Ahmad Supriyanto, Ahmad
Unknown Affiliation

Published : 8 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search

PENGELOLAAN SCHOOL EMPOWERING PROGRAM DALAM MENGEMBANGKAN KEAHLIAN KHUSUS SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS Salamah, Chuswatul Nur; Supriyanto, Ahmad
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to find out about school empowering management functions of programs, supporting and inhibiting factors in their implementation and efforts to overcome existing obstacles. This study uses a qualitative approach with a type of case study. Data collection techniques used are observation, interview and documentation. To check the validity of the data using data triangulation. The results of this study include school empowerment programs planning conducted before the new school year, compiling work programs, designing funding budgets and preparing MoU with other institutions, the composition of the school empowering program consists of principals, program leaders and school teaching staff empowering programs, conducting activities in the form of school empowering training programs with materials, practice and competency testing, evaluating school empowering programs when the activities take place by supervising the implementation of school empowering training programs and final evaluation of activities in the form of competency tests students follow after participating two years of training and getting a certificate in their respective fields of expertise, school empowering program supporting factors namely parental support and the availability of facilities and infrastructure. Factors that inhibit school empowering programs and limited costs. Efforts to overcome obstacles in training in school empowering programs are related to the problem of time constraints, namely by dividing students into several waves to participate in training activities in the classroom. For financing problems in procurement of proposals and infrastructure using priority scale. Keywords: management; school empowering programs; special skills Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang fungsi pengelolaan school empowering program, faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya serta upaya dalam mengatasi hambatan yang ada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk pengecekan keabsahan data menggunakan trianggulasi data. Hasil dari penelitian ini meliputi perencanaan school empowering program dilakukan sebelum tahun ajaran baru, menyusun program kerja, merancang anggaran dana dan mempersiapkan MoU dengan lembaga lain, susunan pengorganisasian school empowering program terdiri dari kepala sekolah, ketua program dan staf pengajar school empowering program, pelaksanaan kegiatan dalam bentuk pelatihan yang dilakukan school empowering program diantaraya pemberian materi, praktik dan uji kompetensi, evaluasi school empowering program pada saat kegiatan berlangsung dilakukan dengan mengawasi pelaksanaan pelatihan school empowering program dan evaluasi akhir kegiatan berupa uji kompetensi yang diikuti siswa setelah mengikuti pelatihan selama dua tahun dan mendapatkan sertifikat di bidang keterampilan masing-masing, faktor pendukung school empowering program yaitu dukungan orangtua dan ketersediaan sarana dan prasarana. Faktor penghambat kegiatan school empowering program dan keterbatasan biaya. Upaya mengatasi hambatan dalam pelatihan di school empowering program yang berkaitan dengan masalah keterbatasan waktu yaitu dengan membagi siswa menjadi beberapa gelombang untuk mengikuti kegiatan pelatihan di dalam kelas. Untuk masalah pembiayaan dalam pengadaan saranan dan prasarana menggunakan skala prioritas. Kata kunci: pengelolaan; school empowering program, keahlian khusus  
MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN MELALUI PENGEMBANGAN BUDAYA LOKAL Hayudiyani, Meila; Supriyanto, Ahmad; Timan, Agus
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The writing of this article aims to assess the local or regional cultural values that can improve the quality of schools. Researchers are key instruments in gathering data by attending to the field. This research is a descriptive qualitative approach by observing, interviewing and documenting. The data analysis technique of this study used the Miles and Huberman models by reducing, presenting, and verifying the data found. The results of the research found in the field are: planning carried out to improve the quality of education through the development of local culture is by setting goals and analyzing the potential of the area so that it can determine the program