Articles

Found 17 Documents
Search

KUALITAS PELAYANAN DI JURUSAN TEKNIK SIPIL FT.UNJ DARI SUDUT PANDANG MAHASISWA SEBAGAI PELANGGAN Widiasanti, Irika
Jurnal Menara Vol 1 No 1 (2006): Jurnal Menara
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.681 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan upaya perbaikan kualitas manajemen di Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (JTS-FT-UNJ). Secara khusus mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan dan hubungannya dengan kepuasan layanan dari sudut pandang mahasiswa sebagai pelanggan.Penelitian dilaksanakan pada periode Agustus sampai Oktober 2004. Penjaringan data pada periode 01 â?? 15 Oktober 2004 dengan sampel 95 dari 607 mahasiswa dan diambil secara acak melalui metode survey dengan instrumen yang dibuat berdasarkan teori yang berhubungan dengan maksud penelitian. Untuk menjabarkan data sehingga dapat di informasikan menggunakan metode deskriptif dan analisis faktor, sedangkan metode korelasi dilakukan untuk menguji hipotesis yang menyatakan kekuatan hubungan antar variabel.Pada taraf signifikasi 0,05, pengujian kelayakan data menggunakan Bartlett Test of Sphercity memberikan 816,420 dan Kaiser-Meyer-Olkin of Sampling Adequacy sebesar 0,747. Pengujian keandalan alat ukur dengan skala alpha memberikan 0,8420 berarti memuaskan. Penilaian responden dengan analisis faktor terhadap kualitas layanan memberikan sembilan faktor dengan hanya enam faktor yang nilai alpha > 0,5 yaitu faktor kemampuan-nyata fasilitas (F1), jaminan pengetahuan (F2), kualitas laboratorium (F5), jaminan ketrampilan (F6), empati dalam berkomunikasi (F7), dan keandalan waktu penyelesaian studi (F9). Dengan hubungan; Y = 0,493 F1 + 0,448 F2 + 9,147 10-2 F5 + 0,146 F6 +0,124 F7 + 0,185 F9 - 4 .555 10-16. Kekuatan hubungan 0,724 dengan 49,1% variasinya
ANALISIS KECENDERUNGAN BIAYA KUDA-KUDA KAYU DITINJAU DARI PANJANG BENTANG Widiasanti, Irika
Jurnal Menara Vol 1 No 2 (2006): Jurnal Menara
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.135 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari kecenderungan (trend) biaya pembuatan kuda-kuda atap pelana dengan struktur kayu. Sehingga dapat diperkirakan biaya pembuatan kuda-kuda rangka kayu untuk berbagai panjang bentang.Biaya pembuatan rangka kuda-kuda dengan material kayu dengan bentang 9 m adalah Rp. 4.580.400,- , 12 m adalah Rp. 5.862.912,- , bentang 15 m adalah Rp. 7.695.072,- dan bentang 18 m Rp. 10.260.096,-. Kecenderungan (trend) yang diperoleh adalah y = 320628x2 + 283985x + 4E+06
JARINGAN KERJA PADA TAHAP STRUKTUR DAN PENGARUHNYA TERHADAP WAKTU PELAKSANAAN PROYEK. Farida, Ida; Widiasanti, Irika
Jurnal Menara Vol 4 No 1 (2009): Jurnal Menara
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.168 KB)

