Faidil Tanjung, Faidil
Dosen Fakultas Pertanian Universitas Andalas Padang Sumatera Barat

Published : 10 Documents
Articles

Found 10 Documents
Search

POLA SALURAN TATANIAGA POLA DI KENAGARIAN TANJUNG SANI KECAMATAN TANJUNG RAYA KABUPATEN AGAM Analia, Devi; Tanjung, Faidil; Fairuzi, Syofyan; Pimura, Ramita S.
MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan) Volume 32, No. 1, Year 2016 [Accredited by Ristekdikti]
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v32i1.1732

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola saluran tataniaga pala dan fungsi tataniaga yang dilakukan oleh masing ? masing lembaga niaga yang terlibat didalamnya di Kenagarian Tanjung Sani Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli ? Agustus 2015 dengan pemilih lokasi disengaja berdasarkan berdasarkan pertimbangan daerah penghasil komoditi pala terbanyak di Sumatera Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan analisis deskriptif. Pada penelitian ini metode survei dilakukan secara berantai dengan mengamati pola saluran tataniaga pala dari petani sampel sebagai produsen sampai ke pedagang sebagai konsumen akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua pola saluran tataniaga pala di Kenagarian Tanjung Sani Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam yaitu Pola I : Petani -- Pedagang Pengumpul Desa (PPD), dan Pola II : Petani -- Pedagang Antar Daerah (PAD). Fungsi tataniaga yang dilakukan pelaku dan tataniaga adalah fungsi pertukaran (penjualan dan pembelian), fungsi fisik (pengangkutan, penyimpanan, penyortiran dan pengolahan), fungsi fasilitas (pembiayaan, penanggungan resiko dan informasi pasar). Sebagai komoditi ekspor unggulan yang dapat memberi penambahan devisa negara, diharapkan campur tangan pemerintah dalam  peningkatan nilai jual dan produksi pala petani. Selain itu dengan adanya perhatian dari pemerintah dan pihak ? pihak lainnya dalam pengembangan dan pemasaran pala, akan terjadinya peningkatan perekonomian petani pala yang dikhawatirkan akan semakin menurun.
AGRIBISNIS PERKEBUNAN RAKYAT KOPI ROBUSTA DI KABUPATEN SOLOK Hariance, Rika; Febriamansyah, Rudi; Tanjung, Faidil
Jurnal AGRISEP JURNAL AGRISEP VOL 14 NO 1 2015
Publisher : Prodi Agribisnis Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagrisep.14.1.11-25

Abstract

The largest area of local coffee plantation in West Sumatera Province is in the District of Solok, that covers the area around 9,300 Ha, with the annual production of  8,500 Ton. There are two varieties of coffee in this District, arabica and robusta. The area of robusta coffee is around 7,700 Ha that are much larger than arabica  of 1,600 Ha. Although the price of arabica coffee is much higher than robusta, farmers prefer to cultivate robusta coffee mainly due to its resistance to plant diseases, low maintenance cost and higher demand compare to arabica coffee. Since the Robusta coffeeisthe second largest of local plantationaftercasiaverain Solok. There is a need for the district government to get a suitable development not only for the benefit of local farmers but also for regional development of Solok district itself. This study applied descriptif qualitative method to analyze the interrelationship of agribusiness sub-systems and its potential aspect. The results shows that the interrelationship of four subsystems of the agribusiness of Robusta coffeeagribusiness were not strong enough to face the influences from the external factors of the systems. This, then guided the recommendation to improve the competitiveness ofthe Robusta coffee, mainlyby increasingthe qualityand appearance of its market form and itsdairy products. Keywords: Robusta coffee, Solok-West Sumatera, Potential Aspect
DESKRIPSI POLA SALURAN TATANIAGA PALA (Myristica fraggan haitt) DI KENAGARIAN TANJUNG SANI KECAMATAN TANJUNG RAYA KABUPATEN AGAM Analia, Devi; Fairuzi, Syofyan; Tanjung, Faidil; Pimura, Ramita Sari
Jurnal AGRISEP JURNAL AGRISEP VOL 14 NO 2 2015
Publisher : Prodi Agribisnis Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagrisep.14.2.227-236

