Articles

Pengaruh Integrative Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Penguasaan Konsep Fisika Siswa Suswati, Lis; Yuliati, Lia; Mufti, Nandang
Jurnal Pendidikan Sains Vol 3, No 2: Juni 2015
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.449 KB) | DOI: 10.17977/jps.v3i2.6964

Abstract

Abstract: This research aimed to examine influence of integrative learning and guided inqury learning on concept achievement and critical thinking of students. This research used a quasi-experimental with posttest only control group design. The results showed there were differences on concept  achievement and critical thinking skills of students after learned with integrative learning and guided inquiry. The concept  achievement and critical thinking of students who learned with integrative learning are higher than students who learned with guided inqury.Key Words: concept achievement, critical thinking, integrative learningAbstrak: Penelitian ini dilakukan untuk menguji adanya pengaruh pembelajaran integrative  learning dan pembelajaran guided inquiry terhadap penguasaan konsep dan kemampuan berpikir kritis siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan postest only control group design. Ha-sil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan penguasaan konsep dan kemampuan berpikir kritis siswa yang belajar dengan integrative learning dan guided inquiry. Penguasaan konsep dan ke-mampuan berpikir kritis siswa yang belajar dengan pembelajaran integrative learning lebih tinggi di-bandingkan dengan siswa yang belajar dengan pembelajaran guided inquiry.Kata kunci: integrative learning, kemampuan berpikir kritis, penguasaan konsep
Efektivitas Model Siklus Belajar 5E terhadap Keterampilan Proses Sains dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Gazali, Akmal; Hidayat, Arif; Yuliati, Lia
Jurnal Pendidikan Sains Vol 3, No 1: Maret 2015
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.45 KB) | DOI: 10.17977/jps.v3i1.4833

Abstract

Abstract: This study aims at investigating the effectiveness of 5E Learning Cycle towards science process skill and critical thinking skill compare to the EEC (Exploration, Elaboration, Confirmation) strategy, and examining the relation between science process skill and critical thinking skill. This study was a semi-experimental study with posttest-only control group design. The population of this study was an Eight Graders of Junior High School 1 Batukliang Utara and it used simple random sampling technique. The data obtained were used test and observation sheets. Further, the data were analysed using descriptive statistics and t-test testing inferential parametric and product moment correlation. The result of this study showed: (1) students’science process skill is higher in 5E Learning Cycle compare to EEC, (2) students’ critical thinking skill is higher in 5E Learning Cycle compare to EEC, (3) students’science process skill is positively and significantly correlated with students critical thinking skill in 5E Learning Cycle. Key Words: 5E learning cycle, science process skill, critical thinking skillAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model siklus belajar 5E terhadap keterampil-an proses sains dan kemampuan berpikir kritis dibanding strategi EEK, dan mengetahui hubungan antara keterampilan proses sains dengan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain posttest-only control group. Populasi penelitian adalah siswa ke-las VIII di SMPN 1 Batukliang Utara. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial parametrik uji t-test dan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) keterampilan proses sains siswa yang belajar menggunakan model siklus belajar 5E lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang belajar dengan strategi EEK, (2) kemampuan berpikir kritis siswa yang belajar menggunakan model siklus belajar 5E lebih tinggi di-bandingkan dengan siswa yang belajar dengan strategi EEK, (3) ada hubungan yang signifikan dan positif antara keterampilan proses sains dengan kemampuan berpikir kritis pada siswa yang belajar menggunakan model siklus belajar 5E.Kata kunci: model siklus belajar 5E, keterampilan proses sains, kemampuan berpikir  kritis
PENINGKATAN KOMPETENSI IPA GURU SD MELALUI PEMBELAJARAN AKTIF Yuliati, Lia
Sekolah Dasar : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol 19, No 2 (2010): Tahun 19, Nomor 2 November 2010
Publisher : Sekolah Dasar : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Improvement of elementary schools' teachers competencies through active teaching.This descriptive research wasabout improvement efforts of elementary schools' teachers competencies in science subjects. The research was conducted in elementary schools' teachers who become members of training of active teaching in science at Tuban, East Java. Instruments used were questionnaire, teaching implemention skills observation sheet, and  portopholio.  Research results showed there were good enough competencies in designing teaching, designing media teaching, designing and implementing evaluation, and also implementing teaching through lesson learn. Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif tentang upaya peningkatan kompetensi guru SD dalam mata pelajaran IPA. Penelitian dilakukan pada guru SD peserta Pelatihan Pembelajaran IPA Aktif di Tuban - Jawa Timur. Instrumen yang digunakan terdiri dari angket, lembar observasi kemampuan melaksanakan pembelajaran, dan portofolio. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang cukup baik dalam hal merancang pembelajaran, merancang media pembelajaran, merancang dan melaksanakan penilaian, serta mengimpelemtasikan pembelajaran melalui lesson learn.
AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN MODEL DISCOVERY-INQUIRY BERBANTUAN MIND MAPPING DI SD Lutvia, Alvinita; Sulton, Sulton; Yuliati, Lia
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 9: SEPTEMBER 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i9.12694

