Articles

Found 13 Documents
Search

Karakteristik Nilai Kalor Briket Campuran Tebu Tibarau dan Kulit Durian Nurdin, Hendri; Waskito, Waskito; Darmawi, Darmawi
invotek Vol 19 No 1 (2019): INVOTEK: Jurnal Inovasi, Vokasional, dan Teknologi
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.159 KB) | DOI: 10.24036/invotek.v19i1.502

Abstract

Kebutuhan energi yang meningkat di masyarakat, dapat berdampak terhadap kelangkaan bahan bakar minyak sehingga menjadi ketergantungan terhadap energi sebagai kebutuhan utama. Pengembangan diversifikasi produk berupa briket campuran tebu tibarau dan kulit durian sebagai upaya dalam mendapatkan bahan bakar alternatif. Sumber energi terbarukan yang berpotensi dijadikan bahan bakar briket berbahan baku tebu tibarau dan kulit durian. Upaya dan inovasi briket campuran tebu tibarau dan kulit durian yang dihasilkan sebagai bahan bakar alternatif sehingga mempunyai karakteristik terhadap kualitas dan performa yaitu nilai kalornya. Tahapan ujicoba dan evaluasi terhadap briket campuran tebu tibarau dan kulit durian diperlukan sebelum dikembangkan dan direkomendasi sebagai bahan bakar alternatif. Melalui teknologi proses pembuatan produk briket dengan kompaksi dan optimalisasi kandungan komposisi dan penggunaan jenis perekat sehingga diperoleh nilai kalornya. Dari penelitian ini diperoleh briket campuran tebu tibarau dan kulit durian yang direkomendasikan sebagai bahan bakar alternatif. Karakteristik nilai kalor briket campuran tebu tibarau dan kulit durian yang tertinggi dengan perekat gambir diperoleh sebesar 16967,91 kJ/Kg dan massa jenis 682,23 Kg/m3. Briket (biomassa) yang memiliki massa jenis (densitas) yang tinggi memiliki nilai kalor yang tinggi pula. Perbandingan komposisi campuran pada pembuatan briket yaitu 40% : 40% : 20%. Komposisi campuran antara bahan baku dengan perekat, besaran butir, gaya penekanan (kompaksi) sangat  mempengaruhi karakteristik nilai kalor dan massa jenis briket tersebut.
KONTRIBUSI BAKAT MEKANIK DAN PERSEPSI TENTANG KINERJA GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR PRODUKTIF SISWA KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK PEMESINAN SMK NEGERI 2 SAWAHLUNTO Jalinus, Nizwardi; Waskito, Waskito; Sudirman, Sudirman
Journal Teknik Elektro Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan
Publisher : Pascasarjana Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.344 KB) | DOI: 10.24036/jptk.v1i1.423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan: (1) kontribusi bakat mekanik terhadap prestasi belajar produktif siswa Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan SMK Negeri 2 Sawahlunto, (2) kontribusi kinerja guru dilihat dari persepsi siswa terhadap prestasi belajar produktif siswa Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan SMK Negeri 2 Sawahlunto, (3) kontribusi bakat  mekanik siswa dan kinerja guru dilihat dari persepsi siswa secara bersama-sama terhadap prestasi belajar produktif siswa Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan SMK Negeri 2 Sawahlunto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proportional stratified random sampling sebanyak 74 orang dengan Populasi seluruh siswa Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan SMK Negeri 2 Sawahlunto tahun ajaran 2011/2012. Data dianalisis dengan teknik korelasi dan regresi. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga hipotesis yang diajukan dapat diterima pada taraf kerpercayaan 95%. Ditemukan bahwa bakat mekanik, kinerja guru, dan bakat mekanik bersama-sama kinerja guru, berkontribusi berturut-turut sebesar17,90%, 22,60% dan 27,10%  terhadap prestasi belajar siswa Produktif Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan SMK Negeri 2 Sawahlunto.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS BLENDED LEARNING MATA PELAJARAN RANCANG BANGUN JARINGAN Panyahuti, Panyahuti; Rukun, Kasman; Waskito, Waskito
Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 17 No 2 (2017): Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.527 KB) | DOI: 10.24036/fip.100.v17i2.281.000-000