Abstract

The research purpose is to describe nutmeg’s marketing channel pattern and to identity of marketing instutional function that involves in marketing channel. This research was conducted in Juli – Augustus 2015. Location was chosen purposively with a reason that this district has the largest production in West Sumatra. The research method used is survey and descriptive analysis. The survey is doing by following marketing channel pattern that happen and observation activity that doing by farmer as producers to middlemen or finar consumers. The result shows that there are 2 patter of marketing channel in location. First pattern marketing channel : farmers – man in village. Second patter marketing channel : farmers – whole saler. Their activity according to marketing function consist of exhange function(selling and buying), phisic function (transportation, saving, sortation) and fasility (finance, market information, risk management).   As important comodity that have contribute to gaverment, this comodity need goverment support to increase selling value and production. By the support it will imcrease farmers revenue. Keyword : nutmeg, markleting channel, whole seller, man invillage and marketingfunction 
DESKRIPSI POLA SALURAN TATANIAGA PALA (Myristica fraggan haitt) DI KENAGARIAN TANJUNG SANI Analia, Devi; Fairuzi, Syofyan; Tanjung, Faidil; Pimura, Ramita Sari
JURNAL AGRISEP Vol 14, No 2 (2015): AGRISEP
Publisher : Prodi Agribisnis Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research purpose is to describe nutmeg’s marketing channel pattern and to identity of marketing instutional function that involves in marketing channel. This research was conducted in Juli – Augustus 2015. Location was chosen purposively with a reason that this district has the largest production in West Sumatra. The research method used is survey and descriptive analysis. The survey is doing by following marketing channel pattern that happen and observation activity that doing by farmer as producers to middlemen or finar consumers. The result shows that there are 2 patter of marketing channel in location. First pattern marketing channel : farmers – man in village. Second patter marketing channel : farmers – whole saler. Their activity according to marketing function consist of exhange function(selling and buying), phisic function (transportation, saving, sortation) and fasility (finance, market information, risk management).  As important comodity that have contribute to gaverment, this comodity need goverment support to increase selling value and production. By the support it will imcrease farmers revenue. Keyword : nutmeg, markleting channel, whole seller, man invillage and marketing function
ANALISIS TATA KELOLA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO AGRIBISNIS (LKM-A) KABUPATEN PASAMAN BARAT STUDI KASUS PADA LKM-A ALBASIKO II Putra, Hendris Syah; Osmet, Osmet; Tanjung, Faidil
MEDIA BINA ILMIAH Vol 14, No 4: Nopember 2019
Publisher : BINA PATRIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v14i4.448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberhasilan LKM-A Albasiko II di Kabupaten Pasaman Barat, mendeskripsikan proses dan mengevaluasi tata kelola (governance) LKM-A Albasiko II di Kabupaten Pasaman Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis data deskriptif kualitatif dan analisis matriks pengambilan keputusan. Hasil analisis menunjukkan keberhasilan LKM-A Albasiko II di Kabupaten Pasaman Barat yang dilihat dari perkembangan aset LKM-A yaitu terjadinya peningkatan aset dari tahun ke tahun hingga mencapai Rp.  13,699,492,480,- di tahun 2016. Kemudian jumlah NPL yang tiap tahun menurun dan diakhir tahun 2016 hanya sebanyak Rp. 1,850,000,-. Diliat dari sisi kemampuan mobilisasi dana setiap tahunnya semakin meningkat dan jangkauan (outreach) pelayanan semakin luas dengan telah mempunyai satu kantor cabang. Selain itu tata kelola (governance) LKM-A Albasiko II, secara keseluruhan hasil matriks menunjukkan bahwa LKM-A Albasiko II sudah masuk pada kriteria microfinance institution being institutionalized, yaitu lembaga yang sudah menjalankan kelembagaan dengan baik sesuai dengan fungsi dan tugasnya tanpa ada intervensi dari stakeholder lain. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tata kelola LKM-A Albasiko II rata - rata mendapatkan skor 4,67 yang berarti bahwa kinerja LKM-A sudah termasuk kategori baik. Kinerja LKM dalam skala dari 1 hingga 5 pada enam bidang mendasar yang membentuk fondasi tata kelola kelembagaan yang baik sudah terdapat dalam LKM-A Albasiko II ini.
STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS KOPI ROBUSTA DI KABUPATEN SOLOK Hariance, Rika; Febriamansyah, Rudi; Tanjung, Faidil
Jurnal AGRISEP JURNAL AGRISEP VOL 15 NO 1 2016
Publisher : Prodi Agribisnis Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagrisep.15.1.111-126

