Articles

Aplikasi Kemometrik dalam Penentuan Mutu Tumbuhan Obat Shafirany, Mareetha Zahra; Susilawati, Yasmiwar; Musfiroh, Ida
Pharmauho Vol 4, No 2 (2018): Pharmauho
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.689 KB)

Abstract

Obat-obatan herbal dan sediaannya telah banyak digunakan selama ratusan tahun di seluruh dunia. Banyak pendekatan analitis modern digunakan untuk mengevaluasi kualitas tanaman obat, dan sejumlah besar data pengukuran telah dihasilkan. Studi yang melibatkan aplikasi kemometrik yang dikombinasikan dengan metode analisis, seperti HPLC, GC, spektroskopi NMR, UV dan IR telah banyak dilakukan untuk mengetahui kualitas mutu tumbuhan yang berupa diskriminasi taksonomi, penilaian kualitas atau klasifikasi antara tanaman dengan asal geografis yang berbeda. Tinjauan ini bertujuan pada penerapan aplikasi kemometrik sebagai metode yang efisien dan efektif untuk penentuan kualitas mutu tumbuhan.Kata kunci: Kemometrik, herbal, analisis, obat tradisional, mutu
REVIEW ARTIKEL : BERBAGAI AKTIVITAS FARMAKOLOGI DARI SENYAWA KITOSAN Marieta, Anisa; Musfiroh, Ida
Farmaka Vol 17, No 2 (2019): Farmaka (Agustus)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.169 KB) | DOI: 10.24198/jf.v17i2.21866

Abstract

Kitosan adalah salah satu senyawa dari turunan kitin, dan banyak dihasilkan oleh hewan seperti  cangkang eksoskeleton artropoda (kepiting, udang, lobster) maupun jamur. Kitosan dapat terbentuk dengan pengurangan gugus asetil dengan adanya proses deasetilasi. Keberadaan kitin sangat berlimpah di alam, dan menurut beberapa penelitian ternyata kitosan memiliki berbagai aktivitas farmakologi seperti sebagai antibakteri, antioksidan, antihiperglikemik, antimalarial, antiulcer, antifungal, dan antitoxoplasma. Dengan begitu dapat diketahui bahwa kitin memiliki banyak manfaat bagi kelangsungan hidup manusia.Kata kunci : Kitosan, gugus asetil, aktivitas farmakologi.
REVIEW: TEKNIK ANALISIS INSTRUMENTASI SENYAWA TANIN FATHURRAHMAN, NAZILLA RESHKA; Musfiroh, Ida
Farmaka Vol 16, No 2 (2018): Suplemen Agustus
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1819.594 KB) | DOI: 10.24198/jf.v16i2.17669

Abstract

Obat herbal dan sintetik dari berbagai sumber senyawa kian dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan manusia akan kesehatan. Untuk melakukan pengembangan obat diperlukan Teknik Isolasi dan Identifikasi senyawa. Berbagai teknik yang digunakan untuk identifikasi diantaranya adalah penggunaan berbagai instrumen seperti Spektrofotometri UV-Vis, FTIR, HPLC dan NIR. Salah satu senyawa yang dapat dianalisis dengan menggunakan instrumen tersebut adalah Tanin. Tanin adalah salah satu senyawa aktif metabolit sekunder golongan polifenol yang dihasilkan oleh tanaman. Tujuan dari review artikel ini adalah untuk membahas metode instrumentasi yang dapat digunakan untuk identifikasi tanin pada sampel tanaman. Metode yang digunakan dalam review ini berdasarkan studi literatur dari beberapa publikasi ilmiah baik pada jurnal nasional maupun internasional
REVIEW: ASPEK KEAMANAN DAN KESELAMATAN KERJA DALAM PRODUKSI SEDIAAN FARMASI Syahidah, Hasna Nur; Musfiroh, Ida
Farmaka Vol 16, No 1 (2018): Farmaka (Juni)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.513 KB) | DOI: 10.24198/jf.v16i1.15187