Abstract

This research is written based on the learning difficulties during industrial internship activities. This research is to produce a learning module for students who implement Prakerin with the Blended Learning model. To know the validity of modules, the effectiveness, and effectiveness of the developed learning modules. The method used is Research and Development (R & D) by using the FOUR D development model that is the definition, design, development, and deployment. The research design used for the trial module is quasi-experiment with a time series model. The module made is valid by the material expert with the average of all eligibility is 80.38%, included in the "Excellent" category. The modular practicality analysis is 81.41%, included in the "Practical" category. Module effectiveness analysis, included in the "Good" category. From both data analysis results done, it can be stated that the module is effective in improving learning outcomes.
HASIL BELAJAR PEMROGRAMAN CNC DITINJAU DARI PERSEPSI TENTANG DUNIA KERJA DAN MINAT BELAJAR Nofrizal, Nofrizal; Waskito, Waskito; Yuliana, Yuliana
AUSTENIT Vol 7, No 1 (2015): AUSTENIT 07012015
Publisher : AUSTENIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.998 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis  hubungan (1) Persepsi tentang dunia kerja dengan hasil belajar pemrograman CNC, (2) Minat belajar dengan hasil belajar pemrograman CNC, (3) Persepsi tentang dunia kerja dan minat belajar secara bersama-sama dengan hasil belajar pemrograman CNC mahasiswa Jurusan Teknik Mesin FT UNP tahun 2011. Penelitian ini menggunakan metode korelasional. Sampel penelitian ini berjumlah 124 orang mahasiswa Jurusan Teknik Mesin FT UNP, menggunakan rumus Slovin dengan teknik propotional random sampling. Hasil penelitian menunjukkan (1) nilai koefesien korelasi antara persepsi tentang dunia kerja dengan hasil belajar pemrograman CNC sebesar 0,438 dengan kriteria korelasi sedang, (2) nilai koefesien korelasi antara minat belajar dengan hasil belajar pemrograman CNC sebesar 0,492 dengan kriteria korelasi sedang, (3) nilai koefesien korelasi antara persepsi tentang dunia kerja dan minat belajar secara bersama-sama dengan hasil belajar pemrograman CNC mahasiswa Jurusan Teknik Mesin FT UNP tahun 2011 sebesar 0,557 dengan kriteria korelasi sedang.
PARTISIPASI PENDIDIKAN MASYARAKAT PEDESAAN DAN TRADISI PERNIKAHAN USIA DINI DI INDONESIA Waskito, Waskito
Jurnal Sejarah dan Budaya Vol 3, No 2 (2010): Desember
Publisher : Jurnal Sejarah dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.515 KB)

Abstract

Abstract. Two main problems in Indonesian many rural areas are the low participation of education and early marriage tradition. So, the study about relation between educational participation and early marriage tradition has a strategical meaning for development in Indonesia. There are several factors involved in these two problems. Every rural has different factors So, it is need to be formulated a comprehensive and contextual model to solve those problems.
PENGEMBANGAN TEKNOLOGI INDUSTRI SKALA KECIL DALAM MENUNJANG PENGEMBANGAN AYAM BURAS DI PEDESAAN Waskito, Waskito; Saharibanong, Saharibanong; Senong, Z
Media Peternakan Vol. 24 No. 1 (2001): Media Peternakan (Supplement Edition: SocioEconomics)
Publisher : Faculty of Animal Science, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2057.767 KB)

Abstract

Pengembangan teknologi industri skala kecil dalam menunjang pengembangan ayam buras di pedesaan
EVALUASI TEACHING FACTORY MODEL CIPP Pratiwi, Monica; Ridwan, Ridwan; Waskito, Waskito
Jurnal Imiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 3 (2019): Oktober 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.519 KB) | DOI: 10.23887/jipp.v3i3.22205

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini meneliti tentang Pelaksanaan Teaching Factory. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Teaching Factory dengan aspek: (l) context, (2) input, (3) process (4) product, sebab model CIPP dinilai sebagai model yang tepat dan komprehensif untuk mengevaluasi program. Penelitian evaluasi ini menggunakan model CIPP yang dikembangkan oleh Stufflebeam (2003). Metode yang digunakan adalah metode kombinasi (Mixed Method). Pengambilan sampel digunakan teknik Total Sampling. Prosedur penelititan yang dilakukan yaitu dengan menyebarkan kuesioner kepada 15 fasilitator, sedangkan data kualitatif melalui wawancara dengan informannya adalah fasilitator. Data kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif dan data kualitatif dianalisis yaitu pengumpulan data, reduksi data, mendisplai data, dan menarik kesimpulan. Penggabungan data kuantitatif dan kualitatif berfungsi untuk memperkuat, membuktikan, memperluas, dan memperdalam data kuantitatif yang telah dilakukan pada tahap pertama. Hasil penelitian evaluasi menunjukkan bahwa (1) pelaksanaan Teaching Factory dari aspek konteks dengan responden fasilitator sebesar 80,6% masuk kategori sangat baik dan dari aspek siswa sebesar 80% masuk kategori sangat baik; (2) pelaksanaan Teaching Factory dari aspek input dengan responden fasilitator sebesar 80,8% masuk kategori sangat baik dan dari aspek siswa sebesar 75,6% masuk kategori baik; (3) pelaksanaan Teaching Factory dari aspek proses dengan responden fasilitator sebesar 80,4% masuk kategori baik dan dari aspek siswa sebesar 72,9% masuk kategori baik; (4) pelaksanaan Teaching Factory dari aspek produk dengan responden fasilitator sebesar 80% masuk kategori baik dan dari aspek siswa sebesar 76,1% masuk kategori baik. Kata kunci: Evaluasi; Teaching Factory; Model Evaluasi CIPP.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MOBILE LEARNING MENGGUNAKAN MODEL FOUR D UNTUK MATA KULIAH PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK DI AMIK BOEKITTINGGI Farell, Geovanne; Rukun, Kasman; Waskito, Waskito
Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan Vol 10 No 3 (2017): Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/tip.v10i3.14

