Articles

Found 13 Documents
Search

Membentuk Gerak Dasar Pada Siswa Sekolah Dasar Melalui Permainan Tradisional Hanief, Yulingga Nanda; Sugito, Sugito
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 1 No 1 (2015): Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.196 KB) | DOI: 10.29407/js_unpgri.v1i1.575

Abstract

Salah satu tujuan pelaksanaan pendidikan jasmani, Olahraga dan Kesehatan di sekolah dasar adalah meningkatkan kemampuan dan keterampilan gerak dasar siswa. Gerak dasar jalan, lari dan lompat merupakan gerak dasar lokomotor yang perlu dikembangkan di sekolah dasar (SD) disamping gerak dasar lainnya. Gerak dasar lokomotor merupakan salah satu domain dari gerak dasar fundamental (fundamental basic movement), di samping gerak dasar non-lokomotor dan gerak dasar manipulatif, gerak dasar lokomotor yang merupakan pokok bahasan yang diajarkan disekolah dasar (SD). Gerak dasar mempunyai peran penting dalam pembelajaran pendidikan jasmani, terutama cabang olahraga yang menuntut perpindahan tempat atau titik berat badan seperti lari cepat, lompat jauh, lompat tinggi dan cabang olahraga lainnya. Kemampuan gerak dasar dapat diterapkan dalam aneka permainan, olahraga, dan aktivitas jasmani yang dilakukan sehari-hari. Permainan tradisional merupakan salah satu jenis permainan yang dapat memberikan manfaat untuk perkembangan pertumbuhan anak. Permainan tradisional mempunyai hubungan yang erat dengan  perkembangan intelektual, sosial, serta karakter anak.
Survey Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Kelas IV SDN Puhrubuh I dan MI Mambaul Hikam di Kabupaten Kediri Tahun Ajaran 2016/2017 Wirnantika, Irma; Pratama, Budiman Agung; Hanief, Yulingga Nanda
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 3 No 2 (2017): Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/js_unpgri.v3i2.11898

Abstract

This study aims to determine the physical fitness of the fourth grade students of SDN Puhrubuh 1 and MI Mambaul Hikam in Kediri Regency academic year 2016/2017.This study uses quantitative approach with test survey technique. The population is 24 students infourth grade in SD Negeri Puhrubuh I and MI Mambaul Hikam in Semen Sub-district. Sampling technique in this research uses saturated sample technique, where all population used as sample. The research instrument in this research uses test and measurement. To know the physical fitness of the students the researchers performed the Tests of Physical Fitness Indonesia (TKJI). Data analysis, the results of the physical fitness level of elementary school students Puhrubuh 1 and MI Mambaul Hikam, there were 11 or 45,83% students who were included in the medium category, 9 or 37,50% students were included in the poor category, 2 or 8,33% students were included in both categories with percentage of, 2 or 8,33% students were included in the category of the least ones. According to the research results and percentage descriptive analysis, it can be concluded that physical fitness of fourth grade students of SDN Puhrubuh I and MI Mambaul Hikam 2016/2017 school year in the category medium reached as many as 11 or 45,83% students.
Meningkatkan Hasil Belajar Passing Bawah Bolavoli melalui Permainan 3 on 3 pada Siswa Sekolah Dasar Hanief, Yulingga Nanda; Mashuri, Hendra; Subekti, Tri Bagus Agiasta
JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA Vol 3, No 2 (2018): Empowering all student to active live and healthy through physical education
Publisher : Departemen of Physical Education-Indonesian University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpjo.v3i2.12414

Abstract

The purpose of this study is to determine the implementation of game 3 on 3to improve leaning outcomes under passing the volleyball game. This study uses a Classroom Action Research approach. The subject of this research is amounted 37 students of class V of elementary school. This research was conducted in three cycles, using instruments in the form of Learning Implementation Plans, student observation sheets, questionnaires, and student learning outcomes. The results of this study were an increase in learning outcomes under passing the volleyball game students of class V of elementary school through the game 3 on 3 with a percentage of 82% classified as high in the percentage percentage of completeness. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan permainan 3 on 3 terhadap peningkatan hasil belajar passing bawah permainan bolavoli. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas. Subjek dalam penelitian yaitu berjumlah sebanyak 37 orang siswa kelas V Sekolah Dasar. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus, dengan menggunakan instrumen berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, lembar observasi siswa, kuisioner, dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini adalah adanya peningkatan hasil belajar passing bawah bolavoli siswa kelas V Sekolah Dasar melalui permainan 3 on 3 dengan jumlah prosentase 82% yang tergolong tinggi dalam klasifikasi prosentase ketuntasan. 
PENGARUH GAYA MENGAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR LAY UP SHOOT BOLA BASKET DITINJAU DARI KOORDINASI MATA-TANGAN Hanief, Yulingga Nanda
Efektor Vol 2 No 2 (2015): Efektor Vol 2 No 2 Tahun 2015
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.552 KB) | DOI: 10.29407/e.v2i2.69

