Miftahus Surur, Miftahus
Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Univesitas Ahmad Dahlan

Published : 16 Documents
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA Muzammil, Achmad; Rasyidi, Ahmad Hafas; Surur, Miftahus
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 13 No 2 (2019): September 2019
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v13i2.13653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran discovery learning terhadap kemampuan pemahaman konsep siswa melalui hasil belajar. Metode dalam penelitian ini yaitu menggunakan Quasi Eksperimental Design dengan desain bentuk Nonequivalent Control Group Design. Design ini terdapat pretest yaitu kelompok kelas eksperimen dengan metode pembelajaran discovery learning dan kelompok kelas kontrol dengan metode diskusi. Kemudian diberikan posttest untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep siswa setelah diberikan perlakuan yang berbeda dengan pelajaran yang sama. Batasan berdasarkan populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Ibrahimy 1 Sukorejo tahun pelajaran 2018/2019. Mata pelajaran IPS Terpadu (Ekonomi) dengan hasil belajar yang di inginkan adalah pemahaman konsep. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode pembelajaran discovery learning berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep IPS Terpadu kelas VII SMP Ibrahimy 1 Sukorejo. Hasil yang didapatkan dalam penelitian tersebut diperoleh nilai probabilitas kumulatif sebesar 0,026, artinya nilai Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,026 < 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa ?Hipotesis Alternatif diterima.?
PERAN KYAI DALAM MEMBENTUK ADVERSITY QUOTIENT SANTRI Abdurrahman, Moh. Fiki; Surur, Miftahus; Rasyyidi, Ahmad Hafas
Halaqa: Islamic Education Journal Vol 3, No 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/halaqa.v3i2.2645

Abstract

Kyai has an important role in the birth and growth of a pesantren, including Salafiyah Dawuhan Pesantren in Situbondo. The style and development of pesantren are very much influenced by the expertise, knowledge and ability of a Kyai, including in educating students. This study aims to determine the role of clerics in forming adversity quotient santri in Salafiyah Dawuhan Pesantren Dawuhan Situbondo through a qualitative description approach with two variables, one X variable and one Y variable. Data collection techniques use the triangulation method, while in determining the sample using the purposive method and snowball sampling. This research successfully illustrates that the Kyai has a very vital role in shaping the santri adversity quotient both individually and through collective work.
INOVASI PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER PADA MATERI AJAR MEMBUAT DOKUMEN PENGOLAHAN ANGKA Surur, Miftahus; Supraptono, Eko
EDUTECH Vol 16, No 1 (2017): JEJARING PENDIDIKAN
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. this research was conducted to address the lack of students? active participation in ICT subject, which affected their learning outcome. This research aims to find out the effect of the use of Numbered Head Together method with Aurora 3D Presentation on students? ability in creating spread-sheet document with graphic variations. The sample for this experimental study was taken using simple random sampling and the data was gathered using test, observation, documentation. The process of data analysis includes normality test, homogeneity test, difference test, and hypothesis test using gain calculation and correlation test. The normalized gain calculation showed that there was an increase on students? learning achievement at 0,475 and for correlation test it was found that r count was 0,401 and r table was 0,374. Based on the results, it can be concluded that the implementation of Numbered Heads Together method with Aurora 3D Presentation increased students? learning outcome in th competency of creating spreadsheet document with graphic variations.Abstrak. latar belakang dari penelitian ini adalah kurangnya keaktifan siswa dalam mengikuti pelajaran TIK yang berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa serta mengetahui hubungan antara mod-el pembelajaran Numbered Heads Together berbantuan Aurora 3D Presentation dengan hasil belajar siswa pada materi membuat dokumen pengolahan angka dengan variasi grafik. Penelitian ini menggunakan quasi experiment design. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sam-pling. Teknik pengumpulan data meliputi teknik tes, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji beda, dan uji hipotesis yang meliputi uji gain dan uji korelasi. Hasil penelitian dengan uji Normalized Gain menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar siswa sebesar 0,475, uji korelasi diperoleh harga rhitung sebesar 0,401 dan rtabel sebesar 0,374. Berdasarkan paparan di atas, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Numbered Heads Together berbantuan Aurora 3D Presentation dapat meningkatkan hasil belajar pada kompetensi dasar membuat dokumen pengolah angka dengan variasi grafik.
PROTOTIPE SISTEM TEMPAT MINUM OTOMATIS PADA AYAM PETELUR Yudhana, Anton; Surur, Miftahus
SINERGI Vol 19, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/sinergi.2015.2.006

