Mulyono Sumitro Baskoro, Mulyono Sumitro
Department Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, FPIK-IPB, Bogor

Published : 9 Documents
Articles

Found 9 Documents
Search

KARAKTER MORFOMETRIK DAN ASOSIASI TUNA SIRIP KUNING THUNNUS ALBACARES DAN TUNA BAMBULO GYMNOSARDA UNICOLOR (RUPPELL) DI PERAIRAN SIMEULUE, PROVINSI ACEH Burhanis, Burhanis; Bengen, Dietriech Geoffrey; Baskoro, Mulyono Sumitro
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 10 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.521 KB) | DOI: 10.29244/jitkt.v10i2.19607

Abstract

Pulau Simeulue yang dikelilingi oleh terumbu tepi, secara geografis termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Simeulue yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Tuna sirip kuning Thunnus albacares dan tuna bambulo Gymnosarda unicolor merupakan jenis epipelagik yang potensial di perairan Simeulue. Kedua jenis tuna ini belum banyak dipelajari karakter bio-ekologinya. Penelitian ini penting dilakukan untuk mengetahui karakter morfometrik dan mengkaji asosiasi spesifik tuna di perairan Simeulue. Penelitian dilakukan pada bulan Februari 2017, dengan metode pengamatan dan pengukuran langsung tuna hasil tangkapan nelayan yang menggunakan alat tangkap pancing ulur, dan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis komponen utama (principal component analysis) dan analisis cluster. Hasil tangkapan tuna sirip kuning sebanyak 85 ekor dengan kelas ukuran 35-105 cm dan sebanyak 189 ekor tuna bambulo dengan kelas ukuran 40-110 cm. Karakter morfometrik tuna sirip kuning dan tuna bambulo yang didominasi ukuran besar terdapat di stasiun Teupah Selatan, dan dominasi ukuran kecil di stasiun Simeulue Timur. Asosiasi spesifik tuna sirip kuning dan tuna bambulo pada tingkat similaritas 80,0% membentuk 3 (tiga) kelompok.
USAHA PENANGKAPAN BENIH SIDAT MENGGUNAKAN ALAT TANGKAP SESER DI MUARA CIBUNI-TEGAL BULEUD-SUKABUMI JAWA BARAT Imron, Muhammad; Putra, Rizqi Ramadhan; Baskoro, Mulyono Sumitro; Soeboer, Deni Achmad
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 2 No 3 (2018): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.461 KB) | DOI: 10.29244/core.2.3.295-305

Abstract

Usaha penangkapan benih sidat merupakan kegiatan utama dalam memenuhi kebutuhan akan benih sidat untuk kegiatan pembesaran, itu dikarenakan belum ditemukannya cara untuk memproduksi benih secara buatan. Benih sidat hanya dihasilkan dari alam melalui usaha penangkapan. Penangkapan benih sidat dipengaruhi oleh faktor lingkungan, salah satu faktor lingkungan yang dilihat yaitu kondisi fase bulan, dimana fase bulan ini berpengaruh pada sifat alami benih sidat yang menghindari predator. Daerah penangkapan benih sidat adalah muara sungai Cibuni, Tegal buleud, Sukabumi. Muara sungai Cibuni berada di selatan Pulau Jawa yang memiliki potensi besar dalam penyediaan benih sidat, namun belum ada penelitian yang dilakukan seperti dimuara sungai Cimandiri, Pelabuhanratu. Produktifitas hasil tangkapan dalam penelitian ini hanya dipengaruhi waktu. Produktifitas juga berpengaruh kepada penghasilan yang didapatkan oleh nelayan, oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha, metode, waktu yang tepat, dan konstruksi alat penangkapan benih sidat di muara sungai Cibuni, Tegal buleud, Sukabumi, Jawa barat. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa data primer dan sekunder. Data primer secara khusus dikumpulkan dengan mengamati aspek teknologi dan aspek ekonomi. Dari hasil analisis menunjukan alat tangkap seser masuk dalam klasifikasi alat tangkap lift nets. Usaha penangkapan benih sidat masih layak dilakukan, dengan nilai Revenue cost ratio (R/C ratio) sebesar 2.75, Return of investment (ROI) sebesar 75,24%, dan Payback period (PP) sebesar 0.16 tahun, dan waktu yang tepat dalam penangkapan dilakukan saat gelap bulan.Kata kunci: benih sidat, usaha penangkapan, fase bulan, Tegal Buleud
PENGGUNAAN LIGHT EMITTING DIODE (LED) CELUP BAWAH AIR DENGAN WARNA BERBEDA: PENGARUHNYA TERHADAP HASIL TANGKAPAN BAGAN PERAHU Hamidi, Hamidi; Baskoro, Mulyono Sumitro; Riyanto, Mochammad
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 1 No 3 (2017): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.857 KB) | DOI: 10.29244/core.1.3.285-296

