Swito Prastiwi, Swito
Unknown Affiliation

Published : 30 Documents
Articles

Found 30 Documents
Search

PENGARUH PENDEKATAN BERMAIN TERHADAP KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL ANAK AUTIS Septyasih, Rossyana; Prastiwi, Swito; Setyono, Djoko
Jurnal Keperawatan Vol 5, No 1 (2014): Januari
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.142 KB) | DOI: 10.22219/jk.v5i1.1859

Abstract

PENGARUH PENDEKATAN BERMAIN TERHADAP KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL ANAK AUTIS (The Effect of Play Approach with Social Interaction Ability of Autism Children)Rossyana Septyasih1, Swito Prastiwi2, Djoko Setyono31,2 & 3Politeknik Kesehatan Kemenkes MalangJalan besar Ijen No.77C Malange-mail. 1)  hermawan.rossyana@gmail.comABSTRAKAutisme merupakan kelainan genetik yang polimorfis. Adapun beberapa gangguannya adalah dalam bidang bicara, bahasa, komunikasi, interaksi social, sensoris, pola bermain, perilaku, serta emosi. Prevalensinya dari tahun ke tahun penderita autism mengalami peningkatan yang dratis. Telah dikaji pendekatan bermain secara personal mampu meningkatkan kemampuan interaksi social anak autis. Perlu dikaji pendekatan bermain menggunakan teman sebaya untuk meningkatkan kemampuan interaksi social. Penelitian menggunakan desain Pre  eksperimen. Populasi semua  Anak Autis yang berusia 2 tahun sampai 6 tahun di Pusat Terapi Terpadu  A Plus Malang, sampel diambil total sampling sejumlah 10 orang anak. Pengumpulan data dengan kuesioner dan observasi untuk mengkaji perilaku interaksi social anak autis, data yang terkumpul dianalisa dengan analisa deskriptif dan uji Rank Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan untuk hubungan timbale balik p value 0,045, alpha 0,05 berarti terdapat perbedaan hubungan timbale balik sebelum dan setelah dilakukan pendekatan bermain dan untuk kualitas hubungan p value 0,108. Alpha 0,05, berarti tidak terdapat perbedaan kualitas hubungan sebelum dan sesudah dilakukan pendekatan bermain. Total interaksi social anak autis sebelum dan setelah dilakukan pendekatan bermain p value 0,001 , Alpha 0,05 berarti pendekatan bermain berpengaruh terhadap kemampuan interaksi social anak autis. Penelitian menyarankan bagi lembagapendidikan autis untuk menggunakan pendekatan bermain sebagai metode mengembangkan kompetensi interaksi social anak autis dengan melibatkan keluarga dan teman sebaya. Kata Kunci: Pendekatan bermain, interaksi social, anak autis.ABSTRACTAutism is a genetic disorder that polymorphic. children with autism have some disturbances in the areas of speech, language, communication, social interaction, sensory, play patterns, behavior, and emotion. Prevalence from year to year with autism has increased dramatically. It has been studied in a personal approach to playing to increase social interaction skills of autistic children. Needs to be studied approach play using peers to improve social interaction. Research using Pre experimental designs. Population all Autistic Children aged 2 years to 6 years at the Center for Integrated Therapy A Plus Malang, total sample, sampling some 10 children. Data collection by questionnaire and observation to examine the behavior of social interaction of children with autism, collected data wereanalyzed with descriptive analysis and Wilcoxon Rank test. The results obtained for the interrelationships p value 0,045 < Alpha 0,05 means there is a reciprocal relationship before and after play andapproaches to relationship quality p value 0,108 > Alpha 0,05, meaning there is no difference in the quality of relationships before and after approach play. Total social interaction of children with autism before and after approach play p value 0,001 < Alpha 0,05 means approach to playing effect on social interaction skills of autistic childesn. Research suggests for autism sducation institutions to use the approach as a method to develop competencies play social interaction of children with autism by involving family and peers. Keywords: approach play, social interaction, children with autism,
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI KELURAHAN TLOGOMAS MALANG Leu, Gaudensius Reginalis; Prastiwi, Swito; Putri, Ronasari Mahaji
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.041 KB)

