Nika Wahyuningsih, Nika
STIKES Aisyiyah Surakarta

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

KARAKTERISTIK AKSEPTOR KONTRASEPSI SUNTIK DMPA DI DESA GRINGGING, SAMBUNGMACAN, SRAGEN Wahyuningsih, Nika; Yuliaswati, Enny; Widayati, Rina Sri
GASTER Vol 12, No 1 (2015): FEBRUARI
Publisher : GASTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.618 KB)

Abstract

Latar  belakang: Akseptor kontrasepsi suntik di Indonesia menempati urutan pertama, dalam penggunaan kontrasepsi suntik petugas kesehatan harus menjelaskan efektifitas, keuntungan, kerugian, indikasi dan kontraindikasi pada calon akseptor KB suntik. Efektifias kontrasepsi suntik adalah (99%) dan (100%) dalam mencegah kehamilan. Hasil Survey Demografi dan Kependudukan Indonesia (SDKI) di Jawa Tengah pada tahun 2007, menunjukkan bahwa pemakaian kontrasepsi suntik adalah cara yang paling umum dipakai oleh wanita.Tujuan penelitian: Untuk mengetahui gambaran karakteristik akseptor kontrasepsi suntik DMPA di Desa Gringging, Sambungmacan, Sragen. Metode penelitian: Dengan menggunakan observasional deskriptif. Rumus analisa data yang digunakan adalah distribusi frekuensi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling pada 36 responden akseptor suntik DMPA. Hasil penelitian: Karakteristik akseptor suntik DMPA sebagian besar usia 20-35 tahun, berpendidikan dasar, pekerjaan petani, penghasilan < Rp.500.000, mempunyai dua anak atau lebih, umur anak terkecil dua tahun atau lebih dan lama penggunaan kontrasepsi kurang dari dua tahun atau lebih dari dua tahun adalah sama. Simpulan: Mayoritas responden adalah usia reproduksi yaitu umur 20-35 tahun, berpendidikan rendah, status sosial cukup , mempunyai dua anak atau lebih, umur anak terkecil dua tahun atau lebih dan lama penggunaan kontrasepsi kurang dari dua tahun atau lebih dari dua tahun adalah sama. Kata Kunci: Kontrasepsi, Suntik, DMPA
KARAKTERISTIK AKSEPTOR KONTRASEPSI SUNTIK DMPA DI DESA GRINGGING, SAMBUNGMACAN, SRAGEN Wahyuningsih, Nika; Yuliaswati, Enny; Widayati, Rina Sri
GASTER Vol 12, No 1 (2015): FEBRUARI
Publisher : P3M STIKES Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.618 KB)

Abstract

Latar  belakang: Akseptor kontrasepsi suntik di Indonesia menempati urutan pertama, dalam penggunaan kontrasepsi suntik petugas kesehatan harus menjelaskan efektifitas, keuntungan, kerugian, indikasi dan kontraindikasi pada calon akseptor KB suntik. Efektifias kontrasepsi suntik adalah (99%) dan (100%) dalam mencegah kehamilan. Hasil Survey Demografi dan Kependudukan Indonesia (SDKI) di Jawa Tengah pada tahun 2007, menunjukkan bahwa pemakaian kontrasepsi suntik adalah cara yang paling umum dipakai oleh wanita.Tujuan penelitian: Untuk mengetahui gambaran karakteristik akseptor kontrasepsi suntik DMPA di Desa Gringging, Sambungmacan, Sragen. Metode penelitian: Dengan menggunakan observasional deskriptif. Rumus analisa data yang digunakan adalah distribusi frekuensi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling pada 36 responden akseptor suntik DMPA. Hasil penelitian: Karakteristik akseptor suntik DMPA sebagian besar usia 20-35 tahun, berpendidikan dasar, pekerjaan petani, penghasilan < Rp.500.000, mempunyai dua anak atau lebih, umur anak terkecil dua tahun atau lebih dan lama penggunaan kontrasepsi kurang dari dua tahun atau lebih dari dua tahun adalah sama. Simpulan: Mayoritas responden adalah usia reproduksi yaitu umur 20-35 tahun, berpendidikan rendah, status sosial cukup , mempunyai dua anak atau lebih, umur anak terkecil dua tahun atau lebih dan lama penggunaan kontrasepsi kurang dari dua tahun atau lebih dari dua tahun adalah sama. Kata Kunci: Kontrasepsi, Suntik, DMPA