Articles

Found 9 Documents
Search

METODE KESEIMBANGAN BIDANG TUNGGAL PADA PROSES BALANCING KOMPONEN BOILER FEED PUMP ROTOR Harbintoro, Sony
Jurnal Metal Indonesia Vol 41, No 2 (2019): Metal Indonesia
Publisher : Balai Besar Logam dan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32423/jmi.2019.v41.55-63

Abstract

Proses balancing pada komponen berputar dilakukan untuk mengurangi getaran pada saat proses operasi. Getaran disebabkan oleh ketidakseimbangan massa yang terjadi jika sumbu utama inersia rotor tidak satu sumbu dengan sumbu geometrisnya.Proses balancing pada rotor umumnya banyak terdapat dalam sistem mekanis pada mesin turbo industri, mesin pembangkit listrik, alat pemesinan, dan mesin turbin gas pesawat terbang. ISO 1940-1 : 2003 Mechanical Vibration-Balance Quality Requirements for Rotor in a Constant (Rigid) State mendefinisikan kualitas keseimbangan untuk berbagai aplikasi dengan mendefinisikan sejumlah nilai kualitas keseimbangan untuk berbagai jenis rotor. Ketidakseimbangan residual untuk rotor didefinisikan dalam standar ini dalam notasi G. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan balancing  pada komponen boiler feed pump rotor dengan menggunakan dua grade (G) yang berbeda sesuai ISO 1940-1 : 2003. Pada penelitian ini digunakan metode balancing off line dengan kategori bidang tunggal pada komponen boiler feed pump rotor yang terdapat pada mesin pembangkit listrik. Berdasarkan hasil pengumpulan data, pada proses balancing dengan metode keseimbangan bidang tunggal pada komponen boiler feed pump rotor maka tingkat kualitas keseimbangan (G) yang dipilih akan sangat berpengaruh terhadap toleransi massa berat maksimum ketidakseimbangan yang diijinkan pada komponen boiler feed pump rotor. Dengan menggunakan balance quality grade G 6.3 massa berat maksimum ketidakseimbangan yang diijinkan yaitu 16.8 gram dan dengan menggunakan balance quality grade G 0.4 massa berat maksimum ketidakseimbangan yang diijinkan yaitu 1.064 gram.
PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PROSES PEMBUATAN KOMPONEN TRACK LINK TANK SCORPION UNTUK MENANGGULANGI CACAT COR Bimo Pratomo, Sri; ., Hafid; Harbintoro, Sony
Jurnal Riset Industri Vol 8, No 1 (2014): Teknologi Proses Berbasis Efisiensi Energi
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.512 KB)

Abstract

Telah dilakukan pengembangan teknologi proses pembuatan komponen track link tank (rantai tank) scorpion untuk menanggulangi cacat cor. Track link tank adalah bagian komponen tank yang berfungsi untuk menapak dan menggerakan kendaraan tempur tank. Sebagai komponen penggerak utama maka harus memiliki sifat keamanan (safety) yang baik, serta sifat mekanis yang baik pula (tahan aus tetapi ulet). Umur pakai komponen ini hanya sekitar satu tahun sehingga digolongkan komponen yang sangat consumable. Hal ini dapat menjadi peluang bagi industri pengecoran nasional untuk memfabrikasinya. Tujuan penelitian adalah membuat komponen track link tank yang bebas cacat cor karena penyusutan, memiliki bentuk dengan dimensi dan komposisi jenis material yang sesuai serta perlakuan panas yang tepat. Metodologi penelitian yang dilakukan diawali dengan pengujian dan analisis material dari track link tank impor sebagai acuan untuk pengembangan material. Dilanjutkan pembuatan komponen track link tank melalui proses pengecoran dan perlakuan panas. Dari hasil penelitian ini diperoleh material prototipe dengan sifat mekanis yang lebih baik dibandingkan material produk impor. Cacat penyusutan dapat ditanggulangi dengan penggunaan chill atau pasir kromit pada cetakan. Perbaikan pola cetakan dilakukan untuk mengurangi ketebalan sirip sehingga dihasilkan produk cor komponen track link tank yang lebih efisien dalam penggunaan material. Kata kunci: rantai tank, baja cor paduan, cacat penyusutan, chill, pasir kromit.   
PERANCANGAN RANGKA KENDARAAN MESIN PEMANEN JAGUNG KOMBINASI TERHADAP FAKTOR KEAMANAN Doloksaribu, Martin; Harbintoro, Sony; Khairi, Agus Juniawan; Jamilah, Sina
Jurnal Metal Indonesia Vol 38, No 2 (2016): Metal Indonesia
Publisher : Balai Besar Logam dan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32423/jmi.2016.v38.68-76

