Articles

Found 21 Documents
Search

Distraction Techniques: Telling Stories To Decrease Pain For Preschool Children During Infusion Anggraeni, Lina Dewi; Widiyanti, Widiyanti
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 22, No 1 (2019): March
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.462 KB) | DOI: 10.7454/jki.v22i1.887

Abstract

Hospital procedures, such as infusions, are often associated with pain. Preschool-aged children who are hospitalized for infusions will often exhibit a strong fearful response because their concept of body integrity has not fully developed. One way to reduce the fear of infusion pain is by using stories as a distraction technique. The purpose of this study was to identify differences in the scale of pain between members of an intervention group, to which the distraction technique was applied, and a control group, to which it was not applied. The study used quasi-experimental methods, with intervention and control groups. The study was conducted on 46 preschool aged respondents (3-6 years old), divided into a 34 member intervention group and a 12 member control group and ran from September to December 2017 in one of the private hospitals in the East Bekasi. The research employed a questionnaire to collect demographic data and used the Wong-Baker Faces Pain Scale to assess pain levels. The data analysis technique used was the independent t-test. The results showed there was a difference of pain response between the intervention and control groups with P value < 0.05. Pediatric nurses are advised to use storytelling therapy as an option for providing atraumatic care intervention.  Keywords: Distraction Technique, Infusion installation, Pain, Stories, Preschool Abstrak Teknik Distraksi: Bercerita Menurunkan Nyeri Pada Anak Usia Pra Sekolah Selama Penggunaan Infus. Rasa sakit seringkali dikaitkan dengan salah satu prosedur rumah sakit yakni pemasangan infus. Reaksi anak prasekolah yang dipasang infus menunjukkan ketakutan yang luar biasa, hal itu disebabkan karena konsep integritas tubuhnya belum berkembang dengan baik. Salah satu cara untuk mengurangi ketakutan akibat nyeri pemasangan infus pada prasekolah adalah teknik distraksi bercerita. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi perbedaan skala nyeri antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode quasy eksperimen, yang menggunakan kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Penelitian dilakukan terhadap 46 responden usia prasekolah (3-6 tahun) yang terdiri dari 34 kelompok intervensi dan 12 kelompok kontrol dari bulan September-Desember 2017 di salah satu Rumah Sakit Swasta di wilayah Bekasi Timur. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner data demografi dan lembar observasi skala nyeri Wong Baker Faces Pain. Teknik analisis data menggunakan Uji Independent T test.Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan respon nyeri antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan nilai p= 0,012 (< 0.05). Perawat anak sebaiknya menggunakan metode bercerita sebagai sarana asuhan keperawatan atraumatik.  Kata kunci: Cerita, Nyeri, Pemasangan infus, Prasekolah, Teknik distraksi
BLENDED LEARNING BETWEEN TEAM GAMES TOURNAMENT AND WEB-BASED MODULE TO IMPROVE STUDENTS’ COMPETENCY OF LIGHT VEHICLE PROGRAMS Wijaya, Robby; Widiyanti, Widiyanti; Suhartadi, Syarif; Basyirun, Basyirun
Letters in Information Technology Education (LITE) Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.032 KB) | DOI: 10.17977/um010v2i12019p001

Abstract

Education plays an important role in printing Human Resources (HR), includingvocational schools. Learning methods and the availability of learning resources becomes very important and needed. The existence of the internet needs to be utilized to create innovative and interesting learning. The research method used is Classroom Action Research (CAR) which aims to determine the effect of the implementation of the blended learning team games tournament (TGT) and the Web-Based Module as an Effort to Increase the Achievement of Student Competencies in the Light Vehicle Engineering Program. The study was onducted in class X TKR 1, SMKN 1 Singosari in the 2017-2018 school year as many as 32 students. The treatment is given consisted of Action 1and Action 2 by observing the activities of the teacher, students, and post-test scores. In the pre-action, the percentage of completeness obtained was 67.74% while the Minimum Completeness Standard was 75%. After action 1, the achievement of student competence reached 93.5% with an average value of 86.53. While in Action 2, student learning completeness was 87.09% with an average value of 81.3. From the two actions implemented, it is found that the average results are above the minimum standard of a predetermined value of 75. The application of blended learning can improve student learning outcomes because the learning process is more interesting, active and innovative. students are more enthusiastic and happy with the learning model. With the tournament, students are trained to be responsible, care for friends, study independently and compete healthily. The application of Blended Learning team games tournament (TGT) and Web-based modules are recommended to be applied to other subjects because it is proven to be able to increase the achievement of student competencies and to be creative, innovative and interesting method.
21ST CENTURY SKILLS SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN KAPABILITAS SISWA SMK DI FOURTH INDUSTRIAL REVOLUTION ERA Kurniawan, Anis; Mukhadis, Amat; Widiyanti, Widiyanti
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 7: JULI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i7.12614

