Alfalisyado Alfalisyado, Alfalisyado
STAIN Purwokerto

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

REFORMULASI ZAKAT DAN POLA PRIBUMISASI HUKUM ISLAM MELALUI KOMUNIKASI INTER-CULTURAL Alfalisyado, Alfalisyado
Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam Vol 7 No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Syariah IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2555.5 KB) | DOI: 10.24090/mnh.v7i1.579

Abstract

Hukum dalam perspektif Islam adalah media dialog antara kebenaran dengan kenyataan. Namun demikian, hukum ini dirasa belum efektif dalam peranannya, sehingga perlu adanya intermediary yang mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Dari sinilah penulis menawarkan konsep intermediary berupa zakat dengan pendekatan budaya. Namun, bisakah Islam dengan zakat sebagai salah satu instrumennya dapat membawa perubahan sosial yang berlanjut pada penyadaran hukum Islam? Bagaimana interaksi yang akan terjadi ketika penghayatan sistem sosial dan budaya masyarakat di Indonesia sudah sangat erat tertanam?Tulisan ini mengupas tentang pentingnya reformulasi pemahaman zakat dengan pendekatan budaya yang terpola dalam konsep ?pribumisasi Islam?. Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, perlu ada pemahaman bahwa struktur sosial dalam masyarakat pada dasarnya terbentuk atas kesepakatan unincidental dengan kesadaran mendalam serta didasari atas keluhuran nilai dan keharmonisan tujuan. Landasan ini diperlukan sebagai upaya untuk memahamkan masyarakat tentang pentingnya zakat produktif. Karena itu, tidak terlalu berlebihan jika pemahaman tentang zakat harus diafiliasikan dengan paradigma tentang kebudayaan agar terbentuk masyarakat yang sadar akan zakat serta pengelolaannya secara produktif.
MENEROPONG FILANTROPI KELEMBAGAAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH (LKMS) DI INDONESIA MELALUI POLA JAMINAN PEMBIAYAAN Alfalisyado, Alfalisyado
El-Jizya Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : El-Jizya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai bangsa yang dikenal dengan ekonomi berasas pada kerakyatan, seyogyanya pengembangan ekonomi melalui lembaga keuangannya harus memperhatikan aspek yang membela dan menitikberatkan pada kepentingan rakyat. Terkadang didapati lembaga keuangan Islam belum dapat memahami kondisi masyarakat, sehingga ini menjadi faktor penghambat tersendiri.Untuk itu adalah penting untuk menemukan formula baru tentang jaminan yang dapat menggambarkan lembaga keuangan mikro Islam berasas pada ekonomi kerakyatan. Sehingga filantropi kelembagaan muncul dan merangkul kepentingan masyarakatnya.
KEARIFAN TRADISI ISLAM DALAM PENGELOLAAN AIR Alfalisyado, Alfalisyado
IBDA` : Jurnal Kajian Islam dan Budaya Vol 10 No 1 (2012): Januari 2012
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam Negeri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.743 KB) | DOI: 10.24090/ibda.v10i1.54

Abstract

This article discuss and analyze about concept and characteristicof water in Islam. This concept influences to the social and economic aswell. Beside, this article describe about concept of water transformationand changing of society point of view, partly and globally. These data arecollected by text and context study, especially by the mix approach, it?sculture study and Islamic jurisprudence. The result of this study, there isshifting of understanding in Islamic scholars about concept of water functionfrom al-miyah al-fit}rah (water as a natural function) to al-miya>h aliqtis}a>diyyah (commercial water).
MENEROPONG FILANTROPI KELEMBAGAAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH (LKMS) DI INDONESIA MELALUI POLA JAMINAN PEMBIAYAAN Alfalisyado, Alfalisyado
El-Jizya : Jurnal Ekonomi Islam Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.604 KB) | DOI: 10.24090/ej.v2i1.2014.pp41-64

Abstract

Sebagai bangsa yang dikenal dengan ekonomi berasas pada kerakyatan, seyogyanya pengembangan ekonomi melalui lembaga keuangannya harus memperhatikan aspek yang membela dan menitikberatkan pada kepentingan rakyat. Terkadang didapati lembaga keuangan Islam belum dapat memahami kondisi masyarakat, sehingga ini menjadi faktor penghambat tersendiri. Untuk itu adalah penting untuk menemukan formula baru tentang jaminan yang dapat menggambarkan lembaga keuangan mikro Islam berasas pada ekonomi kerakyatan. Sehingga filantropi kelembagaan muncul dan merangkul kepentingan masyarakatnya.