Abstract

Bagan perahu merupakan salah satu alat penangkap ikan yang dioperasikan pada malam hari. Alat tangkap ini menggunakan lampu sebagai attraktor untuk menarik ikan masuk kedalam area penangkapan. Lampu flourescent (neon) yang digunakan oleh nelayan bagan perahu di Perairan Aceh Barat Daya. Penelitian ini menggunakan lampu light emitting diode (LED) bawah air untuk meningkatkan hasil tangkapan. Namun efektivitas penggunaan lampu LED bawah air belum diketahui secara jelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh penggunaan lampu LED bawah air dengan warna yang berbeda terhadap hasil tangkapan bagan perahu. Ujicoba penangkapan ikan dilakukan pada bulan Agustus sampai September 2016 selama 12 hari dengan mengoperasikan bagan perahu menggunakan lampu LED (biru, merah dan kuning) dan lampu neon sebagai kontrol. Analisis data dilakukan dengan membandingkan total ikan hasil tangkapan antara lampu LED dan lampu neon. Berdasarkan hasil penelitian, total hasil tangkapan ikan dengan lampu LED biru dan merah adalah 38.38% dan 7.58%, lebih besar dibandingkan bagan kontrol sebesar 23.61% dan 14.34%. Sedangkan, total hasil tangkapan ikan LED kuning sebesar 4.04%, lebih rendah dibandingkan bagan kontrol sebesar 12.05%. Lampu LED biru menangkap tiga jenis ikan yaitu teri 37.92%, kembung 49.17%, dan tamban 44.5%, berbeda secara nyata dibandingkan hasil tangkapan bagan kontrol (P < 0.05).Kata kunci: bagan perahu, hasil tangkapan, neon, LED.
STRUKTUR UKURAN DAN HUBUNGAN PANJANG BERAT IKAN HASIL TANGKAPAN PADA RUMPON PORTABLE DAN RUMPON TRADISIONAL DI PERAIRAN ACEH BARAT -, Jaliadi; Yusfiandayani, Roza; Baskoro, Mulyono Sumitro
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 1 No 1 (2017): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.669 KB) | DOI: 10.29244/core.1.1.1-9

Abstract

Penangkapan ikan telah memberikan konstribusi terhadap peningkatan ekonomi nelayan yang cukup memadai khususnya di wilayah Meulaboh. Semakin meningkatnya kegiatan penangkapan ikan dapat mengalami penurunan stok ikan pada rumpon, namun hal ini akan berdampak negatif terhadap populasi dan pola pertumbuhan dari segi panjang berat ikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola pertumbuhan ikan yang tertangkap di sekitar rumponportable dan rumpon tradisional. Data yang dikumpulkan berupa data primer yang merupakan hasil pengukuran panjang dan berat ikan selama 30 trips, kemudian data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan panjang cagak ikan di sekitar rumpon portableikan tongkol krei (Auxis thazard) dominasi ukuran panjang berkisar antara 24,5-27,5 cmFL dan 34,5-27,5 cmFL, ikan layang (Decapterus russelli) ukuran panjang antara 14,5-17,5 cmFL, ikan ekor kuning (Alepes djadaba) ukuran panjang antara 14,5-17,5 cmFL, ikan selar kuning (Selaroide leptolepis) ukuran panjang antara 14,5-17,5 cmFL. Hubungan panjang berat ikan pada rumpon portable dengan persamaan ikan tongkol krei W= 0,0089FL3,1293, ikan layang W=0,0068FL3,1414, ikan ekor kuning W= 0,0178FL2,8953, ikan selar kuning W= 0,0113FL3,0829. Hubungan panjang beratpada rumpon tradisional dengan persamaan ikan tongkol krei W= 0,0112FL3,0513,ikan layang W=0,011FL2,9588 , ikan ekor kuning W= 0,0632FL2,4025, ikan selar kuning W= 0,0256FL2,7779.Kata kunci:hubungan panjang berat, rumpon portable dan rumpon tradisional, periran Aceh Barat
FISH BEHAVIOR ON FISHERIES BOAT LIFT NET (BAGAN PETEPETE) BY USING LED LIGHTS Sulaiman, Muhammad; Baskoro, Mulyono Sumitro; Taurusman, Am Azbas; Wisudo, Sugeng Hari; Yusfiandayani, Roza
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 7 No. 1 (2015): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1359.746 KB) | DOI: 10.29244/jitkt.v7i1.9807

