Wibowo Harso Nugroho
BPPT Lab. Hidrodinamika Indonesia UPT-BPPH Surabaya

Published : 25 Documents
Articles

Found 25 Documents
Search

RANCANG BANGUN MODEL HIDROELASTIK KAPAL SELAM BERPROPULSI MANDIRI UNTUK UJI NIRKABEL PEMANTAUAN INTEGRITAS STRUKTUR Nugroho, Wibowo Harso; HP, Nanang Joko; Priohutomo, Kusnindar
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 15, No 3 (2018): Oktober
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1194.914 KB) | DOI: 10.14710/kpl.v15i3.18535

Abstract

Paper ini menjelaskan proses rancang bangun model hidroelastik kapal selam berpropulsi mandiri. Proses rancang bangun ini merupakan integrasi dari beberapa penerapan cabang ilmu keteknikan yaitu hidrodinamika kapal, analisa struktur, permesinan dan instrumentasi. Model fiberglas hidro-elastis kapal selam tipe U-209 dibangun dengan skala 1: 30 dengan menggunakan lunas batang baja (backbone). Model ini juga dilengkapi dengan sistem propulsion mandiri dimana terdiri dari motor dan model baling-baling. Karena model ini dibuat untuk penelitian pemantauan nirkabel dari integritas struktur kapal selam. Model kapal selam juga dipasang sistem modem nirkabel, perangkat lunak komunikasi data, pengkondisian sinyal, dan sensor strain. Hasil pengujian kinerja menunjukkan bahwa model kapal selam hidro-elastis berpropulsi mandiri dapat dikontrol secara nirkabel di air dan menghasilkan data dari sistem akuisisi nirkabel.
LAJU PENETRASI KOROSI PADA MATERIAL ALTERNATIF BANGUNAN KAPAL Tjahjanti, Prantasi Harmi; Panunggal, Eko; Darminto, Darminto; Nugroho, Wibowo Harso
Jurnal Teknik Mesin Vol 15, No 1 (2014): APRIL 2014
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.576 KB) | DOI: 10.9744/jtm.15.1.42-48

Abstract

Corrosion is the event of a material damage due to undesired interactions between material and environment. Corrosion is a natural phenomenon that cannot be avoided, but that can be done is to control the corrosion process by pressing the corrosion penetration rate, so that the expected lifespan and quality durable material. Ship building alternative material used is a composite material with aluminum alloy matrix AlSi10Mg(b) a ship building materials based on European Nation (EN) Aluminum Casting (AC)-43100, and written EN AC-43100 (AlSi10Mg(b)), and mixed with reinforcement of ceramic materials is silicon carbide treatment that has been expressed by the chemical formula SiC*. Overall in writing EN AC-43100 (AlSi10Mg(b)) + SiC*. The purpose of research is to determine the rate of corrosion resistance in this composite material. Corrosion testing performed is wet corrosion test and dry corrosion. Wet corrosion test is immersion  in liquid hydrochloric acid (HCl), sodium hydroxide (NaOH), sodium chloride (NaCl), and the fluid pH = 1, 3, 5, 7, 9, 11, 13. The treatment of dry testing conducted in 2 temperature, room temperature ~270C and 1000C temperature. The results showed that immersion in liquid HCl, and the fluid pH 1, experiencing the highest rate of corrosion penetration. While the highest corrosion penetration rate in the treatment of dry corrosion test was obtained at temperatures higher than room temperature. Overall it appears that the addition of SiC*, can reduce the rate of penetration of corrosion and composite materials EN AC-43100 (AlSi10Mg(b)) +15 SiC* is a good material in the face of corrosion attack, because it has the corrosion penetration rate is lower than the standard that allowable is <0.5 mm / yr.
Rekayasa Desain dan Analisis Struktur perangkat dasar laut Ocean Bottom Unit (OBU) untuk INA – TEWS Nugroho, Wibowo Harso; Purnomo, Nanang J. H.; Ivano, Ogi; Handoyo, S
R.E.M. (Rekayasa Energi Manufaktur) Jurnal Vol 1, No 2 (2016): December 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/r.e.m.v1i2.601

Abstract

This paper briefly describes the design and analysis of the structure of ocean bottom units (OBU) as a pair of surface buoys to detect tsunami early. This engineering work such as any other marine construction is based on naval architecture. The design concept OBU is firstly made then the stability calculation is conducted, finally the structural strength is calculated for load case of hydrostatic and impact as the OBU landed on approximately 2000m of ocean depths.
An Experimental Investigation Of A Weather Buoy-Wireless Data Acquisition Based On Microcontroller Nugroho, Wibowo Harso; Kusnindar, Kusnindar; Mesawati, Mesawati; Arifin, Syamsul
JEEE-U (Journal of Electrical and Electronic Engineering-UMSIDA) Vol 1, No 2 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (920.747 KB) | DOI: 10.21070/jeee-u.v1i2.1170

