Articles

PENGGUNAAN LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) DI PERGURUAN TINGGI: STUDI KASUS DI UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA Munir, Munir
Jurnal Cakrawala Pendidikan No 1 (2010): Cakrawala Pendidikan Edisi Februari 2010
Publisher : LPPMP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v1i1.222

Abstract

Abstract: Factors Affecting the Use of the Learning Management System inUniversities (A Case Study in Indonesia University of Education). The purpose ofthis paper is to find out factors that affect the usage of the Learning ManagementSystem (LMS) in in Indonesia University of Education. Indonesia University ofEducation has been built LMS to support learning processes. The focus is on factorsaffecting the use of LMS in supporting effective and efficient learning processes. Inthis research the writer used Technology Acceptance Model (TAM) to find outthose factors. The data were collected using the survey technique and wereanalyzed by means of the multivariate statistic method. The result of this researchconcluded that the factors of Perceived Usefulness (PU), Perceived Ease of Use(PEOU), Intention to Use (ITU), Actual Usage Behavior (AUB) significantly affectedthe effective and efficient use of LMS in supporting learning processes.Keywords: Learning Management System (LMS), Technology Acceptance Model(TAM), Information and Communication technology (ICT).
PENGARUH TOPOGRAFI DAN UMUR AYAM YANG BERBEDA TERHADAP BERAT TELUR DAN HAUGH UNIT AYAM RAS PETELUR Wijaksono, Tri Widi; Munir, Munir; Rasbawati, Rasbawati
bionature Vol 20, No 1 (2019): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/bionature.v20i1.9753

Abstract

Abstract. This study aims to determine the effect of topography and age of different breeds of chickens on egg weight and haugh unit. The study was conducted in August 2018, data collection was taken from Keluragan Amparita, Telulimpoe District, Sidenreng Rappang Regency, Mario Village Kulo District, Sidenreng Rappang Regency and Kaluppang Village, Maiwa District, Enrekang District. The study used 135 eggs as eggs. The study used a Factorial Randomized Block Design with three stages of treatment and three repetitions, namely Factor A (Age of chicken 30 weeks, age of chicken 50 weeks, and age of chicken 70 weeks) then Factor B (Topography of lowland, medium and high). The treatment of topographic influence and age of laying chicken showed that the effect of topography had a very significant effect (P <0.01) on egg weight while chicken age did not significantly affect egg weight (P> 0.05). Topography has a very significant effect on Haugh Unit (P <0.01), and chicken age has a significant effect (P <0.05) on Haugh units.Keywords: Laying Chicken, Topography, Egg Weight, Haugh Unit, and Chicken Age
ANALISIS NILAI PH DAN TINGKAT KERUSAKAN SILASE PAKAN KOMPLIT YANG DIFORMULASI DENGAN DAUN LAMTORO (LEUCAENA LEUCOCEPHALA) SEBAGAI PAKAN TERNAK RUMINASIA Qadarullah, M Nurul; Munir, Munir; Irmayani, Irmayani
bionature Vol 19, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/bionature.v19i2.9729

Abstract

Abstract. The purpose of this study was to determine the effect of adding lamtoro leaves (leucaenanleucocephale) on pH values and the level of damage at different levels. This study used a completely randomized design (CRD) with 4 treatment levels and 3 replications, namely J0= lamtoro leaf 0%, J1= addition of lamtoro leaves 40%, J2=addition of lamtoro leaves 30%, J3=addition of lamtoroleaves 20%. The results showed that the addition of lamtoro leaves to feed silage has a very real effect. on average the highest to lowest pH value is J0 is (5.16), J1 is (3.83), J2 is (4.67), and J3 is (4.73). Average damage to the highest to lewest is J0 is (6.67), J1 is (1.76), J2 is (4.38), and J3 is (4.78). From the results of the study, it is known that the best treatment and recommended defects are J1 treatment with the addition of lamtoro leaves 40%. Keywords: pH, damage rate, complete feed silage, lamtoro leaf, and rice strawid
ANALISIS KANDUNGAN ACID DETERGEN FIBER (ADF) DAN NEUTRAL DETERGEN FIBER (NDF) PAKAN KOMBINASI SERBUK GERGAJI KAYU JATI (TECTONA GRANDITS L.F) DAN MURBEI (MORUSALBA) YANG DIFERMENTASI DENGAN PENAMBAHAN TRICHODERMA SP. SEBAGAI PAKAN TERNAK RUMINANSIA Nur, Bahrum; Munir, Munir; Kadir, Muh. Jurhadi
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 5, No 2 (2019): Desember
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.981 KB) | DOI: 10.24252/jiip.v5i2.11882

