Ariya Dwika Cahyono, Ariya Dwika
UKSW Salatiga

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Risiko Teknologi Informasi Menggunakan ISO 31000 pada Program HRMS Agustinus, Stefan; Nugroho, Adi; Cahyono, Ariya Dwika
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 1 No 3 (2017): Desember 2017
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.098 KB) | DOI: 10.29207/resti.v1i3.94

Abstract

Program HRMS merupakan database pusat dari segala hal yang berkaitan dengan Human Resources Development dari PT. XYZ. Keberadaan program HRMS ini tentu saja sangat penting bagi keberlangsungan perusahaan, terutama di sektor kepegawaian. Maka dari itu program HRMS ini harus bisa berjalan secara optimal dan konsisten. Dibutuhkan sebuah analisis risiko untuk mendapatkan dokumentasi terhadap berbagai macam kemungkinan risiko yang berada di sekitar dari program HRMS serta perlakuan risiko yang diperlukan untuk meminimalisir kemungkinan-kemungkinan risiko tersebut muncul. Analisis risiko yang digunakan pada PT. XYZ adalah ISO 31000. Tahapan pertama yang digunakan dalam penelitian ini adalah tahap penilaian risiko yang terdiri dari 3 tahapan, yaitu identifikasi risiko, analisis risiko, dan evaluasi risiko. Tahapan kedua adalah tahap perlakuan risiko. Hasil dari penelitian ini digunakan sebagai alat bantu bagi pemangku kebijakan dari perusahaan untuk dapat menyusun dokumentasi terkait dengan manajemen risiko perusahaan di kemudian hari.
ANALISIS RISIKO TEKNOLOGI INFORMASI PADA APLIKASI SAP DI PT SERASI AUTORAYA MENGGUNAKAN ISO 31000 Lantang, Grialdo Willy; Cahyono, Ariya Dwika; Sitokdana, Melkior Nikolar Ngalumsine
Sebatik Vol 23 No 1 (2019): JUNI 2019
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.378 KB) | DOI: 10.46984/sebatik.v23i1.441

Abstract

Program System Application and Processing (SAP) merupakan software utama yang digunakan  di PT. Serasi Autoraya. Analisis risiko yang digunakan pada PT. Serasi Autoraya adalah ISO 31000. Hasil dari penelitian ini digunakan sebagai alat bantu bagi pemangku kebijakan dari perusahaan untuk dapat menyusun dokumentasi terkait dengan manajemen risiko perusahaan di kemudian hari. Proses ini melakukan 3 tahapan yaitu, Identifikasi Risiko (Risk Identification), Analisis Risiko (Risk Analyst), Evaluasi Risiko (Risk Evaluation). Kemudian Tahap yang kedua adalah perlakuan pada risiko (Risk Treatment). Serangkaian proses yang berdasarkan pada ISO 31000, didapatkan hasil tingkatan risiko yang memiliki nilai kemungkinan dan nilai dampak yang tinggi yaitu listrik dan koneksi internet. Dua hal tersebut harus mendapat perhatian khusus karena sangat mengganggu aktivitas yang ada. Kemudian tingkatan risiko yang memiliki nilai kemungkinan dan nilai dampak yang menengah yaitu, data corrupt, overheat, kerusakan perangkat keras, gempa bumi, kebakaran, petir, peretasan terhadap jaringan. Terakhir tingkatan risiko yang memiliki nilai kemungkinan dan nilai dampak yang rendah yaitu web service mati, pencurian perangkat keras, pencurian data, memori penuh, kurangnya Sumber Daya Manusia dan banjir.
MANAJEMEN RISIKO TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN ISO 31000 : 2018 (STUDI KASUS: CV. XY) Mahardika, Krisdana Bima; Wijaya, Agustinus Fritz; Cahyono, Ariya Dwika
Sebatik Vol 23 No 1 (2019): JUNI 2019
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.186 KB) | DOI: 10.46984/sebatik.v23i1.572

Abstract

CV. XY merupakan salah satu penghasil bus terbesar saat ini di Indonesia. CV. XY menggunakan ISO 9001 : 2008 sebagai pedoman standarisasi mutu perusahaan. Namun, standarisasi tersebut masih mencakup secara keseluruhan dan belum ada standarisasi khusus untuk bagian IT. Maka peneliti tertarik untuk menganalisis manajemen risiko pada bagian IT CV. XY. Manajemen risiko adalah suatu proses mengidentifikasi, mengukur risiko, serta membentuk strategi untuk mengelolanya melalui sumber daya yang tersedia.Dalam penilaian risiko, ada beberapa tahapan meliputi identifikasi asset, identifikasi risiko, dan analisis risiko. Dari hasil penelitian, didapatkan hasil bahwa ada kemungkinan ? kemungkinan  risiko dengan berbagai tingkatan. Maka peneliti menyimpulkan bahwa IT CV. XY belum memenuhi syarat standar ISO 31000 : 2018, dikarenakan dari beberapa tahapan pengamatan, wawancara, serta penilaian terhadap risiko itu sendiri masih banyak temuan risiko yang belum bisa terpecahkan oleh perusahaan.
PERFORMANCE ANALYSIS OF INFORMATION SYSTEM/INFORMATION TECHNOLOGY USING COBIT 4.1 Purnama, Dian Elvana; Wijaya, Agustinus Fritz; Cahyono, Ariya Dwika
Journal of Information System and Informatics Vol 2 No 1 (2020): Journal of Information Systems and Informatics
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/journalisi.v2i1.48

Abstract

The application of information technology to organizations is being promoted. Performance measurement of Information Systems / Information Technology (SI / IT) in companies needs special attention, because the procurement consciousness of IS / IT is expected to provide great benefits to the company. This study aims to determine the extent of the performance of information systems that have been applied to PT Global Infotech Solution and provide recommendations for improved governance after knowing the Gap between current governance and expected management in accordance with the framework used. The framework used in this study is COBIT version 4.1 specifically on Domain Plan and Organize. The technique of data collection is done by observation and interviews with predetermined sources in accordance with the domain and Control Objective used. At this stage, an assessment based on maturity level is carried out to measure the level of IT maturity in the chosen domain based on the results of interviews and observations made previously, then a gap analysis is performed to determine the gap between the results of the current maturity level and the target maturity level going forward. The results of this study are to determine the level of maturity (maturity level) in special companies in the PO Domain, which is at level 2.7 which means it has been measured and integrated between the processes that take place. And GAP analysis between conditions. expected with current conditions an average of 1.3.