Abstract

Keamanan dan keselamatan kerja merupakan aspek penting dalam suatu industri yang menjamin personilnya terbebas dari kecelakaan kerja dan menyebabkan berkurangnya produktivitas kerja. Menurut laporan pelaksanaan kesehatan kerja tahun 2013, bahwa jumlah kasus kecelakaan yang disebabkan oleh pekerjaan berjumlah 428.844 kasus. Di industri farmasi, bahaya potensial yang dapat terjadi adalah bahaya fisika, kimia, biologi, dan ergonomi. Bahaya fisika adalah bahaya yang berkaitan dengan cahaya, suhu, kebisingan, dan lain-lain. Bahaya kimia merupakan bahaya yang disebabkan oleh zat-zat kimia yang terpapar kepada personil. Bahaya biologi disebabkan oleh virus, bakteri, jamur, dan pathogen lainnya. Sedangkan bahaya ergonomi adalah bahaya yang berkaitan dengan fisik dan psikologis pekerja. Cara untuk mengurangi kemungkinan bahaya yang terjadi adalah dengan penilaian resiko dan pengendalian bahaya berdasarkan jenis bahaya. Dengan cara ini diharapkan angka kejadian kecelakaan kerja di industri farmasi dapat menurun.
REVIEW ARTIKEL: PEMANFAATAN DAUN MANGGA (MANGIFERA INDICA L.) SEBAGAI OBAT HERBAL UNTUK DIABETES MELLITUS HARSANTI, BUNGA DACILIA; Musfiroh, Ida
Farmaka Vol 17, No 3 (2019): Farmaka (Desember)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.651 KB) | DOI: 10.24198/jf.v17i3.22001

Abstract

ABSTRAKDiabetes mellitus merupakan suatu keadaan dimana gula darah dalam tubuh meningkat. Kondisi ini disebabkan oleh tubuh yang tidak mampu memproduksi cukup insulin atau karena resistensi insulin. Obat herbal dianggap memiliki efek samping yang lebih rendah dibandingkan obat sintetis sehingga banyak dipilih sebagai alternative pengobatan. Salah satu tanaman yang telah diketahui aktivitas antidiabetiknya adalah daun mangga (Mangifera indica L.). Senyawa flavonoid, yaitu mangiferin yang banyak terdapat pada daun mangga dianggap sebagai senyawa yang bertanggung jawab terhadap aktivitas antidiabetik. Tujuan dilakukannya literature review ini adalah untuk mengetahui aktivitas antidiabetik ekstrak daun mangga terhadap hewan uji dengan metode ekstraksi dan induksi serta dosis yang berbeda. Kata kunci: Diabetes mellitus, ekstrak daun mangga (Mangifera indica L.), mangiferin ABSTRACTDiabetes mellitus is a condition which is glucose in the body increases. This condition is caused by the body that is unable to produce enough insulin or because of insulin resistance. Herbal medicine have lower side effects compared to synthetic drugs so they are mostly chosen as alternative medicine. One plant that has been known for its antidiabetic activity is mango leaves (Mangifera indica L.). Flavonoid compounds, namely mangiferin, are more commonly found in mango leaves which are considered responsible for antidiabetic activity. The purpose of this literature review is to know the antidiabetic activity of mango leaf extract on test animals by different extraction and induction methods and different doses.Keywords: Diabetes mellitus, mango leaves extract (Mangifera indica L.), mangiferin
Simulasi Docking Molekuler Senyawa Xanthorrhizol sebagai Antiinflamasi terhadap Enzim COX-1 dan COX-2 Dinata, Deden Indra; Suryatno, Hardhi; Musfiroh, Ida; Suherman, Shelvy E
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.794 KB) | DOI: 10.15416/ijpst.v1i1.7508

Abstract

Enzim yang memengaruhi proses inflamasi, yaitu enzim COX-1 dan COX-2, berfungsi dalam pembentukan prostaglandin untuk pembentukan inflamasi. Xanthorrhizol mempunyai efek antiinflamasi sehingga dilakukan uji simulasi docking xanthorrizol terhadap enzim COX-1 dan COX-2. Penelitian dilakukan untuk mengetahui interaksi senyawa xanthorrhizol yang berasal dari tanaman temulawak (Curcuma xanthorriza) dengan sisi aktif enzim COX-1 dan COX-2. Proses docking senyawa tersebut dengan software Autodock 3.0. Hasil docking molekuler antara xanthorrhizol dengan COX-1 yaitu atom O pada xanthorrhizol berinteraksi dengan Arg120 dan Tyr355, interaksi xanthorrhizol dengan COX-2 yaitu gugus OH dari xanthorrhizol berinteraksi dengan asam amino Gln178 dan Leu338. Leu338 merupakan salah satu asam amino spesifik pada kantung ikatan COX-2. Hasil penelitian menunjukkan xanthorrhizol dapat berinteraksi dengan sisi aktif enzim COX-1 dan COX-2, memiliki afinitas yang lebih tinggi untuk berikatan pada sisi aktif COX-2 dibandingkan pada COX-1. Kata kunci: Antiinflamasi, COX-1, COX-2, docking, xanthorrhizol
Pemanfaatan Tanaman Eceng-Ecengan (Ponteridaceae) sebagai Agen Fitoremediasi dalam Pengolahan Limbah Krom Putri, Yola Desnera; Holik, Holis Abdul; Musfiroh, Ida; Aryanti, Anisa D.
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2252.638 KB) | DOI: 10.15416/ijpst.v1i1.7510

