Articles

Found 34 Documents
Search

PENYISIHAN LIMBAH ORGANIK AIR LINDI TPA JATIBARANG MENGGUNAKAN KOAGULASI-FLOKULASI KIMIA Rezagama, Arya; Hadiwidodo, Mochtar; Purwono, Purwono; Ramadhani, Nurul Fajri; Yustika, Mia
TEKNIK Vol 37, No 2 (2016): (Desember 2016)
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1056.919 KB) | DOI: 10.14710/teknik.v37i2.12647

Abstract

Air lindi yang meresap ke dalam tanah yang berpotensi bercampur dengan air tanah sehingga menimbulkan pencemaran tanah, air tanah dan air permukaan. Komposisi limbah lindi dari berbagai TPA berbeda-beda bergantung pada musim, jenis limbah, umur TPA. Proses dalam TPA menghasilkan molekul organik recalcitrant yang ditunjukkan dengan rendahnya rasio BOD/COD dan tingginya nilai NH3-N. Belum optimalnya pengolahan air lindi di Jatibarang membutuhkan pretreatment sebagai bentuk upaya alternatif dalam proses pengolahan air lindi sebelum masuk ke dalam proses aerated lagun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh koagulan kimia pada penyisihan bahan organik air lindi TPA Jatibarang. Penelitian dilakukan pada bulan April- Agustus 2016. Karaktersitik air lindi TPA Jatibarang termasuk dalam kategori "moderately stable" dan lindi muda. Penyisihan bahan organik dengan menggunakan kuagulan kimia FeCl3 dan Al2SO4 menunjukkan nilai yang cukup signifikan untuk parameter COD, BOD, TSS. Penggunaan dosis optimal terjadi pada 16 g/L FeCl3 serta 16 g/L Al2SO4 dapat menurunkan nilai COD sebesar 51% dan 65%, BOD sebesar 50% dan 56%, dan TSS sebesar 24% dan 21%. Perubahan nilai pH akibat penambahan koagulan berpengaruh positif terhadap tingkat penyisihan, namun memberikan dampak negatif yaitu buih yang cukup banyak. Penurunan beban organik menguntungkan bagi sistem pengolahan lindi eksisting TPA Jatibarang. [Title: Removal of Lindi Water Organic Waste of TPA Jatibarang using Chemical Coagulation- Floculation] Leachate grounding into the soil that potentially could mix with the groundwater caused contamination of soil, groundwater and surface water. The composition of waste landfill leachate from the various location is depending on the season, the type of waste, and landfill age. Process in the TPA produces recalcitrant organic molecules as indicated by the low ratio of BOD/COD and NH3-N high value. The ineffective treatment of leachate at Jatibarang require a pretreatment as a form of alternative effort in the processing of leachate prior to entry into the aerated lagoon process. This study aims to analyze the influence of chemical coagulants on grounding organic material Jatibarang landfill leachate. The study was conducted in April-August 2016. Jatibarang landfill leachate characteristics were categorized as "moderately stable" and young leachate. Allowance for organic materials using chemical coagulants of FeCl3 and Al2SO4 showed significant values for the parameters of COD, BOD, and TSS. The use of optimal dose occurs at 16 g/L FeCl3 and 16 g/L Al2SO4 which can reduce the COD value by 51% and 65%, BOD by 50% and 56%, and TSS at 24% and 21%. PH value changes due to the addition of coagulant positive effect on the level of the allowance, but a negative effect that is quite a lot of froth. The decline in organic load favorable for existing landfill leachate treatment systems Jatibarang. 
EVALUASI PEMANFAATAN JURNAL DALAM DATABASE "EBSCO BIOMEDICAL REFERENCE COLLECTION" DI UNIT PERPUSTAKAAN DAN INFORMATIKA KEDOKTERAN (UPIK) FAKULTAS KEDOKTERAN UGM YOGYAKARTA Wardhani S., Eka; Purwono, Purwono
Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 3, No 6 (2007)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.573 KB)