Abstract

This paper presents an experimental work to monitor data acquisition of weather buoy by applying measurement sensors and wireless communication technology. The sensors were used to measure air pressure , air temperature, humidity, wind velocity, wind direction and the global position. Specifically, the communication of data acquisition system used in the weather buoys was developed using wireless modems and data communications software. Commands were issued from a computer to instruct the data acquisition system to acquire data from sensors. The RMS of each component is recorded and entered into the measurement range of 0.28-0.69 %. This range changes slightly when they were incorporated into the data acquisition system with the error of RMS 1.761% . However this was still in a good performance since the RMS error was less than 2%.
Kajian Eksperimental Koefisien Redaman Akustik Bahan Pelapis Plat Dek Kapal Nugroho, Wibowo Harso; Purnomo, Nanang J.H.; Zen, Hardi; Rahmadiansah, Andi
R.E.M. (Rekayasa Energi Manufaktur) Jurnal Vol 3, No 1 (2018): June 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/r.e.m.v3i1.1511

Abstract

With the increasingly strict requirements of the ship classification bureau for permissible noise limits to allow passengers and crew to be more comfortable and secure a technical assessment is required to address the characteristics of the noise. A noise beyond the standard allowed in the vessel can be a problem to the ship operators. This noise problem will greatly affects the crews comfort and passengers. One method to reduce the noise on a ship is to use sound insulation. This paper describes the method for determining the absorption coefficient α and the transmission loss (TL) through an acoustic test of a concrete insulation in the laboratory. The test was conducted by using the method of impedance tube where a speciment response measured by a microphone. In general, the properties of this insulation material remains as the main base material which is concrete. it has been found that the transmission loss value (TL) is in the range of 10 - 50 dB whereas for the base material the concrete is around 22 - 49 dB but the absorption coefficient α of the specimen material is much higher than the material of the base material especially in high frequency, which ranges from 0.15 to 0.97, whereas for concrete base materials have absorbent coefficient α ranges from 0.01 to 0.02.
Kajian Stabilitas Wahana Angkut ALPO sebagai Fungsi Kapasitas Tangki Ballast Arifin, Arifin; Nugroho, Wibowo Harso; Sahlan, Sahlan
Jurnal Penelitian Enjiniring (JPE) Vol 22 No 2 (2018)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1272.675 KB)

Abstract

Data SKK migas menjelaskan bahwa terdapat sekitar 449 anjungan lepas pantai yang umurnya lebih dari 30 tahun, dan bahkan sudah tidak berproduksi lagi. Dalam kaitannya dengan keselamatan pelayaran dan berdasarkan regulasi IMO, anjungan lepas pantai tersebut perlu untuk segera dibongkar atau dipindahkan. Dalam rangka untuk mendukung kegiatan pembongkaran dan pemindahan anjungan lepas pantai pasca operasi (ALPO), diperlukan suatu perencanaan dan analisis wahana agar dapat dipergunakan untuk melakukan tujuan tersebut secara efektif dan aman. Suatu kajian dengan metode pendekatan numerik dilakukan terhadap perencanaan wahana angkut ALPO yang berupa analisis stabilitas intact kapal pada berbagai kondisi operasional kapal terutama saat departure, loading dan arrival dengan mengacu pada kriteria stabilitas yang diberikan oleh DNV atau IMO. Khusus untuk kondisi loading, kajian dilakukan dengan memvariasikan pengisian tangki ballast dalam bentuk prosentase kapasitas tangki ballast. Dari kajian ini dapat diketahui bahwa wahana angkut ALPO yang direncanakan dapat memenuhi kriteria stabilitas intact, terutama untuk kondisi saat departure dan arrival.&nbsp; Sedangkan untuk kondisi saat loading, kriteria stabilitas dapat dipenuhi pada kondisi pengisian 40% kapasitas tangki ballast kapal.
Study Numerik Distribusi Tegangan Badan Kapal Berbahan Aluminum Nugroho, Wibowo Harso; Pitoyo, Pitoyo
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.441 KB) | DOI: 10.29122/jurnalwave.v6i1.3318