Abstract

Abstract: This research aims to determine the application of the discovery-inquiry learning model assisted by mind mapping to improve student learning activities in elementary school. The type of research used is Classroom Action Research qualitative descriptive data analysis methods. Students of class IV.2 in SDN 3 Besuki Situbondo consisted of 32 students with 14 males and 18 females who were chosen as research subjects. Data collection using observation techniques. Based on the results, it is concluded that the discovery-inquiry learning model assisted by mind mapping may improve student learning activities. The activities during the learning process with the discovery-inquiry model assisted by mind mapping facilitate students to formulate problems, formulate hypotheses, collect data, test hypotheses, and formulate conclusions by creating material mind mapping independently so that students? activities are increased and varied.Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui penerapan model pembelajaran discovery-inquiry berbantuan mind mapping dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa di sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan metode analisis data deskriptif kualitatif. Siswa kelas IV.2 SDN 3 Besuki Situbondo berjumlah 32 siswa, terdiri dari 18 siswa perempuan dan 14 siswa laki-laki yang dipilih sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data aktivitas belajar siswa menggunakan teknik observasi. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa model pembelajaran discovery-inquiry berbantuan mind mapping dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Kegiatan selama pembelajaran dengan model discovery-inquiry berbantuan mind mapping dapat memfasilitasi siswa merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, mengumpulkan data, menguji hipotesis, dan merumuskan kesimpulan dengan membuat mind mapping materi secara mandiri sehingga membuat aktivitas siswa semakin meningkat dan bervariasi.
PENGUASAAN KONSEP PESERTA DIDIK PADA MATERI USAHA DAN ENERGI MELALUI PEMBELAJARAN AUTHENTIC BERBASIS INQUIRY FOR STEM EDUCATION Pranita, Maria Yosefina; Wisodo, Hari; Yuliati, Lia
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 6: JUNI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i6.12481

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effect of authentic learning based on inquiry for STEM educaton on mastery of students' concepts in work and energy material. Research was conducted on 1 class. The results of this study were seen from the values before being treated using authentic learning based on inquiry for STEM education after being treated using the same learning. The sample of this study was 32 students in class X at SMA Katolik St. Familia Wae Nakeng. The instrument used is a matter of number 5 essay. Data is analyzed qualitatively and quantitatively (N-Gain, effect size). The results show that authentic learning based on inquiry for STEM education affects the mastery of students' concepts, especially in work and energy materials.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui menguji pembelajaran authentic berbasis inquiry for STEM education terhadap penguasaan konsep peserta didik pada materi usaha dan energi. Penelitian dilakukan terhadap satu kelas. Hasil penelitian ini dilihat dari rata-rata nilai sebelum diberi perlakuan menggunakan pembelajaran authentic berbasis inquiry for STEM education dengan rata-rata nilai setelah diberi perlakuan dengan menggunakan pembelajaran yang sama. Sampel penelitian ini berjumlah 32 peserta didik kelas X. Instrumen yang digunakan adalah soal esai lima nomor. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif (N-gain, effect size). Hasil ini menunjukkan bahwa pembelajaran authentic berbasis inquiry for STEM education nmemengaruhi penguasaan konsep peserta didik terutama pada materi usaha dan energi.
Kemampuan Pemecahan Masalah Melalui Pembelajaran Interactive Demonstration Siswa Kelas X SMA pada Materi Kalor Azizah, Rismatul; Yuliati, Lia; Latifa, Eny
Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi Vol 2, No 2 (2016): April
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.741 KB) | DOI: 10.29303/jpft.v2i2.289

Abstract

The application of teacher centered learning in classroom is causing the underdevelopment of students problem solving ability and students activity in learning. Interactive demonstration is an active learning model developed by Wenning. Through interactive demonstrations, students can use the basic intellectual process skills that includes predicting, explaining, estimating, acquiring and processing data, formulating and revising scientific explanations using logic and evidence, and recognizing and analyzing alterative xplanations and models. The purpose of this research is to determine the effect of interactive learning demonstration toward students' problem solving ability. This research was mixed method research with embedded design. The sample is selected by purposive sampling method, that was the grade X MIA 1 students of SMAN 1 Bangil. The results of this study indicate that there is the effect of interactive demonstration learning and that learning can enhance students' problem-solving abilities.
AUTHENTIC LEARNING BERBASIS INQUIRY DALAM PROGRAM STEM TERHADAP LITERASI SAINTIFIK SISWA BERDASARKAN TINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA Idawati, Idawati; Muhardjito, Muhardjito; Yuliati, Lia
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 8: AGUSTUS 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i8.12663

