Rosmiah Rosmiah, Rosmiah
Unknown Affiliation

Published : 15 Documents
Articles

Found 15 Documents
Search

EFISIENSI PEMANFAATAN LAHAN PADA TUMPANGSARI JAGUNG (ZEA MAYS L.) DAN KEDELAI (GLYCINE MAX L. MERRILL) DI LAHAN PASANG SURUT Aminah, Iin Siti; Rosmiah, Rosmiah; Yahya, M. Haris
Jurnal Lahan Suboptimal : Journal of Suboptimal Lands Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Pusat Unggulan Riset Pengembangan Lahan Suboptimal (PUR-PLSO) Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.203 KB) | DOI: 10.33230/JLSO.3.1.2014.107

Abstract

Tidal swamp is suboptimal land with low fertility rates. This study aims to determine the cropping pattern through intercropping spacing arrangement with biological fertilizer application on corn and soybean. Field research was conducted in the village of tidal swamp Banyu Urip South Sumatra in June-November 2013 using the Split Plot design with the main plot composition Corn planting distance (J) - Soybean (K) i.e. JK 1:3, 1:2 and 1:1; subplot is the provision of biological fertilizer (0, BioP, Azospirillum and BioP + Azospirillum) with 3 replications. Data monoculture corn and soybean as control. Land use on maize soybean intercropping obtained shelled corn and soybean production highest in treatments JK 1:3 with inorganic fertilizer application, although not statistically significantly different (HSD = 0.05). The efficiency ratio is calculated through the land Land Equivalent Ratio (LER) in the treatment of JK 1:3 high of 1.56 whereas the biological fertilizer application LER was 1.69. Competition between plants with CR (competition ratio) of 7.25 occurred at the highest JK 1:1. This study showed a favorable outcome in the land use pattern of intercropping maize planting soybeans in tidal swamps.
Analsis Karakteristik Fisik dan Kimia Surimi Ikan Lele dengan Perlakuan Jenis dan Lama Penyimpanan Dingin Dasir, Dasir; Suyatno, Suyatno; Rosmiah, Rosmiah
Seminar Nasional Lahan Suboptimal 2018: Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal "Tantangan dan Solusi Pengembangan PAJALE dan Kel
Publisher : Seminar Nasional Lahan Suboptimal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dasir et al, 2019. Analysis of Physical and Chemical Characteristics of Surimi Lele Fish with Treatment Treatment and Cold Storage Duration. pp. 165-171.Currently, fish farmers have successfully cultivated catfish, catfish, and tilapia with increasing production every year. The types of fish have not been used in the manufacture of Pempek because of poor meat quality. Therefore, it is necessary to improve quality by making it a product between of surimi. This study aimed to determine the chemical characteristics and physics of catfish surimi from the treatment of cold storage and cold storage. The research design used was factorial completely randomized design (RALF) with cold storage type and time using ice, (P1) and with freezer (P2) for 0, 3, 6 and 9 days (W1, W2, W3,  and W4) with two Repeat times. In the interaction treatment, the highest protein content was 11.93% in P1W0, the lowest water content was 71.33% in P2W0, the highest pH was 7.36 in P1W3 and the lowest EMC was 21.58% in P1W0. The highest organoleptic test results on color and aroma 3.50 on P1W0 and physical test on the highest texture value of 6.45 on P1W3. The results of the study concluded that the P1W3 treatment showed the best results.
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays Saccharata Sturt) TERHADAP TAKARAN PUPUK HAYATI DAN PUPUK NPK MAJEMUK Panani, Harris; Hawalid, Heniyati; Rosmiah, Rosmiah
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 11, No 2 (2016): Klorofil
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v11i2.464

