Articles

Found 36 Documents
Search

Force concept inventory (FCI) representation of high school students (SMA & MA) Handhika, Jeffry; Huriawati, Farida; Fitriani, Nur
Journal of Physics: Theories and Applications Vol 1, No 1 (2017): Journal of Physics: Theories and Applications
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jphystheor-appl.v1i1.4706

Abstract

There have been profiling the level of understanding of physics concept (dynamics and kinematics) of students' (SMA and MA) in madiun region. Profiling is done by using the Force Concept Inventory test. Samples were taken from 120 students from SMA and MA  in Madiun and Ponorogo. The results indicate that FCI test number 23 and number 16 is the most answered incorrectly by the students. Problem number 23 related to kinematics and test number 16 on Newton's third law. Only 24.16% of students answered correctly test numbers 23 and 25% of students answered correctly test number 16. Students SMA and MA do not understand the concept well and can’t represent concept in another shapes. These results provide an indication that the learning concept needs to be implementation at SMA and MA.
Implementasi Inkuiri Terbimbing pada Pembelajaran Getaran, Gelombang dan Bunyi Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Kognitif Hapsari, Anna Dwi; Handhika, Jeffry; Huriawati, Farida
Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2017
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/prosidingsnfa.v2i0.16414

Abstract

Abstrak; Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan inkuiri terbimbing pada materi getaran, gelombang dan bunyi terhadap peningkatan hasil belajar kognitif siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperiment dengan desain One-Group Pretest-Postest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Negeri Madiun sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII G yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengambilan sampel adalah teknik sampling purposive. Instrumen yang digunakan adalah tes dalam bentuk pilihan ganda yang sebelumnya telah di uji instrumen meliputi validitas, reliabilitas, taraf kesukaran, dan daya pembeda. Analisis data menggunakan analisis kuantitatif yaitu N-Gain untuk menjelaskan peningkatan hasil belajar kognitif siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa peningkatan hasil belajar pada aspek C1 sampai C4 berada pada kategori sedang. Peningkatan hasil belajar tertinggi terdapat pada kategori C2. Peningkatan hasil belajar keseluruhan diperoleh N-Gain sebesar 0,46 dengan kategori sedang.
Pengembangan Modul Pembelajaran Fisika Berorientasi SETS Pada Materi Listrik Dinamis Untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Purwandari, Purwandari; Huriawati, Farida; Yusro, Andista Candra; Wibowo, Rofik Tri
Jurnal Penelitian LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) IKIP PGRI MADIUN Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to (1) acquire the form of the development of physics oriented learning module SETS (2) Determine the increase studens critical thinking skills after participating physics module SETS result oriented development. The research was conducted in MAN 1 Madiun, with the sample and the population of student of class X. Trial conducted in small class and large class. Used technique of data collection is open questionnaire, pre test ang post test. Pre-requisite test result of analysis is the test of normality Liliefors and homogeneity Bartlett. Result of test analysis instrument using validity, reliability, level of difficulty and different power problems. Result of this research are (1) the result of the assessment carried out by the validator to the development of product obtained an average score of 3,21,considered feasible (2,8 < X ≤ 3,4).result of student responses when small class test showed a good response with an average score 3,28 and an average score 3,23 in the limited class test,then the product is appropriate to the student’s response. (2)increase student critical thinking abilities showed moderate improvement, it can be seen from the average of n-gain obtained 0,6 (0,3 < g ≤ 0,7). (3)conclusion of development SETS based modules to improve critical thinking ability equivalent high school student on the topic of dynamic electricity decent quality for use by the user in the learning process.Key word: Physics module, SETS, critical thinking.
EFEKTIFITAS INQUIRY TERBIMBING DAN INQUIRY BEBAS TERMODIFIKASI MELALUI EKSPERIMEN TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL, KREATIFITAS, KEMAMPUAN BERPIKIR ABSTRAK SISWA KELAS X SMA NEGERI 6 KOTA MADIUN TAHUN AJARAN 2010/2011 Purwandari, Purwandari; Huriawati, Farida; Yusro, Andista Candra
Jurnal Pendidikan Vol 18, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The  objectives  of this reseach  are:  (1) to help  students  choose  the most  suitable  learning  method,  (2) to serve  qualified  learning  to pass the threshold  level, (3) to make up the average  students  mark in physics.  The method  of the study is experiment  applied  on students  of Grade X, SMA 6 Madiun.  The sample  is taken  under  cluster-random   sampling  technique having  class  XC  and  XD.  Data  on  students   achievement   are  taken  by cognitive   test,  those  of  prior  achievement   are  taken  by  documentation technique,   those   of  creativity   and  abstraction   skill  are  taken   by  test. Hypothetical  examination  is done under factorial  anava 2x2x2x2.The  results  show  that:  (1)  there  is a different   influence  between guided  inquiry and free-modified   inquiry technique  (0.005 < 0.05), (2) there is influence  of high and low prior achievement  (0.000  < 0.05), (3) there is influence  of high  and  low students  creativity  (0.039  < 0.05),  (4) there  is influence  of high and low abstarction  skill  (0.014 < 0.05), (5) there is no interaction   between   guided   and free-modified     unquiry technique  with students  prior achievement  (0.043 < 0.05), (6) there is interaction  between guided and free-modified   unquiry technique  with students creativity  (0.043 < 0.05), (7) there  is interaction  between  guided  and free-modified    unquiry technique  with  students  abstraction   skill  (0.032  < 0.05),  (8) there  is no interaction   between   guided   and free-modified     unquiry   technique   with students  prior  achievement,   creativity   and  abstraction   skill  towards  the achievement  (0.595 > 0.05).Key words: guided inquiry technique, free-modified inquiry technique, experiment, achievement, prior achievement, creativity, abstraction skill
PENINGKATAN KETUNTASAN BELAJAR MATAKULIAH FISIKA INTI MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN FISIKA IKIP PGRI MADIUN MELALUI KEGIATAN LESSON STUDY Huriawati, Farida; Handhika, Jeffry; Kurniadi, Erawan
