai sigma sebesar 4,40 sigma dan 1,09% cacat pada Big Container 1L AS. Kata Kunci: Six Sigma, Reject , DPMO, FMEA
DESAIN EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS KEKUATAN PRODUK DENGAN PENDEKATAN ANALISIS DESAIN FAKTORIAL Ahmad, Ahmad; Salomon, Lithrone Laricha; Jessica, Jessica
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v6i3.4247

Abstract

Produk webbing and elastic tape, adalah beberapa produk andalan yang di produksi oleh PT AMF. kedua produk tersebut merupakan produk setengah jadi yang akan diolah kembali oleh perusahaan lain yang membutuhkan. Pada saat kegiatan produksi berlangsung banyak permasalahan terjadi sehingga faktor yang berepengaruh terhadap kualitas tidak teridentifikasi dengan baik. Untuk itu perlu dilakukan analisa menggunakan metode six sigma dan factorial design dengan melakukan uji tarik untuk menemukan factor-faktor yang berpengaruh terhadap kualitas. Selain itu dapat diketahui settingan optimum sehingga didapatkan suatu produk terbaik. Dari analisis data, diketahui Defect per Million Opportunities pada Tahun 2016 sebesar 9295.597 dengan tingkat sigma 3.85, ini menunjukan proses kegiatan dalam keadaan baik. Perancangan desain eksperimen telah dilakukan dengan menguji 3 faktor yang dinilai berpengaruh terhadap kualitas produk, yaitu desain, kecepatan dan jenis benang. Analisa perhitungan menunjukkan bahwa semua variable input mempengaruhi variable respon. Pada main effect dan interaction plot for respon diketahui desain dan jenis benang memiliki pengaruh lebih kuat terhadap kekuatan, dibandingkan dengan kecepatan yang pengaruhnya relatif kecil. Hasil optimum di dapatkan, pada webbing tape adalah desain A2, kecepatan B1 55 cm/menit, jenis benang C3 filamen. Sedangkan pada elastic tape adalah desain A3, kecepatan B3 32 cm/menit, dan jenis benang C3 nilon.
USULAN PERBAIKAN KUALITAS PRODUK PLASTIK DENGAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT DI PT. X Sukania, I Wayan; Salomon, Lithrone Laricha; Dharmawan, Oki
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v5i2.1796

Abstract

PT. X merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi produk yang terbuat dari bijih plastik dengan menggunakan mesin injection dan injection blowing molding. Dalam proses produksinya sering ditemukan berbagai jenis defect. Berdasarkan hasil pengolahan data, jenis defect yang mendapatkan prioritas perbaikan adalah flashes dan short shot dengan persentasenya masing-masing sebesar 12,55% dan 2,19%. Tingkat Sigma yang didapatkan untuk seluruh produk sebesar 3,12 Sigma. Hasil penelitian sementara dari metode Failure Mode and Effect Analysis menunjukkan penyebab- penyebab utama dari flashes adalah mold yang sudah melebihi life-time, ejector pin yang sudah aus dan konstruksi mold yang tidak sesuai dengan aliran material dengan nilai RPN berurutan sebesar 95,04; 95,04; 88,16. Kemudian, dari analisis menggunakan Quality Function Deployment didapatkan technical responses yang harus diprioritaskan untuk mengurangi defect adalah penggunaan material baja yang di- harden, desain mold dibuat dengan baik terutama pada bagian stripper, guide pin dan slider, pemeriksaan ukuran yang teliti terhadap mold, dan pertemuan antara cavity, stripper dan core plate harus bersentuhan pada seluruh bagian dengan nilai prioritas masing-masing sebesar 15,04%, 11,66%, 10,35% dan 10,35%. Kata Kunci: Defect, Six Sigma, FMEA, QFD
PENINGKATAN KUALITAS BENANG DTY SINGLE 150D/48F PADA MESIN CONE WENDER MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DAN FACTORIAL DESIGN DI PT. GEMILANG TEXINDOTAMA Salomon, Lithrone Laricha; Kosasih, Wilson; Jap, Lilyana
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v2i2.488

