Edi Widianto, Edi
Jurusan Pendidikan Luar Sekolah FIP Universitas Negeri Malang

Published : 8 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search

Transformative Learning in Early Childhood Parenting in the Family Environment Widianto, Edi
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 2, No 2: Juni 2014
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.44 KB)

Abstract

Transformative Learning Pengasuhan Anak Usia Dini di Lingkungan KeluargaAbstract: The purpose of this research are: (1) a general description of transformative learning in early childhood parenting, (2) the problems faced by parents in early childhood parenting, (3) actions in addressing the problem of parental nurturing early childhood through transformative learning, (4) the impact of transformative learning in early childhood parenting. The study used a qualitative approach with a case study design. Research sites were in the Village District of Wates Duwet Kediri. The informants are parents who have children aged 0-6 years. The process of data collection using in-depth interviews, focus groups, participant observation, and documentation. Analysis using the interactive analysis according to Miles & Huberman models. The results of the study are: (1) parental many transformative learning experience in caring for his children; (2) the problems faced by parents in early childhood parenting a child manages a unique character, habituation child, independence training, discipline, and responsibility for the child, the child’s social interaction, self-confident child training, sex education early childhood; (3) the actions of parents in resolving parenting issues early age in the form of awards, advice, warnings, penalties, acquiescence to the child; (4) a transformative impact on parents internally and externally.Key Words: transformative learning, parenting, early childhood, family Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan: (1) gambaran umum transformative learning pada pengasuhan anak usia dini, (2) masalah-masalah yang dihadapi orangtua dalam mengasuh anak usia dini, (3) tindakan-tindakan yang dilakukan orangtua dalam mengatasi masalah pengasuhan anak usia dini melalui transformative learning, (4) dampak transformative learning dalam pengasuhan anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Lokasi penelitian di Desa Duwet Kecamatan Wates Kabupaten Kediri. Informan penelitian adalah orangtua yang mempunyai anak usia 0-6 tahun. Proses pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, FGD, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan interactive analysis models menurut Miles & Huberman. Hasil penelitian adalah: (1) orangtua banyak mengalami pembela-jaran transformatif dalam mengasuh anak-anaknya; (2) masalah-masalah yang dihadapi orangtua dalam mengasuh anak usia dini berupa mengelola karakter yang unik anak, pembiasaan anak, melatih kemandirian, disiplin, dan tanggung jawab anak, interaksi sosial anak, melatih percaya diri anak, pendidikan seks anak usia dini; (3) tindakan orangtua dalam menyelesaikan masalah pengasuhan anak usia dini berupa pemberian penghargaan, nasihat, peringatan, hukuman, pembiaran kepada anak; (4) dampak transformatif pada orangtua secara internal dan eksternal.Kata kunci: transformative learning, pengasuhan, anak usia dini, keluarga
PERAN ORANGTUA DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI DALAM KELUARGA Widianto, Edi
PG-PAUD Trunojoyo Vol 2, No 1 (2015): PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Role of Parents in Improving The Character of Early Childhood Education in The Family. Parents play an important role to develop their potential. parents are educators first and foremost in a family environment, parents need to be aware that the child has great potential at birth. The importance of early childhood education because of the period of child development goes more rapidly. At that time was the right time to lay the foundations of character education in accordance with its development. To achieve this, the required maximum effort from parents to educate children in all aspects of development and enhancing the role of parents as educators in the family. This study aimed to describe the role of parents in improving the character education in early childhood in the family. Research design used in this study is qualitative. the results of this study indicate that: 1) The value-character value given by parents to children in a family environment, among others: parents exercise self-discipline in children, train perseverance, responsible from an early age, an attitude of humility toward others, cultivate governance manners, uphold the values of honesty, love of God with worship familiarize timely; 2) The role of parents in transmitting the character education of children despite not run optimally, but parents continue to strive to improve it; 3) Barriers experienced by parents in implementing character education in the family is heavily influenced by factors outside the home environment.
Pola Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Di Balai Diklat Keuangan Kota Malang Widianto, Edi
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Faculty of Education Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.888 KB) | DOI: 10.17977/um027v3i12018p040

