Articles

Found 17 Documents
Search

KECERNAAN PROTEIN RANSUM DAN KANDUNGAN PROTEIN SUSU SAPI PERAH AKIBAT PEMBERIAN IMBANGAN HIJAUAN DAN KONSENTRAT RANSUM YANG BERBEDA (PROTEIN DIGESTIBILITY AND MILK PROTEIN OF DAIRY COW FEDATTHE RATION OF THE DIFFERENCE RATIO FORAGE AND CONCENTRATES) Sarah, Siti; Suprayogi, Teguh Hari; Sudjatmogo, Sudjatmogo
Animal Agriculture Journal Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2015
Publisher : Animal Agriculture Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ransum dengan imbangan hijauan dan konsentrat yang berbeda terhadap kecernaan protein ransum dan kandungan protein susu sapi perah. Materi yang digunakan yaitu 12 ekor sapi perah FH betina bulanlaktasi II dan III, rumput raja, konsentratdanHCl 3%. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 3x4. Perlakuan yang diterapkan adalah imbangan hijauan dan konsentrat yaitu 50:50 (T0), 55:45 (T1), dan 60:40 (T2). Parameter pengamatan meliputi konsumsi BK dan PK ransum, kecernaan protein ransum dan kandungan protein susu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan kecernaan protein ransum (T0; T1; T2) masing-masing adalah 66,26; 62,03; 67,48 %. Kandungan protein susu (T0; T1; T2) adalah 247,08; 270,70; 287,79 gram/ekor/hari. Konsumsi BK ransum (T0; T1; T2) adalah15,16; 15,37; 16,30  kg/ekor/hari. Konsumsi PK ransum (T0; T1; T2) adalah1,75; 1,74; 1,81 kg/ekor/hari. Ketiga perlakuan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap parameter. Simpulan penelitian ini adalah pemberian ransum dengan imbangan konsentrat dan hijauan yang berbeda belum dapat mengubah kecernaan protein ransum dan kandungan protein susu sapi perah.Kata kunci : sapi perah FH; konsumsi pakan; kecernaan protein pakan; protein susu. ABSTRACT The experiment aimedto determine the protein digestibility and milk protein of lactating dairy cowsfed at forage and concentrate ratio.The materials used were 12 dairy cows at II and III month lactating period. The experiment was done by Completely Randomized Designs (CRD) for 3 treatments and 4 replications. The treatments applied were proportion of forage and concentrate in the rations, namely 50:50 (T0), 55:45(T1), and 60:40 (T2), respectively.The parameters observed were protein digestibility, milk protein, dry matter intake (DMI) and crude protein intake (CPI).The results showedthat protein digestibility ofT0; T1; and T2 were66.26; 62.03; 67.48%, while milk protein were 247.08; 270.70; 287.79 g/head/day, respectively. The DMI ofT0; T1; and T2 were15.16; 15.37; and 16.30 kg/head/day, while CPI were1.75; 1.74; and 1.81kg/head/day, respectively. All of those parameterswere not significantlydifferent (P>0.05).Therefore it could be concluded that ratio of forage and concentrates in the ration forlactating dairy cow did not affectfeed protein digestibility and milk protein.Keywords : lactating dairy cow; feed consumption;milk protein;protein digestibility
KEEFEKTIVAN PEMBELAJARAN BERBASIS POTENSI LOKAL DALAM PEMBELAJARAN FISIKA SMA DALAM MENINGKATKAN LIVING VALUES SISWA Sarah, Siti; Maryono, -
Jurnal Pendidikan Sains | Pendidikan Kimia Vol 2, No 1 (2014): JURNAL PENDIDIKAN SAINS
Publisher : Jurnal Pendidikan Sains | Pendidikan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intisari-Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) adakah perbedaan living values (kejujuran, kerja sama,  dan tanggung jawab) antara siswa kelas X yang belajar menggunakan perangkat pembelajaran berbasis potensi lokal dan tanpa berbasis potensi lokal di SMA N 1 Kretek di Kabupaten Wonosobo; (2) bagaimana keefektivanpeningkatan living values (kejujuran, kerja sama, dan tanggung jawab) melalui pembelajaran berbasis potensi lokal pada siswa kelas X di SMA N 1 Kretek di Kabupaten Wonosobo. Metode penelitian yang digunakan berupa quasieksperimen, yaitu control-group pre-test post-test design. Instrumen penelitian yang digunakan berupa: angket dan lembar observasi. Analisis yang digunakan meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji beda. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa (1) tidak ada perbedaan living values kejujuran dan kerjasama siswa kelas X SMA N 1 Kretek yang belajar dengan menggunakan perangkat pembelajaran berbasis potensi lokal dan yang belajar tanpa menggunakan perangkat permbelajaran berbasis potensi lokal. Hal ini dapat dilihat dari nilai signifikansi (p > 0,05), yaitu 0,156 (kejujuran) dan 0,812 (kerja sama). Sebaliknya, ada perbedaan tanggung jawab antara siswa yang belajar menggunakan perangkat pembelajaran berbasis potensi lokal dengan siswa yang belajar tanpa perangkattersebut dengan tingkat signifikansi (p < 0,05), yaitu 0,008. (2) Peningkatan living values kejujuran dan kerjasama melalui pembelajaran fisika berbasis potensi lokal lebih efektif diterapkan di SMA N 1 Kretek. Kata kunci: pembelajaran fisika, potensi lokal, living values