Abstract

Abstract: Scientific literacy is one of the basic skills that must be possessed in the XXI century. The 2015 PISA results show that scientific, mathematical, and reading literacy in Indonesian students is ranked 64th out of 72 countries and it is still relatively low. In the process of learning physics students are very weak in applying physics concepts learned because learning is less stressed on problem solving. The purpose of this study was to determine the effect of students 'problem solving abilities in inquiry-based authentic learning in the STEM program on students' scientific literacy. This study was a quasi-experimental study using a 2x2 factorial design. Data collection was carried out by tests conducted before and after the study in the experimental class and the control class. Test results data were analyzed by different tests. The results showed that scientific literacy of students who have high problem-solving skills is higher when learning with authentic inquiry-based learning approaches in STEM programs than conventional, while scientific literacy of students who have low problem-solving abilities is higher when learning with authentic inquiry-based learning approaches in STEM programs rather than conventional.Abstrak: Literasi saintifik merupakan salah satu keterampilan dasar di abad XXI yang harus dimiliki peserta didik. Pada proses pembelajaran fisika, peserta didik sangat lemah dalam mengaplikasikan konsep fisika yang dipelajari karena pembelajaran kurang menekankan pada pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kemampuan pemecahan masalah peserta didik dalam pembelajaran authentic learning berbasis inquiry dalam program STEM pada literasi saintifik peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiment dengan menggunakan rancangan penelitian faktorial 2x2. Pengumpulan data dilakukan dengan tes yang dilakukan sebelum dan sesudah penelitian pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data hasil tes dianalisis dengan uji lanjut Tukey. Hasil penelitian menunjukkan literasi sainstifik peserta didik yang memiliki kemampuan pemecahan masalah tinggi, lebih tinggi jika belajar dengan pendekatan authentic learning berbasis inquiry dalam program STEM daripada yang belajar dengan cara konvensional dan sedangkan literasi saintifik peserta didik yang memiliki kemampuan pemecahan masalah rendah, lebih tinggi jika belajar dengan pendekatan authentic learning berbasis inquiry dalam program STEM daripada yang belajar dengan cara konvensional.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP USAHA DAN ENERGI Varela, Luis; Yuliati, Lia; Hidayat, Arif
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 5: MEI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i5.12420

Abstract

Abstract: This study aims to look at the effect of problem-based learning of students' conceptual understanding in work and energy. This study used a quasi-experimental design. The sample used consisted of two classes, namely the experimental class and the control class. The sample selected using cluster random sampling technique. The data obtained through pretest and posttest, then were analyzed using three indicators of conceptual understanding consisting of translation, interpretation, and extrapolation. This study found an increase of conceptual understanding in experimental class better than control class. Although there are had increase, but the increase had not significant.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pembelajaran berbasis masalah terhadap pemahaman konsep siswa pada materi usaha dan energi. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen. Sampel yang digunakan terdiri dari dua kelas yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Sampel dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Data diperoleh melalui pretest dan postest, selanjutnya dianalisis menggunakan tiga indikator pemahaman konsep yang terdiri dari translation, interpretation, dan extrapolation. Penelitian ini menemukan terjadi peningkatan pemaham konsep pada kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Walaupun telah terjadi peningkatan, namun peningakatan yang terjadi belum signifikan.
KESULITAN PEMECAHAN MASALAH FISIKA PADA SISWA SMA Azizah, Rismatul; Yuliati, Lia; Latifah, Eny
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v5n2.p44-50

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi kesulitan pemecahan masalah fisika pada siswa SMA. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan menyebarkan angket. Responden terdiri dari 120 siswa yang berasal dari 3 sekolah yaitu, SMA Negeri 1 Bangil, SMA Negeri 8 Malang, dan SMA YADIKA Bangil. Dilakukan pula wawancara pada beberapa guru dan siswa. Berdasarkan hasil penyebaran angket, diperoleh 26% siswa mengalami kesulitan pada materi Suhu dan Kalor, 25% Optik, 21% Fluida Statik, 17% Elastisitas dan Hukum Hooke, dan 11% Kinematika. Kesulitan tersebut salah satunya disebabkan pembelajaran bagi siswa yang kurang maksimal dalam bentuk hands on activity. Sebanyak 88% siswa mengatakan bahwa pembelajaran fisika yang sering dialami adalah dengan metode ceramah. Siswa mengalami kesulitan belajar fisika dalam menyelesaikan permasalahan pada soal sebesar 32%, kesulitan memahami konsep dan rumus 26%, kesulitan menggunakan persamaan atau rumus dalam soal 18%, kesulitan menganalisis grafik dan gambar 17%, dan kesulitan menyimpulkan materi yang telah dipelajari 7%. Kesulitan tersebut terlihat ketika siswa memecahkan permasalahan pada soal kinematika serta suhu dan kalor. Diperoleh dari hasil angket, bahwa 76% siswa mengalami kesulitan dalam memecahkan permasalahan pada soal dengan alasan lupa atau tidak paham, sebesar 19% siswa kurang memahami solusi pemecahan masalah pada soal, dan hanya sebesar 5% siswa mampu memecahkan permasalahan pada soal.
KEMAMPUAN LITERASI SAINTIFIK SISWA SMA PADA MATERI OPTIK GEOMETRI Yanti, Tuti Resri; Yuliati, Lia; Wisodo, Hari
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 6: JUNI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i6.12476