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kandungan Acid Detergen Fiber  ADF dan Neutral Detergen Fiber NDF pakan fermentasi berbahan dasar serbuk gergaji kayu jati (Tectona grandits L.f) dengan penambahan murbei (Morus alba) yang difermentasi dengan penambahan Trichoderma sp. Empat perlakuan dan tiga ulangan. S1: serbuk gergaji kayu jati 40%, murbei 20% dan bahan pakan lain 40% (dedak 30%, tepung ikan 8%, mineral mix 1%, garam 1%). S2: serbuk gergaji kayu jati 30%, murbei 30% dan bahan pakan lain 40%. S3: serbuk gergaji kayu jati 20%, murbei 40% dan bahan pakan lain 40%. S3: serbuk gergaji kayu jati 20%, murbei 40% dan bahan pakan lain 40%. S4: serbuk gergaji kayu jati 10%, murbei 50% dan bahan pakan lain 40%. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kandungan ADF rata-rata adalah S1 = 35,5%, S2 = 30,76%, S3 = 28%, S4 = 21,48% dan NDF yaitu S1 = 44,15%, S2 = 41,6%, S3 = 31,65%, S4 = 33,2%.Kandungan ADF dan NDF  terus menurun seiring dengan penambahan murbei (Morus alba) danpengurangan serbuk gergaji kayu jati (Tectona grandits L.f). Analisis data menunjukkan perbedaan yang nyata (P<0,05) terhadap kandungan ADF.Pada NDF juga menunjukkan perbedaan yang nyata (P<0,05).
KUALITAS JAMU TERNAK PADA BERBAGAI BENTUK SEDIAAN DAN KEMASAN Haniarti, Haniarti; Munir, Munir; Akib, Muh. Akhsan
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pertama Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Tekno
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (976.333 KB)

Abstract

Research questions yang ingin dijawab pada penelitian tahun II yaitu (1) apakah ada perubahan fisik kemasan pada masing-masing bentuk sediaan obat/jamu, (2) apakah ada perubahan kualitas fisik obat/jamu setelah dikemas dalam bentuk kemasan yang berbeda, dan (3) kemasan manakah yang tepat untuk masing-masing bentuk sediaan obat/jamu. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk : (1), mengidentifikasi bentuk perubahan fisik kemasan pada masing-masing bentuk sediaan obat/jamu, (2) Mengidentifikasi perubahan kualitas fisik obat/jamu ternak pada masing-masing bentuk kemasan; dan (3). Memperoleh kemasan yang efektif digunakan untuk sediaan obat/jamu yang berkualitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk obat/jamu sediaan ekstraktum menyebabkan terjadinya perubahan fisik pada wadah kemasan botol plastik, namun hal yang sama tidak terjadi pada bentuk sediaan pulvis dan kapsulae. Wadah kemasan botol kaca baik untuk bentuk obat/jamu sediaan extraktum, wadah botol plastik baik untuk bentuk obat/jamu sediaan kapsulae, dan wadah almonium foil baik untuk bentuk obat/jamu sediaan pulvis.
METODE YASINIYAH SEBAGAI METODE PEMBELAJARAN MEMBACA AL-QUR’AN Munir, Munir
Tadib Vol 15, No 01 (2010): Pendidikan Islam
Publisher : Faculty of Education and Teaching, Raden Fatah State Islamic University of Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article is research report on the implementation of Yasiniyah method in learning of reading al-Qur’an. The research use theories of phenomenology–symbolic-interactionism for understanding reality in application of this method. For anlyzing the meaning  of reality, it need the approach of social-psichology with contrast analysis, verification and comparation with another different reality. Yasiniah method, philosophically, is based on pesantren’s classic tradition. The characteristic of Yasiniah method can be seen in its system of implementation, i.e. : 1) recruitment system of new student; 2) system of class management; 3) learning material; 4) strategy implemented; 5) system of evaluation use test or directly oral examination  by facing mustahiq individually, and who can pass the exam will be given the certificate at alumni’s release ceremony in  every end of academic year.
PELATIHAN PEMBUATAN LAMPU DARURAT SEDERHANA TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS Zainal, Zainal; Munir, Munir; Ashar, Hasbullahair
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 5, No 2 (2017): September
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpf.v5i2a13