Abstract

Abstract: Balai Diklat Keuangan (BDK) Malang is one of the educational institutions and training under the auspices of the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia. Implementation of the training organized by the institution are not necessarily held on the decision of the head of the hall. But through the needs assessment phase to various institutions under the finance ministry to put forward a work program or training program during a budget year. The learning process in training were emphasized on the development of skills of trainees. This study aims to determine the pattern of providing education and training in BDK Malang. This study uses a qualitative approach with case study design. The location of this research at BDK Malang. The results of research showed that: (1) BDK Malang has a characteristic which is supported by training human resources to work in accordance with the SOP that is on it. Given these institutions work in accordance with the BDK Malang can not develop the kind of training independently which is open to the public. This means that this institution only organizes training for human resources in the Ministry of Finance; (2) the process of training in the management and development of BDK Malang arranged in two stages that complement each other; and (3) educational and training organized by BDK Malang has a quite different pattern of educational and training that exist elsewhere. Abstrak: Balai Diklat Keuangan (BDK) Malang merupakan salah satu lembaga pendidikan dan pelatihan yang bernaung dibawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pelaksanaan diklat yang diselenggarakan oleh pihak lembaga tidak serta merta diselenggarakan atas keputusan kepala balai. Melainkan melalui tahap need assesment (penilaian kebutuhan) kepada berbagai lembaga dibawah kementerian keuangan untuk diajukan sebagai program kerja atau program diklat selama satu tahun anggaran. Proses pembelajaran pada diklat lebih di tekankan pada pengembangan skill peserta pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan di Balai Diklat Keuangan Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis rancangan studi kasus. Lokasi penelitian ini di Balai Diklat Keuangan Kota Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) BDK Kota Malang memiliki karakteristik pelatihan yang ditunjang oleh sumberdaya manusia yang bekerja sesuai dengan SOP yang ada di atasnya. Mengingat lembaga ini bekerja sesuai dengan BDK Kota Malang tidak bisa mengembangkan jenis mata diklat secara mandiri yang bersifat terbuka untuk umum. Artinya lembaga ini hanya menyelenggarakan diklat untuk SDM di kawasan Kemenkeu; (2) proses pengelolaan dan pengembangan Diklat di BDK Kota Malang diatur dalam dua tahapan yang saling melengkapi; dan (3) diklat-diklat yang diselenggarakan oleh BDK Kota Malang memiliki pola yang cukup berbeda dengan diklat-diklat yang ada di tempat lain.
HUBUNGAN PERAN ORANGTUA DI RUMAH DENGAN KEMANDIRIAN ANAK DI SEKOLAH PADA PAUD SAHABAT ANANDA PUNCAK PERMATA SENGKALING KABUPATEN MALANG Khotimah, Ana Khusnul; Wahyuni, Sri; Widianto, Edi
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 12, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um041v12i1p17-24

Abstract

Peran orangtua di rumah dapat membantu anak dalam melaksanakan tugas perkembangannya secara optimal khususnya dalam pembentukan karakter mandiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara peran orangtua di rumah dengan kemandirian anak di sekolah pada PAUD Sahabat Ananda Puncak Permata Sengkaling Kabupaten Malang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasional. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik proportionate stratified random sampling, yaitu dengan responden sebanyak  28 orangtua PAUD Sahabat Ananda Puncak Permata Sengkaling Kabupaten Malang, dan 28 anak berusia 2-6 tahun di sekolah PAUD Sahabat Ananda Puncak Permata Sengkaling Kabupaten Malang. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis korelasi rho spearman dan analisis regresi. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa peran orangtua di rumah termasuk pada kategori sedang dengan persentase mencapai 57%, dan kemandirian anak di sekolah diperoleh 68% anak pada kategori baik. Hasil analisis korelasional menunjukkan bahwa ada hubungan antara peran orangtua di rumah dengan kemandirian anak disekolah yang ditunjukkan dengan rho empirik/hitung (0,804) ≥ rho tabel (0,377), setiap penambahan peran orangtua di rumah nilai kemandirian anak di sekolah bertambah sebesar 0,214
KEBERDAYAAN MASYARAKAT DESA HUTAN DALAM PELAKSANAAN PENGELOLAAN SUMBERDAYA HUTAN BERSAMA MASYARAKAT (PHBM) Setiyowati, Endah; Hambali, Imam; Widianto, Edi
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 11, No 2 (2016): September 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.212 KB) | DOI: 10.17977/um041v11i2p105-111