PENGARUH POLA TUSUK DASAR MENJAHIT TERHADAP LEBAR KAIN SAAT DIKENAI BEBAN Sarah, Siti
Jurnal Pendidikan Sains | Pendidikan Kimia Vol 2, No 2 (2014): JURNAL PENDIDIKAN SAINS
Publisher : Jurnal Pendidikan Sains | Pendidikan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intisari-Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola tusuk dasar menjahit terhadap lebar kain saat dikenai beban. Pola tusuk dasar menjahit yang digunakan berupa tusuk jelujur, tusuk balut, tusuk batang/tangkai, dan tusuk tikam jejak. Metode penelitian yang digunakan berupa eksperimen dengan variabel bebas berupa pola tusuk dasar menjahit; variabel kontrol berupa jenis kain, panjang jahitan, ukuran kain, dan jenis benang; variabel terikat berupa lebar kain saat dikenai beban bermassa 60 gr, 80 gr, 100 gr, 140 gr, 200 gr. Langkah-langkah penelitian: 1) menyambung dua potong kain pada bagian ujungnya menggunakan salah satu pola tusuk dasar menjahit; 2) menggantung keempat kain pada batang yang telah disediakan; 3). mengukur lebar masing-masing kain sebelum digantungi beban; 4) memberi tanda pada tempat di sekitar papan sebagai patokan pengukuran lebar kain saat dikenai beban; 5) menggantungkan beban 60 gr, 80 gr, 100 gr, 140 gr, dan 200 gr pada masing-masing ujung kain; 6) mengukur lebar kain menggunakan penggaris pada tempat yang telah diberi tanda. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pola tusuk dasar menjahit berpengaruh terhadap lebar kain saat dikenai beban. Tusuk dasarmenjahit yang paling dapat mempertahankan lebar kain saat dikenai beban adalah tusuk tikam jejak, sedangkan pola tusuk yang sangat sulit mempertahankan lebar kain saat dikenai beban adalah tusuk jelujur.Kata kunci: pola tusuk dasar menjahit dan beban.
TERMOMETER DIGITAL BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO UNO DENGAN OUTPUT TAMPILAN DISPLAY DIGITAL Sarah, Siti; Sholihah, Fitri Nur A; Faizah, Umu; Himah, Mutfasilatul
JURNAL SPEKTRA Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Sains Al Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.467 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui cara mengomunikasikan antara mikrokontroler khususnya Arduino Uno dengan Sensor Suhu,dan LCD dan mengetahui ketepatan pengukuran suhu menggunakan termometer digital berbasis Arduino Uno dibandingkan dengan termometer Analog. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi pustaka dan komparasi. Pada metode studi pustaka penulis mencari bahan penulisan penelitian ini yang diperoleh dari buku atau jurnal yang relevan.Sedangkan metode komparasi dilakukan dengan membandingkan hasil pembacaaan suhu termometer digital berbasis mikrokontroler Arduino Uno dengan hasil pembacaan suhu termometer analog. Hasil pembacaan suhu dilakukan pada tiga tempat yang berbeda, yaitu pada suhu dalam ruangan, suhu pada refrigerator dan suhu luar ruangan. Mikrokontroler Arduino Uno bisa digunakan sebagai elemen pengontrol pada alat pengukur suhu udara karena mikrokontroler ini sudah memiliki rangkaian ADC internal yang memudahkan kita dalam mengkonversi signal digital sehingga suhu yang terbaca oleh sensor LM 35 bisa langsung ditempilkan LCD. Penggunaan bahasa pemrograman Arduino pada perancangan alat pengukur suhu memiliki fitur fitur yang sangat memudahkan kita dalam membuat program library standar C. Kata kunci : Termometer digital, Mikrokontroler Arduino Uno, Sensor Suhu LM 35
Peningkatan Keterampilan Berpikir Kreatif Melalui Pembelajaran Fisika Berbasis Potensi Lokal Sarah, Siti
JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Vol 2 No 2 (2018): JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) - November 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.211 KB) | DOI: 10.30599/jipfri.v2i2.344

