Rahmidiyani Rahmidiyani, Rahmidiyani
Artikel

Published : 16 Documents
Articles

Found 16 Documents
Search

INVENTARISASI JENIS TUMBUHAN DURIAN PADA HUTAN KECAMATAN SEKADAU HILIR KABUPATEN SEKADAU Kafaso, Yosef; Rahmidiyani, Rahmidiyani; Warganda, Warganda
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

INVENTARISASI JENIS TUMBUHAN DURIAN PADA  HUTAN KECAMATAN SEKADAU HILIR KABUPATEN SEKADAUYosef Kafaso1, Rahmidiyani2, Warganda3 1Budidaya; Universitas Tanjungpura2Budidaya; Universitas Tanjungpura3Budidaya; Universitas Tanjungpurae-mail: *1yosefkafaso94@gmail.com ABSTRACTThe aim of this research was to know the variety of Durio plant in Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau. This research was conducted in Seguri forest located at Desa Peniti, Entada forest in Desa Gonis Tekam and Munggu Betung forest in Desa Semabi for three months, started from December 2017 until March 2018, using survey method by exploring all of the Tembawang Seguri forest areas and Tembawang Entada forest. The sampling was done by purposive sampling. The criteria of the mature plants and plant that has been fruitful several times. Based on the result of the research in the field, there are six types of Durian, the six types of Durian are Durio zibethinus, Durio kutejensis, Durio oxleysnus, Durio lanceolatus, Durio lowianus and Durio excelcus. The type of Durio zibethinus Murr was the most widely plant found in Entada,Seguri  and Munggu Betung forest. Durio lanceolatus only found in Entada forest. Durio  lowianus was found in the Entada and Munggu Betung forest and Durio exelcus was found in Seguri and Munggu Betung forest. Generally, the place of Durian plant not really different in each species, based on the vegetation, the condition of environment. The difference was only in the height of the place and habitat, and even it was still in a condition that the durian plant wants to grow. There were no specific species found of Durian in the others location because the trees was cut down by the villagers because of the unpleasant taste of the fruit, the conversion of land functions such as agriculture, house building infrastructure and others, and lack of public awareness of biodiversity conservation.   Keywords: Durian, Durian?s habitat, Kabupaten Sekadau.
PENGARUH PEMBERIAN KOTORAN PUYUH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG DAUN PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING APRILITA, YESI; PATRIANI, PATRIANI; RAHMIDIYANI, RAHMIDIYANI
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.147 KB)

Abstract

PENGARUH PEMBERIAN KOTORAN PUYUH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG DAUN PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Yesi Aprilita (1, Fatriani (2, Rahmidiyani (31)Mahasiswa Fakultas Pertanian, dan 2) Staf Pengajar Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpua Pontianakyesitrysya@gmail.comABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kotoran puyuh yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil bawang daun pada tanah podsolik merah kuning. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian ini dimulai dari tanggal 04 Oktober 2017 sampai dengan 27 November 2017. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan, masing-masing perlakuan terdiri dari 3 sampel, sehingga terdapat 60 tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu : k1 = 1 ton/ha kotoran puyuh setara dengan 78 g/polybag, k2 = 6 ton/ha setara dengan 95 g/polybag, k3 = 11 ton/ha setara dengan 183 g/polybag, k4 = 16 ton/ha setara dengan 270 g/polybag, k5 = 21 ton/ha setara dengan 358 g/polybag. Variabel pengamatan yang diamati  adalah volume akar, jumlah anakan per rumpun, berat basah tanaman dan berat kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan pemberian kotoran puyuh berpengaruh tidak nyata terhadap semua variabel pengamatan.  Kata kunci : tanah podsolik merah kuning, bawang daun, kotoran puyuh
RESPON PERTUMBUHAN BIBIT CENGKEH TERHADAP PEMBERIAN BOKASHI LIMBAH IKAN TERI PADA TANAH ALLUVIAL SUSANTI, SUMILIA; RAHMIDIYANI, RAHMIDIYANI; HADIJAH, SITI
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.154 KB)

