Wiwien Dinar Pratisti, Wiwien Dinar
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 10 Documents
Articles

Found 10 Documents
Search

EFEKTIVITAS MANAJEMEN KELAS UNTUK MENURUNKAN GANGGUAN KONSENTRASI BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA SD Annisa, Rifka Retno; Pratisti, Wiwien Dinar; Uyun, Zahrotul
Journal of Psychological Science and Profession Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jpsp.v3i2.22353

Abstract

Gangguan konsentrasi belajar matematika rentan terjadi pada berbagai jenjang pendidikan dan mengakibatkan terhambatnya proses belajar mengajar serta mempengaruhi prestasi akademik siswa. Dalam upaya mengatasi gangguan konsentrasi belajar matematika siswa, guru perlu memiliki strategi khusus agar dapat meminimalisir hambatan dalam proses belajar mengajar yang dapat menganggu konsentrasi belajar matematika siswa, strategi yang diterapkan guru tidak terlepas dari kemampuan guru dalam memanajemen kelas.  Untuk itu, penelitian ini bertujuan menguji efektivitas manajemen kelas untuk menurunkan gangguan konsentrasi belajar matematika pada siswa SD. Manajemen kelas terdiri dari tiga tahapan meliputi preventif, active learning dan korektif. Manajemen kelas diterapkan pada 30 orang siswa yang berada dalam satu kelas yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Rancangan penelitian menggunakan nonrandomized control group pretest-posttest design dan data dikumpulkan dengan skala gangguan konsentrasi belajar matematika. Hasil analisis data menunjukkan bahwa intervensi manajemen kelas efektif menurunkan gangguan konsentrasi belajar matematika. 
KONSEP MAWAS DIRI SURYOMENTARAM DENGAN REGULASI EMOSI Pratisti, Wiwien Dinar; Prihartanti, Nanik
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 13, No 1: Februari, 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Multidisciplinary study is often conducted to investigate emotions. Research on emotions focuses on the situation, behavior and beliefs that underlie the emergence of emotion, and not on the emotion itself. Research on emotion not only examine the types of emotions alone but is associated with the situation, behaviors, and beliefs. It is inseparable from emotion regulation system that is owned by someone. Gross & Thompson and Kalat & Shiota state that emotion regulation may serve as a coping strategy to face psychological distress. Prihartanti’s research shows that in Javanese culture (Suryomentaram concept), a healthy person must be a able to adapt to the environment with introspective methods. Theoretically, the introspective method is similar to the concept of emotion regulation version of western culture. Therefore, this study intends to study the difference between the two concepts.The research method used is a comparative study using two approaches, namely qualitative and quantitative. A qualitative approach was conducted in the first year with the aim of acquiring data directly from the field then compiled into a gauge or scale. Quantitative approaches were used to examine differences between the introspective emotion regulation. Result shows that there are differences and similarities between the concepts of introspection in Suryomentaram with emotion regulation. The similarity lies on the ultimate goal, role and function, cognitive approaches and generalizations, while the difference lies in the step or process.
Studi fenomenologis: perilaku agresif pada pecandu alkohol Prabowo, Andika Guruh; Pratisti, Wiwien Dinar
Prosiding Temu Ilmiah Nasional X Ikatan Psikologi Perkembangan Indonesia Vol 1 (2017)
Publisher : Prosiding Temu Ilmiah Nasional X Ikatan Psikologi Perkembangan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.105 KB)