JEMS Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data tentang prestasi belajar mahasiswa untuk matakuliah Fisika Inti mempunyai ketuntasan belajar 65% dengan nilai ketuntasan 65. Ketuntasan belajar mahasiswa juga ditentukan oleh keprofesionalan dosen dalam melaksanakan kegiatan perkuliahan. Untuk  itu setiap dosen diharapkan selalu merencanakan pembelajaran, merefleksi pembelajaran yang telah dilakukan dan kemudian merencanakan perbaikan untuk pembelajaran berikutnya yang dilakukan secara terus menerus. Kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi  pembelajaran akan lebih baik jika dilakukan secara kolaboratif di antara dosen matakuliah  serumpun. Hal ini sesuai dengan prinsip-prinsip Lesson Study (Sumar Hendayana,dkk.: 2006: 20). Dari latar belakang di atas maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut: Apakahkegiatan Lesson Study dapat meningkatkan ketuntasan belajar Fisika Inti bagi mahasiswa program studi pendidikan Fisika? Untuk memperjelas rumusan masalah tersebut, perlu diajukan pertanyaan-pertanyaan penelitian sebagai berikut: (1) Bagaimanakah interaksimahasiswa-mahasiswa, mahasiswa-dosen, dosen-dosen dalam kegiatan Lesson Study pada matakuliah Fisika Inti? (2) Bagaimanakah pengelolaan pembelajaran Fisika Inti oleh dosen dalam mengimplementasikan Lesson Study? (3) Bagaimanakah ketuntasan belajar Fisika Inti bagi mahasiswa program studi pendidikan Fisika dengan mengimplementasikan LessonStudy?. Tujuan Penelitian (1) Mendeskripsikan interaksi mahasiswa-mahasiswa, mahasiswadosen,dosen-dosen dalam kegiatan Lesson Study pada matakuliah Fisika Inti. (2)Mendeskripsikan pengelolaan pembelajaran Fisika Inti oleh dosen dalammengimplementasikan Lesson Study. (3) Mendeskripsikan ketuntasan belajar Fisika Inti bagimahasiswa program studi pendidikan Fisika dengan mengimplementasikan Lesson Study.Adapun manfaat penelitian ini adalah: (1) Dosen dapat memilih bentuk kegiatan yangmenunjang keprofesionalannya melalui Lesson Study. (2) Sebagai masukan bagi dosen lainbahwa Lesson Study dapat meningkatkan aktivitas dan ketuntasan belajar mahasiswa. (3)Dapat terjalin kerjasama antar dosen matakuliah serumpun (kolegalitas), meningkatkanpenguasaan materi dan cara pembelajarannya. Hasil penelitian: a) terjadinya interaksi yangefektif antara mahasiswa-mahasiswa, mahasiswa-dosen dan mahasiswa dengan lingkunganbelajar, ini berarti pengelolaan pembelajaran oleh dosen lebih baik dari sebelumnya, dan (b)sebagai akibatnya ketuntasan belajar mahasiswa meningkat menjadi 75%.Kata Kunci: Lesson Study, Fisika Inti, Ketuntasan Belajar
PENGARUH METODE PENGERINGAN TERHADAP KUALITAS SERBUK SERESAH Enhalus acoroides DARI PANTAI TAWANG PACITAN Huriawati, Farida; Yuhanna, Wachidatul Linda; Mayasari, Tantri
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 2, No 1: Maret 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten pacitan memiliki komoditas flora laut yang potensial. Salah satunya adalah E. acoroides. Pemanfaatan E. acoroides sebagai sumber bahan kimia dan obat-obatan membutuhkan pengolahan yang tepat sehingga mampu tahan dalam waktu yang lama. Salah satu proses yang biasa diberikan adalah proses pemanasan untuk memperlambat proses kimia dan biologi pada bahan, sehingga bahan menjadi tahan lama. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen.Tahapan penelitian meliputi pengambilan dan preparasi E. acoroides, pembuatan serbuk seresah E. acoroides, analisa kualitas serbuk seresah E. acoroides yang meliputi analisa kadar air, kadar abu, kadar lemak, dan kadar pati.  Hasil dari penelitian ini adalah proses pengeringan dilakukan dengan 2 cara yaitu menggunakan oven dan sinar matahari. Proses pengeringan menggunakan oven yang berlangsung pada suhu yang tinggi menyebabkan terjadinya case hardening, yaitu bagian permukaan bahan pangan sudah kering sekali bahkan mengeras sedangkan bagian dalamnya masih basah. Kualitas kelayakan hasil produksi serbuk seresah lamun dengan metode pengeringan sinar matahari kadar air 14,76%, kadar abu 18,83%, kadar pati 9,88% dan kadar lemak 0,54%.  Pengeringan menggunakan oven kadar airnya 23,66%, kadar abu 19,39%, kadar pati 8,73% dan kadar lemak 0,74%.
PENGEMBANGAN ODD "OSILATOR DIGITAL DETECTOR" SEBAGAI ALAT PERAGA PRAKTIKUM GERAK HARMONIK SEDERHANA Huriawati, Farida; Yusro, Andista Candra
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 3, No 2 (2016): Kajian Fisika dan Inovasi Pembelajaran Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP Unsri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat peraga ODD "Osilator Digital Detector" sebagai alat peraga praktikum gerak harmonik sederhana yang valid, praktis dan efektif. Penilaian validator terhadap  alat peraga yang dikembangkan mendapatkan prosentase kelayakan sebesar 83,1 % s ehingga alat peraga praktikum ODD layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil uji coba produk alat peraga ODD "Osilator Digital Detector" yang dikembangkan untuk menjembantani mahasiswa dalam mempelejari gerak harmonik sederhana mendapatkan respon positif dari mahasiswa yaitu pada uji kelompok kecil sebesar 72,6 % dan pada uji kelompok besar atau uji lapangan sebesar 78,1%. Peningkatan hasil belajar mahasiswa diperoleh dari nilai pretest dan post test yang kemudian dihitung dengan menggunakan statistik untuk mencari N-gain,  kemudian didapati N-gain (G) sebesar 0,5 pada kategori sedang.
Efektivitas Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Guide Note Taking Dan Student Team Achievement Division (STAD) Terhadap Prestasi Belajar Fisika Ditinjau Dari Gaya Belajar Pada Siswa SMAN 6 Kota Madiun Rini, Rikha Puspita; Huriawati, Farida; Handhika, Jeffry
Prosiding SNPF (Seminar Nasional Pendidikan Fisika) 2016: Prosiding SNPF II 2016 "Peran Ilmuwan dan Pendidikan Fisika dalam Menghadapi MEA"
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.815 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan metode pembelajaran Guide Note Taking dengan metode pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) terhadap prestasi belajar fisika siswa. 2) Untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan antara gaya belajar visual, gaya belajar auditori, dan gaya belajar kinestetik terhadap prestasi belajar fisika. 3) Untuk mengetahui apakah terdapat interaksi antara metode pembelajaran Guide Note Taking dan Student Team Achievement Division (STAD)terhadap prestasi belajar fisika siswa yang memiliki gaya belajar visual, gaya belajar auditori maupun gaya belajar kinestetik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas XI SMAN 6 Madiun, sejumlah 4 kelas. Teknik pengambilan sampel adalah dengan cluster random samplingyang terdiri dari dua kelas yaitu kelas eksperimen I menggunakan metode pembelajaran Guide Note Taking dan kelas eksperimen II menggunakan metode pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD). Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Data gaya belajar diperoleh dari angket yang dibagikan sebelum pembelajaran dilaksanakan yang sebelumnya telah dilakukan uji validitas, sedangkan data prestasi belajar diperoleh dari soal tes yang sebelumnya telah dilakukan uji validitas, reliabilitas, taraf kesukaran, dan daya beda. Teknik analisis data menggunakan analisis variansi dua jalan sel tak sama dengan taraf signifikansi 0,05. Dari hasil analisis data didapatkan: 1) Tidak ada perbedaan pengaruh metode pembelajaran Guide Note Taking dan metode pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) terhadap prestasi belajar siswa dengan Fobs = 0,04, dengan DK = {F | Fa> 4,0012 }; 2) Ada perbedaan pengaruh gaya belajar visual, gaya belajar auditori, dan gaya belajar kinestetik terhadap prestasi belajar siswa dengan Fobs = 10,71, dengan DK = {F | Fb> 3,1504 }; 3) Tidak ada interaksi antara metode pembelajaran Guide Note Taking dan metode pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD)dengan gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa dengan Fobs = 0,90, dengan DK = {F | Fab> 3,1504 }. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran Guide Note Takingdan metode pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD)sama baiknya terhadap prestasi belajar siswa, dan siswa dengan gaya belajar visual lebih baik daripada siswa dengan gaya belajar auditori maupun kinestetik.
PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK SERASAH LAMUN (SEAGRASS) TERHADAP KUAT TEKAN DAN ABSORBSI AIR ECO-BATAKO Kiswardianta, R. Bekti; Huriawati, Farida; Kusuma Dewi, Nurul
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 3, No 2: September 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v3i2.5183