Abstract

Menurut JNC VII, hampir satu miliar penduduk dunia atau satu dari empat orang dewasa mengidap hipertensi. Berbagai cara dilakukan untuk menurunkan tekanan darah diantaranya dengan terapi farmakologis yang menggunakan berbagai macam obat maupun non farmakologis salah satunya dengan relaksasi otot progresif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi terhadap penurunan hipertensi pada lansia di Kelurahan Tlogomas Malang. Metode penelitian ini menggunakan metode experimental. Populasi dalam penelitian ini adalah semua lansia di RW 05 sebanyak 50 lansia dan semua lansia di RW 06 sebanyak 40 lansia yang mengalami hipertensi dan teknik sampel yang digunakan adalah teknik simple random sampling sebanyak 20 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi. Hasil penelitian menunjukkan sebelum dilakukannya relaksasi otot seluruhnya (100%) dikategorikan mengalami hipertensi dengan tingkat grade 1, dan sesudah dilakukannya relaksasi otot seluruhnya (100%) dikategorikan tidak mengalami hipertensi yaitu tekanan darah normal, hasil analisisi terdapat pengaruh teknik relaksasi otot progresif terhadap penurunan hipertensi pada lansia di RW 05 dan RW 06 Tlogomas Malang, yang dibuktikan dengan nilai Sig. = 0,000 (α ≤ 0,05) dan nilai thitung7,216 ≥ ttabel 1,812. Diharapkan kepada responden untuk sering melakukan relaksasi otot untuk menstabilkan tekanan darah sehingga terhindar dari hipertensi. ABSTRACT According to JNC VII, nearly one billion people in the world or one in four adults suffer from hypertension. Various methods are used to reduce blood pressure including pharmacological therapy using various drugs or non-pharmacological methods, one of which is progressive muscle relaxation. The purpose of this study was to determine the effect of relaxation techniques on reducing hypertension in the elderly in Tlogomas Malang. This research method uses experimental methods. The population in this study were all elderly in RW 05 as many as 50 elderly and all elderly in RW 06 as many as 40 elderly who experienced hypertension and the sample technique used was a simple random sampling technique of 20 people. The data collection technique used is observation. The results showed that before the whole muscle relaxation (100%) was categorized as having hypertension with grade 1 level, and after doing complete muscle relaxation (100%) it was categorized as not experiencing hypertension, namely normal blood pressure, the analysis results showed progressive muscle relaxation techniques for hypertension reduction in the elderly in RW 05 and RW 06 Tlogomas Malang, as evidenced by the Sig. = 0,000 (α ≤ 0.05) and count tabel 7,216 t-table 1,812. It is expected that respondents often relax the muscles to stabilize blood pressure so that they avoid hypertension. Keywords : Hypertension; elderly; muscle relaxation; blood pressure.
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK DENGAN KETEPATAN PEMBERIAN OBAT PADA PASIEN RAWAT INAP DI RS PANTI WALUYA SAWAHAN MALANG Wijaya, Rendy; Prastiwi, Swito; Dewi, Novita
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laporan dari IOM (Institute of Medicine) menyatakan bahwa paling sedikit 44.000 bahkan 98.000 pasien meninggal di rumah sakit dalam satu tahun akibat dari medical errors. Laporan FDA (food and drug Administration), menemukan bahwa yang menjadi penyebab terjadinya kesalahan obat adalah komunikasi sebesar 19%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adakah hubungan komunikasi terapeutik pada perawat dengan ketepatan pemberian obat pada pasien. Desain penelitian menggunakan studi korelasional dengan pendekatan secara cross sectional. Populasi semua perawat yang bekerja di ruang rawat inap sebanyak 186 orang dan sampel sebanyak 46 orang, diambil dengan teknik proporsional simple random sampling. Uji statistik yang digunakan pada penelitian ini adalah Product Moment Pearson. Analisa data dengan menggunakan tehnik ini dengan tingkat signifikasi (α) 0,05. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar (59%) melaksanakan komunikasi terapeutik secara cukup dan hampir seluruhnya (83%) melaksanakan prinsip 7 benar secara baik. Hasil uji analisa didapatkan nilai Sig 2 tailed (p) = 0,001 < 0,05), artinya ada hubungan komunikasi terapeutik dengan ketepatan pemberian obat pada pasien ruang rawat inap di RS. Panti Waluya. Saran untuk peneliti selanjutnya adalah menggali data tentang faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan komunikasi terapeutik seperti pengetahuan, sikap, kondisi psikologis, perkembangan diri, nilai kepercayaan, dan latar belaang budaya, dan faktor yang mempengaruhi ketepatan pemberian obat seperti keterbatsan tenaga dalam Rumah Sakit, kurangnya disiplin perawat, tingkat Pendidikan perawat. ABSTRACT Reports from the IOM (Institute of Medicine) say at least 44,000 even 98,000 patients die within the hospital within a year due to medical errors. The FDA (Food and Drug Administration) report found that the cause of the drug disaster was 19%. The purpose of this study is to know whether there is a therapeutic communication relationship in the nurse with the accuracy of drug delivery to the patient. With cross section. The population of all nurses who worked in the inpatient room as many as 186 people and the sample of 46 people, taken by proportional simple random sampling technique. The statistical test used in this research is Product Moment Pearson. Data analysis using this technique with significance level (α) 0.05. Most of the research (59%) carried out therapeutic communication sufficiently and almost normal (83%) implemented the principle 7 really good. Sig 2 tailed test results (p) = 0.001
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK DENGAN KETEPATAN PEMBERIAN OBAT PADA PASIEN RAWAT INAP DI RS PANTI WALUYA SAWAHAN MALANG Wijaya, Franciscus Rendy; Prastiwi, Swito; Dewi, Novita
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.77 KB)