Abstract

Keberdayaan Masyarakat Desa Hutan Dalam Pelaksanaan Pengelolaan Sumberdaya Hutan Bersama Masyarakat (PHBM ). Penelitian bertujuan mendeskripsikan keberdayaan masyarakat desa hutan dalam pelaksanaan PHBM. keberdayaan tersebut meliputi 4 (empat) yakni : kesadaran kritis, akses informasi dan sumberdaya, partisipasi dan kesejahteraan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan rancangan studi kasus. Hasil dari penelitian diketahui bahwa keberdayaan masyarakat desa hutan dalam pelaksanaan PHBM memiliki perbedaan. Seperti kesadaran kritis sudah cukup baik pada kalangan tertentu saja. Kemudian akses informasi dan sumberdaya yang dimiliki cukup terbatas namun merata diantara pihak yang terlibat. Partisipasi dalam pengelolaan lahan hutan sudah baik namun dalam pengambilan keputusan masih kurang. Kesejahteraan telah didapatkan dari sumberdaya hutan yang dikelola dengan optimal
PARENTING DAY SEBAGAI AKTIVITAS PENINGKATAN HUBUNGAN ORANGTUA DAN ANAK Nur Puspitasari, Dwi Wahyu; Wahyuni, Sri; Widianto, Edi
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 13, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.58 KB) | DOI: 10.17977/um041v13i1p1 - 9

Abstract

Parenting Day sebagai Aktivitas Peningkatan Hubungan Orangtua dan Anak. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menemukenali tentang (a) bagaimana ragam kegiatan parenting day?;  (b) bagaimana keterlibatan orangtua pada kegiatan parenting day?; (c) dan bagaimana manfaat kegiatan parenting day terhadap upaya peningkatan hubungan orangtua dan anak? Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) kegiatan parenting day memiliki jenis yang beragam yaitu kegiatan parenting day yang dirancang (by design) dan kegiatan yang bersifat insidental (incidental); (b) keterlibatan orangtua dalam kegiatan parenting day ada dua tipe, pertama orangtua yang terlibat penuh. Kedua adalah orangtua yang terlibat secara insidental; (c) kegiatan parenting dapat memberikan manfaat untuk menambah pengetahuan orangtua dalam mengasuh anak, meningkatkan perkembangan anak yaitu anak lebih percaya diri, dan prestasi dari sekolah
PENGARUH KOMPETENSI FASILITATOR DAN HASIL BELAJAR PESERTA PELATIHAN KELUARGA SEHAT Saputri, Yunia; Purwito, Lasi; Widianto, Edi
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 14, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.272 KB) | DOI: 10.17977/um041v14i1p22-36