Abstract

The development of information and communication technology in the 21st century developed so fast. Therefore, various life skills are needed to be able to keep pace with the rapid development of technology. One of them is creative thinking skills. The skill of creative thinking can be cultivated through local potential physics-based learning. This study aims to determine whether there is an increase in creative thinking skills of students who conduct local potential based learning. The research method used was quasi experiment. The instruments used were tests and observation sheets. Data analysis used quantitative and qualitative descriptive analysis. The results showed that there is an increase in creative thinking skills of students who conducted physics learning based on local potential of 0.15975 in the low category.
Peningkatan Kerja Sinergis Melalui Pembelajaran Fisika Berbasis Potensi Lokal Sarah, Siti
Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi Vol 5, No 1 (2019): Januari - Juni
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpft.v5i1.934

Abstract

The 21st century is a period of rapid development of information and communication technology. Therefore, various life skills and living values are needed to balance them. One of the living values that is really needed is the synergistic work that can be grown through local potential physics-based learning. This study aims to determine whether there is an increase in student synergistic work through local potential physics-based learning. The research method that will be used is a quasi experiment. The instruments were observation sheets and questionnaires. Data analysis used quantitative and qualitative descriptive analysis. The results showed that there was an increase in synergistic work of students who conducted physics learning based on local potential of 0.52381 with the medium category
PENGGUNAAN MODUL BERBASIS INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KARAKTER MANDIRI SISWA Sarah, Siti; Ngaisah, Siti
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 3 No 2 (2016): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) adakah perbedaan hasil belajar antara siswa yang menggunakan modul berbasis inkuiri dan siswa yang menggunakan modul konvensional, (2) adakah perbedaan karakter mandiri antara siswa berkemampuan tinggi dan siswa berkemampuan rendah terhadap hasil belajar siswa yang belajar menggunakan modul berbasis inkuiri. Penelitian eksperimen ini menggunakan desain factorial. Populasi penelitian adalah siswa MAN Wonosobo Kelas X tahun ajaran 2012/2013 sebanyak 276 siswa yang terbagi dalam 8 kelas. Melalui teknik cluster random sampling, terpilih kelas XE (34 siswa) dan kelas XD (37 siswa) masing-masing sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengambilan data menggunakan teknik dokumentasi, tes dan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji-t dan ANOVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada perbedaan hasil belajar antara siswa yang belajar mengunakan modul berbasis inkuiri dan siswa yang belajar menggunakan modul konvensional. Uji gain menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa yang belajar menggunakan modul berbasis inkuiri (64%) lebih besar dibanding siswa yang belajar menggunakan modul konvensional (56%); (2) ada perbedaan pengaruh karakter mandiri siswa dengan kategori kemampuan tinggi dan rendah terhadap hasil belajar siswa yang belajar menggunakan modul berbais inkuiri.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING Iswadi, Iswadi; Sarah, Siti
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2017): MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.865 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa dalam materi Bilangan Bulat melalui strategi pembelajaran Cooperative learning pada siswa kelas VI semester gasal, tahun pelajaran 2016/2017.Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang mengikuti model Kemmis dan Taggart. Penelitian ini mencakup 3 siklus dimana masing-masing siklus mencakup 4 tahap yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (observing), dan refleksi (reflecting). Waktu penelitian adalah 3 bulan yaitu dari tanggal 9 Agustus 2016 sampai dengan tanggal 4 Oktober 2016 dengan subjek penelitian sebanyak 30 siswa, sedangkan data dikumpulkan melalui test, wawancara, dan observasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar matematika yang signifikan pada kelas VI. Hal ini dibuktikan dengan hasil rata-rata tes matematika pada setiap siklus meningkat yaitu pada siklus 1 = 60,16; siklus 2 = 68,70; dan siklus 3 = 80,17; dan tingkat ketuntasan siswa juga mengalami peningkatan hasil pada siklus 1 = 40% (12 orang); siklus 2= 56% (17 orang); dan siklus 3=80% (24 orang), serta hasil wawancara yang dilakukan menyimpulkan bahwa belajar matematika melalui demontrasi adalah menyenangkan bagi siswa.Penelitian ini menyimpulkan bahwa belajar matematika dengan menggunakan strategi pembelajaran Cooperative learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Kata Kunci: Matematika, Cooperative Learning, Bilangan Bulat, SD Kelas Tinggi.
SPEKTRUM BUNYI ALAT MUSIK KENTONG BERDASARKAN VARIASI JUMLAH LUBANG Sarah, Siti
Jurnal Teknologi Technoscientia Vol 7 No 2 (2015): Vol 7 No 2 Februari 2015
Publisher : LPPM IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.788 KB)