Abstract

Abstract: The high number of job seekers and low-level students who dare to become job creators indicates that the capabilities of vocational students in the fourth industrial revolution era are very low. This research aims at finding out the contribution of 21st century skills to the capabilities of vocational students. The research employed with quantitative approach, uses a test of causality relationship with correlation and regression analysis techniques. The results showed that 21st century skills had a causal relationship with students' abilities significantly. The contribution of 23% showed that 21st century skills were an alternative solution in developing student capabilities in the era of the fourth industrial revolution.Abstrak: Tingginya angka pengangguran pencari kerja (job seeker) lulusan SMK dan sedikit siswa yang berani menjadi pencipta lapangan kerja (job creator) meng­indikasi­kan bahwa kapabilitas siswa SMK di era revolusi industri keempat (forth indus­trial revo­lution era) sangat rendah. Tujuan penelitian ini untuk meng­etahui sumbangan 21st century skills sebagai upaya dalam mengembangkan kapabilitas siswa. Penelitian dilaku­kan dengan pendekatan kuantitatif meng­gunakan uji hubungan kausalitas dengan teknik analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 21st century skills memiliki hubungan kausal dengan kapabilitas siswa secara signifikan. Besar sumbangan 23% menunjukkan bahwa 21st century skills merupakan solusi alternatif dalam mengem­bang­kan kapabilitas siswa di era revolusi industri keempat.
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI INVESTOR DALAM TRANSAKSI OBLIGASI DI PASAR MODAL WIDIYANTI, WIDIYANTI
Legal Opinion Vol 5, No 5 (2017)
Publisher : Faculty of Law Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin berkembang perekonomian Indonesia, tidak dapat dilepaskan dari peranan perusahaan yang merupakan salah satu pelaku ekonomi. Untuk memperlancar usahanya pihak perusahaan tentunya memerlukan modal/pembiyaan selain modal usahanya sendiri, misalnya mendapatkan modal melalui fasilitas kredit bank, penjualan saham melalui bursa dan surat berharga lainnya. Salah satu surat berharga yang merupakan alternatif pembiayaan adalah obligasi yang diperdagangkan dalam pasar modal. Obligasi adalah salah satu jenis surat berharga yang kembali diperdagangkan setelah sekian lama tidak muncul dalam dunia bisnis, kemunculannya tidak lain didorong oleh keinginan penerbit untuk mendapatkan dana secara mudah dan cepat. Pasar modal adalah tempat terjadinya transaksi surat-surat berharga berjangka waktu pendek, baik dalam rupiah maupun dalam valuta asing Oleh karena itu, Pasar Uang merupakan sarana utama bagi perusahaan untuk menyesuaikan likuiditas pada negara-negara maju pemerintah memanfaatkannya untuk memperoleh pembiayaan kegiatan anggarannya. Penerbit obligasi dapat terdiri dari perseroan terbatas baik yang bergerak dalam bidang perdagangan umum maupun lembaga keuangan perbankan atau lembaga keuangan non bank. Sedangkan insvestornya mencakup perusahaan, bank, perusahaan asuransi, serta para manajer dana dan investasi dan perorangan. Rumusan Masalah Kriteria apakah yang menentukan dalam obligasi sehingga dapat dikategorikan sebagai surat berharga Sejauhmana perlindungan hukum bagi investor dalam transaksi obligasi khususnya dipasar modal. Metode Penelitian. Untuk mendapatkan bahan hukum yang diharapkan dalam penulisan ini, maka penulis akan mengadakan penelitian perpustakaan yang berorientasi kepada penelitian normatif, untuk itu penulis berusaha menelusuri peraturan perundang – undangan serta naskah – naskah resmi lainnya yang menjadi bahan hukum primer dalam penulisan ini, disamping membaca berbagai buku literatur media massa serta yang dipandang ada kaitannya dengan objek penulisan ini, sebagai bahan hukum sekunder. 
UPAYA MENINGKATKAN MINAT DAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DENGAN THINK PAIR AND SHARE ( TPS ) Widiyanti, Widiyanti; Purwanto, Joko; Ahmad, Ahmad
Khazanah Pendidikan Khazanah Pendidikan Vol. II, Nomor 1, September 2009
Publisher : Khazanah Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This action research is aimed at improving the student’s interest and achievement in mathematics on the topic of flat plane using think pair share (TPS). The subject of this research were 36 students of grade 7, of Muhammadiyah Junior High School of Sumbang. This is a classroom action research with three cycles each of which consisted of planning, acting, observing, evaluating, and reflecting. The data was collected using questionnaire, observation a, and test. The result was that the mean of student’s interest was 39.97 in cycle 1 and using observation sheet the mean score is 16.67%. The mean of the students’ achievement. The result in student’s interest in cycle 2 was 47.71 and the result with observation sheet was 17.78%. The students’ achievement mean was 67.56. The research result on student’s interest in cycle 3 was 48.94 and using observation sheet the mean percentage was23.89%. The mean of the students’ achievement was 70.54%. The conclusion was that TPS could improve the students interest and achievement in mathematics.Key words: interest, achievement, think pair share
KERJASAMA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DAN INDUSTRI (STUDI KASUS PENDIDIKAN KELAS INDUSTRI SMK NASIONAL MALANG DENGAN ASTRA HONDA MOTOR) widiyanti, widiyanti; Solichin, Solichin; Yoto, Yoto
Teknologi dan Kejuruan: Jurnal Teknologi, Kejuruan, dan Pengajarannya Vol 40, No 2: September 2017
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.253 KB) | DOI: 10.17977/um031v40i22017p181