Abstract

RESPON PERTUMBUHAN BIBIT CENGKEH TERHADAP PEMBERIAN BOKASHI LIMBAH IKAN TERI PADA TANAH ALLUVIAL  Sumilia Susanti1) Rahmidiyani2) Siti Hadijah2)1)MahasiswaFakultas Pertanian UniversitasTanjungpura2)StafPengajarFakultasPertanianUniversitas TanjungpuraEmail: sumiliasusanti7@gmail.com   ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis bokashi limbah ikan teri yang baik terhadap pertumbuhan bibit cengkeh pada tanah alluvial. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan yaitu (s1) : 200 g, (s2) : 250 g, (s3) : 300 g, (s4) : 350 g, (s5) : 400 g dan lima ulangan, sehingga terdapat 25 unit perlakuan. Banyaknya sampel setiap perlakuan yaitu 3 tanaman. Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah pertambahan tinggi tanaman (cm), pertambahan jumlahdaun (helai), pertambahan diameter batang tanaman (cm), volume akar (cm3), dan berat kering tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bokashi limbah ikan teri memberikan pengaruh tidak nyata terhadap variable pengamatan pada pertambahan tinggi tanaman (cm), pertambahan jumlah daun (helai), pertambahan diameter batang tanaman (cm), dan berat kering tanaman (g). Namun memberikan pengaruh nyata terhadap variabel volume akar (cm3). Kata Kunci: Alluvial, Bibit Cengkeh, Bokashi Limbah Ikan Teri.
THE INFLUENCE OF THE DUNG OF BIRDS NESTS ON THE GROWTH OF AND FROM THE RESULTS OF LETTUCE ON THE GROUND ALLUVIAL Sutikno, Joko; SUTIKNO, JOKO; HADIJAH, SITI; RAHMIDIYANI, RAHMIDIYANI
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThis study attempts to get a dose droppings of this source the best of growth and from the sale of lettuce on the ground alluvial.Study was conducted in the garden experiment faculty agriculture, tanjungpura university, approximately 2 months from on 9 may to 8 julli years 2018. Design used in this research was complete the random consisting of five treatment droppings of this source doses, five times test, and three plant sample.Those who should 0 g droppings of this source / polybag, 125 g droppings of this source / polybag, 250 g droppings of this source / polybag, 375 g droppings of this source / polybag, and 500 g droppings of this source / polybag. Variable observed in this research is number of leaves, the number of chlorophyll leaves, the volume of the root, fresh heavy plant and heavy dry over plants. The research results show the dung of birds nests on various doses of influential not real on the number of leaves both the first week until the fourth week the number of chlorophyll leaves and the volume of the root, but had have real impact on fresh heavy plant and heavy dry plant. The provision of the dung of birds nests on various doses of give exactly the same response on the variables of number of leaves, the number of chlorophyll and the volume of the root, while variable of the weight of a fresh and heavy dry to respond good to the potter to plant lettuce, based on the research done that has been carried out it is recommended that the use of efficient even though the several doses of the dung of birds as many as 125 g / polybag.Keywords : Alluvial, Dung of Birds Nests, Selada
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK HIJAU LAMTORO TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN GAMBAS PADA TANAH ALUVIAL zulfita, emi; Rahmidiyani, Rahmidiyani; Abdurrahman, Tatang
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 2 (2018): April 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.831 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis pupuk hijau lamtoro yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman gambas pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober sampai November 2015 di kebun percobaan  Fakultas  Pertanian Untan Pontianak. Rancangan yang digunakan adalah metode eksperimen lapang dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari lima taraf perlakuan dan lima ulangan, setiap ulangan terdiri dari 4 sampel tanaman dengan jumlah tanaman seluruhnya 100 tanaman. Perlakuan terdiri dari tanpa pupuk hijau lamtoro (I1), 900 g/polybag pupuk hijau lamtoro setara 9% bahan organik (I2), 1.100 g/polybag pupuk hijau lamtoro setara 11% bahan organik (I3), 1.300 g/polybag pupuk hijau lamtoro setara 13% bahan organik (I4), dan 1.500 g/polybag pupuk hijau lamtoro setara 15% bahan organik (I5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk hijau lamtoro dapat meningkatkan diameter buah, panjang buah, dan berat buah per tanaman, sehingga dosis efektif yang didapatkan yaitu pada perlakuan pupuk hijau lamtoro sebanyak 1.300 g/polybag pupuk hijau lamtoro setara 13% bahan organik.
PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH AKIBAT PEMBERIAN KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT PADA TANAH GAMBUT HAMZAH, HAMZAH; RAHMIDIYANI, RAHMIDIYANI; ASTINA, ASTINA
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 2 (2018): April 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.079 KB)