Abstract

The goal of this research are knowing sound spectrum by kentong; and knowing correlation between the amount of kentong’s hole and sound frequency. The sound is recorded in quite situation with computer which instaled by sound software. Then, the recording sound is analysed the frequency pattern in prominent and harmonic frequency. As a result, the frequency pattern of kentong with one hole formed in prominent frequency. The frequency pattern of kentong with two holes formed in prominent, first harmonic, and second harmonic frequency. The frequency pattern of kentong with three holes formed as same as kentong with two holes. The frequency pattern of kentong with four holes formed until the fiveth harmonic frequency. There is corelation between sound frequency and the amount of kentong with formula y = -86,125x2 + 515,34x + 57,375 dan determinant value = 0,9779.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS POTENSI LOKAL UNTUK MENINGKATKAN LIVING VALUES PESERTA DIDIK SMA DI KABUPATEN WONOSOBO Sarah, Siti; -, Maryono
Jurnal Teknologi Technoscientia Vol 6 No 2 (2014): Vol 6 No 2 Februari 2014
Publisher : LPPM IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.716 KB)

Abstract

Various irregularities among learners such as drugs, fights, and free sex show low values ​​of life (living values) learners. Learning physics that utilize local potentials can be a solution to improve the living values​​, especially high school students in Wonosobo regency. This study was conducted to determine 1) how the development of physics-based learning tools that can improve the local potential values ​​living high school students in Wonosobo regency and 2) how the results/implementation of high school physics learning tools developed in Wonosobo regency.This study design in the form of research and development using the model of Borg & Gall which contains seven steps of research: (1) collecting information, (2) do the design, (3) developing the initial product form, (4) conduct field trials beginning, (5) revise the main product, (6) to test the main field, and (7) revise the main field test. The products will be produced in the form of physics-based device which includes living local potential values ​​for high school students in Wonosobo regency include: syllabi, lesson plans, textbooks, student activity sheet, and assessment sheets.There are two conclusions from the research. 1) The device physics learning developed by utilizing local potential can improve the living values ​​high school students in the district of Wonosobo. 2). There is a significant difference between living values learners who use the local potential of physics-based learning to the learners who learn without using the local potential based learning.