Abstract

Evaluasi terhadap pemanfaatan koleksi sangat diperlukan untuk mengetahui seberapa besar koleksi tersebut diakses dan dimanfaatkan oleh pengguna. Ebsco Biomedical Reference Collection (Ebsco BRC) merupakan salah satu database jurnal yang berparadigma akses. Evaluasi pemanfaatan jurnal dalam database Ebsco BRC merupakan penelitian tentang pemanfaatan koleksi perpustakaan yang dilakukan di UPIK (Unit Perpustakaan dan Informatika Kedokteran) Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterpakaian dan pemanfaatan jumal oleh sivitas akademika di FK UGM. Evaluasi dilakukan dengan metode deskriptif dengan pendekatan data kuantitatif dan kualitatif. . Instrumen yang digunakan dalam evaluasi adalah kuesioner dan usage statistics report. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat keterpakaian jurnal berdasarkan judul yang ada tinggi (97,96%), akan tetapi tingkat pengaksesannya belum dilakukan secara maksimal. Rata-rata pengaksesan jurnal setiap harinya 25%. Dari data usage statistics report dapat diketahui sebanyak 12 judul jumal yang diakses lebih dari 1000 kali yang dinyatakan sebagai jumal yang paling sering diakses oleh pengguna. Saran peneliti berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa kegiatan melanggan koleksi database Ebsco dapat terus dilakukan , akan tetapi UPIK harus berusaha meningkatkan sosialisasi koleksi, aksesibilitas, fasilitas, dan bimbingan bagi pengguna dalam melakukan penelusuran dalam database tersebut agar dapat dimanfaatkan secara maksimal. Kata Kunci: Evaluasi Koleksi, Ebsco
TEMU KEMBALI INFORMASI BIBLIOGRAFI DENGAN BAHASA ALAMI PADA FIELD JUDUL DAN SUFJEK (Studi Efektivitas Katalog Induk Terpasang Perpustakaan UGM) Saptari, Janu; Purwono, Purwono
Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 3, No 1 (2006)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This Research aim to know the retrieval effectiveness on Online Union Catalog of UGM Library, index pattern at data bases, knowing whichs more effective of searching at entri oftitle and subjec and also to know the cause ofeffectiveness difference retrieval at the both entri. Along with growth and information accretion, the main problem have shifted from way of accessing information become to chosen the relevant information with its requirement. Information retrieval is not possible to be done in the manual system, because very big information corps and non-stoped growing larger. The information retrieval system is very needed to to assist the consumer in finding information. One of the information retrieval system is online union catalog. With the online union catalog, by users easily can look for the book title, pickings of research and other documentation of library where from and any time. Getting a number of relevant document with the requirement represent the crux in the searching activity, and effectiveness from online union catalog is this represent the key. Effectiveness from a system influenced by a lot of component which each other related/relevant like: quality of input metadata in data bases, index, searching strategy, ability of system application and keyword election. A system told effective if the system can find more amount document/ appropriate information of request by precission /high accuracy. Research done by testing search at online union catalog to use the natural language keyword. Keyword inclusion done at entri of title and entri subjek. Keyword of taken as sampel come from one of title matakuliah of each; every faculty in UGM. From each; every the topic then translated /formulated into 4 natural language keyword. Data obtained is grouped by relevant level. From the acquirement data; then analysed with the test ofnonparametrik Mann Whitney. From processing data got by conclusion that ratio of retrieval at title entries of equal to 66,6% and subject entries of equal to 58,3%. Data got by mean at title entries of equal to 85,9 document with the detail: very relevant 42,4%, less be relevant 24,2% irrelevant and also 33,5%. While at subject entries found by a mean data of equal to 62,5 document with the detail: very relevant 31,9%, less be relevant 26,45 and irrelevant 30,6%. Pursuant to this research result is suggested to increase performance from Online Union Catalog of UGM library. Is things required to improved by technique ofsearching and ability of searching system, the importance of taking care ofquality ofdata input, similarity ofmetadata and always the existence of renewal /updating ofcatalogue data from all member library. Keywords: effectiveness encounter ofretrieval information retrieval system online union catalog.
SIKAP PEMAKAI TERHADAP PELAYANAN SIRKULASI DI PERPUSTAKAAN UNIT II UGM Y.Paidjo, Y.Paidjo; Purwono, Purwono
Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 4, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.082 KB)