Abstract

Industri peternakan ayam di Indonesia semakin berkembang pesat. Industri peternakan ayam telah menjadi komoditi yang besar dan banyak mendatangkan keuntungan. Untuk itu, peningkatan produktifitas dan kualitas menjadi hal yang sangat penting. Salah satu peningkatan kualitas adalah dengan menjaga kebersihan tempat minum ayam. Selama pembersihan tempat minum ayam petelur umumnya masih menggunakan sistem konvensional. Bila sistem pembersih tempat minum ayam ini diubah menjadi otomatis, maka waktu untuk pembersihan tempat minum  ayam akan menjadi berkurang sehingga waktu tersebut dapat digunakan untuk melakukan kegiatan lainnya yang lebih produktif. Selain itu, dengan adanya alat ini juga akan meminimalisir tenaga yang dikeluarkan oleh tenaga kerja bahkan juga dapat meminimalisir jumlah tenaga kerja sehingga perusahaan akan mendapatkan keuntungan lebih, karena biaya tenaga kerjanya juga berkurang. Mikrokrontroller berfungsi sebagai pengendali dan penyimpan data waktu yang diperlukan pada otomatisasi ini, sistem ini menggunakan motor dc sebagai penggerak pembersih tempat minum pada ayam petelur, kemudian diperlukan juga pompa air sebagai pengisi air pada tempat minum pada ayam petelur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rangkaian otomatisasi tempat minum pada ayam petelur ini dapat berjalan dengan normal dengan nilai ketelitian pengukuran 70,09% dan nilai kesalahan (error) pengukuran 29,91 %.
KEEFEKTIFAN PROBLEM SOLVING STRATEGY (PSS) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMECAHKAN MASALAH PADA SISWA SMP Surur, Miftahus; Triyono, Triyono; Handarini, Dany M.
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.11, Nopember 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.73 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i11.8116

Abstract

Abstract: This study examined the effectiveness of Problem Solving Strategy (PSS) to improve problem-solving skills at the junior high school students. This is an experimentation research with equivalent time series design. In general, the results showed problem solving strategy (PSS) effected to enhancing problem solving skills at junior high school students, which is proved through hypothetical testing, at pretest and posttest using the scale-test, counted z score 2,201 at significance level (p) = 0.028 < 0.05. The results of hypothetical testing, using the rubric-test, 1st test to 2nd test counted z score 2,207 at significance level (p) = 0.027 < 0.05, which means that H0 is rejected, next on 2nd  test to  3rd test  counted  z scores 2,220 at significance level (p) = 0.026 < 0.05, which means that H0 is rejected and hypothetical testing in 3rd test  to 1st test counted z score 2,227 at significance level (p) = 0.027 < 0.05, which means that H0 rejected and H1 accepted. Based on the findings of this research, it is advisable for the teacher guidance and counseling in schools should be able to provide the students needs, train students to develop cognitive skills in problems solving, from an early age by using the technique of problem solving strategy (PSS) as were tested in this study. For further research should further explore the subject with a level and a higher age.Penelitian ini menguji keefektifan Problem Solving Strategy (PSS) untuk meningkatkan keterampilan memecahkan masalah pada siswa SMP. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan equivalent time series design. Hasil yang diperoleh secara umum problem solving strategy (PSS) memberikan pengaruh untuk meningkatkan keterampilan memecahkan siswa SMP, yang terbukti melalui uji hipotesis saat pretest dan posttest dengan menggunakan skala diperoleh skor z hitung sebesar 2.201 dengan taraf signifikansi (p) = 0,028 < 0,05. Pada hasil uji hipotesis menggunakan rubrik pada tes 1 dengan tes 2 diperoleh skor z hitung sebesar 2.207 dengan taraf signifikansi (p) = 0,027 < 0,05 yang berarti H0 ditolak, dilanjutkan pada hasil tes 2 dengan tes 3 diperoleh skor z hitung sebesar 2.220 dengan taraf signifikansi (p) = 0,026 < 0,05 yang berarti H0 ditolak dan uji hipotesis pada tes 3 dengan tes 1 diperoleh skor z hitung sebesar 2.227 dan taraf signifikansi (p) = 0,027 < 0,05 yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil temuan penelitian ini, maka disarankan bagi guru bimbingan dan konseling di sekolah hendaknya dapat membekali kebutuhan siswa sejak dini dengan melatih mengembangkan keterampilan kognitif siswa dalam memecahkan masalah dengan menggunakan teknik problem solving strategy (PSS) yang telah teruji pada penelitian ini. Bagi peneliti selanjutnya hendaknya lebih mengeksplorasi pada subjek dengan tingkatan dan usia yang lebih tinggi.
PROTOTIPE SISTEM TEMPAT MINUM OTOMATIS PADA AYAM PETELUR Yudhana, Anton; Surur, Miftahus
SINERGI Vol 19, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/sinergi.2015.2.006