Abstract

Paper ini berupa laporan studi tentang pemodelan numerik berbasis metode elemen hingga dari badan kapal berbahan aluminum  EN AC-43100(AlSi10Mg(b) dengan  menggunakan perangkat lunak ANSYS ver.12,0.  Hasil dari pemodelan ini  ini berupa  sebaran tegangan normal untuk seluruh badan kapal pada kondisi gelombang ( wave induced). Verifikasi hasil dari pemodelan numerik ini dilakukan dengan melakukan perbandingan antara hasil pemodelan numerik ini dengan  perhitungan analitik kekuatan memanjang. Hasil yang diperoleh dari perbandingan ini menunjukkan perbedaan yang cukup kecil  yaitu kurang dari 5%.  Hasil dari distribusi tegangan normal ini juga  memperlihatkan potensi penggunaan casting aluminum (EN AC-43100(AlSi10Mg(b)) ini sebagai material alternatif untuk menambah khazanah dari jenis paduan aluminum yang banyak digunakan untuk konstruksi kapal saat ini.
Analisa Bending Stress Pada Submerged Floating Tunnel Mujahid, Ahmad Syafiul; Nugroho, Wibowo Harso
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.235 KB) | DOI: 10.29122/jurnalwave.v4i1.3536

Abstract

Perhitungan dengan pemodelan Submerged Floating Tunnel (SFT) dengan menggunakan perangkat lunak berbasis metode elemen hingga. Analisa struktur terowongan apung menggunakan prinsip kerja dengan mendiskripsikan seluruh beban (force) pada SFT berupa beban internal dan eksternal yang bekerja akan diperoleh momen reaksi yang terjadi sepanjang badan SFT, dengan mengetahui luas penampang melintang SFT maka dapat diperoleh bending stress di seluruh badan SFT.Keywords : submerged floating tunnel (SFT), bending stress, structural analysis
Potensi Rancang Bangun Platform Tepi/Lepas Pantai Untuk Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut Berbasis Material PZT (Piezoceramics) Nugroho, Wibowo Harso
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.797 KB) | DOI: 10.29122/jurnalwave.v5i1.3353

Abstract

Krisis energi listrik telah menghampiri Indonesia, oleh sebab itu perlu dipikirkan sumber energi baru yang tepat, berlimpah dan terbarukan. Salah satu pilihan terbaik untuk negeri kepulauan ini adalah energi gelombang laut. Penulisan ini menggambarkan potensi dari  sistem penghasil tenaga listrik yang ramah lingkungan dengan menerapkan pemakaian keping ? keping Piezoceramics ( Lead Zirconate Titanate / PZT) pada fix platform di pantai / lepas pantai untuk nantinya secara langsung akan mengkonversi beban gelombang menjadi energi listrik yang akan disimpan kedalam sejumlah baterei dimana selanjutnya dapat di distribusi ke darat. Hal ini mungkin dilakukan karena material PZT ini akan menghasilkan beda potensial jika diberi gaya mekanik. Konsep dari pembangkit listrik ini adalah jika  gelombang datang buoy bola baja tersebut akan terseret menghantam platform sehingga muncul gaya impak berupa pulsa stress pada struktur platform dan menghasilkan regangan pada keping ? keping PZT yang terpasang  dengan demikian tentunya akan menghasilkan medan listrik yang selanjutnya dapat didistribusi langsung melalui jaringan atau disimpan pada baterai yang telah dipersiapkan. 
DESAIN AMPLIFIER UNTUK MODEL PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA GELOMBANG LAUT BERBASIS MATERIAL PZT Soedarto, Totok; Nugroho, Wibowo Harso
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.259 KB) | DOI: 10.29122/jurnalwave.v7i2.3203

Abstract

Dengan adanya krisis energi listrik yang telah menghampiri Indonesia, maka perlu dipikirkan sumber energi baru yang tepat, berlimpah dan terbarukan. Salah satu pilihan terbaik untuk negeri kepulauan ini adalah energi gelombang laut. Penulisan  ini membahas desain sebuah komponen dasar penunjang  model sistem pembangkit  tenaga listrik dimana menerapkan pemakaian keping ? keping Piezoceramics ( Lead Zirconate Titanate / PZT) pada fix platform di pantai / lepas pantai. Sistem ini nantinya secara langsung akan mengkonversi gaya gelombang menjadi energi listrik yang akan disimpan kedalam sejumlah baterei dimana selanjutnya dapat di distribusi ke darat. Desain komponen yang dibahas dalam paper ini adalah berupa penguat (amplifier) sinyal listrik yang terdiri dari penguat tegangan (voltage amplifier) dan rangkaian  penyangga  (buffer circuit). Sinyal listrik yang diperkuat nantinya dapat terlihat melalui suatu pencahayaan mini dengan menggunakan Light Emitting Diode (LED). Hal ini diperlukan dalam rangka pembuktian konsep pembangkit listrik tenaga gelombang  berbasis PZT tersebut. Dari eksperimen yang dilakukan menunjukkan bahwa amplifier hasil desain ini mempunyai kinerja yang baik sehingga konsep pembangkit listrik ini telah dapat dibuktikan