Abstract

Abstrack: The objectives of the study were: (1) to determine the effect of facilitator competency on the learning outcomes of healthy family training participants, (2) to determine the effect of learning motivation on learning outcomes of healthy family trainees, (3) to determine the effect of facilitator competence and learning motivation on participants' learning outcomes healthy family training. The results showed that the Facilitator Competence had a significance value (Sig.) 0.044 in the Coefficientsa table with a value of α (degree of significance) 0.05 meaning 0.044 <0.05 or there was a significant effect and the t test showed 2.112> ttable (2.052). This means that Facilitator Competence has a significant effect on learning outcomes, and Learning Motivation has a significance value (Sig.) 0.009 in the Coefficientsa table with a value of α (degree of significance) 0.05 meaning 0.009 <0.05 or there is a significant effect of the t test showing 2.817> ttable (2.052) This means that Learning Motivation has a significant effect on Learning Outcomes. Thus simultaneously the Competency variables of the Facilitator and Learning Motivation variables have a positive and significant influence on Learning Outcomes.Abstrak: Tujuan penelitian: (1) untuk mengetahui pengaruh kompetensi fasilitator terhadap hasil belajar peserta pelatihan keluarga sehat, (2) untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar peserta pelatihan keluarga sehat, (3) untuk mengetahui pengaruh kompetensi fasilitator dan motivasi belajar terhadap hasil belajar peserta pelatihan keluarga sehat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompetensi Fasilitator memiliki nilai signifikansi (Sig.) 0.044 pada tabel Coefficientsa dengan nilai α (derajat signifikansi) 0.05 artinya 0.044<0.05 atau terdapat pengaruh yang signifikan dan uji t menunjukkan 2.112> ttabel (2.052). Artinya Kompetensi Fasilitator berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar, dan pada Motivasi Belajar memiliki nilai signifikansi (Sig.) 0.009 pada tabel Coefficientsa dengan nilai α (derajat signifikansi) 0.05 artinya 0.009<0.05 atau terdapat pengaruh yang signifikan dari uji t menunjukkan 2.817> ttabel (2.052). Artinya Motivasi Belajar berpengaruh signifikan terhadap Hasil Belajar. Dengan demikian secara simultan variabel Kompetensi Fasilitator dan variabel Motivasi Belajar memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Hasil Belajar.
IMPLEMENTASI PELAKSANAAN PELATIHAN KESIAPSIAAGAN DALAM MENGHADAPI BENCANA BAGI GENERASI MUDA Widianto, Edi
Jurnal Graha Pengabdian Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (914.791 KB)

Abstract

Abstrak: Bencana merupakan peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan masyarakat yang disebabkan oleh faktor alam maupun non-alam. Berdasarkan pengalaman bencana masa lalu tersebut, maka terdapat beberapa permasalahan terkait dengan pemahaman masyarakat tentang bencana di wilayah antara lain: 1) masih mengabaikan kondisi lingkungan sekitar; 2) belum memahami tentang prinsip-prinsip kesiapsiagaan terhadap bencana; 3) belum memahami manajemen kebencanaan 4) belum mampu mengidentifikasi risiko bencana dan melakukan upaya preventif; 5) belum tahu cara untuk melakukan tindakan preventif yang tepat sebelum terjadi bencana; 6) belum mengetahui cara menetukan upaya pertolongan pertama pada diri sendiri dan/atau orang sekitarnya pada pasca bencana. Lembaga Mitra yang akan bekerjasama dengan tim pengusul kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah lembaga SMA Negeri 1 Wates Kediri. Berkaitan dengan permasalahan tersebut, maka hal inilah yang melatarbelakangi kerjasama untuk mensinergikan kebutuhan belajar tentang kebencanaan yang dimasukkan dalam kurikulum. Metode dan teknik pelatihan yang digunakan antara lain: ceramah, diskusi, demonstrasi, dan simulasi. Pelatih/fasilitator pelatihan dari PMI Cabang Kabupaten Kediri dan BPBD Kabupaten Kediri. Abstract: Disasters are events that threaten and disrupt people's lives caused by natural and non-natural factors. Based on the experience of past disasters, there are a number of issues related to people's understanding of disasters in the region, including: 1) still ignoring the condition of the surrounding environment; 2) do not understand the principles of disaster preparedness; 3) do not understand disaster management 4) have not been able to identify disaster risks and take preventive measures; 5) do not yet know how to take appropriate preventive actions before a disaster occurs; 6) do not yet know how to determine first aid efforts in themselves and / or those around them in the aftermath of a disaster. The Partner Institution that will collaborate with a team that proposes community service is the Wates Kediri Public High School 1 institution. In connection with these problems, this is the background of cooperation to synergize the learning needs of disaster included in the curriculum. The training methods and techniques used include: lectures, discussions, demonstrations, and simulations. Trainers / training facilitators from the PMI Kediri Regency Branch and BPBD Kediri Regency.