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian Pre-Eksperimen Design yang bertujuan untuk mengetahui gambaran keterampilan proses sains peserta kelas XII IPA I SMA Negeri 2 Takalar sebelum mendapatkan pelatihan Pembuatan Lampu Darurat Sederhana, untuk menggali keterampilan proses sains peserta didik kelas XII IPA I SMA Negeri 2 Takalar setelah mendapatkan pelatihan Pembuatan Lampu Darurat Sederhana dan menemukan perbedaan keterampilan proses sains peserta didik kelas XII IPA I SMA Negeri 2 Takalar sebelum  dan setelah mendapatkan pelatihan Pembuatan Lampu Darurat Sederhana. Desain penelitian yang digunakan adalah One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 30 orang yang dipilih menggunakan teknik purpossive  sampling. Hasil penelitian digunakan uji t pada data nilai posttest (nilai akhir). Namun sebelumnya terlebih dahulu dilakukan pengujian sampel, yaitu dengan melakukan uji normalitas. Pada pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t tersebut diperoleh dan dari tabel distribusi Lhitung = 0,144 dan dari tabel distrbusi diperoleh Ltabel = 0,161 dengan α = 0.05 dan dk = 30 - 1 = 29. Hal ini menunjukkan bahwa Lhitung(0,144) <Ltabel(0,161). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan proses sains peserta didik kelas XII IPA 1 SMA Negeri 2 Takalar setelah pelatihan pembuatan lampu darurat sederhana Kata Kunci: Direct Instruction, Sepak Bola Verbal, keaktifan, hasil belajar.Kata kunci : Keterampilan Proses Sains dan Pembuatan Lampu Darurat Sederhana
أحادیث النبي في تربیة الأخلاق لللأطفال )إرشاد النبى صلى الله علیھ وسلم فى تحلى الأطفال بالفضائل و تخلیھم عن الرذائل( Munir, Munir
JICSA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : JICSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jicsa.v1i1.721

