Fanny Rifqi El Fuad, Fanny Rifqi
Bursa Efek Jakarta

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH DPR, GRE, DAN SYSTEMATIC RISK TERHADAP PER: UJI KONSISTENSI MODEL El Fuad, Fanny Rifqi; Kurniawan, Rudi
JEJAK: Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Vol 5, No 2 (2012): September 2012
Publisher : Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jejak.v5i2.3909

Abstract

The study aims to analyze the stock price valuation which is listed in Jakarta Stock Exchange by employing modelling approach of Price Earnings Ratio (PER) and factors that are assumed enable to explain the changes. These factors are Dividend Payout Ratio ( DPR ) , the Growth Rate of Earnings (GRE), and systematic risk. The result showed that among these three variables, the DPR is the only factor consistently influences the variation in the value of PER on the three models of regression cross section which were made respectively from 2000 to 2002. The next analysis was conducted by using a simple regression between variable of DPR, an independent variable, and PER, dependent variable. This analysis revealed a significant result- a level of consistency coefficient and high intercept. This research also aims to test the regression model consistency cross section. It showed that the theoretical value of PER (earning multiplier) gathered from regression cross section, can be used to determine the intrinsic stock if the regression model made is in the similar market situation during the valuation process. Without having this assumption accomplished, an investor cannot compare the theoretical PER value of the various models which are made by using equal sample and method. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis penilaian harga saham yang listed di Bursa Efek Jakarta berdasarkan pendekatan model price earning ratio (PER), beserta faktor-faktor yang diduga mampu menjelaskan perubahannya. Faktor-faktor yang diduga mampu menjelaskan perubahan PER adalah: dividend payout ratio (DPR), growth rate of earning (GRE), dan risiko sistematis. Dari keseluruhan pengujian hipotesis di dalam penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga variabel yang diduga mempengaruhi variasi nilai PER saham, hanya variabel DPR yang secara konsisten secara signifikan mempengaruhi variasi nilai PER pada ketiga model regresi cross section yang dibuat berturut-turut mulai tahun 2000 sampai dengan tahun 2002. Analisis selanjutnya dengan melakukan regresi sederhana antara variabel DPR sebagai variabel independen dengan PER sebagai variabel dependen menunjukkan hasil yang signifikan dengan tingkat konsistensi koefisien dan intercept-nya yang tinggi. Penelitian ini juga bertujuan untuk menguji konsistensi model regresi cross section menunjukkan bukti bahwa nilai teoritis PER (earning multiplier) yang diperoleh dari regresi cross section dapat digunakan untuk menentukan nilai intrinsik saham apabila model regresi yang dibuat berada dalam situasi pasar yang sama ketika proses security valuation dilakukan. Tanpa terpenuhinya asumsi ini, seorang investor tidak bisa membandingkan nilai teoritis PER dari berbagai model yang dibuat dengan menggunakan sampel dan metoda yang sama.
PENGARUH DPR, GRE, DAN SYSTEMATIC RISK TERHADAP PER: UJI KONSISTENSI MODEL El Fuad, Fanny Rifqi; Kurniawan, Rudi
JEJAK: Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Vol 5, No 2 (2012): September 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jejak.v5i2.3909

Abstract

The study aims to analyze the stock price valuation which is listed in Jakarta Stock Exchange by employing modelling approach of Price Earnings Ratio (PER) and factors that are assumed enable to explain the changes. These factors are Dividend Payout Ratio ( DPR ) , the Growth Rate of Earnings (GRE), and systematic risk. The result showed that among these three variables, the DPR is the only factor consistently influences the variation in the value of PER on the three models of regression cross section which were made respectively from 2000 to 2002. The next analysis was conducted by using a simple regression between variable of DPR, an independent variable, and PER, dependent variable. This analysis revealed a significant result- a level of consistency coefficient and high intercept. This research also aims to test the regression model consistency cross section. It showed that the theoretical value of PER (earning multiplier) gathered from regression cross section, can be used to determine the intrinsic stock if the regression model made is in the similar market situation during the valuation process. Without having this assumption accomplished, an investor cannot compare the theoretical PER value of the various models which are made by using equal sample and method.Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis penilaian harga saham yang listed di Bursa Efek Jakarta berdasarkan pendekatan model price earning ratio (PER), beserta faktor-faktor yang diduga mampu menjelaskan perubahannya. Faktor-faktor yang diduga mampu menjelaskan perubahan PER adalah: dividend payout ratio (DPR), growth rate of earning (GRE), dan risiko sistematis. Dari keseluruhan pengujian hipotesis di dalam penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga variabel yang diduga mempengaruhi variasi nilai PER saham, hanya variabel DPR yang secara konsisten secara signifikan mempengaruhi variasi nilai PER pada ketiga model regresi cross section yang dibuat berturut-turut mulai tahun 2000 sampai dengan tahun 2002. Analisis selanjutnya dengan melakukan regresi sederhana antara variabel DPR sebagai variabel independen dengan PER sebagai variabel dependen menunjukkan hasil yang signifikan dengan tingkat konsistensi koefisien dan intercept-nya yang tinggi. Penelitian ini juga bertujuan untuk menguji konsistensi model regresi cross section menunjukkan bukti bahwa nilai teoritis PER (earning multiplier) yang diperoleh dari regresi cross section dapat digunakan untuk menentukan nilai intrinsik saham apabila model regresi yang dibuat berada dalam situasi pasar yang sama ketika proses security valuation dilakukan. Tanpa terpenuhinya asumsi ini, seorang investor tidak bisa membandingkan nilai teoritis PER dari berbagai model yang dibuat dengan menggunakan sampel dan metoda yang sama.
PENGARUH DIVIDEND PAYOUT RATIO, GROWTH RATE OF EARNING, DAN SYSTEMATIC RISK TERHADAP PRICE EARNING RATIO: PENGUJIAN KONSISTENSI MODEL UNTUK MENILAI KEWAJARAN HARGA SAHAM Dl BURSA EFEK JAKARTA El Fuad, Fanny Rifqi
Jurnal Aplikasi Bisnis Volume 8 Nomor 1, Juni 2009
Publisher : Jurnal Aplikasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jabis.vol8.iss1.art3

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh faklor-faktor fundamental perusahaan seperti dividend payout ratio, growth rate of earning, dan risiko sistematis (beta) terhadap price earning ratio (PER) perusahaan-perusahaan yang listing di Bursa Efek Jakarta dan untuk menguji secara empiris konsistensi valuation model yang dibuat dengan pendekatan price earning ratio pada berbagai periode, sehingga dapat digunakan untuk menentukan saham underprice dan saham overprice.Sebanyak 79 perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Jakarta diambil sebagaisampel dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengujian konsistensimodel dilakukan dengan membuat tiga persamaan regresi cross-section denganmenggunakan metode dan jumlah sampel yang sama berdasarkan tiga periodewaktu yang berbeda yaitu tahun 2000,2001, dan 2002.Hasil empiris menunjukkan bahwa dari ketiga variahel independen yangdiajukan sebagai prediktor nilai PER saham; hanya dividend payout ratio (DPR)saja yang berpengaruh secara signifikan terhadap nilai PER saham pada ketigamodel yang dibuat. Pengujian lebih lanjut dengan menggunakan regresi sederhana menunjukkan bahwa variabel dividend payout ratio (DPR) terbukti memilikikonsistensi pada ketiga model yang dibuat,- baik koefisien maupun interceptnya.