to be implemented, namely Lampa Gentlemen in the form of pangereng panganteng and enrichment of regional languages. The organizing stage includes the selection of human resources, namely regional language teachers and infrastructure that supports the program, the Madura language laboratory. Furthermore, the implementation of the Panganger Panganger Program is regulated by dividing time with various classes at all levels. While the use of Madura language all day every Tuesday. Where on Tuesday the school bell also speaks Madura. The last stage, which is the evaluation at the end of each semester to improve the program in order to improve the quality of education at SMPN 1 Gapura. Keywords: Management of quality improvement, education quality, local culture development. Abstrak: Penulisan artikel ini memiliki tujuan untuk mengakaji nilai-nilai budaya lokal atau daerah yang dapat meningkatkan kualitas sekolah. Peneliti merupakan instrumen kunci dalam mengumpulkan data dengan hadir ke lapangan. Penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan melakukan pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman dengan mereduksi, menyajikan, dan melakukan verifikasi dari data yang ditemukan. Hasil penelitian yang ditemukan di lapangan adalah: perencanaan yang dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui pengembangan budaya lokal adalah dengan menetapkan tujuan dan menganalisa potensi daerah sehingga dapat menetapkan program yang akan diimplementasikan yaitu Parenteng Lampa berupa pangereng pangantan dan pengayaan bahasa daerah. Tahap pengorganisasian meliputi pemilihan SDM yaitu guru bahasa daerah dan sarana prasarana yang menunjang program adalah laboratorium bahasa Madura. Selanjutnya pelaksanaan program pangereng pangantan diatur dengan membagi waktu dengan berbagai kelas di semua tingkatan. Sedangkan penggunaan bahasa Madura seharian penuh setiap hari selasa. Dimana pada hari selasa bel sekolah juga berbahasa Madura. Tahap terakhir, yaitu evaluasi setiap akhir semester untuk penyempurnaan program guna meningkatkan mutu pendidikan di SMPN 1 Gapura. Kata Kunci:  Manajemen peningkatan mutu, mutu pendidikan, pengembangan budaya lokal.
HUBUNGAN KEIKUTSERTAAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DENGAN TINGKAT KEDISIPLINAN SISWA Jatmiko, Taufik Aziz; Supriyanto, Ahmad; Nurabadi, Ahmad
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Research aims to describe the scout extracurricular participation, describing the level of discipline of students in Public Vocational High School Malang City. This research uses a quantitative approach to the type of descriptive-correlational quantitative research. Collecting data this study used a questionnaire or a questionnaire distributed to students as many as 364 students, which has been divided into 12 Vocational High School in Malang. The results showed that the level of participation of extracurricular scouts were getting results, and the results of the level of discipline students get the results being. There is a relationship between extracurricular participation scout with the level of discipline of students in Public Vocational High School Malang City. Relationships resulting from extracurricular participation variables scout with the level of discipline of students categorized as moderate.Keyword: extracurricular scouts, and the level of student discipline Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan keikutsertaan ekstrakurikuler pramuka, mendiskripsikan tingkat kedisiplinan siswa di SMK Negeri se-Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kuantitaif deskriptif-korelasional. Pengambilan data penelitian ini menggunakan angket atau kuesioner yang dibagikan kepada siswa sebanyak 364 siswa, yang sudah dibagi kedalam 12 SMK Negeri di Kota Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keikutsertaan ekstrakurikuler pramuka mendapatkan hasil sedang, dan hasil tingkat kedisiplinan siswa mendapatkan hasil sedang. Ada hubungan antara keikutsertaan ekstrakurikuler pramuka dengan tingkat kedisiplinan siswa di SMK Negeri se-Kota Malang. Hubungan yang dihasilkan dari variabel keikutsertaan ekstrakurikuler pramuka dengan tingkat kedisiplinan siswa berkategori sedang.Kata Kunci: ekstrakurikuler pramuka, dan tingkat kedisiplinan siswa
PELAKSANAAN SUPERVISI KLINIS DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU SEKOLAH DASAR Ansori, Aan; Supriyanto, Ahmad; Burhanuddin, Burhanuddin
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.12, Desember 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.637 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i12.8285