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan perancangan desain rangka untuk mesin kombinasi pemanen jagung tipe snapping roll-auger thresher. Desain melingkupi bentuk rangka, bentuk profil penyusun rangka dan ketebalan profil. Rangka didesain menggunakan profil kanal C, tubular dan hollow square bar dengan ketebalan 5 mm. Penilaian (scoring) dan simulasi dilakukan untuk menentukan desain rangka yang optimal. Penilaian kemudahan fabrikasi dianalisa secara kuantitatif. Simulasi pembebanan, berat sasis, dan safety factor dilakukan terhadap desain rangka. Analisa kuantitatif kemudahan fabrikasi memberikan nilai 7, 7 dan 10 terhadap bentuk profil kanal C, tubular dan squre. Analisa pada desain rangka dengan kanal C memberikan berat 107 kg, nilai beban maksimal yang diterima 46 MPa, deformasi maksimal 0,079 mm dan SF 5,43. Untuk tubular adalah 46 kg, 112 MPa, 0,492 mm dan SF 2,23. Untuk square adalah 76 kg, 55 MPa, 0,151 mm dan SF 4,55. Desain rangka dengan profil square section merupakan desain rangka dengan tingkat kemudahan fabrikasi paling baik dan memiliki perpaduan berat dan SF yang optimal.Kata kunci: mesin pemanen jagung kombinasi, desain rangka, profil, kemudahan fabrikasi, safety factor
Studi Eksplorasi Motor Bakar Berbahan Bakar Ganda dalam Upaya Mendukung Pengembangan Motor Bakar Berbahan Bakar Gas Alam Harbintoro, Sony; -, Pujiyanto
Jurnal Metal Indonesia Vol 36, No 1 (2014): Metal Indonesia
Publisher : Balai Besar Logam dan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32423/jmi.2014.v36.34-42

Abstract

ABSTRAK Penelitian mengenai eksplorasi motor bakar berbahan bakar ganda dalam upaya mendukung pengembangan motor bakar berbahan bakar gas alam telah dilaksanakan di MIDC Bandung. Pada motor bakar pembakaran dalam, berbahan bakar bensin dan berbahan bakar gas terdapat beberapa perbedaan, studi ini menganalisis dampak dari penggunaan bahan bakar gas terhadap komponenkomponen motor bakar berbahanbakar bensin.Penelitian dilakukan dengan melakukan studi pustaka, pencarian formula perhitungan bahan bakar gas, melakukan identifikasi desain konseptual terhadap motor bakar yang digunakan sebagai objek penelitian, melakukan pengujian performa motor bakar,dan melakukan analisa data. Dari hasil pengujian terhadap motor bakar yang sama dengan menggunakan bahan bakar bensin dan gas LPG didapat data temperatur pada beberapa komponen motor bakar yang berhubungan dengan proses pembakaran. Dari hasil studi didapat bahwa tidak ada perbedaan temperatur yang signifikan pada beberapa komponen motor bakar yang menggunakan bahan bakar bensin dan bahan bakar gas LPG. Kata kunci: eksperimental, motor bakar, berbahan bakar ganda, gas alam
MODIFIKASI BAGIAN RANGKAIAN PENGUMPUL DAN MEJA POTONG PADA MESIN PEMANEN JAGUNG Harbintoro, Sony; Nugroho, Purnawan; Doloksaribu, Martin
Jurnal Metal Indonesia Vol 39, No 1 (2017): Metal Indonesia
Publisher : Balai Besar Logam dan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32423/jmi.2017.v39.10-19