Abstract

The purpose of this study is to formulate agribusiness development strategy of robusta coffee. By taking the area productian as a consideration, this study chose threeareas as the research site purposively which are Sub district Tigo Lurah, Pantai Cermin and X Koto Singkarak. The data for this this study were analized qualitatively by using SWOT and QSPM analysis. Based on SWOT and QSPM analysis, the main strategy indevelopment of  agribusiness robusta coffee is improving competitiveness through quality improvement of robusta coffe and its other processed products. Expectantly this strategy could overcome the main problem of agribusiness robusta coffe in Solok district such as low quality and low competitiveness of robusta coffe in this area. Moreover,  the alternatif policies that could be established based on the stategy above are (1) rehabilitating robusta coffe plantations in  order to increase the production, (2) replanting the unproductive robusta coffee trees, (3) planting the new robusta coffe trees, and (4) maintaining the quality by apllying the recommendation of cultivation technique and post production.  Key word: Development strategy, Agribusiness, Robusta coffee
ANALISIS KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI KANTOR CAMAT SIJUNJUNG Alnev, Verigif; ., Ifdal; Tanjung, Faidil
Jurnal Ilmu Pemerintahan Widya Praja Vol 44 No 1 (2018)
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1121.716 KB) | DOI: 10.33701/jipwp.v44i1.245

Abstract

Salah satu jenis pelayanan yang diberikan pemerintah adalah pelayanan administrasi kependudukan. Administrasi kependudukan menghasilkan data kependudukanyang sangat dibutuhkan dalam sinergitas pembangunan. Berlakunya Undang-undang tentang pemerintahan daerah, membuat tanggung jawab penyelenggaraan administrasi kependudukan berada di daerah. Kantor Camat Sijunjung sebagai salah satu organisasi perangkat daerah di Pemerintah Kabupaten Sijunjung bertugas secara langsung memberikan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Indeks Kepuasan Masyarakatterhadap pelayanan administrasi kependudukan yang diberikan Kantor Camat Sijunjung sesuai dengan 14 indikator berdasarkan Kepmenpan No.25/KEP/M.PAN/2/2004 tentang Pedoman Umum Penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat Unit Pelayanan Instansi Pemerintah. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian deskriptif dengan instrumen penelitian berupa kuisoner. Pengambilan sampel dengan teknik Insedential Sample dengan responden yang ditetapkan berjumlah 150 orang. Berdasarkan hasil analisis, indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Camat Sijunjung adalah 76,87 dengan predikat baik. Hal ini berarti bahwa kinerja pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Camat Sijunjung baik.
Efektivitas Kantor Pelayanan, Perizinan, dan Penanaman Modal Kabupaten Solok dalam Pelayanan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Candra, Gerry; Martius, Endry; Tanjung, Faidil
Jurnal Ilmu Pemerintahan Widya Praja Vol 44 No 2 (2018)
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.725 KB) | DOI: 10.33701/jipwp.v44i2.289