Abstract

This paper aims at illustrating clinical supervision within learning process in elementary school. this study employed descriptive qualitative design. The instrument of this study is interview guide and direct practice of the reseracher. The data was obtained through interview, observation, and documentation. The data obtained, then, were analyzed descriptively using interactive analysis model with the steps of collecting data, reducing data, exposing data, and drawing conclusion. The result of this study showed that clinical supervision could improve teacher’s performance in elementary school.Tujuan penelitian ini menggambarkan pelaksanaan supervisi klinis dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Instrumennya menggunakan panduan wawancara dan praktik langsung dari peneliti. Teknik Pengumpulan data dengan teknik wawancara, observasi, dan dokomentasi. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif dengan model analisis interaktif dengn langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelakasanaan supervisi klinis dapat meningkatan kinerja guru dalam proses pembelajaran di sekolah dasar.
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM PENCAPAIAN PRESTASI TERBAIK PADA LOMBA KEPALA SEKOLAH BERPRESTASI Irhami, Paxia Izzatul; Supriyanto, Ahmad; Sumarsono, Raden Bambang
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 No 4 Desember 2018
Publisher : JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.063 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to determine (1) the background of the principal in the best achievement; (2) habits of principals who can support the best achievement; (3) the efforts made by  the principal who can support the best achievement; and (4) the supporting factors of the best achievement on talented principal competition. The research method used qualitative with a multi-case study approach. At the data processing stage, data analysis uses a single case and continued with cross-case analysis. The results of the study show, from the background of achievement is one such as the headmaster who likes to compete and trust from others, habits that support achievement such as sharing knowledge ang following organizations, efforts made in achieving achievement in the form of training and best practice, and the supporting factors of the best achievement such as personal motivation and motivation of others. Overall, the findings each of the research focuses are influenced by intrinsic factors and extrinsic factors of high achieving principals. Key-Words: strategy, head master, achievement Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) latar belakang kepala sekolah dalam pencapaian prestasi terbaik; (2) kebiasaan kepala sekolah yang dapat menunjang pencapaian prestasi terbaik; (3) usaha yang dilakukan kepala sekolah dalam pencapaian prestasi terbaik; dan (4) faktor pendukung pencapaian prestasi terbaik pada lomba kepala sekolah berprestasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi multi kasus. Pada tahap pengolahan data, analisis data menggunakan kasus tunggal dan dilanjutkan dengan analisis lintas kasus. Hasil penelitian menunjukkan, dari latar belakang pencapaian prestasi salah satunya seperti dari pribadi kepala sekolah yang suka berkompetisi dan kepercayaan dari orang lain, kebiasaan yang menunjang prestasi seperti berbagi ilmu dan mengikuti organisasi, usaha yang dilakukan dalam pencapaian prestasi berupa mengikuti pelatihan juga best practice, dan faktor pendukung pencapaian prestasi terbaik seperti motivasi pribadi juga adanya motivasi dari orang lain. Secara keseluruhan, temuan dari masing-masing fokus penelitian tersebut dipengaruhi oleh faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik dari kepala sekolah berprestasi. Kata Kunci: strategi, kepala sekolah, prestasi
HUBUNGAN PEMBERIAN FASILITAS PENDUKUNG PENDIDIKAN GRATIS DENGAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Wicaksono, Surya; Supriyanto, Ahmad; Sunandar, Asep
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 No 4 Desember 2019
Publisher : JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.377 KB)

Abstract

Abstract: This research purpose to describe (1) the level of quality facilities to support free education received by the student of SMPN in Blitar City; (2) the level of learning motivation junior high schools student in Blitar city; and (3) the relationship provising free educational support facilities with learning motivation junior high school student in Blitar city. This research uses descriptive quantitative approach with descriptive research design correlation based on quantitative data obtained from empirical data. The research location in the SMP as the city of Blitar, amounting to 9 schools. With a sample size of 380 students who were taken using proportional random sampling technique. Data collection techniques used is a research instrument in the form of a questionnaire. The analysis prerequisite test is validity, reliability, and test for normality. While the analysis of the data in this study using the technique of Pearson product moment correlation analysis The results showed that the level of provision of facilities to support free education in middle category with an average of 126,74 (60,3%), and the level of learning motivation also are in the category with an average of 89,30 (76,6%). Simultaneously there is a positive and significant relationship between the provising of support facilities for free education and learning motivation of junior high school student in Blitar city.Keyword: Support facilities, Free educational, and learning motivation. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) tingkat kualitas fasilitas pendukung pendidikan gratis yang diterima peserta didik SMPN se Kota Blitar; (2) tingkat motivasi belajar peserta didik SMPN se Kota Blitar; dan (3) hubungan pemberian fasilitas pendukung pendidikan gratis dan motivasi belajar peserta didik SMPN se Kota Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif korelasi berdasarkan pada data kuantitatif yang diperoleh dari data empirik. Lokasi penelitian di SMPN se Kota Blitar yang berjumlah 9 sekolah. Dengan jumlah sampel 380 peserta didik yang diambil menggunakan teknik proportional random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen penelitian dalam bentuk angket/kuesioner. Uji prasyarat analisis yang digunakan yaitu uji validitas, uji reliabilitas, dan uji normalitas. Sedangkan analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemberian fasilitas pendukung pendidikan gratis berada pada kategori sedang yaitu dengan rata-rata 126,74 (60,3%), dan tingkat motivasi belajar peserta didik juga berada pada kategori sedang dengan rata-rata 89,30 (76,6%). Secara simultan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pemberian fasilitas pendukung pendidikan gratis dengan motivasi belajar peserta didik SMPN se Kota Blitar.Kata Kunci: Fasilitas pendukung, Pendidikan gratis, dan motivasi belajar
HUBUNGAN PEMBERIAN FASILITAS PENDUKUNG PENDIDIKAN GRATIS DENGAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Wicaksono, Surya; Supriyanto, Ahmad; Sunandar, Asep
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 No 4 Desember 2019
Publisher : JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.377 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i42019p238

