Destiniar Destiniar, Destiniar
Unknown Affiliation

Published : 10 Documents
Articles

Found 10 Documents
Search

INTERRATER RELIABILITY REVIEWED BY MANY RATER Destiniar, Destiniar
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 16
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to see which one is better both the interrater reliability coefficients were rated by 18 rater or 6 rater and analyzed by the Fleiss Kappa method.Instrument that is assessed in the form of Mathematic test for the nineth grade made by the teacher in the form of multiple choice with 4 options. The method used experimental method and data is processed by using t-test. The results obtained show that the interater reliability coefficient of the Mathematic test for nineth grade analyzed by the Fleiss Kappa method and rated by 18 rater was higher than that assessed by the 6 rater. key words: Reliabilitas Interrater, Fleiss Kappa  Reliabilitas Interrater,            Thepurpose of this study is to see which one is better bothFleiss Kappa                         the interrater reliability coefficients were rated by 18 rater or 6 rater and analyzed by the Fleiss Kappa method. Instrument that is assessed in the form of Mathematic testfor the nineth grade made by the teacher in the form of multiple choice with 4 options. The method used experimental method and data is processed by using t-test. The results obtained show that the interater reliability coefficient of the Mathematic test for nineth grade analyzed by the Fleiss Kappa method and rated by 18 rater was higher than that assessed by the 6 rater.
RELIABILITAS INTERRATER INSTRUMEN TES Destiniar, Destiniar
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 16
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abtrak-Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan koefisien reliabilitas inter rater dengan metode Fleiss Kappa. Rater pada penelitian ini adalah guru matematika SMP, dosen Pendidikan Matematika dan Dosen FMIPA matematika. Banyak rater yang digunakan adalah 6 rater dan 12 rater. Yang akan dinilai atau berupa instrumen tes matematika yang berbentuk soal pada pilihan ganda untuk kelas IX semester ganjil, Metode Penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Hasil yang diperoleh koefisien reliabilitas inter rater soal tes matematika 12 rater lebih tinggi daripada 6 rater.kata kunci: Reliabilitas Inter Rater, Fleiss Kappa
EFEKTIVITAS PENDEKATAN KONTRUKTIVISME DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 46 PALEMBANG Widyanti, Dwi; Destiniar, Destiniar
Prosiding Universitas PGRI Palembang Kumpulan Prosiding Edisi 1
Publisher : Prosiding Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakEfektivitas adalah keterkaitan antara tujuan dan hasil yang dinyatakan dan menunjukkan derajat kesesuaian antara tujuan dan hasil yang dicapai, suatu kegiatan dikatakan efektif bila kegiatan itu dapat diselesaikan pada waktu yang tepat dan mencapai tujuan yang diinginkan. Pendekatan kontruktivisme adalah pendekatan ini pada dasarnya menekankan pentingnya siswa membangun sendiri pengetahuan mereka lewat keterlibatan aktif proses belajara mengajar. Dalam kontruktivisme mengaitkan pembelajaran dengan pengetahuan awal  yang telah dimiliki siswa dan mengintegrasikannya dengan situasi yang realistik atau relevan sehingga siswa terlibat secara emosional dan sosial dan guru hanya sebagai pembimbing dan fasilitator bagi siswa dalam proses rekontruksi ide dan konsep matematika. Variabel dalam penelitian ini adalah keefektifan pendekatan yang ditinjau dari 3 aspek yaitu ketuntasan belajar siswa secara  klasikal tuntas, aktifitas siswa relatif tinggi serta respon atau sikap siswa terhadap pembelajaran posistif, subjek penelitian ini adalah kelas VII6 di SMP Negeri 46 Palembang yang berjumlah 38 orang. Metode yang digunakan dalam peneltiian ini adalahpp pre-experiment design, sedangkan teknik analisis datant yang digunakan adalah teknik tes, observasi dan angket. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa keefektifan pendekatan konstruktivisme utnuk pelajaran matematika di kelas VII6 di SMP Negeri 46 Palembang yang ditinjau dari ketuntasan belajar, aktifitas siswa serta respon atau sikap siswa positif terhadap pembelajaran”efektif”, dengan rincian ketuntasan belajar siswa secara klasikal mencapai 80, 65%, aktifitas siswa yang cukup tinggi dengan menunjukkan rata-rata 64, 75% dan respon atau sikap siswa positif terhadap pembelajaran matematika dilihat dari komentar mereka rata-rata 77, 56%.Kata kunci: Pendekatan Kontruktivisme, Keferktifan Pembelajaran.
RELIABILITAS INTERRATER INSTRUMEN TES Destiniar, Destiniar
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 16
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1582.063 KB)