Abstract

Permasalahan pencemaran air yang disebabkan oleh limbah krom industri penyamakan kulit di kawasan Sukaregang, Kabupaten Garut perlu diolah dengan teknik fitoremediasi dengan tanaman dari keluarga Ponteridaceae. Penelitian ini perlu dilakukan untuk mengetahui kadar penyerapan tanaman eceng-ecengan dan menentukan eceng mana yang paling efektif menyerap krom. Penelitian ini dilakukan dengan tahap pengumpulan bahan dan determinasi tanaman eceng-ecengan, pengolahan limbah dengan fitoremediasi selama 21 hari, dan analisis kadar krom dengan spektrofotometer serapan atom. Kapasitas penyerapan Eichhornia crassipes Solm., Heteranthera peduncularis, dan Monochoria vaginalis adalah 1,5395; 0,5728; dan 0,1057 µg/g. Berdasarkan uji Duncan, disimpulkan bahwa Eichhornia crassipes Solm. merupakan tanaman eceng paling efektif yang memiliki kemampuan paling tinggi dalam menyerap logam krom limbah penyamakan kulit. Kata kunci: Eichhornia crassipes Solm., fitoremediasi, Heteranthera peduncularis, krom, Monochoria vaginalis
KARAKTERISTIK SENYAWA INHIBITOR YANG BERPOTENSI SELEKTIF TERHADAP RESEPTOR INDUCIBLE NOS : REVIEW JURNAL Farisi, Syafdal; Musfiroh, Ida
Farmaka Vol 15, No 3 (2017): Farmaka
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.263 KB) | DOI: 10.24198/jf.v15i3.12648

Abstract

Artikel ini mengulas tentang karakteristik senyawa inhibitor yang berpotensi selektif terhadap reseptor inducible NOS . Secara endogen, NO disintesis oleh enzim NOS yang mempunyai tiga isoenzim yaitu endothelial NOS (eNOS), neuronal NOS (nNOS), dan inducible NOS (iNOS). Ketiga
Analisis Kalium dan Kalsium pada Ikan Kembung dan Ikan Gabus Susanti, Nia N; Sukmawardani, Yulia; Musfiroh, Ida
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.073 KB) | DOI: 10.15416/ijpst.v3i1.7913

Abstract

Kalium dan kalsium merupakan makromineral, yang memiliki peran dan fungsi penting bagi tubuh, baik pada sel, jaringan, organ, dan keseluruhan tubuh. Kalium berfungsi untuk mengaktifkan enzim, serta membantu dalam menjaga tekanan osmotik dan keseimbangan antara asam dan basa, sedangkan kalsium berfungsi dalam pemeliharaan tulang dan gigi serta membantu kontraksi dan relaksasi pada otot. Salah satu sumber mikromineral yaitu ikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan kalium dan kalsium pada ikan kembung dan ikan gabus. Analisis kandungan kalium dan kalsium menggunakan metode Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS), terdiri atas: preparasi sampel dengan metode destruksi basah (HNO3 35% dan H2O2 30%), validasi metode dan analisis sampel ikan kembung dan ikan gabus. Kadar kalium pada ikan kembung adalah 64.391,16 mg/100 g +97,62 dan pada ikan gabus adalah 30.988,70 mg/100 g +230,62 sedangkan kadar kalsium pada ikan kembung adalah 29.197,6607 mg/100 g +17,77 dan pada ikan gabus adalah 21.369,7065 mg/100 g +13,99. Kandungan kalium dan kalsium pada ikan kembung dan ikan gabus  sangat berbeda, hal ini dikarenakan habitat pada ikan kembung dan ikan gabus berbeda. Kata kunci: Ikan gabus, ikan kembung, kalium, kalsium, SSA
Analisis Timbal dalam Kerang Hijau, Kerang Bulu, dan Sedimen di Teluk Jakarta Emawati, Emma; Aprianto, Rahmad; Musfiroh, Ida
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Vol 2, No 3 (2015)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.337 KB) | DOI: 10.15416/ijpst.v2i3.7907

