Putri Saraswati, Putri
Fakultas Psikologi, Universitas Airlangga Surabaya

Published : 12 Documents
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL EXAMPLES NON EXAMPLES TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS DESKRIPSI SEKOLAH DASAR Saraswati, Putri; Halidjah, Siti; Sugiyono, Sugiyono
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 8, No 3 (2019): Maret 2019
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.356 KB)

Abstract

AbstractThe problem in this study was how does the use of non examples of model use for writing description skills of fourth grade students of West Pontianak 55 State Elementary School ?. This study aims to analyze the magnitude of the effect of using the examples of non-examples models on description writing skills of fourth grade students of West Pontianak 55 State Elementary School. The method used in this study was the experimental method. The form of research used was quasi experimental design with a non equivalent control group design pattern. From data and data analysis, the type of research used was quantitative research. This study used a sampling technique that was by sampling technique. The data collection tool used was a test. The population is all students from two classes totaling 60 students, while the sample was class IVA and class IVB which amounts to 60 students. Based on the data analysis, the results of the experimental class post-test average = 70.68 and the results of the post-test control class average = 61.79. This shows the influence of students in learning to write descriptions using the examples non examples model. After t-test was obtained tcount 4.83 for dk 58 and α = 5% obtained t table was 1.68, which means Ttest and ttable, then Ha was accepted, which means there was a significant effect on the use of examples non examples models. From the calculation of the effect size (ES), obtained (ES) of 0.8 with medium criteria, this means that the use of examples of non-examples models has a moderate influence on students' description writing skills.Keywords: Influence, Examples Non Examples, Writing Description skills.
KONTRIBUSI SELF-REGULATED LEARNING DAN KECERDASAN EMOSI DALAM KONSENTRASI BELAJAR Saraswati, Putri
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.864 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan kontribusi antara self regulated learning, dan kecerdasan emosi terhadap konsentrasi belajar. Dalam penelitian ini yang dimaksud dengan konsentrasi belajar adalah perhatian seseorang dalam proses belajar. Terdapat beberapa hal yang mempengaruhi konsentrasi seseorang dalam belajar. Hal yang mempengaruhi konsentrasi belajar dapat berasal dari dalam diri maupun dari luar diri seseorang. Dari dalam diri dapat berupa self regulated learning yakni kemampuan seseorang dalam mengevaluasi diri, mengatur, melakukan dan memonitoring hal-hal yang berhubungan dengan proses belajarnya. Selain itu, faktor internal lain yang berhubungan dalam konsentrasi belajar adalah emosi. Kecerdasan emosi adalah kemampuan seseorang dalam mengelola emosinya dan memahami emosi orang lain. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional dengan subjek penelitian berjumlah 222 orang yang terdiri dari 66 mahasiswa dan 156 mahasiswi. Teknik sampling yang digunakan adalah stratified random sampling. Data penelitian diambil dengan menggunakan skala likert untuk semua variabelnya. Kemudian diuji dengan teknik statistik korelasi product moment. Hasil penelitian ini adalah 1) tidak ada hubungan antara self regulated learning dan konsentrasi belajar r = -0.079 (p>0,05), 2) tidak ada hubungan anatara kecerdasan emosi dan konsentrasi belajar r = 0,677 (p>0,05), 3) terdapat hubungan positif antara self regulated learning dan kecerdasan emosi r = 0,496 (p<0,05). Dengan demikian, berarti semakin tinggi self regulated learning maupun kecerdasan emosi yang dimiliki seseorang tidak berhubungan secara signifikan dengan konsentrasi belajar yang dimilikinya. Oleh karena itu, self regulated learning dan kecerdasan emosi tidak memiliki kontribusi yang signifikan terhadap konsentrasi belajar pada penelitian ini. Kata kunci: self regulated learning, kecerdasan emosi, konsentrasi belajar 
School Readiness Siswa Berkebutuhan Khusus Di Kelas Inklusi Tingkat Sekolah Dasar Kota Batu Prasetyaningrum, Susanti; Saraswati, Putri; Ni’matuzahroh, -; Firmanto, Firmanto
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.655 KB)