Abstract

Abtrak-Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan koefisien reliabilitas inter rater dengan metode Fleiss Kappa. Rater pada penelitian ini adalah guru matematika SMP, dosen Pendidikan Matematika dan Dosen FMIPA matematika. Banyak rater yang digunakan adalah 6 rater dan 12 rater. Yang akan dinilai atau berupa instrumen tes matematika yang berbentuk soal pada pilihan ganda untuk kelas IX semester ganjil, Metode Penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Hasil yang diperoleh koefisien reliabilitas inter rater soal tes matematika 12 rater lebih tinggi daripada 6 rater.kata kunci: Reliabilitas Inter Rater, Fleiss Kappa
Interrater Reliability Reviewed By Many Rater Destiniar, Destiniar
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 16
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2441.551 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to see which one is better both the interrater reliability coefficients were rated by 18 rater or 6 rater and analyzed by the Fleiss Kappa method.Instrument that is assessed in the form of Mathematic test for the nineth grade made by the teacher in the form of multiple choice with 4 options. The method used experimental method and data is processed by using t-test. The results obtained show that the interater reliability coefficient of the Mathematic test for nineth grade analyzed by the Fleiss Kappa method and rated by 18 rater was higher than that assessed by the 6 rater. key words: Reliabilitas Interrater, Fleiss Kappa  Reliabilitas Interrater,            Thepurpose of this study is to see which one is better bothFleiss Kappa                         the interrater reliability coefficients were rated by 18 rater or 6 rater and analyzed by the Fleiss Kappa method. Instrument that is assessed in the form of Mathematic testfor the nineth grade made by the teacher in the form of multiple choice with 4 options. The method used experimental method and data is processed by using t-test. The results obtained show that the interater reliability coefficient of the Mathematic test for nineth grade analyzed by the Fleiss Kappa method and rated by 18 rater was higher than that assessed by the 6 rater.
KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS DITINJAU DARI SELF EFFICACY SISWA DAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) DI SMP NEGERI 20 PALEMBANG Destiniar, Destiniar; Jumroh, Jumroh; Sari, Devi Maya
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Vol 12, No 1 (2019): Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Volume 12 Nomor 1 Februari 2019
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jppm.v12i1.4859

Abstract

This research is aimed to know the influence of Think Pair Share (TPS) learning model on students' mathematical concept comprehension in terms of self efficacy of SMP Negeri 20 Palembang students. The method used is the experimental method with a population of 316 students and samples taken as many as 63 students. One experimental class of 32 students who received treatment model Think Pair Share (TPS) and one control class were 31 students who received conventional learning treatment. Data were analyzed by using two-way ANOVA. Based on the analysis of research results indicate that there is influence of learning model of Think Pair Share (TPS) to students' mathematical concept, there is influence of concept comprehension ability in terms of student self efficacy, and there is no interaction between Think Pair Share (TPS) and self efficacy to the ability of understanding mathematical concepts of students of class VII SMP Negeri 20 Palembang. Keywords: Ability to Understand Mathematical Concepts, Self Efficacy, Think Pair Share
KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION (AIR) Utami Wijaya, Tri Ullandari; Destiniar, Destiniar; Mulbasari, Anggria Septiani
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG 2018: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 5 MEI 2018
Publisher : PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.46 KB)

Abstract

Abstract— The purpose of this research is to know that the learning model of Auditory Intellectually Repetition (AIR) can improve students' mathematical concept comprehension ability. Mathematics is very necessary to be given to students ranging from elementary to college level to equip learners with the ability to understand mathematical concepts. In general, mathematics learning in Indonesia is still using the traditional approach so that the lesson of mathematics less meaningful. Based on the above problems it is necessary to have a model of learning that is considered appropriate to overcome the problem is the learning model of Auditory Intellectually Repetition (AIR) which is a learning model that emphasizes student learning activities in which students are actively building their own personal and group knowledge by integrating three aspects 1) Auditory (2) Intellectually (3) Repetition. Therefore, the learning model of Auditory Intellectually Repetition (AIR) can improve students' mathematical concept. Keywords— understanding of mathematical concepts, learning model of Auditory Intellectually Repetition (AIR). Abstrak— Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bahwa model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Matematika sangatlah perlu diberikan kepada peserta didik mulai dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi untuk membekali peserta didik dengan kemampuan pemahaman konsep matematis. Secara umum pembelajaran matematika di Indonesia masih menggunakan pendekatan tradisional sehingga pembelajaran matematika kurang bermakna. Berdasarkan permasalahan di atas maka diperlukan sebuah model pembelajaran yang dipandang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) yakni model pembelajaran yang menekankan pada kegiatan belajar siswa dimana siswa secara aktif membangun sendiri pengetahuan secara pribadi maupun kelompok dengan mengintegrasikan tiga aspek (1) Auditory (2) Intellectually (3) Repetition. Maka dari itu model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Kata Kunci— Pemahaman Konsep Matematis, Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR).
RELIABILITAS INTER RATER INSTRUMEN TES MATEMATIKA MENGGUNAKAN RATER Destiniar, Destiniar
Jurnal Pendidikan Matematika RAFA Vol 4 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA RAFA
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika UIN Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jpmrafa.v4i1.2464

