p-Index From 2015 - 2020
8.928
P-Index
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Organisasi Dan Manajemen

CONTAGION EFFECT DAN INTEGRASI PASAR MODAL DI KAWASAN ASIA, EROPA DAN AMERIKA Robiyanto, Robiyanto; Hartanto, Aldhi Fajar
Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 14 No 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Capital market integration is a very interesting topic to study because it is constantly evolving along with the development of time and conditions that occur in the capital markets in the world. This study examines the integration of capital markets and the contagion effect of capital markets in Asia, Europe and America. This study uses monthly closing data of Jakarta Composite Index (JCI) for Indonesia, (KLCI) for Malaysia, PSE Composite Index (PSE) for Philippines, Straight Times Index (STI) for Singapore, SET Index (SET) for Indonesia Thailand, NIKKEI 225 for Japan, FTSE 100 for UK, DAX 30 for Germany, CAC 40 for France, IBEX 35 for Spain, Dow Jones for USA during period of January 2012 until December 2016. The result of this research is there is no comovement between capital markets of Indonesia, Malaysia, Philippines, Singapore, Thailand, Japan, UK, Germany, France, Italy, Spain and the United States. Integrasi pasar modal merupakan topik yang masih sangat menarik untuk dikaji karena senantiasa berkembang seiring dengan perkembangan waktu dan kondisi yang terjadi pada pasar modal-pasar modal yang ada di dunia. Penelitian ini mengkaji integrasi pasar modal dan contagion effect dari pasar modal di Asia, Eropa dan Amerika. Penelitian ini menggunakan data penutupan bulanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk Indonesia, Kuala Lumpur Composite Index (KLCI) untuk Malaysia, PSE Composite Index (PSE) untuk Filipina, Straight Times Index (STI) untuk Singapura, SET Index (SET) untuk Thailand, NIKKEI 225 untuk Jepang, FTSE 100 untuk Inggris, DAX 30 untuk Jerman, CAC 40 untuk Prancis, IBEX 35 untuk Spanyol, Dow Jones untuk Amerika Serikatselama periode bulan Januari 2012 sampai dengan Desember 2016. Hasil penelitian ini adalah tidak terdapat comovement antara pasar modal Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Jepang, UK, Jerman, Perancis, Italia, Spanyol, dan Amerika Serikat.
CONTAGION EFFECT DAN INTEGRASI PASAR MODAL DI KAWASAN ASIA, EROPA DAN AMERIKA Robiyanto, Robiyanto; Hartanto, Aldhi Fajar
Jurnal Organisasi dan Manajemen Vol 14 No 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Capital market integration is a very interesting topic to study because it is constantly evolving along with the development of time and conditions that occur in the capital markets in the world. This study examines the integration of capital markets and the contagion effect of capital markets in Asia, Europe and America. This study uses monthly closing data of Jakarta Composite Index (JCI) for Indonesia, (KLCI) for Malaysia, PSE Composite Index (PSE) for Philippines, Straight Times Index (STI) for Singapore, SET Index (SET) for Thailand, NIKKEI 225 for Japan, FTSE 100 for UK, DAX 30 for Germany, CAC 40 for France, IBEX 35 for Spain, Dow Jones for USA during period of January 2012 until December 2016. The result of this research is there is no comovement between capital markets of Indonesia, Malaysia, Philippines, Singapore, Thailand, Japan, UK, Germany, France, Italy, Spain and the United States. Integrasi pasar modal merupakan topik yang masih sangat menarik untuk dikaji karena senantiasa berkembang seiring dengan perkembangan waktu dan kondisi yang terjadi pada pasar modal-pasar modal yang ada di dunia. Penelitian ini mengkaji integrasi pasar modal dan contagion effect dari pasar modal di Asia, Eropa dan Amerika. Penelitian ini menggunakan data penutupan bulanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk Indonesia, Kuala Lumpur Composite Index (KLCI) untuk Malaysia, PSE Composite Index (PSE) untuk Filipina, Straight Times Index (STI) untuk Singapura, SET Index (SET) untuk Thailand, NIKKEI 225 untuk Jepang, FTSE 100 untuk Inggris, DAX 30 untuk Jerman, CAC 40 untuk Prancis, IBEX 35 untuk Spanyol, Dow Jones untuk Amerika Serikatselama periode bulan Januari 2012 sampai dengan Desember 2016. Hasil penelitian ini adalah tidak terdapat comovement antara pasar modal Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Jepang, UK, Jerman, Perancis, Italia, Spanyol, dan Amerika Serikat.
EVALUASI KINERJA SAHAM BERTANGGUNGJAWAB SOSIAL (STUDI PADA SAHAM-SAHAM YANG MASUK PERHITUNGAN INDEKS SRI-KEHATI) Lakaba, Angriana; Robiyanto, Robiyanto
Jurnal Organisasi dan Manajemen Vol 14 No 2 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jom.v14i2.631