Abstract

Kesiapan sekolah merupakan hal yang penting, sebelum siswa menerima materi pelajaran di lingkungan pendidikan. Dengan kesiapan sekolah yang baik anak akan lebih mudah menerima dan memahami pelajaran. Begitupun halnya dengan siswa berkebutuhan khusus, mereka membutuhkan kesiapan dalam memasuki sekolah formal inklusi disebabkan karena banyaknya tuntutan lingkungan yang akan mereka hadapi. Beberapa aspek kesiapan sekolah (school readiness) yang harus dipenuhi siswa inklusi adalah aspek kognitif, sosial, emosi, motivasi dan bahasa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kesiapan sekolah siswa berkebutuhan khusus di kelas inklusi. Jenis penelitian yaitu kuantitatif dengan subyek penelitian sebanyak 31 siswa berkebutuhan khusus di kota Batu. Instrument penelitian menggunakan observasi dan wawancara serta dianalisa dengan menggunakan analisa deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan rerata kesiapan sekolah (school readiness) pada siswa berkebutuhan khusus aspek bahasa (2,98%), diikuti aspek emosi (2,80%), aspek sosial (2,74%), aspek kognitif (2.60%), dan aspek motivasi (2.55%). Hal ini berarti kesiapan sekolah siswa berkebutuhan khusus tingkat sekolah dasar di sekolah inklusi kota Batu yang paling tinggi adalah kesiapan bahasa, diikuti dengan aspek emosi dan sosial. Sedangkan aspek yang paling rendah dalam kesiapan sekolah siswa berkebutuhan khusus di sekolah inklusi Kota Batu adalah aspek motivasi dilanjutkan dengan aspek kognitif.Kata Kunci : School Readiness, siswa berkebutuhan khusus, kelas inklusi
RELIGIUSITAS DENGAN FLOW AKADEMIK PADA SISWA Alfarabi, Arbi; Saraswati, Putri; Dayakisni, Tri
Psikis Vol 3 No 2 (2017): Psikis: Jurnal Psikologi Islami
Publisher : Prodi Psikologi Islam, Fakultas Psikologi, UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/psikis.v3i2.1759

Abstract

Problems in education are students who experience boredom in the learning process, whereas in the learning required concentration, interest and motivation, which required students to experience flow. Flow itself blends in total concentration which refers to the solemn concept in religiosity. The purpose of this research is to know religiosity relationship with academic flow. The design of this study is non-experimental correlation type. The data retrieval technique uses cluster sampling technique. Totals subjects as many as 222 students in city of Malang. Data collection method used in this research is the scale of religiosity made by the researcher. Then the scale of academic flow using the scale of LIS (The flow inventory for student), the researchers add some items in the scale of LIS. Data analysis method used product moment. The results of data analysis obtained r = 0.508 p = 0.000 (sig &lt;0.01) means that this study shows a significant positive relationship between religiosity and academic flow. While the effective contribution of religiosity to academic flow is 25.8% and the rest equal to 74.2%, influenced by other factors.
Pengelolaan Aplikasi Berbasis Lokasi “Dalam Kota” (Dalkot) Sebagai Reporter Saraswati, Putri; Lukmantoro, Triyono; Setiabudi, Djoko; Sateria, Candra
Interaksi Online Vol 4, No 1: Januari 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.833 KB)

Abstract

“Dalam Kota” atau Dalkot merupakan aplikasi berbasis lokasi asal Semarang dengan segmentasi pengunduh berada di umur 15-25 tahun. Aplikasi ini menyuguhkan informasi panduan wisata yang dapat digunakan sebagai referensi mencari tempat-tempat kuliner, tempat wisata, lifestyle, event, hotel dan transportasi yang ada di Semarang.Aplikasi Dalkot sudah menginjak usia lima bulan sejak didirikan, namun tidak cukup dikenal di masyarakat Semarang, terlihat dari jumlah pengunduhnya yang hanya berjumlah 500 orang. Selain karena kurangnya promosi, konten artikel pun tidak cukup memberikan infromasi kepada para pengguna, serta terdapat teguran dari pihak lain yang merasa karya fotonya diambil tanpa izin untuk ditampilkan di aplikasi. Inilah alasan konten dan tampilanAplikasi Dalkot perlu dikembangkan lagi.Tugas penulis adalah sebagai reporter yang bertugas memverifikasi data di lapangan agar informasi sesuai dengan fakta. Kemudian, sebagai foto editor untuk menyunting foto agar dapat dengan baik ditampilkan di aplikasi. Terakhir, sebagai administrator yang bertugas memasukkan konten ke dalam aplikasi agar dapt dinikmati para pengguna. Selama menjalankan tugas, penulis mengalami beberapa kendala namun semua bisa diatasi sehingga acara tetap berjalan dengan lancar.Selama 5 minggu, penulis berhasil mengembangkan konten aplikasi menjadi lebih baik. Karenanya, pengunduh menjadi bertambah dan Aplikasi Dalkot cukup dikenal. Beberapa pengguna menyebutkan bahwa Aplikasi Dalkot dapat menjadi panduan wisata yang baik di Semarang. Diharapkan Aplikasi Dalkot dapat terus menambah konten yang baik dan kekinian serta mengembangkan fitur-fitur aplikasinya.
Hubungan Persepsi Siswa Tentang Pelaksanaan Tata Tertib Sekolah Dengan Sikap Disiplin Siswa Rivai, Ade Asrina; Dayakisni, Tri; Saraswati, Putri
PSIKOVIDYA Vol 22 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Wisnuwardhana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.462 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara persepsi siswa tentang pelaksanaan tata tertib sekolah dengan sikap disiplin siswa. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian yaitu siswa MTsN 3 Banjarmasin sebanyak 263 orang. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara persepsi siswa tentang pelaksanaan tata tertib sekolah dengan sikap disiplin siswa (p = 0.000 &lt; 0.05, r = 0.637) dengan kontribusi persepsi siswa terhadap sikap disiplin siswa sebesar 40.6%. Artinya, semakin siswa memiliki persepsi yang positif terhadap pelaksanaan tata tertib sekolah, maka akan semakin baik pula sikap disiplin siswa di sekolah.Kata Kunci: Persepsi Siswa, Sikap Disiplin Siswa, Tata Tertib Sekolah 
PSIKOEDUKASI UNTUK MENINGKATKAN PARENTING SELF-EFFICACY PADA IBU ANAK PENYANDANG AUTISME Purbasafir, Trialovena Firizbrilian; Fasikha, Siti Suminarti; Saraswati, Putri
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.81 KB) | DOI: 10.22219/jipt.v6i2.7143