Abstract

Perhitungan ini bertujuan untuk menentukan jenis jaringan kerja yang efektifyang dapat digunakan pada proyek Menara Asiatic Mega Kuningan JakartaSelatan.Metode perhitungan yang digunakan adalah studi literatur dan metodesurvei. Teknik perhitungan adalah tanya jawab kepada pihak proyek denganpedoman wawancara dan mengumpulkan dokumen-dokumen proyek.Hasil perhitungan adalah adanya logika keterkaitan antar kegiatan.Lintasan kritis yang terjadi pada zone 3A. Ada kegiatan yang dapatdilakukan bersamaan dengan kegiatan yang lain.Kesimpulan adalah (1) Untuk bangunan gedung bertingkat tinggisebaiknya digunakan jaringan kerja diagram panah karena dapatmemberikan informasi yang lengkap. (2) Pada jaringan diagram panah dapatterlihat mengenai lintasan kritis.
PERBANDINGAN WAKTU PELAKSANAAN ANTARA BEKISTING SISTEM (TABLE FORMWORK) DENGAN BEKISTING SETENGAH SISTEM (SCAFFOLDING) PADA PELAT STRUKTUR GEDUNG Raby, Ahmad; Widiasanti, Irika; Neolaka, Amos
Jurnal Menara Vol 4 No 2 (2009): Jurnal Menara
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.268 KB)

Abstract

Dalam proyek pembangunan, waktu pelaksanaan proyek menjadi salah sa- tu aspekpenting untuk diperhitungkan. Hal tersebut menjadi penting dalam upaya untukmendapatkan kesesuaian waktu pelaksanaan tersebut dengan waktu kegia- tan proyekyang telah direncanakan. Sehingga waktu pelaksanaan proyek akan selesai sesuai denganyang telah direncanakan.Waktu pelaksanaan proyek yang tidak sesuai dengan waktu yang telah di- rencanakanakan berdampak buruk terhadap stabilitas proyek tersebut, yang pada akhirnya akanmenimbulkankan kerugian-kerugian khususnya di dalam hal pem- biayaan proyek.
PERBANDINGAN VOLUME KEBUTUHAN MATERIAL KUDA-KUDA RANGKA ATAP BAJA TIPE PRATT, HOWE, COMPOUND FAN Widiasanti, Irika; Purnomo, Adhi; Budiman, Arif
Jurnal Menara Vol 7 No 1 (2012): Jurnal Menara
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.233 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kebutuhan material baja pada kuda-kuda bentuk Pratt truss, Howe Truss, danCompound Fan Truss sehingga dapat diketahui jumlah penggunaan kebutuhan material baja terkecil. Penelitian ini akan membandingkantiga tipe kuda-kuda pada panjang bentangan 24 m. Perhitungan gaya batang pada kuda-kuda menggunakanprogram SAP 2000 yang didasarkan oleh beban mati, beban hidup, dan beban angin yang bekerja pada struktur kuda-kuda sesuai denganSNI-03-1727-1989 tentang Tata Cara Pembebanan Untuk Rumah dan Gedung. Data perhitungan gaya batang didapat, selanjutnya ditentukanjenis profil baja yang sesuai dengan besarnya gaya dan jenis batang yang berkerja yaitu batang tarik dan tekan. Perhitungan dimensi profilpada batang kuda-kuda dilakukan sesuai dengan SNI 03-1729-2002 tentang Tata Cara Perencanaan Struktur Baja Untuk BangunanGedung.Berat parameter profil di setiap batang kemudian dikalikan dengan panjangnya sehingga diketahui volume material baja yang diperlukan dalam satuan kilogram(kg). Volume seluruh batang dijumlahkan dan kemudian dibandingkan dengan bentuk kuda-kudayang lainnya.Perbandingan dilakukan untuk mendapatkan bentuk kuda-kuda yang paling sedikit menggunakan bahan material baja.Kesimpulan penelitian ini adalah pada bentang 24 m bentuk kuda-kuda Compound Fan Truss memiliki jumlah kebutuhan materialbaja terkecil yaitu sebesar 1220,51 kg. Kuda-kuda Howe Truss memiliki jumlah kebutuhan pemakaian material baja dengan nilai sebesar1870,12 kg, sedangkan kuda-kuda Bentuk Pratt Truss memiliki jumlah kebutuhan material baja terbesar pada bentang ini yaitu 2112,37 kg.
PERBANDINGAN PEKERJAAN PASANGAN DINDING BATA RINGAN DENGAN PASANGAN DINDING PANEL PRECAST DITINJAU dari SEGI BIAYA dan WAKTU (STUDI KASUS PADA PROYEK GREEN PALACE APARTMENT, KALIBATA JAKARTA SELATAN) Yuntafa, Elmi; Widiasanti, Irika; Murtinugraha, Eka
Jurnal Menara Vol 7 No 2 (2012): Jurnal Menara
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.446 KB)