Abstract

Salah satu cara peningkatan mutu lulusan SMK Nasional adalah dengan melaksanakan pendidikan kelas industri bekerjasama dengan PT Astra Honda Motor. Oleh karena itu perlu dideskripsikan: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) evaluasi, dan (4) faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan; pendidikan kelas kerjasama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian dilaksanakan pada Semester ganjil 2016/2017 di SMK Nasional Malang. Hasil penelitian menggambarkan terdapat kerjasama yang berkategori baik antara ke-dua pihak dalam hal: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, dan (3) evaluasi, dan (4) men-dapat dukungan yang positif dari komite sekolah dan warga sekolah (guru, staf admi-nistrasi, dan karyawan), serta industri. Faktor penghambat terungkap dari faktor sis-wa, yaitu meliputi: motivasi dan semangat belajar yang rendah.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS UMKM ARWANA PENGHASIL PELET PAKAN IKAN DESA BANJAREJO KECAMATAN PAKIS KABUPATEN MALANG PROVINSI JAWA TIMUR widiyanti, Widiyanti
Jurnal Pengabdian, Pendidikan dan Teknologi Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Pengabdian, Pendidikan dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.93 KB)

Abstract

Abstrak: Potensi produk pelet makanan ikan mempunyai wilayah pasar yang sangat luas dan memiliki daya jual yang tinggi. UMKM di kelurahan Banjarejo merupakan salah satu dari beberapa UMKM yang memproduksi pelet dengan jumlah yang sangat besar. Produksi pelet melalui beberapa proses, mulai pencacahan bahan dasar, penggilingan, pencampuran, hingga proses pengeringan. Proses dasar dalam produksi pellet dilakukan secara manual mulai proses pencacahan, penggilingan dan pencampuran. Dengan jumlah produksi yang cukup besar sehingga memerlukan waktu yang cukup lama dan tenaga yang cukup besar. Permasalahan dalam proses produksi pellet ikan antara lain permasalahan yang timbul setelah proses penggilingan, dimana proses pencampuran adonan dilakukan secara manual. Permasalahn tersebut memiliki dampak dan pengaruh yang cukup besar. Permasalahan yang terjadi dalam proses ini adalah lamanya proses pengadukan dan memerlukan tenaga yang cukup besar. Hasil dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah: (a) Proses pengadukan dilakukan dengan menggunakan mesin pengaduk, sehingga proses produksi dapat dilakukan secara cepat dan maksimal. Dimana yang semula dilakukan secara konvensional memerlukan waktu 1 ? 2 jam, bias dipercepat dengan waktu 15 menit.; (b) Proses pencacahan daging sudah dilakukan dengan menggunakan teknologi yang terbaharukan, sehingga proses pencacahan dengan kapasitas daging 20 kg dapat dilakukan dalam waktu 5 menit; (c) Masyarakat melakukan produksi dengan menggunakan teknologi terbarukan dengan percepatan proses produks; d) Hasil penjualan meningkat yang disertai dengan penjualan dengan skala besar. Kata Kunci: Produktifitas, UMKM, Pelet Ikan
Penerapan tugas berbasis modified free inquiry pada praktikum untuk meningkatkan pemahaman konsep Widiyanti, Widiyanti; Saptorini, Saptorini
Chemistry in Education Vol 3 No 2 (2014): Terbit Bulan Oktober 2014
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan tugas berbasis modified free inquiry pada praktikum asam basa terhadap peningkatan pemahaman konsep dan keterampilan proses sains siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 2 Temanggung tahun ajaran 2013/2014. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling, karena populasi berdistribusi normal dan homogen. Desain penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest group design. Pengambilan data dilakukan dengan metode tes, observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa adanya pengaruh penerapan tugas berbasis modified free inquiry terhadap pemahaman konsep siswa sebesar 31,36% dan terhadap keterampilan proses sains siswa sebesar 27,04%. Uji N-gain untuk pemahaman konsep siswa sebesar 0,72 dan keterampilan proses sains sebesar 0,66. Hal ini berarti terdapat peningkatan pemahaman konsep dalam kategori tinggi dan peningkatan keterampilan proses sains siswa dalam kategori sedang. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan penerapan tugas berbasis modified free inquiry pada praktikum asam basa dapat meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan proses sains siswa.This research aimed to determine of the implementation of task based on modified free inquiry in acid-base practicum in increasing students’ concept understanding and science process skills. The population in this research was students of XI IPA SMAN 2 Temanggung in academic year 2013/2014. In selecting the sample, the researcher used cluster random sampling technique because the population’s distribution was normal and homogeneous. Design used in this research is  pretest-posttest group design. Data collection in this research was using test, observation, questionnaire and documentation. The result of data analysis indicated that there were an effect of the implementation of task based on modified free inquiry in acid-base practicum toward students’ concept understanding was obtained 31,36% and 27,04% for science process skills. N-gain test for students’ concept understanding was obtained 0,72 and 0,66 for science process skills. This means there is an increased students’ concept understanding in the high category and science process skills in the middle category. Based on the result of data analysis, it can be concluded that the implementation of task based on modified free inquiry in acid-base practicum increase the students’ concept understanding and science process skills. 
Exhaust emissions analysis of gasoline motor fueled with corncob-based bioethanol and RON 90 fuel mixture Widiyanti, Widiyanti; Mizar, Muhammad Alfian; Wicaksana, Christian Asri; Nurhadi, Didik; Moses, Kriya Mateeke
Journal of Mechatronics, Electrical Power and Vehicular Technology Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Research Centre for Electrical Power and Mechatronics, Indonesian Istitutes of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2003.819 KB) | DOI: 10.14203/j.mev.2019.v10.24-28