Abstract

Response Growth and Production of Sweet Corn (Zea mays saccharata Sturt) dose Mycorrhizae and Biological Fertilizer NPK Compound Fertilizer. The aim of this study was to evaluate the response of administration of Biological Fertilizer and Compound Fertilizer NPK on the growth and yield of sweet corn (Zea mays sacchrata Sturt). This research has been conducted on an experimental garden campus of the University of Muhammadiyah Palembang C, Semambu Island Village, District North Inderalaya, Ogan Ilir, South Sumatra Province. This study took place from May to July 2015. This study used a randomized block design (RAK) factorial combination with 12 treatments and 3 replicates with four plants examples. As for the treatment of the following factors: Biological Organic Fertilizer dose (H), H1 = 5g/plant, H2 = 10g/plant, H3 = 15g/plant. NPK Compound Fertilizer dose (M), M0 = Without treatment (control), M1 = 50 kg/ha (0,94g/plant), M2 = 100 kg/ha (1,9g/plant), M3 = 150 kg/ha (2.8 g/plant). The results showed that the best treatment is a biological fertilizer mycorrhizal with a dose of 10 g/plant and NPK compound fertilizer with a dose of 2.8 g/plant . The highest production on H2M3 treatment is 4.7 kg/plot (13 ton/ha).
PENGARUH PUPUK ORGANIK HAYATI + PUPUK ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BEBERAPA VARIETAS JAGUNG MANIS (Zea mays Saccharata Sturt) SERTA GULMA DI LAHAN LEBAK Amirullah, Amirullah; Aminah, R. Iin Siti; Rosmiah, Rosmiah
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 2 (2017): Klorofil
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v12i2.814

Abstract

Pengaruh Pupuk Organik Hayati + Pupuk Anorganik Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Beberapa Varietas Jagung Manis (Zea mays Saccharata Sturt) Serta Gulma Di Lahan Lebak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Pupuk Organik Hayati + Pupuk Anorganik Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Beberapa Varietas Jagung Manis (Zea mays Saccharata Sturt) Serta Gulma Di Lahan Lebak. Penelitian ini telah dilaksanakan pada kebun percobaan kampus C Universitas Muhammadiyah Palembang, Desa Pulau Semambu, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini telah berlangsung dari bulan April sampai dengan bulan Juli 2016. penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok ( RAK ) Faktorial dengan 15 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan dengan 10 tanaman contoh. Adapun faktor perlakuannya sebagai berikut :1. Takaran Pupuk Organik Hayati + Pupuk Anorganik (T), T0= POH+0% N,P,K, T2= POH+25% N,P,K, T3= POH+50% N,P,K, T4= POH+75% N,P,K, T5= POH+100% N,P,K. 2. Varietas Jagung Manis (V): V1= Bonanza, V2= Sweet Boy, V3= Sagita. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian Pupuk Organik Hayati (POH) + 75 % N,P,K dan penggunaan jagung manis varietas Sagita menghasilkan pertumbuhan dan produksi yang baik pada lahan lebak dengan berat tongkol 9,39 ton/ha.Sedangkan untuk gulma Imperata cylindrica adalah gulma yang dominan sebelum pengolahan lahan di lahan lebak dengan nilai SDR 69,54 %, gulma Cyperus compressus adalah gulma yang mendominasi setelah pemberian pupuk di lahan lebak dengan nilai SDR 53, 95 %.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK HAYATI MIKORIZA DAN VOLUME PEMBERIAN AIR TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT ( Elaeis guineensis Jacq.) PADA STADIA PRE NURSERY Riduan, Muhammad; Rosmiah, Rosmiah; Aminah, R. Iin Siti
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 1 (2017): Klorofil
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v12i1.608

Abstract

Pengaruh Pemberian Pupuk Hayati Mikoriza dan Volume Pemberian Air Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Pada Stadia pre-Nursery polybag. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pertumbuhan terbaik dari Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) pada Stadia Pre-Nursery terhadap Pemberian Pupuk Hayati Mikoriza dan Volume Pemberian Air. Penelitian ini akan dilaksanakan di lahan kebun percobaan kampus C Universitas Muhammadiyah Palembang Dusun I Desa Pulau Semambu Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan. pada bulan Mei sampai Juli 2015, Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 12 kombinasi perlakuan 3 ulangan dan masing- masing perlakuan terdapat 3 tanaman contoh. Faktor perlakuan pertama yaitu Konsentrasi Hayati Mikoriza (H) yang terdiri dari : H0 = tanpa Mikoriza, H1 = 10 (g) Mikoriza, H2 = 20 gram dan H3 = 30 gram. Faktor perlakuan kedua yaitu Volume (V) yang terdiri dari : V1= 250 ml Air, V2= 500 ml Air dan V3 = 750 ml Air. Peubah yang diamati terdiri dari tinggi bibit (cm), Jumlah pelepah daun (helai), bobot kering tanaman (g), panjang akar (cm), jumlah akar primer , dan bobot kering akar(g). Perlakuan pemberian Takaran pupuk hayati mikoriza dengan hasil terbaik pada rerata tinggi, jumlah pelepah daun ,bobot kering tanaman tidak terjadi interaksi pada semua peubah yang diamati.
PENGARUH KONSENTRASI AIR LERI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BEBERAPA VARIETAS JAMUR TIRAM (Pleurotus ostreatus Jacq. Ex Fr) Suprapto, Suprapto; Rosmiah, Rosmiah; Gusmiatun, Gusmiatun
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 2 (2017): Klorofil
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v12i2.811

