Anjar Suprapto, Anjar
Mahasiswa Pasca Sarjana FTP UGM, Jl. Sosio Yusticia Bulaksumur Yogyakarta.

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

DISAIN DAN PENGUJIAN SISTEM KENDALI SUHU ASAP KAYU KARET UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBUATAN KARET SIT ASAP BERBASIS MIKROKONTROLLER Wibowo, Suhermanto Agung; Subrata, I Dewa Made; Suprapto, Anjar; Lisyanto, Lisyanto
Jurnal Penelitian Karet JPK : Volume 35, Nomor 2, Tahun 2017
Publisher : Pusat Penelitian Karet - PT. Riset Perkebunan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/ppk.jpk.v35i2.399

Abstract

Pengasapan karet RSS adalah metode pengawetan dan pengeringan karet lembaranmenggunakan asap kayu bakar agar jamur tidak tumbuh saat penyimpanan. Pada umumnya pengasapan karet RSS konvensional membutuhkan waktu 5-6 hari dan konsumsi kayu asap sebanyak 4 m3 per ton karet kering. Selain itu mutu RSS juga ditentukan oleh pengontrolan yang rutin mengenai bahan bakar kayu dan suhu ruang pengasapan. Penelitian ini berupaya meningkatkan mutu karet RSS dan efisiensi energi proses pengasapan karet RSS dengan menerapkan sistem kendali otomatis berbasis mikrokontroller yang dapat mengatur konsentrasi asap dan suhu.  Sistem kendali ini merupakan sistem yang akan mengatur suhu dan kepekatan asap pada setiap tingkatan suhu. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan perancangan dan pengujian pengendalian suhu dan konsentrasi ruang asap karet RSS menggunakan mikrokontroller. Prosedur penelitian ini mencakup; 1) Disain dan Konstruksi, 2) Merancang perangkat keras  kendali, 3) Merancang perangkat lunak, 4) Kalibrasi Sensor LM 35 dan 5) Pengujian sistem kendali pada ruang pengasap. Hasil pengujian sistem kendali suhu dan konsentrasi asap adalah proses pengasapan karet RSS terbagi pada 4 tingkatan suhu yaitu suhu 400C-450C selama 12 jam, suhu 450C-500C selama 12 jam, suhu 500C-550C selama 12 jam, dan suhu 550C-600C selama 24 jam. Keberhasilan pengujian ini dicapai selama 60 jam atau 2,5 hari. Mutu karet RSS berwarna coklat transparan, tidak timbul gelembung dan lembaran tidak tambah panjang atau putus. Karet RSS menjadi dominan mutu RSS 1 setelah terjadi penguapan air sebesar 35,78%. Adapun panjang karet RSS berkurang sebesar 3,81%, lebar berkurang sebesar 8,95% dan ketebalan bertambah sebesar 4,36%. Penggunaan kayu bahan bakar asap sekitar 2 m3 dengan kapasitas karet RSS 1.000 Kg.
Sistim Informasi Operasi Jaringan Irigasi untuk Modernisasi Pengelolaan Irigasi serta Peningkatan Proses Dialogis Petani dengan Pemerintah Wardana, Wisnu; Arief, Sigit Supadmo; Darmadi, Darmadi; Suprapto, Anjar
Agritech Vol 23, No 2 (2003)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2893.908 KB) | DOI: 10.22146/agritech.13516

Abstract

Managing irrigation water is not only distribute irrigation water .to the assigned field, but it is also include arranging the cropping pattern and scheduling in order to fit it to the availability of irrigation water. Cropping pattern and scheduling plan is the important things because each crop has its characteristics in water consumptions and on the other hand there is a limited water resources. There are three important factors in determining of cropping pattern and scheduling: (i) farmers need, (ii) service target and (iii) the ability of irrigation scheme. in the era of Government Regulation No 77/01, farmers participation in operation and maintenance (O&M) of irrigation scheme is an important things. The consequences is the managers of irrigation scheme have to negotiate these cropping pattern and scheduling plan as well as its water allocation to the farmers. The aim of this study is to prepare the tool to make easier during negotiation for determining the cropping pattern and scheduling. This tool is a computer program of information systems used for O&M of an irrigation scheme, and it is based on the availability of irrigation water, irrigation scheme performance, crop characteristics as well as its water consumption, market driven as well as the income offarmers.
EVALUASI KINERJA MINI COMBINE HARVESTER DI LAHAN PASANG SURUT Suprapto, Anjar; Umar, Sudirman; Pangaribuan, Sulha
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 6 No. 2 (2018): JURNAL KETEKNIKAN PERTANIAN
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1657.57 KB)

Abstract

AbstractIn the large area where the availability of manpower was limited, harvest at the same time will decrease the yield. The objective of this study was to evaluated the performance of mini combine harvester on the tidal swampland with B type typology. The assesment was conducted at Sungai Batang Martapura village, Banjar regency, South Kalimantan on 22-23 November 2016. Ciherang variety was used as assesment material and the size of assesment area were 40 x 15 m repeated three times with the North-South direction of cutting. The result indicated that soil bearing capacity was 1.19 kg/cm2; he engine compression force to the soil surface was 0.092 kg/cm2; on the cutting width of 113 cm and height of cutting stalks of rice average 47 cm with a forward speed of 1.76 km/h, the working capacity was 7.37 hours/ha; plant density as 31.1 clumps/m2 did not affect the burden of cutting blades as well as round the threshing cylinder (as known cylinder rounds per minute = 1200 rpm); the total grain threshed/min, the cleanliness of grain, broken grain, and losses was 8.92 kg, 93.30%, 2.30%, 2.92 respectively; and the efficiency was 65.83%.AbstrakWaktu panen yang hampir bersamaan pada areal yang luas, sedangkan tenaga kerja terbatas maka akan dapat mengakibatkan kerusakan hasil yang tinggi. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengevaluasi kinerja dari mesin mini combine harvester pada kondisi basah di lahan rawa pasang surut. Evaluasi kinerja mesin Mini Combine Harvester dilaksanakan di desa Sei Batang Martapura, Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan pada tanggal 22-23 Nopember 2016, MT II 2016. Bahan uji adalah tanaman padi varietas Ciherang. Lahan pengujian adalah lahan pasang surut tipe B. Pemotongan batang padi menggunakan mini combine harvester pada ukuran lahan uji panjang x lebar (40 m x 15 m) diulang 3 kali dengan arah pemotongan ke arah panjang lahan. Pengukuran dilakukan untuk menghitung kinerja teknis mesin mini combine harvester, meliputi kapasitas kerja, jumlah gabah terontok/menit, kebersihan gabah, susut hasil, butir rusak serta efisiensi. Hasil pengukuran dengan alat soil penetrometer diperoleh daya sanggah tanah sekitar 1.19 kg/cm2 dan diketahui gaya tekan mesin ke permukaan tanah mesin combine harvester sebesar 0.092 kg/cm2. Hasil evaluasi terhadap kinerja mesin mini combine harvester menunjukkan bahwa pada lebar pemotongan 113 cm dan tinggi pemotongan batang padi rata-rata 47 cm dengan kecepatan maju 1.76 km/ jam, kapasitas kerja yang dihasilkan sebesar 7.37 jam/ha. Kepadatan tanaman 31.1 rumpun/m2. Jumlah gabah terontok/menit 8.92 kg dengan tingkat kebersihan gabah 93.30%. Akibat dari putaran silinder yang cukup tinggi menyebabkan butir rusak 2.30% dengan susut hasil 2.92%; dan efisiensi 65.83%.