Articles

Found 20 Documents
Search

ANALISIS KEBUTUHAN LUAS LAHAN BASAH PERTANIAN PANGAN DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN PANGAN PENDUDUK KABUPATEN LAMPUNG BARAT Sumarlin, Sumarlin; Baliwati, Yayuk Farida; Rustiadi, Ernan
Jurnal Gizi dan Pangan Vol. 3 No. 3 (2008)
Publisher : Food and Nutrition Society of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.241 KB) | DOI: 10.25182/jgp.2008.3.3.198-204

Abstract

The general objective of this research was to analyze food agriculture wet land size requirement in fulfilling food requirement of population in West Lampung District. This research was conducted by using retrospective design and secondary data which then analyzed descriptively. The research used some data, it was : 1) demography data year 2001-2007 from Central Bureau of Statistics, 2) food balance sheet data year 2007 from Food Security Board of West Lampung District, 3) food consumption data year 2007 from Agriculture and Food Security Office of Lampung Province, 4) production data, productivity data, and plant index year 2002-2007 from Crops and Horticulture Office of West Lampung District, and 5) land potential of food agricultural development year 2004 from National Survey and Mapping Coordination Board. The result of the research indicates that rice requirement in West Lampung District until year 2012 can be fulfilled by production with wet land size utilized for rice planting in 2007 (13 320 hectar) and production 103 711 ton dry harvest.
LAYANAN BIMBINGAN PRIBADI SOSIAL UNTUK MENGEMBNGKAN RASA PERCAYA DIRI SISWA TUNAGRAHITA SLB MANDARA KOTA KENDARI Yusuf, Harlin; Sumarlin, Sumarlin; Hamdiansah, Hamdiansah
Gema Pendidikan Vol 27, No 1 (2020): Gema Pendidikan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/gapend.v27i1.10705