Abstract

Pecandu alkohol adalah istilah yang digunakan pada orang yang menggunakan dan mengkonsumsi alkohol dalam jangka waktu lama. Di dalam DSM IV, dampak jangka pendek penggunaan alkohol antara lain meningkatnya emosi negatif, gangguan pada proses berpikir, kemampuan motorik, dan keseimbangan tubuh, yang diikuti oleh kemampuan bicara dan penglihatan yang melemah, tertidur, responsivitas seksual dan menunjukkan perilaku agresi. Informasi tentang jenis perilaku agresif sangat diperlukan untuk menghindarkan orang-orang di sekitar dari tindak kekerasan yang dilakukan oleh pencandu alkohol. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah mengungkap, dan mendeskripsikan perilaku agresif pada pecandu alkohol. Informan penelitian berjumlah 6 orang, di Magetan. Adapun hasilnya menunjukkan bahwa perilaku agresif yang muncul pada pecandu alkohol adalah memukul teman, mengejar dan mengancam, membentak, dan berkata kasar. Tujuan mengkonsumsi alkohol (1) menjalin relasi sosial, (2) melarikan diri dari masalah, (3) menambah keberanian dan (4) menghilangkan rasa tidak nyaman, agar dapat tidur dengan nyenyak. Kata kunci: DSM IV, pecandu alkohol, perilaku agresif
Pengaruh Pelatihan Regulasi Emosi Terhadap Kebahagiaan Remaja Panti Asuhan Yatim Piatu Aesijah, Siti; Prihartanti, Nanik; Pratisti, Wiwien Dinar
Indigenous Vol. 1 No. 1, Mei 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v1i1.1792

Abstract

Kebahagiaan merupakan gambaran emosi positif dan negatif (afektif) dan kepuasan hidup seseorang terhadap keseluruhan kehidupan. Hasil dari studi awal yang dilakukan peneliti menunjukkan bahwa kehidupan anak di panti asuhan cenderung mengalami emosi negatif dibanding emosi positif, serta sering mengeluhkan kehidupannya. Terdapat beberapa intervensi yang dapat diberikan untuk meningkatkan emosi positif dan kepuasan hidup, salah satu intervensi yang dapat dilakukan untuk menurunkan emosi negatif dan meningkatkan emosi positif sekaligus meningkatkan kepuasan hidup adalah dengan pelatihan regulasi emosi. Pelatihan regulasi emosi berisi memonitor emosi, mengevaluasi emosi dan memodifikasi emosi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan regulasi emosi terhadap kebahagiaan remaja panti di Panti Asuhan Anak Yatim Piatu Daarul Hadlonah YKMNU Kendal. Metode penelitian ini dilakukan secara eksperimen dengan desain Randomized Control Group Pretest-Pots Tets Design. Subjek penelitian ini adalah remaja panti asuhan yatim piatu berusia 13-16 tahun, jumlah subjek 19 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan regulasi emosi memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap kebahagiaan remaja panti asuhan yatim piatu.Kata kunci: kebahagiaan, regulasi emosi, yatim piatu
Peningkatan Kemampuan Literasi Awal Anak Prasekolah melalui Program Stimulasi Hapsari, Widyaning; Ruhaena, Lisnawati; Pratisti, Wiwien Dinar
Jurnal Psikologi Vol 44, No 3 (2017)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.473 KB) | DOI: 10.22146/jpsi.16929

Abstract

Stimulation program is a treatment by providing literacy packages containing guidebooks literacy activities, media literacy in children and socialization for mothers. The purpose of this study was to test the effectiveness of the stimulation program to improve literacy skills in preschoolers. The proposed hypothesis that stimulation literacy program effective in improving early literacy skills in preschool children. This research method using a quasi-experimental design with non-equivalent control group. Subjects were 30 children aged 3-5 years were divided into an experimental group and a control group. Based on the analysis by the non-parametric statistical test Mann-Whitney U, it was known that there were differences increase early literacy skills in the experimental group and control group. Qualitative analysis showed an increase in the literacy skills by observing changes in the measurement results. Results from this study is important as a new study in finding alternative methods of stimulating preschool children.
Meningkatkan Kematangan Karier Peserta Didik SMA dengan Pelatihan Reach Your Dreams dan Konseling Karier Saifuddin, Ahmad; Ruhaena, Lisnawati; Pratisti, Wiwien Dinar
Jurnal Psikologi Vol 44, No 1 (2017)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1059.239 KB) | DOI: 10.22146/jpsi.17378