Abstract

One of the viable solutions to the fossil fuel energy crisis was to seek alternative sources of environmentally friendly energy with the same or better quality such as bioethanol. It was possible to produce bioethanol from organic waste, e.g., corncob. This research aimed to obtain the lowest exhaust emission levels of CO and CO2 generated from a gasoline motor that used a mixture of bioethanol containing 96 % corncob and RON 90 fuel. This research was experimental using Anova statistical data analysis method. The results showed that the lowest average of CO emissions was 0.177 vol% using E100 fuel, and the highest average was 2.649 vol% using 100 % RON 90 fuel, displaying a significant difference. The lowest average of CO2 emissions was 6.6 vol% using E100 fuel, and the highest was 7.51 vol% using 100 % RON 90 fuel, which was insignificantly different. The mixture variation with the lowest CO and CO2 emissions was E100.
PENGARUH PERUBAHAN VOLUME RUANG BAKAR TERHADAP DAYA DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA SEPEDA MOTOR Prawoto, Ridlo Alifsandi; Sumarli, Sumarli; Widiyanti, Widiyanti
Jurnal Teknik Otomotif Kajian Keilmuan dan Pengajaran Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Teknik Otomotif Kajian Keilmuan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1983.405 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan: (1) Untuk mengetahui perbedaan daya antara sepeda motor Honda Astrea Grand C100 yang menggunakan volume ruang bakar standar dengan volume ruang bakar modifikasi (2) Untuk mengetahui perbedaan konsumsi bahan bakar antara sepeda motor Honda Astrea Grand C100 yang menggunakan volume ruang bakar standar dengan volume ruang bakar modifikasi. Penelitian yang dilakukan adalah termasuk penelitian “true experiment posttest control group design”. Analisis data yang digunakan adalah metode uji beda dua sampel berpasangan (uji-T) dengan menggunakan program SPSS 16 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya mesin yang signifikan. Namun daya yang dihasilkan dengan menggunakan volume ruang bakar standar tetap lebih baik dari pada menggunakan volume ruang bakar modifikasi. Sesuai penelitian yang telah dilakukan daya yang dihasilkan mesin menggunakan volume ruang bakar standar sebesar 2,968 HP dan menggunakan volume ruang bakar modifikasi 2,829 HP, kemudian hasil penelitian mesin yang menggunakan volume ruang bakar modifikasi memerlukan waktu yang lebih lama dalam mengkonsumsi bahan bakar dari pada mesin dengan menggunakan volume ruang bakar standar. Modifikasi paking dapat menghemat konsumsi bahan bakar pada mesin Honda Astrea Grand C 100. Sesuai penelitian waktu konsumsi bahan bakar yang dibutuhkan mesin Honda Astrea Grand C100 dengan menggunakan volume ruang bakar modifikasi selama 3,143 s/5ml dan mesin dengan volume ruang bakar standar yang memerlukan waktu 2,545.