Hasaruddin Hafid, Hasaruddin
PGSD FIP UNM

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Perbandingan Hasil Belajar Matematika dengan Menggunakan Dua Konsep Antara Penerapan Tipe Jigsaw dengan Pembelajaran Kontekstual pada Kelas V SD Negeri 91 Panrang Kabupaten Jeneponto Widyastuti, Widyastuti; Hafid, Hasaruddin; Nasrun, Nasrun
JKPD : Jurnal Kajian Pendidikan Dasar Vol 2, No 1 (2017): (Januari 2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar matematika dengan menggunakan model pembelajaran Tipe Jigsaw  dan Pembelajaran Kontekstual Pada murid Kelas V SD Negeri 91 Panrang Kabupaten Jeneponto. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 30 murid pada kelas V SD Negeri 91 Panrang Kabupaten Jeneponto. Sedangkan pengambilan sampel menggunakan tehnik random sampling. Pengolahan data hasil penelitian untuk hasil tes belajar yang digunakan yaitu statistic deskriptif dan uji hipotesis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbandingan hasil belajar murid antara model pembelajaran Tipe Jigsaw dan Kontekstual. Variabel yang paling dominan mempengaruhi terhadap hasil belajar adalah Tipe Jigsaw dengan nilai koefisien sebesar 85,3 sedangkan pada model pembelajaran Kontekstual nilai rata-rata kelas yaitu 62.6 artinya apabila murid Kelas V SD Negeri 91 Panrang Kabupaten Jeneponto meningkatkan model pembelajaran Tipe Jigsaw dengan baik dan tepat, maka murid akan semakin menyimpan hasil belajar dalam memory mereka karena diferensiasi tersebut. Berdasarkan hasil perhitungan uji hipotesis dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar matematika murid kelas V SD Negeri 91 Panrang Kabupaten Jeneponto dengan menggunakan model pembelajaran Tipe Jigsaw dan Kontekstual, sehingga hipotesis H0 dinyatakan ditolak dan hipotesis H1 diterima. 
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA SISWA KELAS IV SD INPRES BTN IKIP II MAKASSAR Hafid, Hasaruddin
Publikasi Pendidikan Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v2i2.1409

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, bertujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan proses pembelajaran yang mengarah kepada peningkatan hasil belajar matematika. Subyek siswa sebanyak 32 orang semester I 2012. Penelitian dilaksanakan sebanyak 2 siklus, masing-masing siklus dilakukan sebanyak dua kali pertemuan pembelajaran. Data kuantitaf diperoleh melalui tes untuk hasil belajar dan data kualitatif tentang kegitan guru dan siswa melalui lembaran observasi. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa skor rata-rata hasil belajar matematika siswa mengalami peningkatan. Pada siklus I skor rata-rata hasil belajar matematika berada pada kategori ?cukup? dan pada siklus II terjadi peningkatan hasil belajar berada pada kategori ?baik?. Secara kualitatif terjadi peningkatan motivasi, minat, dan aktivitas siswa, serta kegiatan guru dalam proses pembelajaran matematika dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD meningkat. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa dengan penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar matematika pecahan siswa kelas IV SD Inpres BTN IKIP II Makassar. Kata Kunci: hasil belajar, pembelajaran kooperatif tipe STAD.
PEMBELAJARAN INOVATIF DALAM BELAJAR MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Hafid, Hasaruddin
Publikasi Pendidikan Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v3i1.1604

Abstract

Matematika merupakan pengetahuan yang sifatnya abstrak dan bernalar deduktif, serta dalam memahaminya memerlukan pemikiran yang tinggi. Siswa SD yang masih berada dalam taraf  berpikir konkret dan dalam mengambil suatu kesimpulan masih menggunakan cara berpikir induktif. Dari kedua hal yang tidak sejalan itu diperlukan jembatan penghubung (metode), yang dapat menghubungkan keduanya. Salah satu metode yang telah berhasil menghubungkan kedua keadaan di atas adalah dengan melalui pembelajaran kooperatif, namun diperlukan pemaduan dengan model-model pembelajaran lainnya. Model pembelajaran tersebut antara lain adalah model pembelajaran perubahan konseptual. Model pembelajaran konseptual berakar dari teori pemrosesan informasi dan dalam ide-ide mengenai pergeseran paradigma. Pembelajaran inovativ yang difasilitasi dengan nuansa kooperatif mengkomunikasikan kebutuhan siswa untuk belajar berinteraksi sosial secara afektif dan psikomotor dengan sesama teman di sekolah. Oleh sebab itu, pembelajaran kooperatif sangat perlu diimplementasikan karena disamping dapat memberikan kemudahan belajar, juga memfasilitasi siswa untuk memahami makna learning to live together.Kata kunci: pembelajaran inovativ