Abstract

The impact of leri water concentrate on the growth and production of some varieties of oyster mushroom (Pleurotes ostreatus Jacq. Ex Fr). The purposes of this research Is to determine the concentrate of leri water that can produce the growing of oyster mushroom and also the best production of some kind of oyster mushroom. this research was conducted in farmers? field of jamur tiram Jl. Rawa Sari Rt. 40 Rw 10 Kel. Bukit Sangkal Celentang, District Kalidoni Palembang. This research used a randomize block design/Random group design (RAK) factorial with 12 combination treatment that was repeat as much as 3 times. The first factor is water L4=60 ml/l liter of water . the second factor is varieties of oyster mushroom (V) : V1 = white oyster mushroom, V2 = pink oyster mushroom, V3 = oyster mushroom brown. The changing that was observed is harvest time (days) and how many oyster mushroom that will growing in one clump (fruit), maximum width of the hood (cm) and the total weight of the oyster mushroom growing (g). The results showed that the provision of water treatment tabulation leri 60 ml / l of water provide the best growth and production of weighing 285.77 g total weight. Treatment of white oyster mushroom varieties give the best effect on the number of fruiting bodies of fungi, mildew fruit hood width and total weight of fruit fungus. In the tabulation of the interaction between the provision of water treatment leri 60 ml / l of water with white oyster mushroom varieties good influence on the growth and production.
APLIKASI JENIS PUPUK ORGANIK PADA TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.) Marlina, Neni; Rosmiah, Rosmiah; Gofar, Nuni Gofar
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 9, No 2 (2014): Jurnal Ilmu-Ilmu Agroteknologi Klorofil
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v9i2.115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis pupuk organik yang tepat dalam meningkatkan tanaman sawi. Penelitian ini telah dilaksanakan di kebun petani Jalan Jenderal A Yani 13 Ulu Palembang pada bulan April sampai dengan Juli 2014. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima perlakuan yang diulang lima kali. Perlakuannya adalah tanpa pupuk organik dan pupuk anorganik, pupuk anorganik (NPK dengan dosis 100 kg urea, 100 kg SP-36, dan 50 kg KCl ha-1), pupuk kandang kotoran ayam (3 ton ha-1) , kompos jerami (3 ton ha-1) dan pupuk organik hayati (300 kg ha-1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi jenis pupuk organik hayati sebanyak 300 kg ha-1 memberikan pertumbuhan dan produksi terbaik dengan ditunjukkan berat segar sebanyak 54,00 g per polybag.
RESPON TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt) TERHADAP PUPUK KOMPOS KOTORAN AYAM DAN NPK DENGAN TAKARAN BERBEDA Amir, Nurbaiti; Rosmiah, Rosmiah
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 2 (2018): Klorofil
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v13i2.1326