Abstract

.للأدب أھمیة بارزة فى المعاملة والعشرة حتى إنھ المظھر الخارجى الذى یعبر عن الصغیر والكبیر. ولقد اھتم النبى صلى الله علیھ وسلم بغرس الأدب من جوانبھ المختلفة فى الطفل، كبیر الوالدین، والأدب مع الكبار، وأدب الأخوة، وأدب دخول البیت وأدب الاستئذان، وخلق الصدق، وحفظ الاسرار. 
ANALISIS KANDUNGAN PROTEIN KASAR (PK) DAN SERAT KASAR KOMBINASI RUMPUT GAJAH (PANNISETUM PURPUREUM) DAN TUMPI JAGUNG YANG TERFERMENTASI Udding, Ramlah; Nohong, Budiman; Munir, Munir
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.907 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui  pengaruh fermentasi kombinasi rumput gajah dan tumpi jagung dengan Trichoderma sp. terhadap kandungan  protein kasar (PK) dan serat kasar (SK). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan ulangan sebanyak tiga kali dan tiga taraf perlakuan yaitu R0= kontrol 100% rumput gajah, R1= 90%  rumput gajah + 10%  tumpi jagung  (Trichoderma sp.), R2= 80%  rumput gajah + 20%  tumpi jagung  (Trichoderma  sp.) dan, R3= 70%  rumput gajah + 30%  tumpi jagung  (Trichoderma  sp.). Kandungan  protein kasar kombinasi  rumput gajah dan tumpi jagung yang terfermentasi tidak berpengaruh nyata, walaupun demikian tetapi tetap mengalami peningkatan kandungan protein kasar. Yang  tertinggi ke terendah adalah R2 (10,00%), R3 (9,98%), R0 (9,85%) dan R1 (9,39%).  Hasil analisis ragam kandungan serat kasar  kombinasi rumput gajah dan tumpi jagung yang terfermentasi,  memperlihatkan sangat berpengaruh nyata. Kandungan serat kasar dari yang tertinggi ke terendah adalah R0 (33,99%), R2 (28,01%), R3 (025,27%) dan R1 (24,48%).  Perlakuan R0 berbeda nyata terhadap perlakuan R1, R2 dan R3 tetapi perlakuan R1,R2 dan R3 tidak berbeda nyata. Kandungan protein kasar rumput gajah dan tumpi jagung yang terfermentasi yang tertinggi adalah 80% rumput gajah + 20% tumpi jagung dan kandungan serat kasar  rumput gajah dan tumpi jagung yang terfermentasi yang terendah adalah 90% rumput gajah + 10% tumpi jagung.
PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG LEMPUYANG (ZINGIBER AROMATICUM VAL) DAN TEPUNG KUNYIT (CURCUMA DOMESTICUS) TERHADAP KONSUMSI DAN KONVERSI RANSUM BROILER Alfian, Alfian; Amin, Nurul; Munir, Munir
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.315 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan konsentrasi pemberian tepung lempuyang (Zingiber aromaticum val) dan tepung kunyit  (Curcuma domestika) terhadap konsumsi dan konversi ransum broiler. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan ulangan sebanyak tiga kali dan lima taraf perlakuan yaitu P0 = kontrol, P1= Tepung kunyit 0,5 % + Tepung lempuyang 0,5%, P2 = Tepung kunyit 0,5 % + Tepung lempuyang 2,5%, P3 = Tepung kunyit 0,5 % + Tepung lempuyang 4,5% dan P4= Tepung kunyit 0,5 % + Tepung lempuyang 6,5%. Konsumsi ransum pada perlakuan  P3 lebih tinggi dibanding dengan yang lainnya.  Perlakuan P0, P1 dan P2 berbeda sangat nyata. Konsumsi ransum ayam broiler tertinggi diperoleh dari perlakuan P3 sebesar 0,37 disusul P2, P1, dan P0 masing-masing 0,35: 0,34, dan 0,32. Pada konversi ransum ayam broiler, pembemberian tepung Lempuyang (Zingiber aromaticum val) perlakuan P0 berbeda nyata dengan perlakuan P4, namun  tidak berbeda nyata dengan P1,P2 dan P3. Nilai rata – rata konversi ransum terrendah adalah P3 yaitu 0,63, dan tertinggi pada P1, yaitu 0,74. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa pemberian tepung lempuyang dan kunyit pada pakan dengan konsentrasi 4,5 % dapat memperbaiki konsumsi dan konversi ransum broiler serta konversi ransum yang tertinggi diperoleh dari perlakuan  tepung kunyit 0,5 % + tepung lempuyang 0,5 % dan yang terendah pada perlakuan  tepung kunyit 0,5 % + tepung lempuyang 4,5 %.