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Perbedaan pengaruh antara gaya mengajar inklusi dan gaya mengajar eksplorasi terhadap hasil belajar lay up shoot bola basket, 2) Perbedaan pengaruh terhadap hasil belajar lay up shoot bola basket antara siswa yang memiliki koordinasi mata-tangan tinggi, sedang dan rendah, 3) Pengaruh interaksi antara gaya mengajar dan koordinasi mata-tangan terhadap hasil belajar lay up shoot bola basket. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan rancangan faktorial 2 x 3. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Trenggalek. Sampel dalam penelitian ini adalah  60 siswa putra yang diambil dengan teknik Random Sampling. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari tiga variabel: variabel independent manipulatif yakni gaya mengajar inklusi dan gaya mengajar eksplorasi, variabel independent atributif yakni koordinasi mata-tangan serta variabel dependent yakni hasil belajar lay up shoot bola basket. Seluruh data yang diperlukan dalam penelitian ini diperoleh melalui tes dan pengukuran terhadap koordinasi mata-tangan dengan lempar tangkap bola tenis serta kemampuan lay up shoot dengan tes tembakan lay up shoot dalam permainan bola basket. Teknik analisis data dengan menggunakan ANAVA 2 x 3 dengan taraf signifikansi . Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Ada perbedaan pengaruh antara gaya mengajar inklusi dan gaya mengajar eksplorasi terhadap hasil belajar lay-up shoot bola basket, 2) Ada perbedaan pengaruh antara siswa yang memiliki koordinasi mata-tangan tinggi, sedang dan rendah terhadap hasil belajar lay-up shoot bola basket, 3) Ada pengaruh interaksi antara gaya mengajar dan koordinasi mata-tangan terhadap hasil belajar lay-up shoot bola basket. Kesimpulan: 1) Siswa yang memiliki koordinasi mata-tangan tinggi lebih cocok jika mendapat perlakuan gaya mengajar inklusi, 2) Siswa yang memiliki koordinasi mata-tangan sedang lebih cocok jika mendapat perlakuan gaya mengajar eksplorasi, dan 3) Siswa yang memiliki koordinasi mata-tangan rendah lebih cocok jika mendapat perlakuan gaya mengajar inklusi.
PROFIL KONDISI FISIK ATLET JUNIOR TAEKWONDO PUSLATKOT KEDIRI TAHUN 2016 DALAM MENGHADAPI PEKAN OLAHRAGA PROVINSI (PORPROV) JAWA TIMUR TAHUN 2017 Hanief, Yulingga Nanda; Puspodari, Puspodari; Lusianti, Septyaning; Apriliyanto, Andriyas
BRAVO'S (Jurnal Prodi Pendidikan Jasmani & Kesehatan) Vol 4, No 3 (2016): Artikel 1 (September)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v4i3.230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kondisi fisik atlet junior taekwondo Puslatkot Kediri tahun 2016 dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur tahun 2017. Jenis penelitian adalah non eksperimen dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode survey dan teknik tes. Subyek penelitian adalah semua atlet Taekwondo kategori junior baik putra maupun putri yang tergabung dalam Pusat Latihan Kota (Puslatkot) Kediri yang berjumlah 15 atlet. Instrumen kondisi fisik yang digunakan adalah tes: leg dynamometer, vertical jump, sit and reach, lari 30 meter, tes Balke, flexometer, dan sit up. Data yang diperoleh tiap- tiap item tes merupakan data kasar dan diubah menjadi nilai t-skor dengan rumus t-skor kemudian data dimaknai, yaitu dengan mengkategorikan data. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan profil kondisi fisik atlet junior Taekwondo Puslatkot Kediri tahun 2016 adalah terdapat 0 atlet (0%) dalam kategori baik sekali, 5 atlet (33,33%) dalam kategori baik, 6 atlet (40%) dalam kategori cukup, 2 atlet (13,33%) dalam kategori kurang, dan 2 atlet (13,33%) dalam kategori kurang sekali.
PROFIL KONDISI FISIK ATLET JUNIOR TAEKWONDO PUSLATKOT KEDIRI TAHUN 2016 DALAM MENGHADAPI PEKAN OLAHRAGA PROVINSI (PORPROV) JAWA TIMUR TAHUN 2017 HANIEF, YULINGGA NANDA; PUSPODARI, PUSPODARI; LUSIANTI, SEPTYANING; APRILIYANTO, ANDRIYAS
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.045 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kondisi fisik atlet junior taekwondo puslatkot Kediri tahun 2016 dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPRov) Jawa Timur tahun 2017. Jenis penelitian adalah non eksperimen dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode survey dan teknik tes. Subyek penelitian adalah semua atlet Taekwondo kategori junior baik putra maupun putri yang tergabung dalam Pusat Latihan Kota (PUSLATKOT) Kediri yang berjumlah 15 atlet. Instrumen kondisi fisik yang digunakan adalah tes: leg dynamometer, vertical jump, sit and reach, lari 30 meter, tes Balke, flexometer, dan sit up. Data yang diperoleh tiap- tiap item tes merupakan data kasar dan diubah menjadi nilai t-skor dengan rumus t-skor kemudian data dimaknai, yaitu dengan mengkategorikan data.Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan profil kondisi fisik atlet junior Taekwondo Puslatkot Kediri tahun 2016 adalah terdapat 0 atlet (0%) dalam kategori baik sekali, 5 atlet (33,33%) dalam kategori baik, 6 atlet (40%) dalam kategori cukup, 2 atlet (13,33%) dalam kategori kurang, dan 2 atlet (13,33%) dalam kategori kurang sekali.
PENGARUH CONTINUS RUNNING DAN LARI INTERVAL TRAINING TERHADAP DAYA TAHAN ATLET BELADIRI SHORINJI KEMPO DI KABUPATEN KEDIRI TAHUN 2016 SAPUTRA, BAYU; HANIEF, YULINGGA NANDA
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.124 KB)