Abstract

Circulation service is the front line in achieving library objective which is to fulfill users needs through information resources available in library. Based on the statement, this research is intended to know how success of Gadjah Mada University/GMU Library is in playing its role and function to fulfill the information needs of users. Users attitude on the circulation service is that may be negative or positive. There are three components which support each other in attitude building i.e. cognitive, affective, and behavior. The research aims to: 1) to find out users attitude on the circulation service of Unit 2, Gadjah Mada University Library 2) to find out attitude differences based on gender, age, and scientific-social sciences on the circulation service of Unit 2, Gadjah Mada University Library. The research was held at Unit2 GMU Library and took sample of 100 respondents of graduate students that were registered as GMU Library members. Analysis method that was used in the research was descriptive quantitative with a statistic method. Analysis and hypotheses testing used Oneway Anova. The conclusions of the research showed that: users attitude on the circulation services were good and fairly good. There were no attitude differences on the circulation service based on gender and age. There were significant attitude differences between scientific students and non scientific (social) students on the circulation service. Keywords : library users, users attitude, circulation
HUBUNGAN MASA KERJA DENGAN STRES KERJA PADA PU STAKAWAN PERPUS TAKAAN UNIVERSITAS GAD JAH MADA YOGYAKARTA Sarwono, Sarwono; Purwono, Purwono
Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 3, No 1 (2006)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A stress could happen to everyone. A stress which is related to work is well known as a wark stress. The more someone works the more stressors (sources of stress) will be received. Its research is aimed at recognizing the correlation between work length and work stress on Librarian of Library of Gadjah Mada University. The research uses a quantitative method with a questianer as a data collecting instrument. It is also a population research that takes total population of 3l persons. Primary data is processed tofind out the work stress level. The outcome of the research that has been already known is about 41,9 o%r espondentso r l3 librarians got low level work stressa nd 58,1% o respondentso r lS librarians dontg ot stressI.t consistso f 7 mena nd 6 womano fwhich 2 of thema re from senior high school; 6 librarians arefrom diploma; 4 librarians arefrom undergraduate, and the last one isfrom graduate level. Viewingfrom respondentsa ges,l ibrarians that are affectedb y low level workstress are 5 librarians (31-40years old); 3librarians (41-50years old) and 5librarians (above 50years old). Viewingfrom the work lengtHS of the libarrians that experience low level work stress are divided into 4 groups. For librarians who have work length less than 6 years have got no work stress; 6-12 years is I rspondent; 13-18 years is 4 respondents; and more than 18 years is 7 respondents;havegotlowlevelofworkstress.Thceo nclusion is that a work stressc ould happen to librarians of Library of Gadjah Mada University. Meanwhile, the result of statistic test using spearmansr ho testi s knownt hatp significancel evel is 0,06w hich meanst hat it is bigger thanp table that only 0,05.I t meanst hat hypotheticz ero is acceptedI.t could be said that therei s no significance correlation betweenwork length andwork stress on librarian of Library of Gadjah Mada UniversiQ. Keywords : work length, work stress, librarian
PENGGUNAAN BIOCATALYS ELECTROLYSIS DALAM PENURUNAN KONSENTRASI TOTAL SUSPENDED SOLID (TSS) DAN CHEMICAL OXYGEN DEMAND (COD) LIMBAH DOMESTIK Oktiawan, Wiharyanto; Hadiwidodo, Mochtar; Purwono, Purwono
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 13, No 2 (2016): September 2016
Publisher : Departemen Teknik Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.443 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v13i2.81-87

Abstract

Secara umum air limbah kegiatan rumah tangga (domestik) dibuang langsung menuju badan air seperti sungai dan danau. Pengolahan limbah cair secara biologis (aerob) sering menghasilkan lumpur dalam jumlah besar. Jumlah lumpur dapat dikurangi dengan pengolahan anaerob. Sistem bioelektrokimia merupakan salah satu terobosan teknologi yang memungkinkan untuk mengolah limbah sekaligus menghasilkan energi berupa gas metana. Penggunaan biocatalys electrolysis dapat mengatasi kelemahan proses anaerob secara konvensional dalam penurunan konsentrasi TSS dan COD limbah domestik salah satunya mampu menghasilkan gas H2 dari proses elektrolisis. Penambahan daya ekternal sebesar 6 volt mampu menyisihkan TSS sampai kadar 82 mg/l dari kadar semula 157 mg/l. Tegangan 12 volt mampu menurunkan kadar COD sampai 47,46 mg/l dari kadar awal 223 mg/l. Penyisihan TSS paling rendah pada waktu elektrolisis 15 menit dengan kadar 87 mg/l. Penambahan waktu elektrolisis sebanding dengan penurunan konsentrasi COD limbah domestik. Pada penelitian ini kualitas maupun kuantitas gas metana tidak diketahui secara jelas. Selain gas metan, produk fermentasi juga belum diketahui.
PEMANFAATAN KITOSAN DAN TEKNOLOGI PLASMA UNTUK PENYISIHAN COD, TSS, DAN WARNA PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI PAPER & PACKAGING Saphira, Debby Bella; Syakur, Abdul; Purwono, Purwono
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 14, No 2 (2017): September 2017
Publisher : Departemen Teknik Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.388 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v14i2.62-67

