Articles

Found 33 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WAKTU BEKERJA WANITA PEDESAAN DI LUAR RUMAH DI DESA TEGALGONDO KECAMATAN KARANGPLOSO Budijanto, Budijanto
Jurnal Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (1996)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/pg.v3i1.1916

Abstract

Tujuan penelitian dalam studi ini adalah untuk mengetahui beberapa faktor yang mempengaruhi pencurahan waktu kerja wanita di pedesaan, sebagai studi kasus di desa Tegalgondo, kecamatan Karangploso. Sebagai sampel responden adalah ibu-ibu rumah tangga yang bekerja di luar rumah. Pemilihan responden secara acak sederhana (simple random sample) sebanyak 150 ibu rumah tangga. Pengumpulan data primer dengan cara wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel bebas yaitu jumlah anggota rumah tangga, pendidikan kepala keluarga, dan ibu rumah tangga, luas areal yang digarap, status pemilikan lahan, dan pendapatan kepala keluarga mempunyai hubungan yang signifikan terhadap pencurahan waktu kerja wanita pedesaan di luar rumah. Sumbangan efektif terbesar diberikan oleh variabel jumlah anggota keluarga.
PEMANFAATAN DAUN MIMBA SEBAGAI PESTISIDA ORGANIK DI KECAMATAN KADEMANGAN KOTA PROBOLINGGO Rusdi, Rusdi; Purwati, Titik; Budijanto, Budijanto; Riyanto, Riyanto
JPM Pambudi Vol 1 No 1 (2017): JPM PAMBUDI
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P2M) IKIP Budi Utomo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.009 KB) | DOI: 10.33503/pambudi.v1i1.11

Abstract

Science Program for Wiayah (IbW) is intended to empower the community to form Kademangan Sub-district in Probolinggo City which is more advanced, more prosperous and more faithful. This objective will be achieved by empowering communities through the development of science and technology based areas with a planned approach, in which communities are involved in the planning, implementation, evaluation and utilization of results. In particular the IbW Program is: (1) To identify potential, realistic, realistic, real, and realistic human resources, condition, and resources in Kademangan sub-district, Probolinggo Municipality; (2) To formulate the potential of human resources and natural resources so that it can be used as a commodity of superior territory; (3) Conducting training activities in the framework of technology transfer produced by Higher Education to the community. The methods used in this Program are survey, and observation. Preparation of action programs conducted through workshop activities. The results of the IbW program are: (1) The socialization of IbW Program with the Local Government of Probolinggo Municipality and the Pohsangit Kidul and Pilang Village Farmer Groups; (2) Counseling on the Benefits and Use of Pesticide Neighbors; (3) Training and practice of Mimba Leaf Processing Becoming Plant Pesticide. The conclusion of the IbW program is that it is very potential to develop bio-pesticide biological agents from neem. To cultivate vegetable pesticides especially from neem by farmers still needed the process and time because farmers are still familiar with chemical pesticides.
PENGARUH KEBIASAAN BELAJAR DAN SELF-EFFICACY TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI DI SMA Rosyida, Fatiya; Utaya, Sugeng; Budijanto, Budijanto
Jurnal Pendidikan Geografi Vol 21, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.428 KB) | DOI: 10.17977/jpg.v21i2.5903

Abstract

belajar terhadap hasil belajar Geografi, (2) pengaruh self-efficacy terhadap hasil belajar Geografi, dan (3) pengaruh kebiasaan belajar dan self-efficacy terhadap hasil belajar Geografi di SMAN 1 Widang-Tuban. Data dikumpulkan dengan menyebarkan angket dan dokumentasi dari 94 responden. Kebiasaan belajar diukur dengan angket kebiasaan belajar yang dikembangkan oleh Bakare 1971. Instrumen Motivation and Strategy Learning Quetionare (MSLQ) yang dikembangkan oleh Pintrich dkk tahun 1991 digunakan untuk mengukur self-efficacy, sedangkan hasil belajar siswa diperoleh dari nilai rata-rata ulangan. Setelah data terkumpul, dianalisis secara statistik dengan teknik regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  (1) kebiasaan belajar secara signifikan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dengan sumbangan efektif sebesar 65,60%, (2) Self-efficacy secara signifikan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dengan sumbangan efektif sebesar 15,80%, dan (3) kebiasaan belajar dan self-efficacy secara signifikan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dengan sumbangan efektif sebesar 65,20%. Kata Kunci: kebiasaan belajar, self-efficacy, hasil belajar.
PEKERJA ANAK DI KOTA DAN PERMASALAHANNYA Budijanto, Budijanto
Jurnal Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (1998)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/pg.v5i1.1991

Abstract

Masalah pekerja anak merupakan masalah yang kompleks. Masalah yang dihadapi oleh pekerja anak adalah jam kerja yang panjang, upah kerja yang rendah dan pekerjaan yang berbahaya. Oleh karena itu pekerja anak perlu adanya perlindungan hukum dengan melaksanakan Peraturan MENAKER Nomer: Ol/MEN 1987 tentang pekerja anak dan Konvensi ILO No. 138/1973 tentang batasan usia pekerja anak.
PROFIL KEPENDUDUKAN INDONESIA ERA 1990-AN: SUATU TINJAUAN DEMOGRAFIS Budijanto, Budijanto
Jurnal Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (1995)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/pg.v2i2.1857