Abstract

Modul tutorial sebagai media pembelajaran pencak silat untuk siswa sekolah menengah kejuruan Saputro, Guntur Eko; Hanief, Yulingga Nanda; Herpandika, Reo Prasetiyo; Saputro, Deny Pradana
Jurnal Keolahragaan Vol 6, No 2: September 2018
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.184 KB) | DOI: 10.21831/jk.v0i0.21099

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menghasilkan modul tutorial pembelajaran pencak silat yang dapat digunakan guru SMK dalam mata pelajaran Penjasorkes. Penelitian ini melalui 9 tahapan dengan mengadaptasi penelitian dan pengembangan pendidikan model Sugiyono. Subjek penelitian adalah siswa SMK 1 Ngunut Kabupaten Tulungagung. Instrumen berupa kuesioner. Hasil penelitian berupa modul tutorial pembelajaran pencak silat yang terdiri dari: (1) teknik dasar pukulan; (2) teknik dasar tendangan; dan (3) sikap pencak silat. Model disusun dalam bentuk buku panduan dengan judul “Modul Pembelajaran Pencak Silat untuk kelas XI SMA dan SMK”. Berdasarkan penilaian para ahli materi, ahli media dan guru, dapat disimpulkan bahwa pengembangan modul tutorial pembelajaran pencak silat untuk siswa SMK layak digunakan dalam pembelajaran pencak silat untuk siswa SMK. Tutorial module as learning media to pencak silat for vocational students AbstractThis research aimed to produce a tutorial module as learning media for pencak silat which can be used by vocational teachers in Physical Education. This study was a research and development conducted in 9 steps by adapting educational research and development according to Gall, Gall, & Borg’s model. The results of the research were a tutorial module as learning media for pencak silat consisting of: (1) basic blow technique; (2) basic kick technique; and (3) stance on pencak silat. Models arranged in a handbook entitled “Modul Pembelajaran Pencak Silat untuk kelas XI SMA dan SMK”. Based on the assessment of matter experts, media experts and teachers, it can be concluded that the development of tutorial module as learning media to pencak silat for vocational students is suitable for learning pencak silat for vocational students.
Pelatihan Massage Kebugaran Sebagai Media untuk Menciptakan Peluang Usaha Bagi Remaja Karang Taruna di Desa Ngulankulon Kabupaten Trenggalek Junaidi, Slamet; Hanief, Yulingga Nanda; Rizky, Muhammad Yanuar; Zawawi, M. Anis; Weda, Weda; Firdaus, Moh; Burstiando, Rizki; Putra, Rendhitya Prima; Yuliawan, Dhedhy; Kurniawan, Wing Prasetyawan; Setyawan, Irwan
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 1 No 1 (2017): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.45 KB)

