Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Citra, Kepercayaan Dan Kepuasan Terhadap Loyalitas Mahasiswa Sistem Informasi Dengan Pendekatan Path Analisys Nurfaizal, Yusmedi; Pinilih, Muliasari
Jurnal Informatika Vol 3, No 3 (2015): Vol 3 No 3 2015
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.366 KB) | DOI: 10.36987/informatika.v3i3.222

Abstract

In the era of globalization, the system plays a very important information. By masteringtechnology and information, constitute one of the capital to be winners in the global competition. Theimportance of students in the loyalty marketing no doubt. Universities are expecting can retain customersin the long term, even if perhaps forever. Customers who have loyalty will feel an emotional bond withthe organization, with an emotiona bond to make customers loyal and encourage them to continue doingbusiness with the organization and make recommendations. A loyal student who will be a very valuableasset for the college. Students who are loyal will provide feedback to the organization. Efforts to buildcompetitiveness for a college absolutely must be done in order to maintain existence. Some of the stepsthat need to be prepared among other things, enhance the image, trust, satisfaction and loyalty ofstudents. Given the importance of image, trust, satisfaction and customer loyalty will require an analysisof the image, trust and satisfaction to loyalty student information system with the approach path analisys,so it can be used by universities to increase loyalty to students. The results showed that image, trust andsatisfaction has a significant positive effect on loyalty student information system.
PERBANDINGAN TENAGA KERJA INDONESIA DENGAN NEGARA ASEAN Pinilih, Muliasari; Yulianti, Heni
Pro Bisnis Vol 9, No 1: Februari (2016)
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.364 KB)

Abstract

Aspek ketenagakerjaan menjadi hal krusial karena tenaga kerja merupakan roda penggerak di dalam perekonomian suatu negara. Hal ini yang menyebabkan negara ASEAN berusaha membenahi aspek ketenagakerjaan tidak terkecuali Indonesia. Namun masing-masing negara ASEAN memiliki permasalahan dan kondisi ketenagakerjaan yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kondisi ketenagakerjaan Indonesia dengan negara ASEAN. Data yang diperlukan dalam penelitian ini dari BPS dan ILO dengan berfokus pada KILM (The Key Indicators of the Labour Market). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (a) berdasarkan TPAK maka Kamboja merupakan negara dengan TPAK tertinggi dan yang terendah adalah Brunei Darussalam; (b) berdasarkan rasio berdasarkan rasio penduduk yang bekerja terhadap jumlah penduduk maka rasio tertinggi adalah Kamboja dan rasio terendah adalah Malaysia; (c) berdasarkan tenaga kerja yang bekerja di sektor agregat maka Thailand menjadi negara dengan tenaga kerja terbesar di sektor pertanian. Di sektor industri, Malaysia merupakan negara yang tertinggi dengan tenaga kerja yang bekerja di sektor tersebut. Sementara Singapura merupakan negara dengan tenaga kerja terbesar di sektor jasa; (c) berdasarkan tingkat pengangguran maka Filipina merupakan negara dengan tingkat pengangguran tertinggi dan yang terendah adalah Kamboja; (d) berdasarkan tingkat produktivitas maka Brunei Darussalam merupakan negara tertinggi dalam produktivitas tenaga kerja dan Myanmar merupakan negara dengan produktivitas terendah. Kata kunci : ASEAN, tenaga kerja, KILM
PENINGKATAN DAYA SAING PRODUK DENGAN MENERAPKAN STRATEGI MARKETING MIX DAN PENERAPAN TEKNOLOGI PADA KELOMPOK USAHA GULA SEMUT DI DESA PERNASIDI Wahyudi, Rizki; Pinilih, Muliasari; Oktaviany, Luzy
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jabdimas.v3i1.6517

Abstract

Pernasidi adalah desa yang terletak di Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas. Desa Pernasidi juga disebut Desa Gula, karena sebagian besar masyarakat desa merupakan penghasil gula dan menggantungkan pendapatannya terhadap produksi gula. Salah satu usaha dagang yang bergerak di bidang produksi gula semut adalah UD. Kali Mengaji. UD. Kali Mengaji bekerja sama dengan petani dan pengepul gula di Desa Pernasidi sebagai pemasok produk gula. Gula yang dipasarkan oleh UD. Kali Mengaji harus memenuhi standar kebersihan dan higienis. Namun, selama proses pengolahannya petani terkadang tidak memperhatikan faktor tersebut dalam proses produksi. Padahal salah satu aspek yang akan dilihat konsumen dalam membeli suatu produk adalah faktor kebersihan atau higienis. Selain permasalahan aspek kebersihan dan higienis dalam produksi, permasalahan yang muncul adalah belum adanya branding produk gula tersebut. Selama ini, UD Kali Mengaji masih menjual tanpa menggunakan brand atau merk.. Aspek terakhir yang menjadi permasalahan adalah pemasaran produk. Pemasaran produk ini masih menggunakan bantuan pihak ketiga dan belum melakukan pemasaran secara mandiri. Hal ini mengakibatkan nilai jual produk gula semut cukup rendah. Secara garis besar, permasalahan mitra ini terfokus pada belum pahamnya mitra terhadap bauran pemasaran atau marketing mix. Solusi untuk mengatasi permasalahan ini dengan memberikan penyuluhan, pendampingan dan pelatihan terhadap mitra. Untuk permasalahan kebersihan akan dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan pendampingan kepada petani mengenai dapur bersih dalam proses produksi. Penyuluhan ini diharapkan akan meningkatkan kesadaran petani dalam menjaga aspek kebersihan dalam proses produksi. Solusi belum terdapatnya branding produk gula semut dan penetapan harga akan diatasi dengan memberikan workshop mengenai branding dan packaging produk Sementara, pemasaran yang belum mandiri akan diatasi dengan memberikan pelatihan dan pendampingan workshop internet marketing dan pembuatan web dalam proses pemasaran produk.
PENILAIAN HARGA SAHAM TELEKOMUNIKASI MENGGUNAKAN PENDEKATAN RASIO KEUANGAN Pinilih, Muliasari; Shaferi, Intan
Performance: Jurnal Personalia, Financial, Operasional, Marketing dan Sistem Informasi Vol 27 No 01 (2020): Performance
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jp.2020.27.01.2032

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan jaringan internet mampu menggerakan sektor telekomunikasi yang memiliki daya saing dibandingkan dengan sektor ekonomi lainnya. Hal ini berdampak pada dicarinya saham telekomunikasi di bursa saham. Sebagai seorang investor maka dalam penentuan investasi akan melakukan analisis terlebih dahulu dan salah satu pendekatan yang digunakan adalah rasio keuangan. Dalam penelitian ini menggunakan rasio keuangan Current Ratio (CR), Earning Per Share (EPS), Debt On Equity Ratio (DER) dan Return On Assets (ROA) pada sektor telekomunikasi dengan periode 2014-2018. Rasio keuangan tersebut akan diolah dengan regresi berganda dengan melihat pengaruhnya terhadap harga saham. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan bahwa CR memiliki pengaruh secara parsial terhadap harga saham namun EPS, DER dan ROA secara parsial tidak mampu mempengaruhi harga saham. Namun, secara simultan CR, EPS, DER dan ROA mampu mempengaruhi harga saham telekomunikasi.