Metha Anung Anindhita, Metha Anung
Prodi D III Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pekalongan

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

EVALUASI FARMAKOVIGILANS OBAT ANTIDIABETES ORAL PADA PASIEN RAWAT JALAN DIABETES MELLITUS TIPE II DI RSUD BENDAN KOTA PEKALONGAN Desiani, Ekanita; Anindhita, Metha Anung; Effendi, M. Rusli
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 4, No 1 (2020): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v4i1.65

Abstract

Diabetes melitus (DM) tipe II adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh resistensi insulin dan merupakan diabetes melitus yang paling banyak di Indonesia. Penggunaanobat DM menyebabkan terjadinya adverse drug reaction (ADR) sehingga perludilakukan pemantauan penggunaan obat melalui evaluasi farmakovigilans. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persentase karakteristik subyek penelitian dan persentase  kejadian ADR pada pasien rawat jalan diabetes melitus tipe II di RSUD Bendan Kota Pekalongan. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif observasional dengan pengambilan data secara prospektif. Subyek penelitian adalah pasien rawat jalan DM Tipe II di RSUD Bendan Kota Pekalongan yang mendapatkan obat antidiabetes oral tunggal maupun kombinasi. Pengumpulan data melalui formulir efek samping obat, algoritma naranjo, dan lembar resep pasien. Data yang telah diambil dianalisa secara deskriptif. Hasil penelitian diperoleh sebanyak 64 pasien yang memenuhi kriteria inklusi, dan diketahui hanya 26 pasien yang mengalami ADR. Data yang dikumpulkan dinilai kausalitasnya dengan menggunakan algoritma naranjo dan dihitung skor probabilitas ADR yang terjadi. Penelitian ini berhasil mengevaluasi farmakovigilans dengan subyek yang paling banyak menderita DM tipe II yaitu pada usia 51-60 tahun sebesar 48,4% dan paling banyak berjenis kelamin perempan sebesar 65,6%. Berdasarkan penilaian kausalitas dengan menggunakan algoritma naranjo persentase kejadian ADR pada pasien rawat jalan DM tipe II di RSUD Bendan Kota Pekalongan adalah 12,5% termasuk dalam kategori besar kemungkinan dan 28,1% mungkin.
IDENTIFIKASI RHODAMIN B DALAM SAUS SAMBAL YANG BEREDAR DI KOTA PEKALONGAN Rusmalina, Siska; Anindhita, Metha Anung
Pena Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Vol 29, No 1 (2015): PENA SEPTEMBER 2015
Publisher : LPPM Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/jurnalpena.v29i1.364

Abstract

Rhodamine B is prohibited additive used on foods. If these compound into the body, can lead  to  damage  to  the  liver,  kidney,  spleen  and  anatomical  changes  in  organs.  However,  this compound is found in many foods that are red as chili sauce. To protect the public from abuse of  these  compounds,  the  study  of  Rhodamine  B  in  chili  sauce  sold  in  the  traditional  market needs to be done. This research is descriptive qualitative. The location was used in this study is mains three traditional markets in the city of Pekalongan with a total of samples chilli sauce is eight.  Rhodamine  B  in  chili  sauce  detected  by  linking  the  coumpoud  on  the  wool  yarn,  then washed  with    water  flowing.  Chili  sause  samples  tasted  positive  for  Rhodamine  B,  if  the analyte bound to the wool yarn can not be leached by water flowing. The result of this research was eight samples of the chili sauce does not contain dye Rhodamine B. As evidenced by the color of analyte Rhodamine B on wool yarn can be washed by water.
ANALISIS LOGAM BERAT TIMBAL (Pb)PADA IKAN LELE (Clarias sp.) YANG DIBUDIDAYAKAN DI KOTA PEKALONGAN Anindhita, Metha Anung; Rusmalina, Siska; Soeprapto, Hayati
Pena Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Vol 28, No 2 (2015): Pena Maret 2015
Publisher : LPPM Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/jurnalpena.v28i2.144

Abstract

Timbal (Pb) merupakan jenis logam berat yang bersifat toksik, yang ketika masuk ke dalam tubuh akan terikat dengan protein sehingga hanya sedikit yang diekskresikan (Sudarwin, 2008). Ikan lele merupakan jenis ikan tawar yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Selain kandungan gizinya yang  baik,  harga  ikan  lele  juga  terjangkau. Analisis logam  berat  Pb pada ikan  lele  yang dibudidayakan  di  Kota  Pekalongan  diharapkan  mampu  menjamin  hasil  budidaya  ikan  lele  yang akan  dikonsumsi  oleh  masyarakat  bebas  dari  kandungan  logam  berat  yang  berbahaya,  sehingga aman  dikonsumsi  dan  menyehatkan.  Sampel  logam  berat  Pb  diambil  dari  empat  wilayah pembudidayaan  di  Kota  Pekalongan,  yakni  Tirto,  Dekoro,  Jenggot,  dan  Panjang.  Kandungan logam  berat  Pb  dianalisis  dengan  menggunakan  metode  spektrofotometer  serapan    atom (AAS). Hasil analisis menunjukkan tiap sampel ikan lele hasil budidaya empat lokasi di Kota Pekalongan memiliki  kandungan  logam  berat  timbal  (Pb)  pada    rentang  8,3 – 39,45  μg/kg  bb.  Kadar  logam berat  Pb  hasil  analisis  tiap  sampel  masih  berada  di  bawah  ambang  batas  maksimal  kandungan logam berat Pb. Kata kunci: ikan lele, Pb, pekalongan
Formulasi Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) Ekstak Daun Pepaya (Carica papaya L.) dengan Virgin Coconut Oil (VCO) sebagai Minyak Pembawa Anindhita, Metha Anung; Oktaviani, Nila
Pena Medika Jurnal Kesehatan Vol 6, No 2 (2016): PENA MEDIKA JURNAL KESEHATAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pmjk.v6i2.395

Abstract

Background. Treatment with natural substances have side effect that are quite small compare to chemicals. Papaya leaves contain flavonoids that have analgesic effect. Flavonoid inhibits the production of prostaglandins. This study was conducted toformulate a papaya leave extract into Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) technique. Method. Papaya leaves extract SNEDDS made with Virgin Coconut Oil (VCO) as oil, tween 80 as surfactant, and PEG 400 as cosurfactant. The nanoemulsion tested clarity, transmittance, emulsification time and stability. Result. Papaya leaves extract SNEDDS can be produced with VCO as oil and surfactantcosurfactan in 1:9. Keyword: papaya leaves extract, snedds, virgin coconut oil