Abstract

Abstract: This research purpose to describe (1) the level of quality facilities to support free education received by the student of SMPN in Blitar City; (2) the level of learning motivation junior high schools student in Blitar city; and (3) the relationship provising free educational support facilities with learning motivation junior high school student in Blitar city. This research uses descriptive quantitative approach with descriptive research design correlation based on quantitative data obtained from empirical data. The research location in the SMP as the city of Blitar, amounting to 9 schools. With a sample size of 380 students who were taken using proportional random sampling technique. Data collection techniques used is a research instrument in the form of a questionnaire. The analysis prerequisite test is validity, reliability, and test for normality. While the analysis of the data in this study using the technique of Pearson product moment correlation analysis The results showed that the level of provision of facilities to support free education in middle category with an average of 126,74 (60,3%), and the level of learning motivation also are in the category with an average of 89,30 (76,6%). Simultaneously there is a positive and significant relationship between the provising of support facilities for free education and learning motivation of junior high school student in Blitar city.Keyword: Support facilities, Free educational, and learning motivation. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) tingkat kualitas fasilitas pendukung pendidikan gratis yang diterima peserta didik SMPN se Kota Blitar; (2) tingkat motivasi belajar peserta didik SMPN se Kota Blitar; dan (3) hubungan pemberian fasilitas pendukung pendidikan gratis dan motivasi belajar peserta didik SMPN se Kota Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif korelasi berdasarkan pada data kuantitatif yang diperoleh dari data empirik. Lokasi penelitian di SMPN se Kota Blitar yang berjumlah 9 sekolah. Dengan jumlah sampel 380 peserta didik yang diambil menggunakan teknik proportional random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen penelitian dalam bentuk angket/kuesioner. Uji prasyarat analisis yang digunakan yaitu uji validitas, uji reliabilitas, dan uji normalitas. Sedangkan analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemberian fasilitas pendukung pendidikan gratis berada pada kategori sedang yaitu dengan rata-rata 126,74 (60,3%), dan tingkat motivasi belajar peserta didik juga berada pada kategori sedang dengan rata-rata 89,30 (76,6%). Secara simultan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pemberian fasilitas pendukung pendidikan gratis dengan motivasi belajar peserta didik SMPN se Kota Blitar.Kata Kunci: Fasilitas pendukung, Pendidikan gratis, dan motivasi belajar
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM PENCAPAIAN PRESTASI TERBAIK PADA LOMBA KEPALA SEKOLAH BERPRESTASI Irhami, Paxia Izzatul; Supriyanto, Ahmad; Sumarsono, Raden Bambang
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 No 4 Desember 2018
Publisher : JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.875 KB) | DOI: 10.17977/um027v1i42018p381

Abstract

Abstract: This study aims to determine (1) the background of the principal in the best achievement; (2) habits of principals who can support the best achievement; (3) the efforts made by  the principal who can support the best achievement; and (4) the supporting factors of the best achievement on talented principal competition. The research method used qualitative with a multi-case study approach. At the data processing stage, data analysis uses a single case and continued with cross-case analysis. The results of the study show, from the background of achievement is one such as the headmaster who likes to compete and trust from others, habits that support achievement such as sharing knowledge ang following organizations, efforts made in achieving achievement in the form of training and best practice, and the supporting factors of the best achievement such as personal motivation and motivation of others. Overall, the findings each of the research focuses are influenced by intrinsic factors and extrinsic factors of high achieving principals. Key-Words: strategy, head master, achievement Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) latar belakang kepala sekolah dalam pencapaian prestasi terbaik; (2) kebiasaan kepala sekolah yang dapat menunjang pencapaian prestasi terbaik; (3) usaha yang dilakukan kepala sekolah dalam pencapaian prestasi terbaik; dan (4) faktor pendukung pencapaian prestasi terbaik pada lomba kepala sekolah berprestasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi multi kasus. Pada tahap pengolahan data, analisis data menggunakan kasus tunggal dan dilanjutkan dengan analisis lintas kasus. Hasil penelitian menunjukkan, dari latar belakang pencapaian prestasi salah satunya seperti dari pribadi kepala sekolah yang suka berkompetisi dan kepercayaan dari orang lain, kebiasaan yang menunjang prestasi seperti berbagi ilmu dan mengikuti organisasi, usaha yang dilakukan dalam pencapaian prestasi berupa mengikuti pelatihan juga best practice, dan faktor pendukung pencapaian prestasi terbaik seperti motivasi pribadi juga adanya motivasi dari orang lain. Secara keseluruhan, temuan dari masing-masing fokus penelitian tersebut dipengaruhi oleh faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik dari kepala sekolah berprestasi. Kata Kunci: strategi, kepala sekolah, prestasi