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun sebuah produk pengembangan berupa model layanan bimbingan pribadi sosial untuk mengembangkan rasa percaya diri siswa tunagrahita. Tujuan jangka panjang penelitian ini adalah guru Sekolah Luar Biasa (SLB) dapat menggunakan produk pengembangan yang telah disusun sebagai salah satu teknik dalam  menyelengarakan  layanan  bimbingan  pribadi sosial,  terutama  pada  kegiatan  yang bertujuan meningkatkan kepercayaan diri siswa tunagrahita. Hasil yang ditargetkan dalam penelitian ini adalah mengembangkan rasa percaya diri siswa tunagrahita yang menjadi subjek penelitian dengan pemberian layaan bimbingan pribadi sosial. Indikator  kepercayaan diri subjek  penelitian  yang  diukur adalah a) rasaoptimis siswa tunagrahita, b) kemampuan siswa dalam berpikir positif, c) kemandirian siswa tunagrahita, d) penilaian diri, dan e) toleransi. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan jenis pra-eksperimen. Oleh karena itu, penelitian ini hanya memberikan perlakuan kepada satu kelompok eksperimen tanpa menggunakan kelompok kontrol sebagai pembanding. Desain penelitian ini menggunakan   one   group   pre-test   and   post-test   design   yang   meliputi  tiga   langkah pelaksanaan, yaitu: 1) pelaksanaan pre-test 2) pelaksanaan perlakuan atau eksperimen, dan 3) pelaksanaan   post-tes   untuk   mengukur   hasil   atau   dampak   dari   perlakuan.   Indikator keberhasilan layanan bimbingan pribadi sosial jika terjadi perkembangan kepercayaan diri siswa tunagrahita secara signifikan yang akan diketahui melalui pembandingan skor pretest dan post test subjek penelitian. Kepercayaan diri siswa tunagrahita sebelum mendapatkan layanan bimbingan pribadi sosial (pre-test) mencapai rata-rata 39%, tetapi setelah mendapatkan layanan bimbingan pribadi sosial (post-test) rasa kepercayaan diri siswa tunagrahita mengalami perkembangan dengan rata-rata 49%. Jadi perkembangan rasa percaya diri siswa tunagrahita mencapai 10%. This study aims to compile a product of development in the form of a model of social personal guidance services to develop students' mental retardation self-confidence. The long-term goal of this study is that special school teachers can use development products that have been developed as one of the techniques for holding social personal guidance services, especially in activities aimed at increasing the self-confidence of mentally disabled students. The targeted results in this study are to develop the confidence of retarded students who are the subjects of research by providing social personal guidance services. Indicators of self-confidence measured by research subjects are a) optimism for mentally retarded students, b) students' ability to think positively, c) independence of mentally retarded students, d) self-assessment, and e) tolerance. This type of research is experimental research with pre-experimental type. Therefore, this study only gave treatment to one experimental group without using a control group as a comparison. This research design uses one group pre-test and post-test design which includes three steps of implementation, namely: 1) the implementation of pre-test 2) the implementation of the treatment or experiment, and 3) the implementation of the post-test to measure the results or the impact of the treatment. Indicators of success of social personal guidance services if there is a significant development of self-retarded students' confidence that will be known through comparing the pretest and post test scores of research subjects. The mental disability of mentally retarded students before getting social personal guidance services (pre-test) reached an average of 39%, but after getting social personal guidance services (post-test) the self-confidence of mentally retarded students experienced an average growth of 49%. So the development of mental retardation students reach 10%.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Efektifitas Organisasi Pada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Ahmad, Muh. Syarif; Sumarlin, Sumarlin
Jurnal Administrasi Negara Vol 20 No 1 (2014): Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Jurnal Administrasi Negara STIA LAN Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penilaian efektivitas organisasi merupakan suatu kegiatan yang sangat penting karena dapat digunakan sebagai instrumen dalam mengukur keberhasilan pencapaian misi organisasi tersebut. Penelitian ini mengangkat masalah mengenai kepemimpinan, disiplin dan motivasi pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Selatan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas organisasi pada  BKD Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif-asosiatif. Motivasi pegawai, kepemimpinan, dan disiplin pegawai memiliki hubungan positif dengan efektivitas organisasi. Hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh variabel motivasi sebesar 3,96%, pengaruh variabel kepemimpinan sebesar 3,61% dan pengaruh variabel disiplin pegawai sebesar 3,24%.Kata kunci : Motivasi pegawai, Kepemimpinan, dan  Disiplin pegawai. Abstract : Assessment of the organizational effectiveness is an important activity because it can be used as an instrument to measure success  in achieving the organization’s mission. This study raised the questions of leadership, discipline and motivation faced by the Regional Employment Board (BKD) of South Sulawesi Province. Therefore, the objective of the  study  was  to understand factors (motivation, leadership, and employee’s discipline) affecting the effectiveness of BKD of South Sulawesi Province. This research using quantitative-associative methods. The result of the study showed that motivation, leadership, and employee’s discipline positively correlated  with  organizational effectiveness, in which motivation has the most influence of 3,96%, leadership of 3,61%, and employee’s discipline of 3,24%.Keywords : Employee’s motivation, Leadership, and Discipline.
PRODUKSI XILANASE DARI ISOLAT SUMBER AIR PANAS SONAI, SULAWESI TENGGARA, MENGGUNAKAN LIMBAH PERTANIAN Susilowati, Prima Endang; Raharjo, Sapto; Kurniawati, Desi; Rahim, Rahmawati; Sumarlin, Sumarlin; Ardiansyah, Ardiansyah
Jurnal Natur Indonesia Vol 14, No 3 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.469 KB) | DOI: 10.31258/jnat.14.3.199-204