Abstract

Permasalahan penduduk di Indonesia terjadi sebagai akibat situasi demografis sebelum tabun 1970-an. Permasalahan pen­duduk di Indonesia terutama menyangkut dengan jumlah penduduk yang besar nomor 5 di dunia. Tingkat fertilitas yang tinggi, pertumbuban penduduk yang cepat dengan struktur muda, dan persebaran penduduk yang tidak merata.
HUBUNGAN MINAT DAN KEBIASAAN MEMBACA DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA SMA UNGGULAN PONDOK PESANTREN ZAINUL HASAN GENGGONG PROBOLINGGO Noviantoro, Kurnia Maulidi; Amirudin, Achmad; Budijanto, Budijanto
Jurnal Pendidikan Geografi Vol 21, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.173 KB) | DOI: 10.17977/pg.v21i1.5421

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengungkap hubungan antara minat membaca dengan hasil belajar geografi, (2) mengungkap hubungan antara kebiasaan membaca dengan hasil belajar geografi, (3) mengungkap hubungan antara minat dan kebiasaan membaca dengan hasil belajar geografi, dan (4) mengungkap hubungan yang paling dominan antara minat dan kebiasaan membaca dengan hasil belajar geografi. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Unggulan Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo yang terbagi dalam empat kelas. Sampel penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling dengan menunjuk dua kelas yang memiliki nilai rata-rata tertinggi dan terendah yaitu siswa kelas X-3 untuk kelas nilai tertinggi dan siswa kelas X-4 untuk kelas terendah. Pengumpulan data dilakukan dengan instrument angket. Hasil belajar diukur dengan keberadaan nilai UAS semester ganjil siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat hubungan negatif antara minat membaca dan hasil belajar geografi dengan kontribusi min-at membaca sebesar 8,8%, (2) terdapat hubungan positif antara kebiasaan mem-baca dan hasil belajar geografi dengan kontribusi kebiasaan membaca sebesar 21,8%, (3) terdapat hubungan yang positif secara simultan antara minat dan ke-biasaan membaca dengan hasil belajar geografi, (4) Kebiasaan membaca mem-iliki hubungan yang paling dominan di antara minat membaca dengan hasil belajar geografi.Keywords: minat membaca, kebiasaan membaca, hasil belajar
STUDI KOMPARATIF FERTILITAS PENDUDUK ANTARA DAERAH INDUSTRI DAN PERTANIAN (SUATU EVALUASI TERHADAP KEBERHASILAN PROGRAM KELUARGA BERENCANA PASCA TAHUN 1998 PADA MASYARAKAT INDUSTRI DI KABUPATEN/KOTA MALANG) Budijanto, Budijanto
Jurnal Pendidikan Geografi Vol 16, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.907 KB) | DOI: 10.17977/pg.v16i1.5539

Abstract

Abstrak. Penurunan fertilitas dan perbaikan kesehatan masyarakat menjadi tujuan utama untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat fertilitas di daerah industri yang dibandingkan dengan fertilitas di daerah pertanian, dan untuk mengevaluasi keberhasilan program KB pada masyarakat industri. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan populasi pasangan usia subur pada masyarakat industri dan masyarakat pertanian. Teknik pengambilan sampel daerah dan responden secara purposive, dan wawancara sebagai teknikutama dalam pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fertilitas pada masyarakat industri lebih rendah daripada masyarakat pertanian. Terdapat perbedaan yang signifikan, antara fertilitas pada masyarakat industri dengan pertanian berdasarkan umur kawin pertama, lama periode reproduksi, pendidikan istri, pendapatan keluarga dan mortalitas bayi, dan ada perbedaan yang tidak signifikan perbedaan fertilitas berdasarkan pemakaian alat kontrasepsi. Namun secara simultan keenam variabel bebas mempunyai hubungan yang signifikan dengan fertilitas untuk daerah industri dan pertanian. Bobot sumbangan terbesar diberikan oleh variabel mortalitas bayi dan terkecil oleh pemakaian alat kontrasepsi.Kata Kunci : Fertilitas, sosial, ekonomi, budaya dan demografi
Pengaruh Kebiasaan Belajar dan Self-Efficacy terhadap Hasil Belajar Geografi Di SMA Rosyida, Fatiya; Utaya, Sugeng; Budijanto, Budijanto
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 21, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.821 KB) | DOI: 10.17977/jpg.v21i2.304