Abstract

Abstract: The trend of 21st century education is learning based on scientific literacy. Scientific literacy is a key for improving science education in many countries in the world. This article aims to give a profile of the scientific literacy of senior high school students of class XII in the year 2019 in optic subject. This research was conducted with Survey methods. The data is done by providing scientific literacy problem in the form of essays. The subjects of research is the students of class XII at two SMAN Kerinci Regency. Results of this research is scientific literacy of students still low. So that Indonesia can afford prices in the era of the 21st century education, thope that this research can help in determining the solution for improve the ability of students ' scientific literacy.Abstrak: Tren pendidikan abad-21 adalah pembelajaran yang berpatokan pada Literasi Saintifik yang dijadikan sebagai kunci utama dalam meningkatkan pendidikan sains di banyak Negara di dunia. Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang kemampuan Literasi Saintifik siswa SMA kelas XII pada tahun 2019 terhadap materi Optik. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei. Teknik pengambilan data dilakukan dengan memberikan soal literasi saintifik yang berbentuk esai. Subjek penelitian adalah siswa-siswa kelas XII di dua SMAN yang ada di kabupaten Kerinci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi saintifik siswa masih rendah. Agar Indonesia mampu bersaing di era pendidikan abad-21, diharapkan penelitian ini dapat memberikan solusi dalam meningkatkan kemampuan literasi saintifik siswa.
Co-Authors ., Asim Abd. Qohar, Abd. Adetya Rahman, Adetya Ahmad Suryadi, Ahmad Ahmad Taufiq Akmal Gazali, Akmal Alfiyah Nur Jannah, Alfiyah Nur Ananingtyas, Ratika Sekar Ajeng Arianti, Novi Arif Hidayat Armawan, Dhedhie Astari, Anik Azizah, Rismatul Azizah, Rismatul Borolla, Fridolin Vrosansen Eny Latifah, Eny Ery Tri Djatmika Fattah Hanurawan Firdausi Firdausi, Firdausi Fitri, Ridha Afriani Gupita, Norma Hadi Suwono Hanim, Latifah Hari Wisodo, Hari Herawati Susilo Husniyah, Ahfidatul I MADE SUARDANA Ibrohim Ibrohim IDA PURNAMASARI, IDA Idawati Idawati Imanuel Hitipeuw, Imanuel Kantarinata, Dice Kumullah, Rahmah Kusaeri, Sentot Late, Maksem Niksoni Latifa, Eny Lestari, Ida Dwi Lutvia, Alvinita Maharani, Rizky Ayu Mar ’atus Sholihah, Mar ’atus Markus Diantoro Marlina Marlina MR, Muspratiwi Pertiwi Muhammad Nur Hudha, Muhammad Nur Muhardjito Muhardjito, Muhardjito Nandang Mufti, Nandang Nisa?, Faizatun Nurbaya, Cikita Bella Nurcahyo, Agung Wahyu Nurhayati Nurhayati Nuril Munfaridah, Nuril Nuriyah, Rifqiyatun Nurul Hidayat Parno Parno Parno, P Periyanti, Reni Polonia, Betti Ses Eka Pranita, Maria Yosefina Prihartanti, Dina Puspita, Wanda Indriana Puspitasari, Dyne Rizki Putri, Anissa Rakhma Rivai, Helmi Pakas Santhalia, Prima Warta Sarkity, Dios Sentot Kusairi Sugeng Utaya, Sugeng Sujito . Sulton Sulton, Sulton Sunaryono Sunaryono, Sunaryono Supriana, Edi Susiana, Nora Suswati, Lis Sutopo Sutopo Tatsar, Mohammad Zaky Varela, Luis Wardani, Adetya Dewi Wartono Wartono Widayoko, Agus Widodo, Lestari Yanti, Tuti Resri Yeni Hariningsih, Yeni Yusofa, Devis