Abstract

Xylanase is the enzyme with prospec for hydrolysis hemicellulases. Many industry use xylanase thermostable. This processes require enzymes which are operationally stable at high temperature thus allowing e.g. easy mixing, better substrate solubility, high mass transfer rate, and lower risk of contamination. Thermophiles have often been proposed as sources of industrially relevant thermostable enzymes. Thermophilic bacteria, live at hot-springs, are can produced thermostable enzymes. In this work, we studied the bacteria strains isolated from water collected in the Sonai hot-springs of Southeast Sulawesi region and condition production enzyme. Screaning bacteria xylanolitic use semi-quantitative detection at agar plate with xilan, and quantitative detection activity enzyme. Result experinces in the 28 isolates screened, isolat IIA-3 (Pseudomonas sp.) showed the highest xylanase production. Organism efficiently used 2% rice straw as substrates. Pseudomonas sp. was used to hydrolyses rice straw at 50oC, agitation 150 rpm and pH 9.
HUBUNGAN ANTARA KELUARGA DAN PEER GROUP (TEMAN SEBAYA) DENGAN PERILAKU CYBERBULLYING PADA PESERTA DIDIK SMA NEGERI DI KABUPATEN LUWU Sumarlin, Sumarlin
Jurnal Commercium: Kajian Masyarakat Kontemporer Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Commercium
Publisher : Jurnal Commercium: Kajian Masyarakat Kontemporer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe study aimed to determine the relationship between family and peer group to the cyber bullying behavior in public high school at Luwu Regency. In addition to families, the adolescents as the active internet users also spend most of their time in the scope of certain social relations in the real world, especially with their peer group. The study used quantitative approach with questionnaire as the research instrument which the statements are the development of the theory and arranged in the operational concept. Based on the aim, the study applied correlation research with sixty samples that were taken from six public high schools at Luwu.  The data were analyzed based on statistical analysis namely inferential statistic. Therefore the hypothesis testing and correlation test between variables are carried out. The significance level used was 5%.  Based on the contingency coefficient correlation test, the value of ? =, 000 was obtained, which showed that the correlation between peer support and cyber bullying behavior in high school students in Luwu Regency was statistically significant. The correlation value of 500 indicates positive correlation with moderate correlation strength. In conclusion, if family and peer group do not support cyber bullying behavior, it will further reduce high school students in getting cyber bullying.Keywords: Family, Peer Group, and Cyberbullying. AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara keluarga dan peer group dengan perilaku Cyberbullying pada peserta didik SMA Negeri di kabupaten Luwu. Selain dengan keluarga, remaja sebagai pengguna aktif internet juga menghabiskan sebagian besar waktunya dalam lingkup relasi sosial tertentu di dunia nyata, khususnya dengan peer group (teman sebaya). Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Instrumen (alat ukur) dalam penelitian ini adalah kuesioner yang merupakan hasil pengembangan dari teori dan disusun pada operasionalisasi konsep. Pertanyaan dalam kuesioner menggunakan skala likert. Berdasarkan tujuannya, penelitian ini adalah penelitian korelasional. Sampel sebanyak 60 orang yang akan diambil dari 6 (enam) sekolah menengah atas negeri. Data tersebut diolah dan dianalisa sesuai dengan yang diperlukan. Prinsip dasarnya adalah menggunakan analisis stastistik karena data yang dapatkan berjumlah besar dan dapat diklasifikasikan dalam berbagai kategori yang ditentukan. Analisis statistik yang digunakan adalah statistik inferensial karena tujuan dari penelitian ini adalah melihat apakah ada hubungan korelasi antar variabel. Oleh karena itu dilakukan uji hipotesis dan uji korelasi antar variabel. Tingkat signifikansi yang digunakan adalah 5 Hasil penelitian menunjukkan  bahwa Berdasarkan uji kolerasi koefisien kontingensi diperoleh nilai ? = ,000, yang menunjukkan bahwa kolerasi antara dukungan teman sebaya dengan perilaku cyberbullying pada peserta didik SMA di Kabupaten Luwu bermakna secara statistik. Nilai kolerasi sebesar ,500 menunjukkan kolerasi positif dengan kekuatan kolerasi yang sedang.  Asumsi peneliti dalam penelitian ini adalah apabila keluarga dan teman sebaya tidak mendukung berperilaku cyberbullying maka semakin mengurangi peserta didik SMA dalam mendapatkan perilaku cyberbullying.Kata kunci : Keluarga, Teman Sebaya, Cyberbullying
Analisis Pengaruh Inflasi, Car, Fdr, Bopo, Dan Npf Terhadap Profitabilitas Perbankan Syariah Sumarlin, Sumarlin
Assets Vol 6, No 2 (2016): ASSETS
Publisher : Assets