Abstract

Laporan dari IOM (Institute of Medicine) menyatakan bahwa paling sedikit 44.000 bahkan 98.000 pasien meninggal di rumah sakit dalam satu tahun akibat dari medical errors. Laporan FDA (food and drug Administration), menemukan bahwa yang menjadi penyebab terjadinya kesalahan obat adalah komunikasi sebesar 19%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adakah hubungan komunikasi terapeutik pada perawat dengan ketepatan pemberian obat pada pasien. Desain penelitian menggunakan studi korelasional dengan pendekatan secara cross sectional. Populasi semua perawat yang bekerja di ruang rawat inap sebanyak 186 orang dan sampel sebanyak 46 orang, diambil dengan teknik proporsional simple random sampling. Uji statistik yang digunakan pada penelitian ini adalah Product Moment Pearson. Analisa data dengan menggunakan tehnik ini dengan tingkat signifikasi (α) 0,05. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar (59%) melaksanakan komunikasi terapeutik secara cukup dan hampir seluruhnya (83%) melaksanakan prinsip 7 benar secara baik. Hasil uji analisa didapatkan nilai Sig 2 tailed (p) = 0,001 < 0,05), artinya ada hubungan komunikasi terapeutik dengan ketepatan pemberian obat pada pasien ruang rawat inap di RS. Panti Waluya. Saran untuk peneliti selanjutnya adalah menggali data tentang faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan komunikasi terapeutik seperti pengetahuan, sikap, kondisi psikologis, perkembangan diri, nilai kepercayaan, dan latar belaang budaya, dan faktor yang mempengaruhi ketepatan pemberian obat seperti keterbatsan tenaga dalam Rumah Sakit, kurangnya disiplin perawat, tingkat Pendidikan perawat. ABSTRACT Reports from the IOM (Institute of Medicine) say at least 44,000 even 98,000 patients die within the hospital within a year due to medical errors. The FDA (Food and Drug Administration) report found that the cause of the drug disaster was 19%. The purpose of this study is to know whether there is a therapeutic communication relationship in the nurse with the accuracy of drug delivery to the patient. With cross section. The population of all nurses who worked in the inpatient room as many as 186 people and the sample of 46 people, taken by proportional simple random sampling technique. The statistical test used in this research is Product Moment Pearson. Data analysis using this technique with significance level (α) 0.05. Most of the research (59%) carried out therapeutic communication sufficiently and almost normal (83%) implemented the principle 7 really good. Sig 2 tailed test results (p) = 0.001
TEKNIK RELAKSASI OTOT PROGRESIF BERPENGARUH TERHADAP PENURUNAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI KELURAHAN TLOGOMAS Leu, Gaudensius Reginalis; Prastiwi, Swito; Putri, Ronasari Mahaji
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.369 KB)