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan serbuk serasah lamun (seagrass) terhadap pasir pada nilai kuat tekan dan absorbsi air eco-batako.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni eksperimen dengan sampel eco-batako (20 x 10 x 6) cm dalam 4 variasi penambahan serbuk serasah lamun.Variasi pertama tanpa penambahan serbuk serasah lamun (0%), kedua dengan penambahan 5%, ketiga dengan penambahan 15%, dan yang keempat dengan penambahan 25%. Pengujian kuat tekan dan absorbs air dilakukan pada eco-batako umur 28 hari dengan sepuluh kali pengulangan dan diambil nilai rata-ratanya. Hasil penelitian menunjukan nilai kuat tekan untuk setiap variasi adalah 12,102 MPa untuk yang tanpa penambahan serbuk serasah lamun (0%), 11,011 MPa untuk penambahan 5%, 7,6044MPa untuk penambahan 15%, dan 5,3872MPa untuk penambahan 25%. Untuk data pengujian absorsi air adalah 12,439% untuk yang tanpa penambahan serbuk serasah lamun (0%), 13,81% untuk penambahan 5%, 15,215% untuk penambahan 15%, dan 16,019% untuk penambahan 25%. Kesimpulan yang diperoleh adalahsemakin banyak konsentrasi penambahan serbuk serasah lamun semakin rendah nilai kuat tekan eco-batako dan sebaliknya semakin sedikit penambahan konsentrasi serbuk serasah lamun dalam eco-batako semakin rendah daya absorbsi airnya
PENGARUH METODE PENGERINGAN TERHADAP KUALITAS SERBUK SERESAH Enhalus acoroides DARI PANTAI TAWANG PACITAN Huriawati, Farida; Yuhanna, Wachidatul Linda; Mayasari, Tantri
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 2, No 1: Maret 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v2i1.1579