Abstract

Kematangan karir merupakan suatu kondisi yang dibutuhkan untuk mampu memilih jurusan studi lanjut dan karir yang sesuai dengan potensi individu, sehingga permasalahan kematangan karir harus segera diatasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pelatihan Reach Your Dreams dan konseling karir dalam meningkatkan kematangan karir peserta didik. Penelitian ini menggunakan desain Solomon Six Group Design. Subjek penelitian sebanyak 42 peserta didik dengan tingkat kematangan karir sedang, dibagi 6 kelompok (2 kelompok pelatihan Reach Your Dreams, 2 kelompok konseling karir, dan 2 kelompok kontrol). Hasil uji hipotesis 1 adalah Z = -2,438 dengan Asyimp. Sig. 0,015 (p<0,05) dan Z = -2,827 dengan Asyimp. Sig. 0,005 (p<0,05), artinya pelatihan Reach Your Dreams dapat meningkatkan kematangan karir. Sedangkan hasil uji hipotesis 2 adalah Z = -2,695 dengan Asyimp. Sig. 0,007 (p<0,05) dan Z = -2,251 dengan Asyimp. Sig. 0,024 (p<0,05), artinya konseling karir dapat meningkatkan kematangan karir. Kemudian, hasil uji hipotesis 3 adalah Z = -1,410 dengan Asyimp. Sig. 0,158 (p>0,05) dan Z = -0,386 dengan Asyimp. Sig.  0,700 (p>0,05), yang artinya tidak ada perbedaan tingkat kematangan karir antara kelompok yang diberikan pelatihan Reach Your Dreams dan konseling karir. Sedangkan hasil analisis data seluruh kelompok dengan teknik General Linear Model—Univariate menghasilkan skor perbedaan tingkat kematangan karir seluruh kelompok ketika post test sebesar F 3,662 dengan Sig. 0,009 (p<0,05). Berdasarkan hasil analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa pelatihan Reach Your Dreams dan konseling karir dapat meningkatkan kematangan karir. Peningkatan tersebut karena efek dari pelatihan dan konseling karir, bukan efek dari faktor belajar dari pretest.
TEKNIK MODELING DAN BIMBINGAN KONSELING KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA SMP X SURAKARTA Ratri, Prapti Madyo; Pratisti, Wiwien Dinar
Indigenous Vol. 4 No. 2, 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v4i2.7730

Abstract

Keluhan guru bimbingan konseling yang utama dan sering disampaikan adalah kurangnya semangat siswa dalam belajar dan kurang menunjukkan motivasi untuk belajar. Upaya untuk mengatasi permasalahan motivasi belajar telah banyak dilakukan dengan menunjukkan hasil yang bervariasi. Pada penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Bimbingan Konseling Kelompok dengan menggunakan model pada peningkatan motivasi belajar siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Rancangan eksperimen yang digunakan berupa one group pretest-posttest design. Delapan siswa menunjukkan motivasi belajar rendah berdasarkan skala motivasi belajar dipilih menjadi subjek penelitian. Intervensi yang digunakan adalah bimbingan konseling dan bimbingan konseling. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji nonparametrik dengan teknik wilcoxon. Hasilnya menunjukkan koefisien sebesar -2,366 dengan taraf signifikansi 0,018 (p< 0,05), yang dapat diartikan bahwa nilai post test lebih besar daripada nilai pre-test sehingga dapat dinyatakan bahwa terjadi peningkatan motivasi belajar setelah diberikan bimbingan konseling kelompok. kesimpulannya bahwa bimbingan konseling kelompok dengan menggunakan model dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.
KONSEP MAWAS DIRI SURYOMENTARAM DENGAN REGULASI EMOSI Pratisti, Wiwien Dinar; Prihartanti, Nanik
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 13, No 1: Februari, 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/humaniora.v13i1.911