Abstract

Menurut Joint National Committee VII, hampir satu miliar penduduk dunia atau satu dari empat orang dewasa mengidap hipertensi. Berbagai cara dilakukan untuk menurunkan tekanan darah diantaranya dengan terapi farmakologis yang menggunakan berbagai macam obat maupun non farmakologis salah satunya dengan relaksasi otot progresif. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi terhadap penurunan hipertensi pada lansia di Tlogomas. Penelitian ini merupakan penelitian experimental. Populasi dalam penelitian adalah semua lansia berjumlah 90 lansia yang mengalami hipertensi dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik simple random sampling sebanyak 20 orang. Pengumpulan data melalui lembar observasi dengan instrumen lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan sebelum dilakukannya relaksasi otot seluruhnya (100%) dikategorikan mengalami hipertensi dengan tingkat grade 1, dan sesudah dilakukannya relaksasi otot seluruhnya (100%) dikategorikan tidak mengalami hipertensi yaitu tekanan darah normal. Hasil analisisi terdapat pengaruh teknik relaksasi otot progresif terhadap penurunan hipertensi pada lansia di Tlogomas Malang, yang dibuktikan dengan nilai Sig. = 0,000 (α ≤ 0,05) dan nilai thitung7,216 ≥ ttabel 1,812. Diharapkan kepada responden sering melakukan relaksasi otot untuk menurunkan hipertensi. ABSTRACT According to the Joint National Committee VII, nearly one billion people worldwide or one of four adults have hypertension. Various ways to reduce blood pressure include pharmacological therapy using a variety of drugs and non-pharmacological one of them with progressive muscle relaxation. The purpose of this study was to determine the effect of relaxation techniques on the reduction of hypertensi oninthe elderly. This research is an experimental research. The population in this research is aeldely 90. who have hypertension and sampling technique used is simple random sampling technique counted 20 people. Accumulation of data through observation sheet with observation sheet instrument.The result of the research showed that before all muscle relaxation, (100%) were classified as having hypertension with grade 1, and after all muscle relaxation (100%) were categorized as non-hypertensive ie normal blood pressure. The results of the analysis are the effect of progressive muscle relaxation technique on the decrease of hypertension in the elderly in Tlogomas Malang, as evidenced by the Sig value. = 0.000 (α ≤ 0.05) and tcount 7.216 ≥ t-table 1.812. Expected to the respondent often do muscle relaxation to decrease hypertension. Keywords: Muscle relaxation; blood pressure; hypertension; elderly.
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN TINGKAT KEKAMBUHAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI KELURAHAN TLOGOMAS KOTA MALANG Amanda, Hafiez; Prastiwi, Swito; Sutriningsih, Ani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.79 KB)