Abstract

Industri paper & packaging adalah industri yang menghasilkan limbah cukup banyak karena kegiatan produksi yang berlangsung terus-menerus. Salah satu limbah yang dihasilkan adalah limbah cair yang mengandung COD, TSS, dan warna yang tinggi dan berpotensi untuk mencemari lingkungan apabila tidak diolah. Pengolahan yang dilakukan adalah pretreatment koagulasi-flokulasi dan pengolahan selanjutnya dengan teknologi plasma tegangan tinggi. Hasil pengolahan menggunakan koagulasi-flokulasi menggunakan koagulan kitosan menunjukkan terjadinya penyisihan konsentrasi optimal pada dosis 40 mg/l dengan efisiensi penyisihan COD 81,35%, TSS 96,34%, dan warna 98,18%. Kemudian limbah diolah dengan teknologi plasma dengan tegangan tinggi 15 kV dan variasi waktu kontak 10, 20, 30, 40, 50 menit. Didapatkan hasil optimal pada waktu 50 menit pada penyisihan konsentrasi COD, TSS, maupun warna. Diketahui bahwa semakin lama waktu kontak limbah dengan plasma tegangan tinggi maka semakin banyak spesies aktif pendegradasi limbah seperti H?, OH?, dan H2O2 yang terbentuk sehingga pendegradasian limbah akan semakin lebih baik.Kata kunci: COD, Koagulasi-Flokulasi, Limbah Industri Paper & Packaging, Teknologi Plasma, TSS, Warna.
PENGGUNAAN TEKNOLOGI REAKTOR MICROBIAL FUEL CELLS (MFCS) DALAM PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU UNTUK MENGHASILKAN ENERGI LISTRIK Purwono, Purwono; Hermawan, Hermawan; Hadiyanto, Hadiyanto
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 12, No 2 (2015): September 2015
Publisher : Departemen Teknik Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.435 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v12i2.57-65

Abstract

Microbial Fuel Cells (MFCs) adalah bioreaktor yang mengubah energi kimia dari senyawaorganik menjadi energi listrik melalui reaksi katalitik mikroorganisme dalam kondisi anaerob. Tujuandari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh variasi media terlekat (attached growth media) danvariasi konsentrasi COD awal terhadap efisiensi penyisihan konsentrasi COD dan energi listrik yangdihasilkan. Reaktor MFCs didesain dalam bentuk dual-chamber yang dihubungkan menggunakanjembatan garam. Kerikil dan bioball digunakan sebagi variasi media lekat pada kompartemen anodadan konsentrasi limbah awal divariasikan dari 0%, 25%, 50%, dan 100% dari konsentrasi COD limbahcair industri tahu asli dengan cara melakukan pengenceran.Hasil penelitian menunjukkan bahwamedia lekat kerikil dengan konsentrasi 50% menghasilkan arus listrik rata-rata tertinggi 7,25 µA danenergi listrik sebesar 179,54 mWh. Voltase dan enegi listrik pada kedua variasi tersebut semakin harisemakin menurun. Variasi konsentrasi 25%, 50%, dan 100% menghasilkan penurunan nilai effisiensipenyisihan COD masing-masing 41,41%; 39,90% dan 18,26%.Pada variasi 100% menghasilkanenergi listrik lebih rendah dari pada 50%. Kemungkinan hal ini karena adanya senyawa sulfida yangberperan sebagai akseptor elektron. Pembentukan senyawa sulfida ditandai dengan terbentuknyawarna hitam pada substrat. Efisiensi coulombic (?C) akibat perbedaan media lekat dan variasikonsentrasi berada pada kisaran 0,001-0,035%. Rendahnya ?C kemungkinan karena adanya produkproduk fermentasi dan biofilm pada elektroda anoda yang menghambat transfer elektron menujuelektroda anoda seperti biomassa, bahan organik terlarut, gas H2 dan gas CH4
STRATEGI PRODUKSI PUPUK ORGANIK CAIR KOMERSIAL DARI LIMBAH RUMAH POTONG HEWAN (RPH) SEMARANG Oktiawan, Wiharyanto; Sarminingsih, Anik; Purwono, Purwono; Afandi, Mahfud
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 12, No 2 (2015): September 2015
Publisher : Departemen Teknik Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.309 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v12i2.86-94