Abstract

Multidisciplinary study is often conducted to investigate emotions. Research on emotions focuses on the situation, behavior and beliefs that underlie the emergence of emotion, and not on the emotion itself. Research on emotion not only examine the types of emotions alone but is associated with the situation, behaviors, and beliefs. It is inseparable from emotion regulation system that is owned by someone. Gross & Thompson and Kalat & Shiota state that emotion regulation may serve as a coping strategy to face psychological distress. Prihartanti?s research shows that in Javanese culture (Suryomentaram concept), a healthy person must be a able to adapt to the environment with introspective methods. Theoretically, the introspective method is similar to the concept of emotion regulation version of western culture. Therefore, this study intends to study the difference between the two concepts.The research method used is a comparative study using two approaches, namely qualitative and quantitative. A qualitative approach was conducted in the first year with the aim of acquiring data directly from the field then compiled into a gauge or scale. Quantitative approaches were used to examine differences between the introspective emotion regulation. Result shows that there are differences and similarities between the concepts of introspection in Suryomentaram with emotion regulation. The similarity lies on the ultimate goal, role and function, cognitive approaches and generalizations, while the difference lies in the step or process.
Peningkatan Kemampuan Literasi Awal Anak Prasekolah melalui Program Stimulasi Hapsari, Widyaning; Ruhaena, Lisnawati; Pratisti, Wiwien Dinar
Jurnal Psikologi Vol 44, No 3 (2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.473 KB) | DOI: 10.22146/jpsi.16929

Abstract

Stimulation program is a treatment by providing literacy packages containing guidebooks literacy activities, media literacy in children and socialization for mothers. The purpose of this study was to test the effectiveness of the stimulation program to improve literacy skills in preschoolers. The proposed hypothesis that stimulation literacy program effective in improving early literacy skills in preschool children. This research method using a quasi-experimental design with non-equivalent control group. Subjects were 30 children aged 3-5 years were divided into an experimental group and a control group. Based on the analysis by the non-parametric statistical test Mann-Whitney U, it was known that there were differences increase early literacy skills in the experimental group and control group. Qualitative analysis showed an increase in the literacy skills by observing changes in the measurement results. Results from this study is important as a new study in finding alternative methods of stimulating preschool children.
Meningkatkan Kematangan Karier Peserta Didik SMA dengan Pelatihan Reach Your Dreams dan Konseling Karier Saifuddin, Ahmad; Ruhaena, Lisnawati; Pratisti, Wiwien Dinar
Jurnal Psikologi Vol 44, No 1 (2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1059.239 KB) | DOI: 10.22146/jpsi.17378