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya (1) pengaruh kebiasaan belajar terhadap hasil belajar Geografi, (2) pengaruh self-efficacy terhadap hasil belajar Geografi, dan (3) pengaruh kebiasaan belajar dan self-efficacy terhadap hasil belajar Geografi di SMAN 1 Widang-Tuban. Data dikumpulkan dengan menyebarkan angket dan dokumentasi dari 94 responden. Kebiasaan belajar diukur dengan angket kebiasaan belajar yang dikembangkan oleh Bakare 1971. Instrumen Motivation and Strategy Learning Quetionare (MSLQ) yang dikembangkan oleh Pintrich dkk tahun 1991 digunakan untuk mengukur self-efficacy, sedangkan hasil belajar siswa diperoleh dari nilai rata-rata ulangan. Setelah data terkumpul, dianalisis secara statistik dengan teknik regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kebiasaan belajar secara signifikan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dengan sumbangan efektif sebesar 65,60%, (2) Self-efficacy secara signifikan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dengan sumbangan efektif sebesar 15,80%, dan (3) kebiasaan belajar dan self-efficacy secara signifikan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dengan sumbangan efektif sebesar 65,20%. DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um017v21i22016p017
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DIPADU NUMBERED HEADS TOGETHER TERHADAP KETERAMPILAN METAKOGNITIF DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS GEOGRAFI SISWA SMA Sari, Nila Puspita; Budijanto, Budijanto; Amiruddin, Ach.
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.2, No.3, Maret 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.193 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i3.8720

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of learning model Problem Based Learning (PBL) combined Numbered Heads Together (NHT) against metacognitive skills and critical thinking abilities geography high school students. This study is a quasi-experimental research with a quantitative approach. Subjects numbered 56 students consisting of two classes of class XI IPS 2 as an experimental class and class XI IPS 1 as the control class. The research instrument is an essay test amounted to 8 essay test questions for metacognitive and critical thinking which consists of 4 questions about the pretest and 4 questions posttest. The analysis technique used is the unpaired t-test (Independent Samples t-Test). Statistical test results metacognitive skills significance value 0.016 <0.005, with the average value of gain score the experimental class higher at 17 compared to the control class is 12.  As for the value of critical thinking skills acquired significance 0.001 <0.005 with average value Score Gain experimental class is higher at 18 compared with the control class is equal to 12. Based on these results it can be concluded that there are significant application of learning models Problem Based Learning (PBL) combined Numbered Heads Together (NHT) against metacognitive skills and critical thinking skills in high school students Environment material.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dipadu Numbered Heads Together (NHT) terhadap keterampilan metakognitif dan kemampuan berpikir kritis geografi siswa SMA. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian berjumlah 56 siswa yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas XI IPS 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPS 1 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes esai berjumlah 8 soal tes essay untuk metakognitif dan berpikir kritis yang terdiri dari 4 soal pretest dan 4 soal posttest. Teknik analisis yang digunakan adalah uji-t tidak berpasangan (Independent Samples t-Test). Hasil uji statistik diperoleh nilai signifikansi keterampilan metakognitif 0,016<0,005, dengan nilai rata-rata Gain Score kelas eksperimen lebih tinggi yaitu sebesar 17 dibandingkan dengan kelas kontrol yaitu sebesar 12. Sementara itu, untuk nilai signifikansi kemampuan berpikir kritis diperoleh 0,001<0,005 dengan nilai rata-rata Gain Score kelas eksperimen lebih tinggi yaitu sebesar 18 dibandingkan dengan kelas kontrol yaitu sebesar 12. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dipadu Numbered Heads Together (NHT) terhadap keterampilan metakognitif dan kemampuan kritis pada materi Lingkungan Hidup siswa SMA
HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG PROSES PEMBELAJARAN DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI DI HOMESCHOOLING SEKOLAH DOLAN KOTA MALANG Fitriana,, Evi; Utaya, Sugeng; Budijanto, Budijanto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.4, April 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.265 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i4.6212

Abstract

The aim of this research is to know the relationship between student perception on learning and the learning achievement of Geography subject in Homeschooling Sekolah Dolan Malang City. This research used quantitative description method, with correlation analysis. Perception data collection using a questionnaire based on the Likert scale. Learning achievement data was collected from report achievement on 1st semester. Based on the data analysis, showed that the relations between student perception and the learning achievement of Geography are significant. Learning process has moderate correlation with learning achievement. The learning process is one of the external factors that have contributed in determining learning achievement, so that expected there are other factors that affect learning achievement.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan persepsi tentang proses pembelajaran dengan hasil belajar geografi siswa homeschooling Sekolah Dolan Kota Malang. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif yang menggunakan analisis korelasi product moment untuk menganalisis hubungan antar variabel penelitian. Pengumpulan data persepsi tentang pembelajaran menggunakan angket yang penilaiannnya berpedoman pada skala likert. Data hasil belajar dikumpulkan dari nilai rapor semester ganjil. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara persepsi tentang proses pembelajaran dan hasil belajar geografi di homeschooling Sekolah Dolan Kota Malang. Proses pembelajaran memiliki korelasi sedang dengan hasil belajar. Proses pembelajaran merupakan salah satu faktor eksternal yang mempunyai kontribusi dalam menentukan hasil belajar, sehingga diduga terdapat faktor-faktor lain yang memengaruhi hasil belajar.