Abstract

Industri peternakan ayam di Indonesia semakin berkembang pesat. Industri peternakan ayam telah menjadi komoditi yang besar dan banyak mendatangkan keuntungan. Untuk itu, peningkatan produktifitas dan kualitas menjadi hal yang sangat penting. Salah satu peningkatan kualitas adalah dengan menjaga kebersihan tempat minum ayam. Selama pembersihan tempat minum ayam petelur umumnya masih menggunakan sistem konvensional. Bila sistem pembersih tempat minum ayam ini diubah menjadi otomatis, maka waktu untuk pembersihan tempat minum  ayam akan menjadi berkurang sehingga waktu tersebut dapat digunakan untuk melakukan kegiatan lainnya yang lebih produktif. Selain itu, dengan adanya alat ini juga akan meminimalisir tenaga yang dikeluarkan oleh tenaga kerja bahkan juga dapat meminimalisir jumlah tenaga kerja sehingga perusahaan akan mendapatkan keuntungan lebih, karena biaya tenaga kerjanya juga berkurang. Mikrokrontroller berfungsi sebagai pengendali dan penyimpan data waktu yang diperlukan pada otomatisasi ini, sistem ini menggunakan motor dc sebagai penggerak pembersih tempat minum pada ayam petelur, kemudian diperlukan juga pompa air sebagai pengisi air pada tempat minum pada ayam petelur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rangkaian otomatisasi tempat minum pada ayam petelur ini dapat berjalan dengan normal dengan nilai ketelitian pengukuran 70,09% dan nilai kesalahan (error) pengukuran 29,91 %.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL COOOPERATIVE LEARNING TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VII SMP NEGERI 2 ASEMBAGUS SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Surur, Miftahus; Dwiyanto, Firman
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 6 No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN VOL 6 NO. 2 JANUARI 2019
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.609 KB)