Abstract

Abstrak. Mengasuh anak dengan autis merupakan tantangan bagi orang tua terutama ibu. Untuk menghadapi tantangan tersebut dibutuhkan Parenting self-efficacy yang tinggi untuk menghadapi stressor yang muncul selama proses pengasuhan. Psikoedukasi menjadi salah satu metode intervensi yang efektif untuk meningkatkan variabel tersebut, melalui kesiapan kognitif dengan memberikan pemahaman dan informasi baru. Subjek penelitian ini adalah orang tua siswa di Pusat Layanan Autis Malang sebanyak 4 orang yang diambil dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimen dengan desain one group pretest posttest. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh psikoedukasi terhadap parenting-self efficacy orang tua sebelum dan sesudah pemberian psikoedukasi ditunjukkan dengan hasil uji wilcoxon. Hasil menunjukkan bahwa psikoedukasi dapat digunakan untuk meningkatkan parenting self-efficacy pada ibu anak penyandang autis.Kata Kunci: psikoedukasi, parenting self-efficacy, ibu dengan anak autisAbstract. Parenting a child with autism disorder is a great challenge for the mother. Hence, the ideal parenting self-efficacy is needed to face stressor which appears increases the variable through up to date information. The study selects four parents at Autism Services Center using purposive technique sampling. This study applied pre-experimental design with one group pre-test and post-test. The results of the study showed that psychoeducation influences parenting self-efficacy before and after giving treatment which showed by Wilcoxon test. Result showed that psychoeducation is highly important to improve parenting self-efficacy among mother to the children with autism disorder. Keywords:  psychoeducation, parenting self-efficacy, mother, child with autism disorder
KONTRIBUSI SELF-REGULATED LEARNING DAN KECERDASAN EMOSI DALAM KONSENTRASI BELAJAR Saraswati, Putri
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan kontribusi antara self regulated learning, dan kecerdasan emosi terhadap konsentrasi belajar. Dalam penelitian ini yang dimaksud dengan konsentrasi belajar adalah perhatian seseorang dalam proses belajar. Terdapat beberapa hal yang mempengaruhi konsentrasi seseorang dalam belajar. Hal yang mempengaruhi konsentrasi belajar dapat berasal dari dalam diri maupun dari luar diri seseorang. Dari dalam diri dapat berupa self regulated learning yakni kemampuan seseorang dalam mengevaluasi diri, mengatur, melakukan dan memonitoring hal-hal yang berhubungan dengan proses belajarnya. Selain itu, faktor internal lain yang berhubungan dalam konsentrasi belajar adalah emosi. Kecerdasan emosi adalah kemampuan seseorang dalam mengelola emosinya dan memahami emosi orang lain. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional dengan subjek penelitian berjumlah 222 orang yang terdiri dari 66 mahasiswa dan 156 mahasiswi. Teknik sampling yang digunakan adalah stratified random sampling. Data penelitian diambil dengan menggunakan skala likert untuk semua variabelnya. Kemudian diuji dengan teknik statistik korelasi product moment. Hasil penelitian ini adalah 1) tidak ada hubungan antara self regulated learning dan konsentrasi belajar r = -0.079 (p lebih besar dari0,05), 2) tidak ada hubungan anatara kecerdasan emosi dan konsentrasi belajar r = 0,677 (p lebih besar dari 0,05), 3) terdapat hubungan positif antara self regulated learning dan kecerdasan emosi r = 0,496 (p lebih kecil dari 0,05). Dengan demikian, berarti semakin tinggi self regulated learning maupun kecerdasan emosi yang dimiliki seseorang tidak berhubungan secara signifikan dengan konsentrasi belajar yang dimilikinya. Oleh karena itu, self regulated learning dan kecerdasan emosi tidak memiliki kontribusi yang signifikan terhadap konsentrasi belajar pada penelitian ini.
SCHOOL READINESS SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI KELAS INKLUSI TINGKAT SEKOLAH DASAR KOTA BATU Prasetyaningrum, Susanti; Saraswati, Putri; Ni?matuzahroh, -; Firmanto, Firmanto
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesiapan sekolah merupakan hal yang penting, sebelum siswa menerima materi pelajaran di lingkungan pendidikan. Dengan kesiapan sekolah yang baik anak akan lebih mudah menerima dan memahami pelajaran. Begitupun halnya dengan siswa berkebutuhan khusus, mereka membutuhkan kesiapan dalam memasuki sekolah formal inklusi disebabkan karena banyaknya tuntutan lingkungan yang akan mereka hadapi. Beberapa aspek kesiapan sekolah (school readiness) yang harus dipenuhi siswa inklusi adalah aspek kognitif, sosial, emosi, motivasi dan bahasa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kesiapan sekolah siswa berkebutuhan khusus di kelas inklusi. Jenis penelitian yaitu kuantitatif dengan subyek penelitian sebanyak 31 siswa berkebutuhan khusus di kota Batu. Instrument penelitian menggunakan observasi dan wawancara serta dianalisa dengan menggunakan analisa deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan rerata kesiapan sekolah (school readiness) pada siswa berkebutuhan khusus aspek bahasa (2,98%), diikuti aspek emosi (2,80%), aspek sosial (2,74%), aspek kognitif (2.60%), dan aspek motivasi (2.55%). Hal ini berarti kesiapan sekolah siswa berkebutuhan khusus tingkat sekolah dasar di sekolah inklusi kota Batu yang paling tinggi adalah kesiapan bahasa, diikuti dengan aspek emosi dan sosial. Sedangkan aspek yang paling rendah dalam kesiapan sekolah siswa berkebutuhan khusus di sekolah inklusi Kota Batu adalah aspek motivasi dilanjutkan dengan aspek kognitif.Kata Kunci : School Readiness, siswa berkebutuhan khusus, kelas inklusi
KEMAMPUAN SELF REGULATED LEARNING DITINJAU DARI ACHIEVEMENT GOAL DAN KEPRIBADIAN PADA PELAJAR USIA REMAJA Saraswati, Putri
Indigenous Vol. 4 No. 2, 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v4i2.7209