Abstract

Kualitas tidur yang tidak baik akan memudahkan lansia mengalami kekambuhan penyakit hipertensi, karena kualitas tidur yang buruk dapat mengubah hormon stres kortisol dan sistem saraf simpatik, sehingga terjadi peningkatan tekanan darah. Data Depkes RI tahun 2013 diketahui jumlah penderita hipertensi di Indonesia sebesar 25,8% dari jumlah penduduk usia 18 tahun ke atas, dengan jumlah penderita sebanyak 65.048.110 jiwa dari jumlah penduduk Indonesia sebesar 252.124.458 jiwa, sedangkan jumlah penderita hipertensi di Jawa Timur tanun 2013 sebesar 10,5% atau sebanyak 302.987 jiwa dari jumlah penduduk lansia. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan tingkat kekambuhan hipertensi pada lansia di Kelurahan Tlogomas Kota Malang. Desain penelitian mengunakan desain korelatif dengan menggunakan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 106 lansia dengan penentuan sampel penelitian menggunakan purposive sampling yang berarti pengambilan sampel sesuai kriteria sebanyak 30 sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji spearman rank dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan lebih dari separuh (60,0%) lansia mengalami kualitas tidur buruk dan lebih dari separuh (56,7%) lansia mengalami tingkat kekambuhan hipertensi dengan komplikasi, sedangkan hasil korelasi spearman rank didapatkan p-value = (0,000)
HUBUNGAN KEPRIBADIAN GURU DENGAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK BHANI AHMAD TLOGO INDAH KELURAHAN TLOGOMAS Kambu, Maria Dappa; Prastiwi, Swito; Rosdiana, Yanti
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa adalah sarana dalam menyampaikan suatu gagasan perasan kepada orang lain. Kemampuan berbahasa anak usia TK sangat bergantung dari stimulan yang diberikan. Kepribadian guru sangat mempengaruhi pemberian stimulasi pada anak melalui metode pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepribadian guru dengan perkembangan kemampuan bicara dan bahasa anak usia 4 - 5 tahun di TK Bhani Ahmad Tlogo Indah, Kelurahan Tlogomas, Kota Malang. Desain penelitian mengunakan desain korelasi. Populasi dalam penelitian siswa di TK Bhani Ahmad sebanyak 24 orang anak dan sampel penelitian menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan observasi. Metode analisa data yang digunakan yaitu uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan kepribadian guru, sebagian besar yaitu sebanyak 17 anak (70,83%) menilai bahwa guru dikategorikan memiliki kepribadian baik, perkembangan kemampuan bahasa anak, sebagian besar yaitu sebanyak 17 anak (70,83%) dikategorikan baik, serta uji Chi-Square didapatkan p value = 0,009 < α (0,05) yang berarti data dinyatakan signifikan dan H1 diterima. Artinya ada hubungan antara kepribadian guru dengan perkembangan kemampuan bahasa anak usia 4-5 tahun di TK Bhani Ahmad Tlogo Indah, Kelurahan Tlogomas, Kota Malang. Dengan demikian guru tidak hanya dituntut untuk mengutamakan teori dan metode yang digunakan dalam mengajar, akan tetapi perlu memperhatikan dan meningkatkan kepribadiannya dalam mendidik sehingga memberikan kemajuan dalam perkembangan kemampuan bahasa anak. ABSTRACT Language is a means to convey a notion of juice to others. Language skills of children preschool age is very dependent on the stimulant given. The teacher's personality greatly affect stimulation in children through learning methods. The purpose of this study was to determine the relationship between the personality of the teacher with the development of speech and language skills of children aged 4-5 years in kindergarten Bhani Ahmad Tlogo Beautiful, Village Tlogomas, Malang. The study design using the correlation design. The population in this study students in kindergarten Bhani Ahmad as many as 24 children and a sample using a total sampling. Data collection techniques used are questionnaires and observation. Data analysis method used is Chi-square test using SPSS. The results showed the teacher's personality, most of which as many as 17 children (70.83%) assess that their teachers be categorized as having a good personality, the development of children's language abilities, most of which as many as 17 children (70.83%) categorized as good, and Chi -Square obtained p value = 0.009
HUBUNGAN PERAN PENGAWAS MENELAN OBAT (PMO) DENGAN KEJADIAN MULTI DRUG RESISTANCE (MDR) DI RUMAH SAKIT PARU BATU Puspita, Lela; Prastiwi, Swito; Sulasmini, Sulasmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu permasalahan dalam penanggulangan TB Paru adalah pengobatan yang tidak teratur di masa lalu yang diduga telah menimbulkan kekebalan ganda kuman Tuberkulosis atau Multi Drug Resistance (MDR), dan di Indonesia ada lebih dari 500.000 TB MDR yang salah satunya dipengaruhi oleh PMO (Pengawas Menelan Obat). Peran PMO yang masih kurang menyebabkan terjadinya MDR.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiHubungan Peran Pengawas Menelan Obat (PMO) Dengan Kejadian Multi Drug Resistance (MDR) Di Rumah Sakit Paru Batu.Metode penelitian yang digunakan adalah desain analitik korelasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Pengawas Menelan Obat (PMO) pasien tuberkulosis paru dan pasien tuberkulosis paru yang ada di Rumah Sakit Paru Batu sejumlah 105 orang. Pengambilan sampel sebanyak 32 orang dengan teknik sampling menggunakan metode accidental sampling. Instrumentyang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisa data dengan menggunakan uji chi square dan didapatkan nilai p-value 0,223 > 0,05, yang menunjukkan tidak terdapat hubungan peran pengawas menelan obat (PMO) dengan kejadian MDR. Hasil penelitian Sebanyak 20 responden (69%) memiliki peran PMO yang baik dan sebanyak 10 responden (31%) adalah suspek TB MDR.Berdasarkan hasil penelitian ini PMO diharapkan untuk memperbanyak informasi dan aktif bertanya kepada petugas kesehatan tentang penyakit TB Paru. Direkomendasikan kepada peneliti selanjutnya untuk mengkaji faktor-faktor lain (pengetahuan, sikap dan perilaku) PMO maupun kepatuhan, atau lama pengobatan pasien TB Paru itu sendiri dengan kejadian MDR. ABSTRACT One of the problems in the treatment of pulmonary Tuberculosis (TB) who are not regularly in the past who is alleged to have caused a double immunity against tuberculosis germs or Multi Drug Resistance (MDR). Indonesia there are more than 500,000 MDR TB is one of them influenced by the drug superintendent. The purpose of this study was to analyze the relationship between drug superintendent with luti-drug resistance (MDR) in Paru-Batu Hospital. The study design was descriptive correlation with cross sectional method. The study population was all patients with TB amounted to 105 people. Sampling with a accidental sampling as many as 35 people. Data analysis using chi square test with a significance value of 0.05. The results of the study most respondents total of 20 respondents (69%) have the role of drug superintendent is good and as many as 10 respondents (31%) MDR TB is suspected.The results of statistical analysis controlling data using chi square test p value 0.223 obtained values> 0.05, meaning there is no role of drug superintendent with the incidence of MDR.Recommended for further research to examine other factors (knowledge, attitudes and behaviors) drug superintendent and compliance, or prolonged treatment of patients with pulmonary TB itself with MDR event. Keywords: MDR; Drug Superintendent.
HUBUNGAN PENGETAHUAN MASYARAKAT AWAM DENGAN TINDAKAN AWAL GAWAT DARURAT KECELAKAAN LALULINTAS DI KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU MALANG Kase, Ferly Rawindi; Prastiwi, Swito; Sutriningsih, Ani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.72 KB)