Abstract

Abstrak: Aktivitas belajar yang rendah pada mata pelajaran IPS Terpaduberdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Salah satu faktor yangmempengaruhinya adalah model pembelajaran yang diterapkan oleh guru.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswapada mata pelajaran IPS Terpadu melalui penerapan model pembelajaranCooperative Learning tipe Team Assisted Individualization (TAI). Penelitianini dilakukan sejak tanggal 12 Mei 2016 sampai dengan 21 Mei 2016 denganobjek penelitian adalah siswa kelas VII-B sebanyak 24 siswa. Desainpenelitian ini adalah skema Hopkins, dengan menggunakan 4 fase, yaituperencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Untuk memperoleh data,penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan tes. Analisisdata penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif.Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan adanya peningkatanaktivitas belajar dan hasil belajar siswa. Aktivitas belajar siswa sebelumtindakan dalam kriteria sedang. Dari hasil analisis ulangan harian pada siklusI diperoleh tingkat ketuntasan klasikal 77,86%. Hal ini menunjukkan bahwapenerapan model pembelajaran Cooperative Learning tipe Team AssistedIndividualization (TAI) pada siklus I belum berhasil, maka dilanjutkan padasiklus II. Hasil analisis ulangan harian pada siklus II diperoleh ketuntasanklasikal sebesar 91,14%. Keberhasilan siswa pada ulangan harianmenunjukkan bahwa pembelajaran Cooperative Learning tipe Team AssisedIndividualization (TAI) telah berhasil dan telah dapat membawa siswa padahasil belajar yang semakin meningkat serta ditunjukkan ketuntasan belajarsecara individu dengan nilai rata-rata ? 75 dan tingkat ketercapaianketuntasan klasikal 75%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan,dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran CooperativeLearning tipe Team Assisted Individualization (TAI) terbukti dapatmeningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS siswa kelas VII B dengantingkat ketuntasan klasikal sebesar 91,14%.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS VIII Surur, Miftahus; Hidayati, Hidayati; Renyaan, Veator
COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.195 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecenderungan prestasi belajar fisika siswa kelas VIII yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match dan model pembelajaran konvensional. Sampel diambil dengan teknik random sampling, terpilih kelas VIII B dan kelas VIII C sebagai sampel penelitian. Kelas VIII B sebanyak 29 siswa ditetapkan sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIII C sebanyak 29 siswa sebagai kelompok kontrol. Hasil uji-t diperoleh thitung = 3,172 dengan p = 0,003. Ada perbedaan yang sangat signifikan prestasi belajar fisika siswa kelas VIII antara yang diajar menggunakan model pembelajaran Make A Match dan model pembelajaran konvensional. Rerata model kooperatif tipe Make A Match lebih tinggi dari rerata model pembelajaran konvensional. Berarti ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match terhadap prestasi belajar fisika pokok bahasan alat optik siswa kelas VIII.
Pengaruh Problem Based Learning Dan Motivasi Berprestasi Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Surur, Miftahus; Tartilla, Tartilla
Indonesian Journal of Learning Education and Counseling Vol 1 No 2 (2019): Maret
Publisher : ILIN Institute Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/ijolec.v1i2.96

Abstract

This study aims to examine students' problem solving abilities in mathematics with different achievement motivation between those taught through problem based learning and discussion. The design of this study uses quasi-experimental forms of Non-equivalent Control Group Design. The experimental group from this study was given PBL treatment, while the control group was treated with the discussion method. The data of this study were analyzed by the Univariate Analysis of Variance technique. The results showed that (1) there was a significant effect between PBL models and discussion models on students 'problem solving abilities, (2) there was a significant effect between students with high and low achievement motivation on students' problem solving abilities, (3) there were interactions between PBL models, achievement motivation and student problem solving abilities. So that it can be concluded that students who learn with the PBL model have a better ability to solve problems than students who learn with a discussion model. Students with high achievement motivation have better problem solving skills than students with low achievement motivation. The final conclusion is that students' problem solving abilities can be achieved well if they pay attention to both variables at once, namely the model and achievement motivation.  
Pengembangan Panduan Konseling Psikoreligius Untuk Remaja Korban Kekerasan Surur, Miftahus; Sholichatun, Yulia
Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling: Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Konseling Volume 4 Number 2 December 2018
Publisher : Program Studi bimbingan Konseling PPs UNM Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.218 KB) | DOI: 10.26858/jpkk.v4i2.7424

Abstract

The purpose of this study was to develop a guide to psycho-religious counseling and examine whether psychiatric counseling guidelines can help overcome the effects of violent trauma on adolescents. The method used is the research and development (R & D) model. The procedure of development research includes: 1) the preparation stage, 2) the implementation stage, namely drafting the product, and 3) product testing or product validation and preparation of the final product. This product is tested by a team of experts consisting of a religious expert and a psychologist and validated by experts. In the implementation phase an assessment of the symptoms of post-traumatic stress experienced by teenage respondents who were victims of violence was conducted before counseling and after counseling. Research data were analyzed quantitatively descriptive and qualitative. The results show that counseling guidelines have been developed validally both in terms of usability, accuracy, suitability and ease of guidance in the implementation of counseling for adolescents who are victims of violence. The results of the qualitative analysis of three teenage respondents who were victims of violence at the time of implementation of the guidelines also showed a decrease in symptoms of post-traumatic stress and an increase in religious behavior after attending psycho-religious counseling.