Abstract

Remaja yang berada dalam lingkungan akademik dan pendidikan memiliki tuntutan dalam menyelesaikan tugas-tugas akademik sehingga membutuhkan keterampilan dan kemampuan dalam meregulasi diri sebab akan memengaruhi proses belajarnya, seperti performanya dalam menyelesaikan tugas akademik. Faktor Self Regulated Learning (SRL) dari dalam diri berupa kepribadian dan tujuan khusus (achievement goal) berpengaruh terhadap kemampuannya dalam melakukan regulasi diri dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self regulated learning ditinjau dari kepribadian (OCEAN) dan achievement goal (Mastery dan Performance Orientation) pada pelajar usia remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan cluster random sampling, dengan subjek sebesar 388 siswa SMA baik laki-laki maupun perempuan yang duduk di kelas 1, 2, dan 3. Data yang diperoleh akan diuji dengan menggunakan teknik statistik struktural equation modelling (SEM). Penelitian ini memperoleh hasil bahwa achievement goal berpengaruh terhadap SRL. Hanya kepribadian openess dan conscientiousness yang berpengaruh terhadap SRL.Kata kunci: achievement goals; personality; self regulated learning; youth.Adolescents who are in an academic and educational environment have demands in completing academic tasks so that they need skills and abilities in self-regulation because it will affect their learning process, such as their performance in completing academic assignments. The Self Regulated Learning (SRL) factor of the self in the form of personality and special goals (achievement goal) influences its ability to conduct self-regulation in learning. This study aims to determine the effect of self-regulated learning in terms of personality (OCEAN) and achievement goals (Mastery and Performance Orientation) in adolescent students. The research method used is quantitative, with cluster random sampling, with a subject of 388 high school students both male and female who are sitting in grades 1, 2, and 3. The data obtained will be tested using statistical structural equation modelling (SEM) techniques. This study found that achievement goals had an effect on SRL. Only openess personality and conscientiousness affect SRL.Keywords: achievement goals; personality; self regulated learning; youth.