Abstract

Kematangan karir merupakan suatu kondisi yang dibutuhkan untuk mampu memilih jurusan studi lanjut dan karir yang sesuai dengan potensi individu, sehingga permasalahan kematangan karir harus segera diatasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pelatihan Reach Your Dreams dan konseling karir dalam meningkatkan kematangan karir peserta didik. Penelitian ini menggunakan desain Solomon Six Group Design. Subjek penelitian sebanyak 42 peserta didik dengan tingkat kematangan karir sedang, dibagi 6 kelompok (2 kelompok pelatihan Reach Your Dreams, 2 kelompok konseling karir, dan 2 kelompok kontrol). Hasil uji hipotesis 1 adalah Z = -2,438 dengan Asyimp. Sig. 0,015 (p<0,05) dan Z = -2,827 dengan Asyimp. Sig. 0,005 (p<0,05), artinya pelatihan Reach Your Dreams dapat meningkatkan kematangan karir. Sedangkan hasil uji hipotesis 2 adalah Z = -2,695 dengan Asyimp. Sig. 0,007 (p<0,05) dan Z = -2,251 dengan Asyimp. Sig. 0,024 (p<0,05), artinya konseling karir dapat meningkatkan kematangan karir. Kemudian, hasil uji hipotesis 3 adalah Z = -1,410 dengan Asyimp. Sig. 0,158 (p>0,05) dan Z = -0,386 dengan Asyimp. Sig.  0,700 (p>0,05), yang artinya tidak ada perbedaan tingkat kematangan karir antara kelompok yang diberikan pelatihan Reach Your Dreams dan konseling karir. Sedangkan hasil analisis data seluruh kelompok dengan teknik General Linear Model?Univariate menghasilkan skor perbedaan tingkat kematangan karir seluruh kelompok ketika post test sebesar F 3,662 dengan Sig. 0,009 (p<0,05). Berdasarkan hasil analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa pelatihan Reach Your Dreams dan konseling karir dapat meningkatkan kematangan karir. Peningkatan tersebut karena efek dari pelatihan dan konseling karir, bukan efek dari faktor belajar dari pretest.Abstrak : Kematangan karir merupakan suatu kondisi yang dibutuhkan untuk mampu memilih jurusan studi lanjut dan karir yang sesuai dengan potensi individu, sehingga permasalahan kematangan karir harus segera diatasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pelatihan Reach Your Dreams dan konseling karir dalam meningkatkan kematangan karir peserta didik. Penelitian ini menggunakan desain Solomon Six Group Design. Subjek penelitian sebanyak 42 peserta didik dengan tingkat kematangan karir sedang, dibagi 6 kelompok (2 kelompok pelatihan Reach Your Dreams, 2 kelompok konseling karir, dan 2 kelompok kontrol). Hasil uji hipotesis 1 adalah Z = -2,438 dengan Asyimp. Sig. 0,015 (p<0,05) dan Z = -2,827 dengan Asyimp. Sig. 0,005 (p<0,05), artinya pelatihan Reach Your Dreams dapat meningkatkan kematangan karir. Sedangkan hasil uji hipotesis 2 adalah Z = -2,695 dengan Asyimp. Sig. 0,007 (p<0,05) dan Z = -2,251 dengan Asyimp. Sig. 0,024 (p<0,05), artinya konseling karir dapat meningkatkan kematangan karir. Kemudian, hasil uji hipotesis 3 adalah Z = -1,410 dengan Asyimp. Sig. 0,158 (p>0,05) dan Z = -0,386 dengan Asyimp. Sig.  0,700 (p>0,05), yang artinya tidak ada perbedaan tingkat kematangan karir antara kelompok yang diberikan pelatihan Reach Your Dreams dan konseling karir. Sedangkan hasil analisis data seluruh kelompok dengan teknik General Linear Model?Univariate menghasilkan skor perbedaan tingkat kematangan karir seluruh kelompok ketika post test sebesar F 3,662 dengan Sig. 0,009 (p<0,05). Berdasarkan hasil analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa pelatihan Reach Your Dreams dan konseling karir dapat meningkatkan kematangan karir. Peningkatan tersebut karena efek dari pelatihan dan konseling karir, bukan efek dari faktor belajar dari pretest.Abstrak. Kematangan karier merupakan suatu kondisi yang dibutuhkan untuk mampu memilih jurusan studi lanjut dan karier yang sesuai dengan potensi individu, sehingga permasalahan kematangan karier harus segera diatasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan Reach Your Dreams dan konseling karier dalam mening­kat­kan kematangan karier peserta didik. Penelitian ini menggunakan desain Solomon Six Group Design. Subjek penelitian sebanyak 42 peserta didik dengan tingkat kematangan karier sedang, dibagi menjadi dua kelompok pelatihan Reach Your Dreams (dua kelompok konseling karier, dan dua kelompok kontrol). Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa pelatihan Reach Your Dreams dan konseling karier efektif mening­katkan kematangan karier. Peningkatan tersebut karena efek dari perlakuan, bukan efek faktor belajar dari pretest.