Abstract

Dinding merupakan salah satu elemen non-struktur yang terdapat dalam suatu bangunan gedung yang berfungsi sebagai penyetabil, pengikat balok dan kolom-kolom. Manfaat lain dari dinding adalah sebagai penyekat ruangan dan pelindung dari pengaruh alam (iklim dan cuaca)(Pradipta, 2010).Saat ini material-material penyusun dinding semakin beragam, diantaranya yaitu penggunaan batako, kayu, bambu, multiplek, bata ringan, dan panel precast. Berbagai macam material tersebut bersaing dalam merebut konsumennya, sehingga muncul beberapa merk dengan spesifikasi yang beragam. Hal ini semata-mata bertujuan agar dapat dihasilkan bangunan yang lebih baik dengan biaya, mutu, dan waktu yang memadai untuk dinding. Dahulu orang cenderung menggunakan batako ataupun batu bata, namun saat ini orang sudah banyak yang menggunakan bata ringan sebagai penyusun dinding. Selain dinding bata ringan, terdapat dinding panel precast.
PERBANDINGAN PERHITUNGAN STRUKTUR KUDA-KUDA BAJA SIKU GANDA DENGAN ASUMSI JOIN SEBAGAI SENDI DAN ASUMSI JOIN SEBAGAI JEPIT MENGGUNAKAN APLIKASI KOMPUTER Dwiyana, Herdy; Widiasanti, Irika; Bachtiar, Gina
Jurnal Menara Vol 9 No 2 (2014): Jurnal Menara
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.366 KB)

Abstract

Berdasarkan identifikasi masalah maka peneliti membatasi masalah padaperbandingan hasil perhitungan desain kuda-kuda baja Pratt siku ganda denganasumsi join sebagai sendi dan join sebagai jepit pada bentang 15 m, 18 m dan 21m menggunakan aplikasi SAP 2000 student version.Dengan karya tulis ini akan dicoba untuk mencari jawaban dari pertanyaan berikutini Seberapa besarkah perbedaan nilai angka keamanan yang terjadi antaraasumsi join sebagai sendi dengan asumsi join sebagai jepit pada struktur kudakudabaja Pratt siku ganda.Hasil penelitian tentang perbandingan perhitungan struktur kuda-kuda baja sikuganda dengan asumsi join sebagai sendi dan join sebagai jepit menggunakanaplikasi komputer dapat memberikan informasi berupa nilai angka keamanan danbesar dimensi kuda-kuda yang diperlukan.
50 MEKANISME SERTIFIKASI TENAGA AHLI JASA KONSTRUKSI MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2014 TENTANG KEINSINYURAN Widiasanti, Irika
Jurnal Menara Vol 9 No 2 (2014): Jurnal Menara
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.211 KB)