Abstract

macam ukuran dan jenis benang seperti benang single dan benang double (twist). Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan adalah banyak terjadinya kesalahan penggulungan benang di mesin cone wender sehingga benang tidak sesuai dengan standar. Untuk mengatasi permasalahan ini, dilakukan perancangan eksperimen dengan metode Factorial Design untuk menentukan settingan optimum mesin dan hasil interaksi setiap faktor yang berpengaruh. Dengan analisa FMEA dilakukan penelitian faktor seperti sambungan weight bound, genangan pelumas saat proses, benang putus saat diangkat, traverse length kurang panjang, dan berat doffing yang bervariasi. Dengan tiga tipe sisi mesin cone wender (12, 16, dan 32 sisi) terdapat tiga faktor utama yang mempengaruhi nilai untuk settingan mesin yaitu kecepatan putaran mesin (speed), traverse length, dan bandul bawah (weight bound). Pengujian settingan mesin yang dilakukan terdapat dua level, yakni level dengan keadaan perusahaan saat ini dan level yang diajukan. Berdasarkan hasil pengolahan data disimpulkan beberapa hal, yaitu: jenis cacat benang yang paling banyak dihasilkan adalah benang lingkar dan benang kotor., kapabilitas pada proses awal proses masih sangat rendah dan perlu ditingkat, faktor yang berpengaruh dalam settingan optimum mesin cone wender adalah Speed (400 RPM) dan Weight bound (40 gr). Dari hasil analisa simulasi penerapan didapatkan Grade A mengalami peningkatan 95.45317 % menjadi 95.58280985 %. Berarti peningkatan naik sebesar 0.129 % (per minggu). Kata kunci: FMEA, Anova, Design factor, Optimasi 
PENGARUH DIMENSI KUALITAS TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DUNIA FANTASI PT. PJA Salomon, Lithrone Laricha; Saryatmo, Mohammad Agung; Meliana, Stephanie
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v3i1.507

Abstract

Dunia Fantasi PT. PJA merupakan pusat hiburan outdoor terbesar di Indonesia. Sebagai pusat hiburan terbesar, Dunia Fantasi harus memberikan pelayanan yang terbaik bagi pengunjung. Data yang dianalisa diambil dari tujuh dimensi pariwisata, yaitu : dimensi atraksi dan hiburan, fasilitas, pelayanan, transportasi dan infrastruktur, informasi dan promosi, harga dan jaminan keamanan. Berdasarkan perhitungan model SERVQUAL, ketujuh dimensi tersebut masih bernilai negatif sehingga pelayanan di Dunia Fantasi masih perlu ditingkatkan. Usulan perbaikan untuk ketujuh dimensi tersebut akan dibuat dengan menggunakan metode QFD. Kata kunci: Dunia Fantasi, SERVQUAL, dimensi pariwisata, QFD
PENGEMBANGAN DAN PEMBUATAN PROTOTYPE DISPENSER UNTUK KESEHATAN DENGAN PENDEKATAN ERGONOMI Salomon, Lithrone Laricha; Kosasih, Wilson; Ricko, Ricko; Prayogo, Alvan; Julius, Joses
Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri )
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v7i2.5937

Abstract

Perancangan dan pengembangan produk dilakukan guna memberi nilai tambah pada suatu produk. Produk yang dikembangkan pada penelitian ini adalah dispenser air. Penelitian ini didasari oleh kesadaran atas pentingnya mengonsumsi obat secara teratur, dengan dosis yang sesuai, dan tepat waktu. Penelitian dilakuan melalui beberapa tahapan, di antaranya: tinjauan pustaka, perancangan desain, pembuatan prototype, dan uji coba prototype. Dispenser ini dilengkapi dengan kotak obat dan alarm. Produk yang dikembangkan ini didesain menggunakan Software Autodesk Inventor. Dispenser dibuat dari material besi yang disambung dengan proses pengelasan, sedangkan kotak obat yang telah dirancang tersebut dibuat menggunakan proses additive manufacturing. Proses desain produk didasari atas perhitungan data antropometri masyarakat Indonesia dengan pendekatan ergonomi. Hasil dari penelitian ini adalah berupa prototype yang telah diuji coba dan dan dapat menjalankan fungsinya sesuai dengan ukuran dimensi yang telah mengacu pada tabel antropometri
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN PRODUK BARU PADA INDUSTRI KECIL MENENGAH PRODUK MAKANAN RINGAN GUNA PENINGKATAN DAYA SAING Salomon, Lithrone Laricha; Kosasih, Wilson; Sukania, I Wayan
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1032.153 KB) | DOI: 10.24912/jbmi.v2i2.7239

Abstract

Sekarang ini, Industri Kecil Menengah (IKM) produk makanan ringan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Akan tetapi pemasaran produknya dirasakan belum mampu bersaing. Adapun lemahnya daya saing dari IKM tersebut disebabkan oleh desain kemasan produk yang kurang menarik; jalur distribusi produk yang kurang baik; strategi promosi yang masih tradisional serta belum memiliki jejaring bisnis yang luas. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pendampingan pada salah satu IKM tersebut yang bertujuan untuk mengembangkan produk baru sesuai dengan preferensi konsumen dengan penelitian awal yang menggunakan metode analisis konjoin. Produk IKM ini adalah makanan ringan yang dikenal dengan nama telur gabus dengan merk HALISA Hasil dari pengembangan produk dievaluasi secara berkala berdasarkan peningkatan penjualan yang ada. Pada akhirnya studi ini menunjukan terdapat pengaruh positif dari pengembangan produk baru terhadap peningkatan penjualan.