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pokok masalah penelitian ini adalah bagaimana pengaruh makro ekonomi dan rasio keuangan terhadap profitabilitas pada Bank Umum Syariah. Investigasi pengaruh inflasi, CAR, FDR, BOPO, dan NPF terhadap ROA  secara parsial dan simultan. Penelitian korelasional (correlational research) dengan analisis kuantitatif merupakan tipe penelitian ini. Data dikumpulkan melalui  library research,  field research, dan internet research. Selanjutnya, teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan melalui empat tahap, yaitu uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, uji F dan uji t. Selama periode pengamatan menunjukkan bahwa data penelitian berdistribusi normal artinya tidak terdapat variabel yang menyimpang dari asumsi klasik. Hal ini menunjukkan data yang tersedia telah memenuhi syarat menggunakan model persamaan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengujian secara simultan kelima variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap ROA. Secara parsial, BOPO, NPF dan CAR yang memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap ROA. Temuan lainnya, inflasi berpengaruh negatif tidak signifikan dan FDR berpengaruh positif tidak signifikan.  Kedua variabel tersebut tidak berpengaruh terhadap ROA Bank Umum Syariah.
Persepsi dan Kepedulian Siswa terhadap Pengelolaan Lingkungan Sekolah melalui Program Adiwiyata Sumarlin, Sumarlin; Rachmawati, Rini; Suratman, Suratman
Majalah Geografi Indonesia Vol 27, No 1 (2013): Maret 2013
Publisher : Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2520.834 KB) | DOI: 10.22146/mgi.13447

Abstract

ABSTRAK Program Adiwiyata dapat menciptakan kondisi sekolah sebagai tempat pembelajaran siswa untuk penyelamatan lingkungan masa depan. Pengelolaan lingkungan sekolah melalui program Adiwiyata memerlukan tanggungjawab siswa yang dibangun dari persepsi dan kepeduliannya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengkaji persepsi siswa, (2) menganalisis faktor yang mempengaruhi persepsi siswa dan (3) mengkaji tingkat kepedulian siswa terhadap pengelolaan lingkungan sekolah melalui program Adiwiyata. Berdasarkan karakteristik rona lingkungan sekolah dipilih SMPN 2 Kendari (sekolah yang terletak di kota lama) dan SMPN 17 Kendari (sekolahyang terletak di kota baru) sebagai tempat penelitian, dengan sampel sebanyak 94 orang. Hasil penelitian meriunjukkan persepsi siswa pada sekolah yang terletak di kota lama dikategorikan sedang sedangkan di kota baru dikategorikan tinggi. Pengetahuan dan sosial ekonomi mempengaruhi persepsi siswa tersebut. Tingkat kepedulian siswa pada sekolah di kota lama dikategorikan sedang, sementara di kota baru dikategorikan tinggi. Hal ini berkorelasi dengan persepsi siswa, untuk itu peran guru untuk menginternalisasikan nilai kepedulian lingkungan pada siswa amat dibutuhkan.ABSTRACT Adiwiyata program can create school conditions as a student learning to save environmental for future. School environmental management trough Adiwiyata program requires student responsible built concern and perceptions. The research aims: asses perception the student, analyzing thefactor that influencesperception and asses awarness level of the students to the school environment management trought Adiwiyata program. Based on the environmental hue selected school in the urban area (SMPN 2 Kendari) and the sub urban area (SMPN 17 Kendari) as a research location and as a sampling obtained 94 "SMP students. Analysis showed perception of student in the urban area were medium category and student in the sub urban area were high category. Knowledge of student toward Adiwiyata program and sosioeconomic infuence the student perception. The awareness level of students in urban area were medium category and the student in sub urban area were high category. This correlates with the perception of students, to the role of teacher to internalize the value of environmental awareness in students is required.
PENENTUAN HARGA JUAL BELI JAMBU METE DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PENGUSAHA JAMBU METE DI KECAMATAN MAWASANGKA KABUPATEN BUTON TENGAH Sumarlin, Sumarlin
BUSSINES UHO Vol 1, No 2 (2016): BUSSINES UHO
Publisher : BUSSINES UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.094 KB)