Abstract

Research on fish behavior in boat lift net fisheries (bagan petepete) equipped with LED light is very important since the similar research is very limited conducted in Indonesian waters. The purpose of this study was to understand the LED light distribution and its impact on the fish behavior around the LED light.  This study was conducted in the laboratory of Simulation Workshop and Navigation, Pangkep State Polytechnique of Agricultural and fishing experiment was done in Barru District waters, Makassar Strait, South Sulawesi. The light intensity was measured by a digital lux meter and under water lux meter, while fish behavior was observed by side scan sonar color. Light intensity analyses showed that the distribution of 80 watts LED light was mostly focused with 1096 lux with an angle168°. Fishes approached the light at 5-10 m and 20-30 m water depth from all directions after all lights were turned on. Fishes in smaller groups and higher density concentrated around the light when only one lamp was turned on. After catch processing, some fishes left the lighting area and others still stayed in the lighting area. Keywords: fish behavior, LED lamp, light fishing, lift net
GENETIC DIVERSITY OF BIGEYE TUNA (Thunnus obesus) BASED ON rntDNA ANALYSIS WITH THE PCR-RFLP TECHNIQUE Nugraha, Budi; Baskoro, Mulyono Sumitro; Pane, Anwar Bey; Nugroho, Estu
Indonesian Fisheries Research Journal Vol 16, No 1 (2010): (June 2010)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan da

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6491.65 KB) | DOI: 10.15578/ifrj.16.1.2010.25-32

Abstract

The genetic diversity study of bigeye tuna in Indonesia from Indian Ocean has never been done. One of the analysis to obtain information on the genetic diversity is by using the PCR-RFLP technique.
KAPASITAS PERIKANAN PELAGIS KECIL DI WILAYAH PENGELOLAAN PERIKANAN-714 LAUT BANDA MALUKU Hiariey, Johanis; Baskoro, Mulyono Sumitro
Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia Vol 2, No 1 (2010): (Mei 2010)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.558 KB) | DOI: 10.15578/jkpi.2.1.2010.43-56

Abstract

Kapasitas penangkapan berlebih merupakan suatu masalah kritis padaperikanan tangkap. Berkaitan dengan isu kapasitas tersebut, kajian ini dilakukan untuk menentukan kapasitas penangkapan ikan pelagis kecil di wilayah pengelolaan perikanan-714 Laut Banda, dengan menggunakan data runtun waktu periode tahun 1985-2006 yang dianalisis dengan teknik data envelopment analysis. Terdapat indikasi excess capacity pada perikanan pelagis kecil, dan pada periode tahun 1989-1998 kondisi perikanan menunjukan over capacity. Dengan demikian, dibutuhkan alternatif kebijakan pengelolaan perikanan untuk mengurangi input penangkapan pada perikanan di wilayah pengelolaan perikanan-714 Laut Banda.Excessive fishing capacity is a critical problem in marine capture fisheries. In line with the capacity issue, this study was conducted to determine fishing capacity of the small pelagic fishery at fishery management area-714 Banda Sea using time series data of 1985-2006 analyzed using technique of data envelopment analysis. There was indication of excess capacity on the small pelagic fishery, and the fishery in the period of 1989-1998 was found to be over capacity. Therefore, alternative fishery management policies were needed to reduce fishing inputs from the fishery of the fishery management area-714 Banda Sea.
PENGARUH FAKTOR TEKNIS DAN LINGKUNGAN TERHADAP KINERJA PERIKANAN PURSE SEINE DI PERAIRAN LAMPULO PROVINSI ACEH Fajri, Ilham; ., Mustaruddin; Baskoro, Mulyono Sumitro
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 2 No 2 (2018): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.223 KB) | DOI: 10.29244/core.2.2.135-144

