Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Permukiman

Evaluasi Penetapan Tingkat Pencemaran Efluen Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja Menggunakan Metode Indeks Pencemaran (IP) Anggraini, Fitrijani; Nuraeni, Reni
Jurnal Permukiman Vol 11, No 1 (2016)
Publisher : Pusat Litbang Permukiman, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1830.874 KB) | DOI: 10.31815/jp.2016.11.17-28

Abstract

Lumpur tinja mengandung banyak unsur yang berbahaya bagi kehidupan masyarakat dan lingkungan permukiman. Di sisi lain, kinerja sistem Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) menghasilkan kualitas efluen lumpur tinja yang belum memenuhi baku mutu yang telah ditetapkan. Kegiatan ini merupakan kajian terhadap operasional IPLT yang sudah dibangun di beberapa tempat, melalui monitoring dan evaluasi terhadap debit dan kualitas air instalasi tersebut. Kajian ini ditujukan untuk menilai dan menetapkan tingkat pencemaran kualitas efluen limbah tinja di 8 (delapan) IPLT kota studi terpilih. Contoh limbah diambil dari 3 unit IPLT yang berbeda yaitu kolam anaerobik, kolam fakultatif dan kolam maturasi. Penilaian dilakukan terhadap kualitas dan laju beban pencemaran dengan menggunakan Metode Indeks Pencemaran (IP) dan pengembangannya dengan membandingkan parameter beban pencemaran dengan standar efluen. Hasil kajian menyimpulkan bahwa (1) Sebagian besar (62,5%) efluen IPLT kota studi termasuk kategori cemar ringan, dan sisanya sebesar 37,5% termasuk kategori cemar sedang; (2) Adanya masalah dalam pengoperasian dan pemeliharaan IPLT kota studi; (3) Upaya mengurangi kapasitas IPLT yang tidak terpakai (idle capacity) harus didahului perbaikan kinerja IPLT karena apabila tidak dilakukan perbaikan, maka potensi pencemaran lingkungan semakin besar.
Pengembangan Proses pada Sistem Anaerobic Baffled Reactor untuk Memenuhi Bakumutu Air Limbah Domestik Hastuti, Elis; Nuraeni, Reni; Darwati, Sri
Jurnal Permukiman Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : Pusat Litbang Permukiman, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1417.5 KB) | DOI: 10.31815/jp.2017.12.70-79

Abstract

The wastewater treatment  infrastructure had provided by the government mainly through  application of communal wastewater treatment plant (WWTP).  The  treatment process  of communal WWTP  applied  generally  anaerobic system, such as Anaerobic Baffled Reactor (ABR) technology, but most of  treated water  do not meet effluent standard. This paper aims to research the characteristics of the organic removal and treatment upgrading process in the communal ABR system, including process modification or combination with other system. Research carried out in several communal WWTP  has applied since the year 2012-2013 in Cimahi City, West Java. Method of evaluation was conducted in the WWTP management through observation of  serviced community, operation and maintenance,  water quality test both physically and chemicaly. Method of qualitative descriptive  for analysis factors affecting the process performance of ABR and  potential process upgrading of  ABR system according to characteristic of ABR system. The organic removal in ABR system  is influenced by the management, existence of pra treatment unit,  acclimatization process, water consumption and environment of serviced area. Upgrading process of ABR system  can be performed by modification of baffle design, start-up process, maintenance biomass,  hybrid system, recirculation systems and application of  further treatment. The   review these alternative of ABR upgrading process are important in the ABR planning standard  to achieve   treated water  meet effluent standard.
Penerapan Teknologi Pengolahan Air Secara Terpadu Di Permukiman Kawasan Daerah Aliran Sungai (Das) Studi Kasus : Kawasan Das Citarik, Sub Das Hulu Citarum Hastuti, Elis; Medawaty, Ida; Iriani, Lia Yulia; Nuraeni, Reni
Jurnal Permukiman Vol 9, No 2 (2014)
Publisher : Pusat Litbang Permukiman, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.095 KB) | DOI: 10.31815/jp.2014.9.67-77

Abstract

AbstrakPermukiman di kawasan daerah aliran sungai (DAS) terutama sungai-sungai yang melintasi kota-kota besar pada umumnya merupakan kawasan padat yang minim pelayanan air minum dan sanitasi. Adanya peningkatan dalam pencapaian akses air minum dan sanitasi dibeberapa kawasan belum dapat meningkatkan kualitas lingkungan, diantaranya karena teknologi belum sesuai persyaratan dan ekosistem DAS. Tujuan penelitian adalah mengkaji kinerja, keandalan serta pengelolaan teknologi pengolahan air dan sanitasi secara terpadudi kawasan yang memiliki ketergantungan air tanah dan tingginya pencemaran air limbah ke sungai. Pada penelitian ini digunakan metoda eksperimen skala lapangan, dan metoda deskriptif kualitatif dan kuantitatif untuk analisis kinerja teknologi serta pengelolaannya. Hasil penelitian menunjukkan pemanfaatan terintegrasi potensi air permukaan dan penerapan sanitasi yang berorientasi daur ulang dapat meningkatkan upaya minimasi pencemaran dan peningkatan kualitas air sungai serta ekonomi masyarakat.Kinerja unit proses pengolahan air sungai pada kondisi stabil, dapat menghasilkan air olahan di kran umum sesuai bakumutu Permenkes 492/IV/2010. Sementara itu pada unit usaha air, menghasilkan airkemasan, diantaranya kualitas rata rata TDS 24 mg/L, kekeruhan 0,32 mg/L. Sedangkan kinerja unit proses pada Instalasi Pengolahan Air Limbah Komunal yang terdiri dari biofilter dan pengolahan lanjutan sistem lahan basah buatan, hibrid dan filtrasi pasir, menunjukkan kualitas air olahan yang dapat digunakan untuk kebutuhan kolam ikan, irigasi pertanian atau operasional bank sampah.