Abstract

Limbah Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kota Semarang yang didominasi oleh rumen sapijika tidak diolah dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada manusia dan kerusakan lingkungan.Dampak negatif dari limbah adalah proses pembuangan dan pembersihannya memerlukan biayaserta efeknya dapat mencemari lingkungan. Hal ini mendorong adanya inovasi dan pengembanganteknologi pengolahan air limbah yang murah dan mudah operasional dan pemeliharaannya sertabiaya yang sedikit. Upaya meningkatkan keuntungan akan keberadaan limbah dilakukan caramengolah limbah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai jual. Keuntungan yang bisa diperolehdari proses pengolahan limbah tersebut menjadi biogas, bioenergi, dan pupuk. Pupuk yangmengandung magnesium yang tinggi yang beredar di pasaran biasanya berbentuk granul/ serbuk.Apabila tanaman mengalami kekurangan magnesium maka akan menyebabkan kuningnya daun danmenghambat proses fotosintesis yang terjadi di daun.Penambahan limbah garam pada penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kandunganunsur hara makro C,N,P,K, dan Mg, tidak mencemari lingkungan, tidak merusak struktur tanah, sertamudah dalam pengaplikasiannya. Variasi rasio serat kasar dengan cairan rumen bertujuan untukmengetahui kandungan paling optimum,antara lain: 100:0 ,75:25 , 50:50 , 25:75 , 0:100 (seratkasar:cairan rumen). Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan limbah garam tidakmempengaruhi terhadap kandungan unsur hara C-Organik dan Nitrogen, sedangkan pada kandunganFospor, Kalium, dan Magnesium memiliki pengaruh dari penambahan limbah garam. Kandunganunsur hara makro paling optimum yaitu C-Organik pada fermentor B1 sebesar 1,44%, Ntotal padafermentor B2 sebesar 0,73%, Fospor (P2O5) pada fermentor B3 sebesar 2,243%, Kalium padafermentor B3 sebesar 13,05, dan Mg pada fermentor B3 sebesar 26,82%. Meskipun demikian, pupukorganik cair ini belum memenuhi persyaratan teknis Permentan No.70/Permentan/SR.140/10/2011tentang pupuk organik, pupuk hayati dan pembenah tanah
PENGGUNAAN NANO-BIO KOAGULAN DARI CANGKANG KEONG SAWAH (PILA AMPULLACEA) UNTUK MENURUNKAN COD, KEKERUHAN, DAN TSS LIMBAH CAIR INDUSTRI FARMASI Hadiwidodo, Mochtar; Ainurrofiq, Mohammad Naffah; Purwono, Purwono; Oktiawan, Wiharyanto
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 16, No 3 (2019): November 2019
Publisher : Departemen Teknik Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.265 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v16i3.133-139

Abstract

One of the pharmaceutical industry in Semarang, Central Java uses the coagulant Poly Aluminum Chloride (PAC) to treat wastewater. The use of PAC on the basis of the feasibility of cost and processing effectiveness. When viewed from an environmental aspect, the use of synthetic coagulants in large quantities will cause sludge waste that is difficult to degrade, and is able to change the acidity of the surrounding water and soil, thus adversely affecting the environment. In this study, chitosan was used as a nano-bio coagulant to treat pharmaceutical industry wastewater. Dose variations of nano-bio coagulant and mixing rate were carried out to evaluate the efficiency of removal of parameters of Chemical Oxygen Demand (COD), turbidity, and Total Suspended Solid (TSS) of waste. Nano-bio coagulant is made from rice field snail shells (Pila Ampullacea), and the size of the bio coagulant is made of nanoscale particles with the hope of being able to increase the effectiveness of allowance. Preparation methods include deproteination, demineralization, and deacetylation. Nanoparticle process using HEM tool, particle size was tested using SEM and functional group test using FTIR. The results showed that chitosan had a gray-brown color, nanopowder particle size, the water content of 5.34%, 1.14% ash content, and 25.27% deacetyl degree high TSS removal efficiency of 55.19%, the turbidity of 64.73% and COD of 55.63%. The optimum dose is 200 mg / L with a fast mixing speed of 150 rpm. Nano the most effective chitosan bio coagulant for removing turbidity compared to TSS and COD