Abstract

Timbal merupakan logam berat yang dihasilkan dari limbah industri dan ditemukan dalam perairan. Timbal dalam jumlah kecil tidak berbahaya bagi manusia namun jika jumlahnya melampaui batas dapat menyebabkan keracunan akut maupun kronis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan logam berat timbal dalam kerang hijau, kerang bulu, dan sedimen di perairan Teluk Jakarta. Metode yang digunakan adalah Spektrofotometri Serapan Atom, meliputi validasi metode analisis yang terdiri atas penetapan linieritas, batas deteksi dan batas kuantitasi, akurasi dan presisi, serta analisis kadar timbal pada sampel. Hasil  penelitian  menunjukkan nilai linieritas 0,9971, batas deteksi 0,04 µg/g, batas kuantitasi 0,14 µg/g, akurasi untuk sampel kerang dan sedimen berturut-turut adalah 99,66% dan 87,64%, nilai koefeisen variasi untuk sampel kerang dan sedimen berturut-turut adalah 0,64% dan 1,07%. Hasil analisis kadar timbal dalam kerang hijau adalah 13,98±1,924 µg/g, kerang bulu adalah 33,64±4,66 µg/g, dan sedimen adalah 28,6720±1,06 µg/g. Hasil analisis kadar timbal dalam sampel menunjukkan bahwa kandungan timbal berada di atas ambang batas yang ditetapkan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan No.HK.00.06.1.52.4011 yaitu 1,5 µg/g.Kata kunci: Kerang, sedimen, spektrofotometri serapan atom, timbal
Co-Authors -, Rismiatin ADITYA, WAHYU ASHRI Ahmad Muhtadi Ajeng Diantini, Ajeng ALFARIDZ, FAIZAL Aliya Nur Hasanah Ami Tjitraresmi, Ami Anisa D. Aryanti, Anisa D. Arditta, Dinda Ayumiati, Ida Azinar, Nurdjanah Azzahra, Luthfia Deden Indra Dinata, Deden Indra DEWANTISARI, DETI Driyanti Rahayu, Driyanti Emma Emawati, Emma Entris Sutisna, Entris Faradiba, Gia A. Farida Fauzia, Farida FATHURRAHMAN, NAZILLA RESHKA Fenadya Rahayu Agustriono, Fenadya Rahayu Hardhi Suryatno, Hardhi Harsanti, Bunga Dacilia Hasna Nur Syahidah, Hasna Nur Holis Abdul Holik, Holis Abdul iis karlida, iis Indriati, Lina Jutti Levita Kancanawatie, Dea Gilang Kartasasmita, Rahmana E Kartasasmita, Rahmana E Marieta, Anisa Moelyono, M W Moelyono, M W Muchtaridi Muchtaridi, Muchtaridi Mutakin Mutakin NADYA INDAH DEWANTI, NADYA INDAH Nia N Susanti, Nia N Nita Sari, Nita Nur Hasanah, Aliya Nuraeni Nuraeni Nursyamsiah, Tresna Nursyamsiah, Tresna NURUL KARTIKA HANDAYANI, NURUL KARTIKA Nyi Mekar Saptarini Patihul Husni Perwira, Anggun Putri Rahmad Aprianto, Rahmad Rembulan Kusmawati, Rembulan RENALDI, ADAM Rizki Desvianto, Rizki Rochjana, Anna Uswatun Hasanah Rochjana, Anna Uswatun Hasanah SAFIRA ANNISSA, SAFIRA Shafirany, Mareetha Zahra Shelvy E Suherman, Shelvy E Slamet Ibrahim Sri Adi Sumiwi Sriwidodo Sriwidodo, Sriwidodo Steven A. Pamolango, Steven A. Sulistiyaningsih -, Sulistiyaningsih Syafdal Farisi, Syafdal Theresia Ratnadevi, Theresia ULY AULIA ULFAH, ULY AULIA Wiwiek Indriyanti, Wiwiek Wiwiek Indriyati, Wiwiek Yasmiwar Susilawati, Yasmiwar Yola Desnera Putri, Yola Desnera Yoppi Iskandar, Yoppi Yula, Renyiska Yulia Sukmawardani, Yulia