Abstract

Data Kepolisian Republik Indonesia menyebutkan pada tahun 2012, terjadi kecelakaan lalu lintas di Indonesia sebanyak 109.038 kasus dengan korban meninggal dunia sebanyak 27.441 orang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan masyarakat awam dengan tindakan awal gawat darurat kecelakaan lalulintas di Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Malang. Desain penelitian mengunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 masyarakat awam diambil menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner. Metode analisa data yang digunakan yaitu pearson product moment dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa hampir separuh (46,7%) responden memiliki pengetahuan kurang tentang tindakan awal gawat darurat, lebih dari separuh (56,7%) responden melakukan tindakan awal gawat darurat dengan kurang baik dan uji kolerasi pearson product moment dinyatakan ada hubungan pengetahuan masyarakat awam dengan tindakan awal gawat darurat kecelakaan lalulintas di Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Malang dengan p value (0,004 < 0,050). Disarankan bagi pelayanan kesehatan melakukan penyuluhan kesehatan tentang penanganan tindakan awal gawat darurat oleh pihak medis agar masyarakat awam bisa melakukan pertolongan pada korban kecelakaan sewaktu-waktu. Diharapkan peneliti selanjutnya mengkaji kesiapan melakukan pertolongan pertama kecelakaan lalulintas maksimal 1 tahun terakhir yang menggunakan desain quasi eksperimental tentang pengaruh penyuluhan kesehatan kepada masyarakat awam terhadap tindakan awal gawat darurat.
HUBUNGAN PERILAKU MEROKOK DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG Reda, Reda; Prastiwi, Swito; Warsono, Warsono
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.2 KB)

Abstract

Merokok merupakan salah satu fenomena gaya hidup pada masyarakat masa kini. Penggunaan nikotin dapat memberikan efek yang lebih berbahaya pada perempuan perokok, salah satunya adalah gangguan siklus menstruasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara perilaku merokok dengan gangguan siklus menstruasi pada mahasiswi Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Desain penelitian ini menggunakan desain korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 30 orang ditentukan melalui teknik accidental sampling.Instrument dalam penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. Data yang terkumpul diuji menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan hampir seluruh responden dikategorikan sebagai perokok ringan yaitu sebanyak 29 orang (96,67%), dan tidak mengalami gangguan siklus menstruasi atau normal (21-35 hari) yaitu sebanyak 21 orang (70,0%). Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan antara perilaku merokok dengan gangguan siklus menstruasi pada mahasiswi Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang (0,000 ≤ 0,05) dengan nilai korelasi -0,628.