Abstract

Severals studies on the performance of stocks, especially those that examine the constituent of social responsibility in the Indonesia Stock Exchange, in general still focus on the performance assessment of the SRI-Kehati index, have not specifically reviewed the performance of the constituent stocks of the SRI-Kehati index. Therefore, this study specifically examines constituent stocks of the SRI-Kehati index. The study period used is 2009 to 2017. The sample in this study are 13 stocks that consistently enter into the calculation of SRI-Kehati Index during the study period. The stock performance assessment will be performedusing Sharpe Index, Jensen Alpha, Treynor Ratio, Sortino Ratio, Information Ratio. Overall, the consistent stocks listed in the SRI-Kehati Index may not necessarily indicate good stock performance. From 13 stocks, some have negative results which can be classified as non-performing stock. Berbagai penelitianterkait kinerja saham-saham bertanggungjawab sosial di Bursa Efek Indonesia secara umum masih berfokus pada penilaian kinerja indeks SRI-Kehati, namun belum secara khusus mengkaji kinerja saham-saham pembentuk indeks SRI-Kehati. Oleh sebab itu penelitian ini scara khusus mengkaji saham-saham pembentuk indeks SRI-Kehati. Periode penelitian yang digunakan adalah periode tahun 2009 hingga tahun 2017. Sampel dalam penelitian ini adalah 13 saham yang secara konsisten masuk ke dalam perhitungan Indeks SRI-Kehati selama periode penelitian. Penilaian kinerja saham akan dilakukan dengan menggunakan Indeks Sharpe, Jensen Alpha, Rasio Treynor, Rasio Sortino, Information Ratio. Secara keseluruhan, saham-saham yang konsisten terdaftar dalam Indeks SRI-Kehati belum semua menunjukkan kinerja saham yang baik. Dari 13 saham yang diteliti masih ada beberapa saham dengan hasil negatif yang berarti masih mempunyai kinerja saham yang buruk.  
EVALUASI KINERJA SAHAM BERTANGGUNGJAWAB SOSIAL (STUDI PADA SAHAM-SAHAM YANG MASUK PERHITUNGAN INDEKS SRI-KEHATI) Lakaba, Angriana; Robiyanto, Robiyanto
Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 14 No 2 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.971 KB) | DOI: 10.33830/jom.v14i2.155.2018

Abstract

Severals studies on the performance of stocks, especially those that examine the constituent of social responsibility in the Indonesia Stock Exchange, in general still focus on the performance assessment of the SRI-Kehati Index, have not specifically reviewed the performance of the constituent stocks of the SRI-Kehati Index. Therefore, this study specifically examines constituent stocks of the SRI-Kehati Index. The study period used is 2009 to 2017. The sample in this study are 13 stocks that consistently enter into the calculation of SRI-Kehati Index during the study period. The stock performance assessment will be performed using Sharpe Index, Jensen Alpha, Treynor Ratio, Sortino Ratio, Information Ratio. Overall, the consistent stocks listed in the SRI-Kehati Index may not necessarily indicate good stock performance. From 13 stocks, some have negative results which can be classified as non-performing stock. Berbagai penelitian terkait kinerja saham-saham bertanggungjawab sosial di Bursa Efek Indonesia secara umum masih berfokus pada penilaian kinerja Indeks SRI-Kehati, namun belum secara khusus mengkaji kinerja saham-saham pembentuk Indeks SRI-Kehati. Oleh sebab itu penelitian ini secara khusus mengkaji saham-saham pembentuk Indeks SRI-Kehati. Periode penelitian yang digunakan adalah periode tahun 2009 hingga tahun 2017. Sampel dalam penelitian ini adalah 13 saham yang secara konsisten masuk ke dalam perhitungan Indeks SRI-Kehati selama periode penelitian. Penilaian kinerja saham akan dilakukan dengan menggunakan Indeks Sharpe, Jensen Alpha, Rasio Treynor, Rasio Sortino, Information Ratio. Secara keseluruhan, saham-saham yang konsisten terdaftar dalam Indeks SRI-Kehati belum semua menunjukkan kinerja saham yang baik. Dari 13 saham yang diteliti masih ada beberapa saham dengan hasil negatif yang berarti masih mempunyai kinerja saham yang buruk.