Abstract

Undang-undang nomor 11 tahun 2014 tentang Keinsinyuran disahkan 25 Pebruari 2014 bertujuan untuk mencegah kesalahan dan kelalaian praktek keinsinyuran yang dapat merugikan masyarakat, mengatasi pekerjaan teknologi dan ahli teknologi, mengamankan investasi, dan anggaran pembangunan,mengembangkan keinsinyuran dan teknologi serta penyetaraan kualifikasi dan kompetensi insinyur Indonesia dengan insinyur dari negara lain. Sehinnganantinya mampu memajukan profesi keinsinyuran agar menjadi ujung tombak pembangunan dan daya saing global untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia. Kesiapan lulusan teknik untuk bersaing di pasar harus dibarengi dengan aturan hukum dan perundangan yang mengaturnya. Selain itu, UU Keinsinyuran juga mengatur tentang sertifikasi insinyur professional, penyelenggaraan lisensi kerja hingga standar pelayanan. Hal-hal yangmendorong penyelenggaraan sertifikasi tenaga kerja konstruksi antara lain adalah segmentasi pasar kerja bergeser dari pendekatan wilayah ke pendekatan profesi dan kompetensi , Sumber Daya Manusia kompetensi tinggi untuk memenangkan persaingan, sertifikat menjadi bukti pengakuan kualifikasi tertulis.Studi ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme sertifikasi tenaga ahli jasa konstruksi sebagai salah satu bidang keinsinyuran yang diatur pada UUKeinsinyuran ini. Pembahasan ditinjau terhadap lembaga penyelenggara dan proses penyelenggaraan.Pelaksanaan studi mengacu pada metodologi yang meliputi kegiatan utama Studi literatur, pengumpulan data primer dan sekunder, analisis data, perumusankesimpulan dan rekomendasi. Analisis dilakukan didasarkan pada informasi yang diperolah dari berbagai sumber, baik informasi sekunder, informasi primer yang dilengkapi dengan pendapat para pakar dan praktisi.Hasil dari studi ini, diharapkan dapat memperkuat konsep sertifikasi tenaga ahli sesuai dengan prinsip sistem nilai dan base practice internasional
PERBANDINGAN BERAT KUDA-KUDA BAJA ATAP LIMAS MENGGUNAKAN APLIKASI SAP 2000 – 2 DIMENSI DENGAN 3 DIMENSI Widiasanti, Irika; Musalamah, Sittati
Jurnal Menara Vol 5 No 1 (2010): Jurnal Menara
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.838 KB)

Abstract

Tulisan ini menyajikan hasil perbandingan rangka baja berat piramida model atap. Program 2D â??â??dan 3D dalam SAP 2000 digunakan untuk memperoleh aksialkekuatan setiap batang dalam rangka baja dari model atap piramida. Lima model truss dirancang. Mereka memiliki 12 m, 15m, 18m, 21m dan Panjang 24 m masing-masing. Setiap rentang panjang dianalisis pada sumbu X dan Y arah menggunakan program SAP 2000, untuk mendapatkan gaya aksial. Di 2DProgram, truss utama bertindak pada arah sumbu X dan dimuat oleh setengah dari rangka yang beraksi pada arah sumbu Y. Dalam program 3 D, semua rentang panjang rangka model dievaluasi dalam arah sumbu X dan Y juga. Profil baja dengan sudut ganda dipilih untuk mendukung gaya aksial. Oleh karena itu, berat seluruh truss dapat dihitung.Hal ini menunjukkan bahwa berat yang dihasilkan dari program 3D diperoleh lebih ringan dari berat yang dihitung oleh program 2D. Namun, penelitian lebih lanjut dengan lebih banyak Asumsi detail dalam desain diperlukan n untuk menerapkan hasilnya untuk lebih banyak lagiaplikasi seperti: perbandingan biaya konstruksi di bawah profil yang berbeda, model atau desain yang berbeda
PENYELENGGARAAN SERTIFIKASI TENAGA AHLI JASA KONSTRUKSI DI INDONESIA TAHUN 2000-2012 Widiasanti, Irika
Jurnal Menara Vol 8 No 1 (2013): Jurnal Menara
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.218 KB)

Abstract

Industri konstruksi merupakan industri yang mempunyai karakter yang,unik, banyak pihak yang terlibat dengan berbagai fungsi yang berbeda(Penyedia jasa konsultan, Penyedia jasa konstruksi, Suplier danOwner). Bunga rampai ini berisi hasil-hasil penelitian terkait denganpenelitian tentangpenyelenggaraan sertifikasi tenaga ahli dalam kurunwaktu 2005 â?? 2012.