Abstract

Sumarlin (C1A1 12131), Penentuan Harga Jual Beli Jambu Mete Dalam Meningkatkan Pendapatan Pengusaha Jambu Mete di Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah, dibimbing oleh bapak Syamsul Alam selaku pembimbing I dan ibuNiniek Endang Purwati selaku pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penentuan harga jual beli jambu mete dan mendeskripsikan peningkatan pendapatan pengusaha jambu mete di Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pihak yang terlibat di dala kegiatan usaha jambu mete di Kecamatan Mawasangka.Penarikan sampel menggunakan teknik purposive sampling.Dimana ditetapkan jumlah sampel yaitu 37 responden dengan ditetapkan juga informan penelitian yaitu 4 orang pengusaha jambu mete di Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah.Sesuai dengan hasil dan pembahasan, penentuan harga jual beli jambu mete di Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah telah dilakukan dengan cukup baik. Hal ini terlihat dari peningkatan harga pokok produksi diikuti dengan peningkatan harga jual produk olahan jambu mete, jarak dan kemudahan akses daerah pemasaran disesuaikan dengan harga jual. Tetapi untuk daya beli masyarakat yang lemah, serta perbedaan harga produk saingan maka pengusaha jambu mete perlu menentukan harga jual yang memadai.Pendapatan pengusaha jambu mete di Kecamatan Mawasangka Kabupaten Bution Tengah dapat dikatakan meningkat. Hal ini dapat dilihat dari jumlah penjualan yang meningkat dari tahun ke tahun, peningkatan jumlah produksi, peningkatan jumlah karyawan, serta peningkatan kualitas pelayanan serta sarana dan prasarana kerja.Kata Kunci; Penentuan Harga Jual Beli Jambu Mete
PERILAKU MORAL HAZARD NASABAH PADA PEMBIAYAAN BERBASIS BAGI HASIL PADA PERBANKAN SYARIAH Asmirawati, Asmirawati; Sumarlin, Sumarlin
LAA MAISYIR Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Moral hazard of the client becomes one of the factors causing the low implementation of profit-sharing financing that is mudharabah and musyarakah. This research uses qualitative research paradigm with research location at PT Bank BNI Syariah Makassar Branch. Researchers take data with interview techniques and some other secondary data support from the official website of the entity. Then the researchers analyze the data and interpret the data obtained. The results showed that the moral hazard behavior of customers in PT BNI syariah Makassar branch is one of the risks that must be borne by the bank related to profit-sharing financing, because this financing is primarily Mudharabah is Character based financing or in distribution not only see the guarantee provided by the customer but will see the character of the customer. Moral hazard actions conducted by the customer is to cheat in terms of collateral, mark-up the cost of work load in musyarakah financing and not make payment in accordance with the aqad. 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI MATERI LINGKUNGAN HIDUP DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN SMA NEGERI 1 LASALIMU SELATAN (Penelitian Tindakan Kelas Terhadap Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Lasalimu Selatan) Sumarlin, Sumarlin
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 3, No 4 (2018): JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN GEOGRAFI
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.511 KB)

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah : 1) Untuk mendeskripsikan aktivitas belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Lasalimu Selatan yang diajar dengan megunakan model pembelajaran kooperatif tipe snowbal throwing pada materi lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan, 2) Untuk mendeskripsikan hasil belajar geografi siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Lasalimu Selatan yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball throwing pada materi pokok lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan, 3) Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar geografi siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Lasalimu Selatan yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball throwing pada materi pokok lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan.Berdasarkan analisis data diperoleh kesimpulan bahwa : 1) Model pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing pada skor rata-rata aktivitas siklus I sebesar 2,6 termaksut kategori cukup meningakat pada siklus II menjadi 3,6 termaksut pada kategori baik; 2) Aktivitas mengajar guru dengan menerapkan model pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing dengan skor rata-rata pada siklus I adalah 2,67 yang termaksut kategori cukup dan meningkat pada siklus II menjadi 3,67 yang berkategori baik; 3) Terjadi peningkatan hasil belajar siswa XI SMA Negeri 1 Lasalimu Selatan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus satu I dari 29 orang siswa hanya 19 orang siswa yang tuntas dengan presentase ketuntasan 65,5% dengan nilai rata-rata 70. Pada siklus II mengalami peningkatan yaitu dari 29 orang siswa ada 26 orang siswa yang tuntas dengan presentase ketuntasan 89,7% dengan nilai rata-rata 76,6%.