Abstract

Salah satu alat tangkap yang dominan digunakan nelayan di Provinsi Aceh saat ini adalah purse seine. Penangkapan ikan dengan alat tangkap purse seine banyak dipengaruhi oleh fungsi-fungsi produksi yang mana untuk mengatur pengelolaan. Sehubungan dengan pengelolaan tersebut maka dibutuhkan adanya strategi pengembangan yang akan dikembangkan menjadi perikanan yang ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor teknis dan lingkungan yang mempengaruhi kinerja perikanan purse seine di Perairan Lampulo dan menyusun strategi pengembangan perikanan purse seine di Perairan Lampulo, Provinsi Aceh. Analisis metode penelitian ini menggunakan metode regresi linear berganda dan Analytical Hierarchi Process (AHP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa CPUE purse seine di perairan Lampulo Provinsi Aceh rata-rata sebesar 3.400,18 kg/tahun dengan nilai tertinggi pada tahun 2013 sebesar 4.232,34 kg/tahun dan terendah pada tahun 2012 sebesar 2.523,56 kg/tahun. Faktor teknis yang secara signifikan mempengaruhi kinerja/produksi purse seine adalah lama trip (koef. = 0,427 ; P = 0,032) dan kapasitas es (koef.= 0,036 ; P = 0,000), Sedangkan faktor lingkungan yang signifikan adalah keamanan bagi produk (koef. = -5,231 ; P =  0,002) dan bycatch rendah (koef. = 2,315 ; P = 0,029). Prioritas strategi pengembangan perikanan purse seine di Perairan Lampulo Provinsi Aceh diarahkan ke strategi pengawasan daerah penangkapan ikan memiliki nilai rasio kepentingan (RK) teritnggi yaitu sebesar 0,341. Hal ini menunjukan bahwa kondisi perairan Lampulo harus dijaga terhadap lingkungannya.Kata kunci: faktor teknis, faktor lingkungan, Lampulo, purse seine.
SISTEM PENGEMBANGAN PERIKANAN IKAN TERBANG DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA TUAL Anwar, Yanto; Nurani, Tri Wiji; Baskoro, Mulyono Sumitro
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 11 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.809 KB) | DOI: 10.29244/jitkt.v11i2.24248

Abstract

Telur ikan terbang termasuk salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis penting di perairan Kota Tual. Berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 69 Tahun 2016 tentang Rencana Pengelolaan Perikanan Ikan Terbang, beberapa isu prioritas yang menjadi permasalahan ikan terbang yaitu; (1) sumber daya ikan dan habitat; (2) sosial dan ekonomi; (3) tata kelola. Rencana pengelolaan perikanan ikan terbang ini diharapkan dapat mendukung kebijakan dalam pengelolaan sumber daya ikan terbang maupun telur ikan terbang di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis situasi permasalahan sistem serta membangun model untuk pengembangan perikanan telur ikan terbang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan sistem. Empat langkah pendekatan sistem dimulai dari analisis kebutuhan, formulasi masalah, identifikasi sistem dan pemodelan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akar permasalahan dalam perikanan telur ikan terbang adalah banyak kapal yang tidak memilki dokumen perizinan, ketersediaan data potensi sumberdaya ikan, penggunaan alat tangkap yang dianggap tidak ramah lingkungan, sumberdaya manusia rendah, harga BBM yang tinggi dan akses modal kepada nelayan. Model pengembangan perikanan telur ikan terbang terdiri dari submodel penggunaan alat tangkap yang ramah lingkungan dan submodel pengembangan bisnis perikanan telur ikan terbang. Permasalahan perikanan telur ikan terbang di PPN Tual dapat diselesaikan dengan solusi penggunaan alat tangkap yang ramah lingkungan untuk sumber daya ikan terbang dan pengembangan bisnis perikanan telur ikan terbang.