Abstract

Respon tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) terhadap pupuk kompos kotoran ayam dan NPK dengan takaran berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan takaran pupuk kompos kotoran ayam dan NPK yang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) di lahan lebak. Penelitian ini telah dilaksanakan di kebun percobaan fakultas Pertanian Kampus C Universitas Muhammadiyah Palembang di Desa Pulau Semambu, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Organ Ilir, Sumatera Selatan. Penelitian ini telah dilaksanakan dari bulan April sampai Juli 2016. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan 9 kobinasi perlakuan dan 3 kali ulangan. Faktor Perlakuan kompos kotoran ayam A1:0.5 ton/ha (150 g/petak),?? A2: 1,0? ton/ha (300 g/petak), A3:1,5 ton/ha (450 g/petak). NPK M1:100 kg/ha (30 g/petak), M2:150 kg/ha (45 g/petak), M3:200 kg/ha (60 g/petak). Hasil terbaik yang didapat dalam penelitian ini adalah perlakuan interaksi antara pupuk kompos kotoran ayam 1,5 ton/ha (450 g/petak) dan NPK 200 kg/ha (60 g/petak), memberikan hasil tertinggi.
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG HIBRIDA (Zea mays L.) TERHADAP JENIS DAN TAKARAN PUPUK ORGANIK Amir, Nurbaiti; Rosmiah, Rosmiah
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 14, No 1 (2019): Klorofil
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v14i1.1847

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan serta mendapatkan jenis dan takaran pupuk organik terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi jagung hibrida (Zea mays L). Penelitian ini telah di laksanakan pada lahan milik petani yang berlokasi di Desa Tanjung Seteko, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir. Penelitian ini di laksanakan bulan Juni sampai Agustus 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split-plot design) dengan 9 kombinasi perlakuan yang diulang 4 kali dan 5 tanaman contoh dari setiap perlakuan. Adapun faktor perlakuan Petak Utama : Jenis pupuk organik (J) : J1 (Kotoran Ayam); J2(Kotoran Sapi) dan ?J3(Blotong) sedangkan Anak petak : Takaran pupuk organik (T) : ?T1 = 1 ton/ha (0,6 kg/petak); T2 = 3 ton/ha (1,8 kg/petak) dan T3 = 5 ton/ha (3 kg/petak) adapun Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, ?panjang tongkol, berat tongkol per tanaman, berat 100 biji dan produksi per petak. Berdasarkan hasil penelitian menujukkan bahwa perlakuan jenis pupuk organik? berpengaruh sangat nyata pada berat tongkol per tanaman. Perlakuan takaran pupuk organik berpengaruh sangat nyata pada berat tongkol per tanaman dan ?produksi per petak sedangkan interaksi keduanya berpengaruh tidak nyata pada semua peubah yang diamati. Kesimpulan yang dapat diambil yaitu perlakuan kombinasi jenis pupuk organik kotoran ayam dengan takaran 3 kg/petak menghasilkan berat? tongkol per petak 4,10 kg/petak atau 10,93 ton/ha.
PENGARUH WAKTU INKUBASI DAN TAKARAN KOMPOS KOTORAN AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN GULMA DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG HIBRIDA (Zea mays L.) DI LAHAN LEBAK Yandi, Ari; Marlina, Neni; Rosmiah, Rosmiah
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2016): Klorofil
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v11i1.216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menentukan waktu inkubasi dan takaran komposkotoran ayam yang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung hibrida (Zea mays L.) danmelihat pertumbuhan gulma di lahan lebak. Penelitian ini telah dilaksanakan dilahan kebun percobaankampus C Universitas Muhammadiyah Palembang Desa Pulau Semambu Kecamatan Indralaya UtaraKabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatra Selatan pada bulan Mei sampai bulan Juli 2015. Rancangan yangdigunakan adalah RAK Faktorial dengan 12 kombinasi perlakuan yang diulang 3 kali dengan 4 tanamancontoh. Faktor perlakuan adalah Waktu inkubasi kompos kotoran ayam (I) yaitu I0 (0 hari), I1 (10 hari), I2 (20hari) dan I3 (30 hari), dan Takaran kompos kotoran ayam (A) yaitu A1 (0,5 ton/ha), A2 (1,0 ton/ha) dan A3 (1,5ton/ha). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan interaksi antara lama waktu inkubasi 30 hari dantakaran pupuk organik plus 1,0 ton/ha memberikan hasil terbaik terhadap diameter tongkol dan dapatmeningkatkan produksi berat pipilan per petak sebanyak 4,60 kg/petak, perlakuan lama waktu inkubasi 0hari dapat menurunkan populasi gulma pada pertanaman jagung di lahan lebak serta perlakuan takaranpupuk organik 0,5 ton/ha dapat menurunkan populasi gulma pada pertanaman jagung di lahan lebak.