Abstract

Rangkaian pengumpul dan rangkaian meja potong pada mesin pemanen jagung dengan kombinasi (Combine Harvester) dilakukan modifikasi. Modifikasi mengacu kepada kinerja mesin pemanen padi dengan kombinasi pada model CCH 7130 yang digunakan untuk memanen jagung. Mesin pemanen untuk padi tidak dapat langsung digunakan untuk melakukan pemanenan jagung sehingga diperlukan modifikasi dan penyesuaian. Karateristik lahan dan tanaman jagung dipelajari untuk mendapatkan modifikasi yang sesuai pada bagian rangkaian meja pengumpul dan meja potong. Modifikasi diimplementasikan pada sub komponen pengarah yang terdapat pada meja potong. Pada rangkaian pengumpul dilakukan penyesuaian ketinggian serta pengaturan arah kuku pengumpul. Uji coba kinerja pada desain rangkaian pengumpul dan meja potong untuk pemanenan jagung dianalisis. Setelah dilakukan modifikasi terjadi peningkatan produktivitas pemanenan jagung, dimana jumlah jagung yang jatuh ke tanah dari rangkaian pengumpul dapat berkurang. Bahasan ini diharapkan dapat menjadi contoh kasus bagi pengembangan atau modifikasi mesin pemanen padi menjadi mesin pemanen jagung untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pada mekanisasi alat pertanian.Kata kunci : mesin pemanen dengan kombinasi, pemanen jagung, modifikasi desain pengarah, modifikasi pengaturan kuku pengumpul.
ANALISIS REGRESI UNTUK MENENTUKAN KORELASI PEMBEBANAN TERHADAP DAYA DAN TORSI PADA TURBIN PELTON Fauzi, Muhammad Nauval; MAHAPUTRA, MAHAPUTRA; Harbintoro, Sony
Jurnal Metal Indonesia Vol 38, No 2 (2016): Metal Indonesia
Publisher : Balai Besar Logam dan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32423/jmi.2016.v38.31-41

Abstract

AbstrakPembangkit Listrik Tenaga Air di Indonesia banyak dipasang menggunakan turbin pelton. Turbin pelton adalah alat yang bekerja untuk mengubah energi kinetik air menjadi energi mekanik berupa putaran poros yang digunakan untuk generator listrik dan menghasilkan tenaga listrik. Desain turbin pelton itu unik, maka perancang harus melakukan perancangan baru setiap akan membuat turbin baru atau turbin pengganti dalam pengembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kemampuan pembangkit listrik turbin pelton dan menganalisis regresi sistem kerjanya. Dengan menggunakan metode rekayasa peniruan, prototype turbin pelton dibuat agar dapat dilakukan pengukuran analisis regresi terhadap hubungan daya pengisian alternator terhadap jumlah lampu, hubungan putaran alternator (rpm) terhadap jumlah lampu, hubungan daya keluaran terhadap putaran alternator dan hubungan torsi terhadap putaran alternator sehingga dapat digunakan untuk memprediksi parameter-parameter yang akan diperlukan dalam merancang sistem pembangkit listrik turbin pelton nantinya. Dari hasil analisis regresi, diperoleh koefisien korelasi dengan nilai dibawah 1, pendekatan regresi telah cukup memadai dengan nilai koefisien korelasi diatas 0,9. Kesalahan pengukuran dapat terjadi karena berbagai faktor, antara lain dari alat dan sistem yang diukur belum memenuhi kondisi yang ideal. Hasil penelitian ini belum mencapai kondisi ideal, dan masih diperlukan perbaikan sistem prototype secara umum. Sehingga dapat diperoleh hubungan hasil pengukuran dengan hasil perhitungan yang baik. Kata kunci: turbin pelton, daya, torsi, analisis regresi
KINERJA HEADER PADA MESIN PEMANEN KOMBINASI TIPE REEL UNTUK TANAMAN JAGUNG harbintoro, sony; Doloksaribu, Martin; Nugroho, Purnawan
Jurnal Metal Indonesia Vol 38, No 1 (2016): Metal Indonesia
Publisher : Balai Besar Logam dan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32423/jmi.2016.v38.14-20