Abstract

  Massage adalah salah satu perawatan tubuh dengan menggunakan kedua tangan pada bagian telapak tangan maupun jari-jari tangan. Dengan massage dapat memberikan manfaat berupa relaksasi, mengurangi nyeri, memperbaiki organ tubuh, dan memelihara kebugaran. Dengan mendapatkan massage/pijat diyakini peredaran darah akan semakin lancar, badan semakin relaks, tubuh lebih bugar dan berpengaruh pada peningkatan kesehatan. Terampil massage dapat membuka usaha baru yang akan memperbaiki kesejahteraan secara materi. Karena keberadaan seorang masseur/masseus sekarang sangat diperlukan, apalagi dalam olahraga. Tidak sedikit setiap klub sepak bola memiliki masseur/masseus yang handal dan para masseur/masseus menerima gaji besar. Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan adalah pelatihan massage sebagai media untuk menciptakan peluan usaha bagi remaja Karang Taruna di Desa Ngulankulon Kabupaten Trenggalek. Sasaran dalam pelatihan ini ditujukan pada remaja yang tergabung pada Karang Taruna Desa Ngulankulon. Pelatihan ini dilaksanakan dengan metode pemetaan social, sosialisasi, perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan program dan monitoring dan evaluasi. Berdasarkan pengamatan selama kegiatan berlangsung, diperoleh beberapa hasil positif diantaranya: 1) Peserta menunjukkan antusias yang tinggi. Hal ini disebabkan karena memang selama ini jarang ada kegiatan pelatihan yang berkaitan tentang massage atau pijat, dan 2) Para peserta aktif bertanya dan menceritakan berbagai pengalaman mengalami cedera. Peserta juga kooperatif dalam melakukan praktek massage secara bergantian. Kesimpulan dalam pelatihan ini adalah dengan pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pada remaja serta menumbuhkan semangat berwirausaha dibidang jasa sebagai pendongkrak tingkat perekonomian masyarakat karang taruna di Desa Ngulankulon Kabupaten Trenggalek.
Pemberdayaan Pemuda Karang Taruna Melalui Pemanfaatan Keterampilan Massage Kebugaran Berbasis Aplikasi Android Purnomo, Ardhi Mardiyanto Indra; Hanief, Yulingga Nanda; Pamungkas, Danar Putra
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 2 No 2 (2019): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.168 KB) | DOI: 10.29407/ja.v2i2.12565

Abstract

Seringkali masyarakat mengalami kelelahan sebagai akibat aktivitas sehari-hari, namun tidak ada satupun dari mereka yang berinisiatif untuk mengembalikan kebugarannya melalui massage (pijat) kebugaran. Pemuda-pemudi Karang Taruna Desa Ngulankulon dan Desa Ngulanwetan Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek memiliki potensi yang kuat untuk mengembangkan keterampilan dalam bidang massage kebugaran. Pemuda-pemudi yang tergabung dalam anggota karang taruna di dominasi oleh masyarakat yang tidak produktif secara ekonomi. Sebagian besar pemuda-pemudi mengalami ketergantungan terhadap smartphone. Para pemuda-pemudi belum mampu menggunakan smartphone untuk kegiatan yang positif. Maka dari itu, diperlukan pemberdayaan bagi pemuda-pemudi karang taruna Desa Ngulankulon dan Desa Ngulanwetan untuk mengembangkan masyarakat yang dapat mandiri dibidang kesehatan, agar dapat memberikan kontribusi riil terhadap perkembangan keterampilan massage kebugaran yang terintegrasi dengan mengaplikasikan IPTEK kearah hal yang positif dalam kehidupan bermasyarakat. Pemberdayaan yang diterapkan berupa pelatihan massage kebugaran berbasis android. Metode yang diterapkan adalah Participatory Learning and Action (PLA). Metode ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan massage kebugaran bagi peserta pelatihan. Hasil pretest menunjukkan tingkat pemahaman peserta sebesar 66%, sedangkan setelah mengikuti pelatihan dan pendampingan dilakukan posttest dengan hasil tingkat pemahaman sebesar 89%. Data tersebut menunjukkan adanya peningkatan dan keterampilan massage kebugaran pada pemuda-pemudi karang taruna.