Abstract

Pelayanan perizinan khususnya Izin Mendirikan Bangunan (IMB), pemerintah berusaha menciptakan suatu sistem pelayanan yang optimal. Untuk mewujudkan tertib penyelenggaraan bangunan, menjamin keandalan teknis bangunan serta terwujudnya kepastian hukum dalam penyelenggaraan bangunan, maka setiap pendirian bangunan harus berdasarkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Seringnya masyarakat mengajukan permohonan IMB dengan keadaan sudah terbangun terlebih dahulu. Hal ini sangat bertentangan dengan ketentuan yang ada karena pada dasarnya IMB diberikan untuk bangunan yang belum berdiri atau hendak mendirikan bangunan. Tidak teraturnya pembangunan Jarak dari jalan ke bangunan, luas ruang terbuka, dan lain-lain. Tanpa pengaturan, bangunan-bangunan akan semakin semrawut dan tidak memperhatikan kaidah-kaidah yang berlaku, dengan tidak melapor IMB dapat juga menyebabkan Pembangunan yang tidak terkendalikan bisa muncul dimana-mana seperti jamur tanpa memperhatikan peraturan yang berlaku. Lahan yang dimaksudkan menjadi taman bisa saja diubah menjadi rumah tanpa pengendalian. Selain itu laju pembangunan perlu diperhatikan. Pembangunan yang begitu pesat juga bisa membawa dampak buruk bagi lingkungan.
KAJIAN PELAKSANAAN PERHUTANAN SOSIAL DI NAGARI SIRUKAM KECAMATAN PAYUNG SEKAKI KABUPATEN SOLOK Sukma, Firdan Grita; Osmet, Osmet; Tanjung, Faidil
MEDIA BINA ILMIAH Vol 14, No 4: Nopember 2019
Publisher : BINA PATRIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v14i4.450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran yang dijalankan oleh LPHN Sirukam dalam mengelola Hutan Nagari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan melakukan wawancara mendalam dengan informan kunci. Untuk memperkuat tujuan penelitian dilakukan analisa citra perubahan penggunaan lahan dari 2013 dan 2018. Hasil kajian menunjukkan LPHN Sirukam dari 4 seksi dari struktur lembaga dalam menjalankan peran dengan baik dan sudah berdasarkan ketentuan pada peraturan Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan yang tertuang pada P.16/PSKL/SET/PSL.0/12/2016. Bentuk kegiatan yang dijalankan adalah patroli dan pengamanan kawasan hutan yang rutin dilakukan, pengembangan kerajinan dari HHBK, pengembangan budidaya tanaman kopi, pengelolaan jasa pohon asuh, dan reboisasi kawasan hutan. Perubahan penggunaan lahan di Nagari Sirukam dimana lahan semak belukar yang merupakan lahan bekas penebangan kayu dan kebakaran lahan sudah menjadi hutan lahan kering sekunder serta pertanian lahan kering sudah menjadi pertanian lahan kering campur yang mana pertanian lahan kering campur adalah pertanian lahan kering yang ditanami juga dengan tanaman ? tanaman tua seperti kopi, alpukat, dan durian . Hal ini juga mempertegas dampak dari peran yang dijalankan oleh LPHN Sirukam
MANAJEMEN PELAKSANAAN DANA BERGULIR SIMPAN PINJAM PEREMPUAN (SPP) OLEH BADAN KERJASAMA ANTAR NAGARI (BKAN) DI KECAMATAN LEMBAH GUMANTI KABUPATEN SOLOK Ikhlas, Zaitul; Martius, Endry; Tanjung, Faidil
JISPO : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 9, No 2 (2019): JISPO Vol 9 No 2 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jispo.v9i2.5402

Abstract

This study aims to describe the management of the implementation of Women's Savings and Loans revolving funds and find the factors that cause the implementation of Women's Savings and Loans revolving funds by BKAN in Lembah Gumanti District to continue. The method used in this research is descriptive qualitative by conducting in-depth interviews with key informants and triangulation informants. The results of this study indicate that the management functions consisting of planning, organizing, actuating and controlling have been carried out in accordance with operational standards and procedures (SOP) which are guided by the Solok Regent Regulation Number 26 Year 2016 concerning Protection and Preservation of the Results of the Activities of the Kecamatan Development Program and the Independent Rural Empowerment Community National Program in Solok Regency. The success factor for the SPP revolving fund is due to the use of the Grameen Bank principle, the existence of social capital and social control within the group.