Abstract

Based on preliminary analysis, the results of student learning object oriented programming courses show the numbers are still relatively low, the low expected learning outcomes is due to the limitations of learning resources or existing instructional media. This research was conducted using the method of research and development (R&D) by using the Four- D model. The development of Mobile Learning used method Design of Exploratory Tutorial. The result of validity test shown that Mobile Learning media was valid. Then the result of practicalities test obtained also show the practicalities of media. Effectiveness of Mobile Learning media declared effective in improving student learning outcomes. Based on the findings of this study concluded that Mobile Learning was valid, practical, and effective to be used as media learning. Keywords: Mobile, Learning, Smartphone, Validity, Effectiveness, Practicalities.
THERMAL ANALYSIS OF SOLAR PROTECTION ON WINDOWS IN TROPICAL AREAS Azherda, Fadhilla; Lapisa, Remon; Waskito, Waskito; Hasanuddin, Hasanuddin
MOTIVECTION : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering Vol 2 No 2 (2020): Motivection : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering
Publisher : IMEIRS (INDONESIAN MECHANICAL ELECTRICAL AND INDUSTRIAL RESEARCH SOCIETY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Thermal comfort is one element of comfort that is very important, because it concerns the condition of the room temperature. Where the cool temperature in the room is a condition of thermal comfort of a building, besides indoor lighting also affects the comfort of the room. The building window is one of the factors that affects the thermal comfort of the building, therefore, it is necessary to find the solution for the heat absorption that occurs through the glass window not directly into the building. This research aims to analyze the solar protection on the windows of the building on the teropical climate, in the windows of paired Building solar protection (Solar Shading) that can be variated tilt angle. which uses a variation of tilt angles of 0 ° (-), 45 ° (/), and 90 ° (|) with the aim of obtaining indoor thermal comfort as well as indoor lighting. Kenyamanan termal merupakan salah satu unsur kenyamanan yang sangat penting, karena menyangkut kondisi suhu ruangan. Dimana temperature dalam ruangan yang sejuk adalah syarat kenyamanan termal suatu bangunan, selain itu pencahayaan dalam ruangan juga mempengaruhi kenyamana dalam ruangan. Jendela bangunan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kenyamanan termal pada bangunan, Oleh karena itu perlu dicarikan solusi agar penyerapan panas yang terjadi melalui jendela kaca tidak lansung masuk kedalam bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proteksi surya pada jendela bangunan pada iklim teropis, pada jendela bangunan dipasangkan proteksi surya (Solar Shading) yang dapat divariasikan sudut kemiringan. dimana menggunakan variasi sudut kemiringan 0?(-), 45?(/), dan 90?(|) dengan tujuan mendapatkan kenyamanan termal dalam ruangan dan juga pencahayaan dalam ruangan.
DEVELOPMENT OF FOURTH INDUSTRY ORIENTED MECHANICAL ENGINEERING MECHATRONICS LEARNING DEVICES 4.0 Hamid, Hefri; Jalinus, Nizwardi; Inra, Azwar; Ambiyar, Ambiyar; Waskito, Waskito; Sukardi, Sukardi; Herlin, Niny
Journal of Education Research and Evaluation Vol 3, No 4 (2019)
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jere.v3i4.23204

Abstract

The ability of modern industrial work must be mastered by vocational engineering students, therefore it is important to develop learning tools that are oriented to the fourth industry. This study assesses the development of mechatronics learning tools that are arranged based on the abilities that must be possessed by students to work in the fourth industrial era using the IDI model. Data was collected from the validity, practicality and effectiveness tests on the programmed subjects in 2019. Learning activities carried out during 16 meetings to produce a smart factory (prototype). Analysis shows that learning tools are developedit is valid, then the response of teaching staff shows the criteria are very practical and based on the response of students also in the category of very practical. The findings, an increase in students' understanding of the value of the end of the semester, but they have to struggle even more to obtain more optimal results. Besides, the learning device also forms the general ability of the learner, the learning communicative, collaborative, innovative, creative, leadership and entrepreneurship that observed during the process of learning to walk