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah perbedaan koefisien reliabilitas inter rater soal tes matemtika yang dinilai oleh guru matematika SMP dan dosen pendidikan matematika. Rater yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari 20 orang guru matematika SMP dan 20 orang dosen pendidikan matematika sedangkan instrument yang dinilai adalah instrument tes matematika kelas IX yang berbentuk pilihan ganda.  Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dan analisis data dilakukan dengan menggunakan statistic uji t.  Hasil yang diperoleh tidak ada perbedaan koefisien reliabilitas inter rater soal tes matematika yang dinilai oleh guru matematika SMP dan dosen pendidikan matematika.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL DENGAN MENGGUNAKAN MODEL MEANS ENDS ANALYSIS M. Abdullah, M. Abdullah; Destiniar, Destiniar; Somakim, Somakim
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG 2018: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 5 MEI 2018
Publisher : PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.253 KB)

Abstract

Abstract—The purpose of this research is to know whether or not the effect of means ends analysis model on students problem solving ability on the material of two linear equation system in SMAN 1 Tungkal Ilir with two linear equations system. Learning is a process of developing the potential and character development of each learner as a result of the synergy between education going on in school, family, and society. In line with the development of Curriculum 2013, in the learning process students are required to be active, creative, and innovative and expected learning process the teacher centered teacher will turn into student centered learning. Based on the above problems it is necessary to model the learning that can be a new alternative to overcome the above problem is Model Means Ends Analysis is a model of learning variation of the method of learning problem solving with syntax: serve materials with heuristic-based problem-solving approach, elaboration into sub- simpler, and students are given an active role in learning to achieve the ultimate goal of a lesson and in learning with Means Ends Analysisini model students are not only judged on the results of the work, but also judged on the process pengerjaanya. Keywords— student problem solving, Means Ends Analysis model. Abstrak— Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model means ends analysis terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi sistem persamaan linear dua variabel di SMAN 1 Tungkal Ilir, dengan materi sistem persamaan linear dua variabel. Pembelajaran merupakan suatu proses penegembangan potensi dan pembangunan karakter setiap peserta didik sebagai hasil dari sinergi antara pendidikan yang berlangsung disekolah, keluarga, dan masyarakat.Sejalan dengan perkembangan Kurikulum 2013 maka dalam proses pembelajaran siswa dituntut untuk bersikap aktif, kreatif, dan inovatif dan diharapkan proses pembelajaran yang mulanya berpusat pada guru (teacher centered) akan berubah menjadi pembelajaran yang berpusat pada siswa (student centered). Berdasarkan permasalahan diatas maka diperlukan model pembelajaran yang dapat menjadi alternatif baru untuk mengatasi masalah diatas yaitu Model Means Ends Analysis yaitu suatu model pembelajaran variasi dari metode pembelajaran pemecahan masalah dengan sintaks: sajikan materi dengan pendekatan pemecahan masalah berbasis heuristik, elaborasi menjadi sub-sub masalah yang lebih sederhana, dan siswa diberikan peran aktif didalam pembelajaran  untuk mencapai tujuan akhir dari suatu pembelajaran dan dalam pembelajaran dengan model Means Ends Analysisini siswa tidak hanya dinilai pada hasil pengerjaannya, namun juga dinilai pada proses pengerjaanya. Kata Kunci— pemecahan masalah siswa, model Means Ends Analysis.
MODEL PEMBELAJARAN CORE (CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, AND EXTENDING) BERBANTUAN MACROMEDIA FLASH 8 TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SMP NEGERI 15 PALEMBANG Ramadhan, Anbar Faridah; Destiniar, Destiniar; Fitriasari, Putri
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG 2019: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 12 JANUARI 2019
Publisher : PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.021 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of the CORE learning model assisted  by  Macromedia  Flash  8 on  students'  mathematical  problem  solving abilities. This research method uses Groub Design Posttest-Only Control. The population in this study were all eighth grade students in State Middle School 15 Palembang in the 2018/2019 school year. The study sample was 59 students consisting of 30 students from class VIII.9 as the experimental class and 29 students from class VIII.8 as the control class. Samples were taken using Simple Random Sampling techniques. Data was collected through tests of students' mathematical problem solving skills in relation material and functions. The data analysis technique used in this study is the Independent Sample T-Test t-test. The results of the Posttest analysis mean the value of the experimental  class  is  80.34  and  the  average  value  of  the  control  class  is  73.10. Research shows that there is a significant effect of the CORE learning model assisted by Macromedia Flash 8 on mathematical problem solving abilities of students of Palembang State Middle School 15.