Kristianita Kristianita, Kristianita
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH CARA DAN LAMA PEMERAMAN TERHADAP KANDUNGAN VITAMIN C PADA BUAH PISANG RAJA (Musa paradisiaca L). Utami, Sri; Widiyanto, Joko; Kristianita, Kristianita
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Pengaruh cara pemeraman yang berbeda terhadap kandungan vitamin C buah pisang Raja (2) Pengaruh lama pemeraman terhadap  kandungan vitamin C buah pisang Raja  (3) Adanya interaksi antara cara dan lama pemeraman  terhadap kandungan vitamin C buah pisang Raja. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium  Biologi IKIP PGRI Madiun pada bulan Juni sampai September 2012. Rancangan penelitian  menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktorial yaitu cara pemeraman dan lama  pemeraman. Cara pemeraman dibedakan menjadi daun Lamtoro (C1), Karbid (C2) dan Larutan Ethrel (C3), dan faktor lama pemeraman meliputi 0 hari (L0), 2 hari (L1), 4 hari (L2), 6 hari (L3),  dan 8 hari (L4). Data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis variansi (ANAVA)  ganda. Jika dalam penelitian ini didapatkan nilai F hitung > Ftabel berarti hipotesis diterima dan untuk mengetahui perbedaan tiap perlakuan  dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:  (1) Cara pemeraman yang berbeda berpengaruh terhadap kandungan vitamin C buah pisang raja (Musa paradisiaca L).  Pemeraman dengan ethrel menghasilkan rata-rata vitamin C yang paling tinggi yaitu 8,51 mg setiap100mg larutan pisang. (2). Lama pemeraman berpengaruh terhadap kandungan vitamin C pada buah pisang raja (Musa paradisiaca L). Pemeraman pada hari ke-4 menghasilkan vitamin C paling  tinggi untuk semua perlakuan yaitu 11,02mg/100mg. (3). Ada interaksi antara cara dan lama  pemeraman terhadap kandungan vitamin C buah pisang raja (Musa paradisiaca L). Pada cara pemeraman dengan ethrel dan lama pemeraman 2 hari didapatkan kandungan vitamin C yang  paling tinggi dan berbeda nyata dengan perlakuan yang lain.Kata Kunci: Cara Pemeraman, Lama Pemeraman, Vitamin C, Buah Pisang Raja.
PENGARUH CARA DAN LAMA PEMERAMAN TERHADAP KANDUNGAN VITAMIN C PADA BUAH PISANG RAJA (Musa paradisiaca L). Utami, Sri; Widiyanto, Joko; Kristianita, Kristianita
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.49 KB) | DOI: 10.25273/jems.v1i2.131

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Pengaruh cara pemeraman yang berbeda terhadap kandungan vitamin C buah pisang Raja (2) Pengaruh lama pemeraman terhadap kandungan vitamin C buah pisang Raja (3) Adanya interaksi antara cara dan lama pemeraman terhadap kandungan vitamin C buah pisang Raja. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Biologi IKIP PGRI Madiun pada bulan Juni sampai September 2012. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktorial yaitu cara pemeraman dan lama pemeraman. Cara pemeraman dibedakan menjadi daun Lamtoro (C1), Karbid (C2) dan Larutan Ethrel (C3), dan faktor lama pemeraman meliputi 0 hari (L0), 2 hari (L1), 4 hari (L2), 6 hari (L3), dan 8 hari (L4). Data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis variansi (ANAVA) ganda. Jika dalam penelitian ini didapatkan nilai F hitung > Ftabel berarti hipotesis diterima dan untuk mengetahui perbedaan tiap perlakuan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Cara pemeraman yang berbeda berpengaruh terhadap kandungan vitamin C buah pisang raja (Musa paradisiaca L). Pemeraman dengan ethrel menghasilkan rata-rata vitamin C yang paling tinggi yaitu 8,51 mg setiap100mg larutan pisang. (2). Lama pemeraman berpengaruh terhadap kandungan vitamin C pada buah pisang raja (Musa paradisiaca L). Pemeraman pada hari ke-4 menghasilkan vitamin C paling tinggi untuk semua perlakuan yaitu 11,02mg/100mg. (3). Ada interaksi antara cara dan lama pemeraman terhadap kandungan vitamin C buah pisang raja (Musa paradisiaca L). Pada cara pemeraman dengan ethrel dan lama pemeraman 2 hari didapatkan kandungan vitamin C yang paling tinggi dan berbeda nyata dengan perlakuan yang lain.