Abstract

Kabupaten pacitan memiliki komoditas flora laut yang potensial. Salah satunya adalah E. acoroides. Pemanfaatan E. acoroides sebagai sumber bahan kimia dan obat-obatan membutuhkan pengolahan yang tepat sehingga mampu tahan dalam waktu yang lama. Salah satu proses yang biasa diberikan adalah proses pemanasan untuk memperlambat proses kimia dan biologi pada bahan, sehingga bahan menjadi tahan lama. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen.Tahapan penelitian meliputi pengambilan dan preparasi E. acoroides, pembuatan serbuk seresah E. acoroides, analisa kualitas serbuk seresah E. acoroides yang meliputi analisa kadar air, kadar abu, kadar lemak, dan kadar pati.  Hasil dari penelitian ini adalah proses pengeringan dilakukan dengan 2 cara yaitu menggunakan oven dan sinar matahari. Proses pengeringan menggunakan oven yang berlangsung pada suhu yang tinggi menyebabkan terjadinya case hardening, yaitu bagian permukaan bahan pangan sudah kering sekali bahkan mengeras sedangkan bagian dalamnya masih basah. Kualitas kelayakan hasil produksi serbuk seresah lamun dengan metode pengeringan sinar matahari kadar air 14,76%, kadar abu 18,83%, kadar pati 9,88% dan kadar lemak 0,54%.  Pengeringan menggunakan oven kadar airnya 23,66%, kadar abu 19,39%, kadar pati 8,73% dan kadar lemak 0,74%.