Abstract

PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH AKIBAT PEMBERIAN KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT PADA TANAH GAMBUT Hamzah 1), Rahmidiyani 2), Astina 2)1) Mahasiswa Fakultas Pertanian dan 2) Dosen Fakultas PertanianUniversitas Tanjungpura Pontianak.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis kompos TKKS (Tandan Kosong Kelapa Sawit) yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah di tanah gambut. Penelitian ini berlangsung dari tanggal 14 Juni sampai 12 Agustus 2017, penelitian dilaksanakan di Desa Punggur Besar, Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Metode yang digunakan adalah metode ekprimen lapang dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 6 perlakuan dan 4 ulangan, setiap ulangan terdiri dari 4 sampel, jumlah keseluruhan sebanyak 96 tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah k0 = kontrol, k1 = kompos TKKS 20 g/polybag atau setara dengan 5 ton/ha, k2 = kompos TKKS 40 g/polybag atau setara dengan 10 ton/ha, k3 = kompos TKKS 60 g/polybag atau setara dengan 15 ton/ha, k4 = kompos TKKS 80 g/polybag atau setara dengan 20 ton/ha, k5 = kompos TKKS 100 g/polybag atau setara dengan 25 ton/ha. Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun per rumpun, jumlah umbi per rumpun, berat segar umbi per rumpun dan berat kering angin umbi per rumpun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos TKKS berpengaruh nyata terhadap variabel pengamatan tinggi tanaman pada minggu ke 8 dan jumlah daun pada minggu ke 2, 4, 6 dan 8 serta berpengaruh nyata terhadap variabel pengamatan berat segar umbi dan berat kering angin umbi. Tetapi pemberian kompos TKKS berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman pada minggu ke 2, 4 dan 6. Pemberian kompos TKKS 10 ton/ha memberikan hasil yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah di tanah gambut.Kata Kunci: Bawang merah, gambut, kompos tandan kosong kelapa sawit
PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS SORGUM (SORGHUM BICOLOR L.) PADA LAHAN GAMBUT JUMADI, JUMADI; RAHMIDIYANI, RAHMIDIYANI; RAHAYU, SRI
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman sorgum adalah tanaman serelia yang banyak manfaatnya, namun belum banyak dikembangkan beberapa wilayah di Indonesia, karena faktor lingkungan seperti sebagian keadaan lahan yang belum sesuai untuk ditanamani sorgum. Pengembangan tanaman sorgum perlu dilakukan kegiatan pengujian dilapangan untuk menentukan varietas yang cocok disuatu lokasi seperti lahan gambut. Penelitian bertujuan untuk mengetahui varietas tanaman sorgum yang sesuai ditanam di lahan gambut. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 22 Mei  ? 20 September 2016 di Jl. Reformasi, Pontianak, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari satu faktor, dengan 4 taraf perlakuan yaitu p1 (Numbu), p2 (Kwali), p3 (Super 1), p4 (Super 2). Masing-masing perlakuan di ulang sebanyak 6 kali. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helaian), berat kering tanaman (g), panjang malai (cm), berat biji per malai (g), berat per 1.000 biji (g) dan berat biji per petak (g). Hasil konversi per satuan luas/ Ha menunjukkan semua varietas, hasil yang diperoleh lebih tinggi dibandingkan deskripsi. Berdasarkan hasil penelitian beberapa varietas sorgum dapat tumbuh dan memberikan hasil yang baik pada lahan gambut.   Kata  kunci: Gambut, Varietas sorgum
PENGARUH PEMBERIAN BOKASI KULIT DURIAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI RAWIT PADA TANAH ALLUVIAL mardianto, mardianto; Rahmidiyani, Rahmidiyani; Darussalam, Darussalam
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.028 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis bokasi kulit durian yang memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik pada tanaman cabe rawit di tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Penelitian dilaksanakan selama ± 6 bulan, mulai tanggal 16 Mei 2017 sampai tanggal 28 Agustus 2017. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan satu faktor yaitu bokasi kulit durian yang terdiri dari 5 taraf perlakuan. Dengan satu Faktor yaitu bokasi kulit durian (10,15,20,25 dan 30 ton/ha). Variabel yang diamati pada penelitian adalah tinggi tanaman, jumlah buah pertanaman, berat buah pertanaman, volume akar, berat kering bagian atas dan bawah tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberian bokasi kulit durian dengan dosis sebesar 20 ton/ha setara dengan 700g/polybag menunjukkan hasil tertinggi terhadap jumlah buah dan berat buah.Kata kunci :aluvial, bokasi,cabe rawit.
PENGARUH ABU SABUT KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS DI TANAH ALUVIAL saputra, lely; Budi, Setia; Rahmidiyani, Rahmidiyani
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.799 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis abu sabut kelapa yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis di tanah alluvial. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sentebang , Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas yang berlangsung 17 Juli 2017 sampai dengan 8 oktober 2017. Metode yang digunakan adalah Percobaan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan, 4 ulangan, dan 6 tanaman sampel. Pemberian dosis abu sabut kelapa sebagai berikut p1 (22 g/m2), p2(44 g/ m2), p3 (87 g/ m2), p4(109 g/ m2), dan p5 (130 g/ m2). Variabel Pengamatan yaitu tinggi tanaman, berat kering, berat tongkol berkelobot, berat tongkol tanpa kelobot, dan diameter tongkol. Pemberian abu sabut kelapa berpengaruh tidak nyata terhadap semua variabel yang diamati. Dosis yang effektif 109 g/ m2.Kata kunci : Abu Sabut Kelapa, Aluvial, Jagung Manis
PENGARUH KERAPATAN GULMA TEKI CYPERUS BREVIFOLIUS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG HIJAU VIGNA RADIATE PADA TANAH ALLUVIAL Malawati, Sari; Rahmidiyani, Rahmidiyani; Syahputra, Edy
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 1: April 2015
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kerapatan gulmateki C.brevifolius terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), perlakuan yang terdiri dari 5 taraf perlakuan; tanpagulma, 3 gulma/polybag, 5 gulma/polybag, 7gulma/polybag, dan 9 gulma/polybag dengan 4 kali ulangan. Setiap ulangan terdiri dari 3 sampel tanaman.Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah polong pertanaman, berat biji kering pertanaman, berat 100 butir biji kering, dan nilai kompetisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kerapatan gulma teki berpengaruhnya taterhadap berat biji kering pertanaman dan perlakuan kerapatan gulma teki berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah polong pertanaman, berat 100 butir biji kering, dan nilai kompetisi