Abstract

Penelitian mengenai kinerja header pada mesin pemanen kombinasi tipe reel untuk tanaman jagung telah dilaksanakan di workshop Balai Besar Logam dan Mesin Bandung. Dari hasil kajian terhadap mesin pemanen kombinasi diketahui bahwa ada dua rugi-rugi yang terjadi pada saat proses panen yaitu rugi-rugi yang diakibatkan dari kondisi tanaman jagung dan kondisi dari performa mesin pemanen. Unit header merupakan salah satu bagian yang  dapat  menimbulkan losses/rugi-rugi pada saat proses panen. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan pengamatan karakteristik mesin pemanen kombinasi tipe reel, melakukan kajian terhadap unit header, melakukan uji fungsi header dan analisa data. Dari hasil kajian pada unit header, bagian-bagian dari unit header yaitu diantaranya (a) reel, (b) tines/kuku, (c) cutter bar/pisau pemotong, (d) penyisir/guider dan (e) screw auger merupakan bagian-bagian yang saling berhubungan dalam proses pemanenan. Faktor-faktor yang menentukan fungsi header beroperasi secara optimal pada proses panen yaitu penentuan tinggi pemotongan batang tanaman jagung oleh cutter bar, kecepatan putaran reel dan jarak ketinggian antara posisi reel dengan cutter bar.Kata kunci: sistem pemetik jagung, mesin pemanen kombinasi, gulungan pengumpul jagung, jagung 
PENELITIAN EFISIENSI ENERGI PADA MESIN HORIZONTAL BORING & MILLING Harbintoro, Sony
Jurnal Metal Indonesia Vol 36, No 2 (2014): METAL INDONESIA
Publisher : Balai Besar Logam dan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32423/jmi.2014.v36.76-83

Abstract

Penelitian mengenai efisiensi energi pada mesin horizontal boring & milling telah dilaksanakan di workshop pemesinan Metal Industries Development Center Bandung. Efisiensi energi pada bidang manufaktur merupakan salah satu faktor penting dalam proses mendukung green industry. Penelitian ini menganalisa dampak dari retrofit sistem kendali terhadap penggunaan energi listrik pada mesin horizontal boring & milling. Metode penelitian efisiensi penggunaan daya listrik dilaksanakan sebelum dan sesudah retrofit pada sistem kendali. Pengukuran penggunaan daya listrik dilaksanakan pada saat mesin mengerjakan benda kerja dengan material yang sama. Data dari hasil pengukuran, dianalisis untuk mendapatkan besaran efisiensi energi listrik. Dari penelitian ini ditampilkan bahwa setelah dilakukan retrofit sistem kendali, dapat dicapai penurunan penggunaan energi listrik sebesar 21,5%.
Penelitian Penggunaan Bahan Bakar Nabati (Bbn) pada Mesin Diesel Stasioner sebagai Upaya Mengurangi Ketergantungan terhadap Bahan Bakar Minyak Harbintoro, Sony; Krisnadi, Luky; Hafid, Hafid
Jurnal Riset Teknologi Industri Vol 7 No 14 Desember 2013
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8553.699 KB) | DOI: 10.26578/jrti.v7i14.1539

Abstract

Research on used biofuel for stationary diesel engine as an effort to reduce defendency fuel oil has been done. The objective is to stationary diesel engines are widely used by farmers for tractors and other farm machinery can be used biofuel as a substitute fuel oil. The research method was taken, consist of : (1) pressing and degumming process, (2) viscosities test, (3) effect the use jathropa curcas as fuel to the diesel engine component, namely : plunger and plunger housing, injector, cylinder head, piston and oil. The jathropa curcas which become fuel for engine diesel must be passing on pre-heating process at converter before goes to high pressure fuel pump (bosch pump). The aim of pre-heating process is to decrease the viscosity value of vegetable oil to be equal with diesel fuel. Based on endurance test for 17 hour, fit to SAE Paper No.942010 showed that engine diesel can be running well and performance can not change which is significant but there was much more deposit at piston head that is 12.55% compare to diesel fuel.