Articles

Found 33 Documents
Search

KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH BERPRESTASI Putri, Friska Fridiana; Bafadal, Ibrahim; Juharyanto, Juharyanto
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Principal's leadership is the main factor that supports schools in improving achievement. In this study aims to determine (1) Achievements that have been achieved by principals and schools that are led, (2) Characteristics of high school principals' leadership leadership, (3) Supporting factors for high school principals' leadership, and (4) inhibiting factors for school principals' leadership achievers in SD Negeri Tunjungsekar 1, Malang City. Where this is to find out the principal's leadership in improving achievement. The method used by researchers in this research is qualitative using a case study design. Data collection techniques used are in-depth interviews, participant observation, and study documentation. The subject of this study was the Principal of Malang Tunjungsekar 1 Elementary School, Malang, with the principal being the principal and teachers. Data analysis is done by reducing, presenting data, and drawing conclusions and verification. The results of this study are, (1) Principal achievers have a lot of achievements and the school they lead has a lot of achievements in various fields up to the national level. (2) Principal of SD Negeri Tunjungsekar 1 Malang has disciplined characteristics, has a lot of experience, is open, etc. (3) Good communication between the principal, teachers, students, guardians of students, and the community is able to be a supporter in improving achievement. (5) Barriers that occur in terms of time, energy, costs, and school conditions. Keywords: Leadership, principal's leadership, achievement Abstrak: Kepemimpinan kepala sekolah merupakan faktor utama yang mendukung sekolah dalam meningkatkan prestasi. Dalam penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui (1) Prestasi yang telah diraih oleh kepala sekolah dan sekolah yang dipimpin, (2) Karakteristik kepemimpinan kepala sekolah berprestasi, (3) Faktor pendukung kepemimpinan kepala sekolah berprestasi, dan (4) Faktor penghambat kepemimpinan kepala sekolah berprestasi di SD Negeri Tunjungsekar 1 Kota Malang. Dimana hal tersebut untuk mengetahui kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan prestasi. Metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan menggunakan rancangan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah Kepala SD Negeri Tunjungsekar 1 Kota Malang, dengan sumber kepala sekolah dan guru. Analisa data dilakukan dengan cara reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini yaitu, (1) Kepala sekolah berprestasi memiliki prestasi yang banyak serta sekolah yang dipimpinnya memiliki prestasi yang banyak dalam berbagai bidang hingga level tingkat nasional. (2) Kepala SD Negeri Tunjungsekar 1 Kota Malang memiliki karakteristik yang disiplin, memiliki pengalaman berprestasi yang banyak, terbuka, dll. (3) Komunikasi yang baik antara kepala sekolah, guru, peserta didik, wali murid, dan masyarakat mampu menjadi pendukung dalam meningkatkan prestasi. (5) Hambatan yang terjadi dari segi waktu, tenaga, biaya, dan kondisi sekolah. Kata Kunci: Kepemimpinan, kepemimpinan kepala sekolah prestasi 
PROSES PERUBAHAN DI SEKOLAH: STUDI MULTISITUS PADA TIGA SEKOLAH DASAR YANG BAIK DI SUMEKAR Bafadal, Ibrahim
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 23, No 1 (1996)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Salah satu bentuk pendidikan dasar di Indonesia adalah sekolah dasar. Sebagai institusi yang kompleks, sekolah dasar tidak akan menjadi baik dengan sendirinya, melainkan melalui proses perubahan organisasional tertentu, yaitu dengan mengimplementasikan ide, program, layanan, metode, teknologi, proses, dan komponen-komponen sistem pendidikan lainnya yang baru dan secara kualitatif berbeda dengan keadaan sebelumnya. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan proses perubahan di sekolah dasar yang baik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, diperoleh tiga kesimpulan teoretik tentang proses, faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keberhasilan proses, dan peran agen perubahan dalam proses implementasi inovasi pendidikan di sekolah dasar yang baik.
PERBEDAAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR ANTARA PENGURUS HARIAN DAN ANGGOTA UNIT KEGIATAN MAHASISWA (UKM) Hidayatullah, Muhammad Ali Yafi; Imron, Ali; Bafadal, Ibrahim
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 No 4 Desember 2018
Publisher : JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.032 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine differences in motivation and learning achievement of students who became daily administrators and members of UKM. This study uses a quantitative approach with comparative casual descriptive research design. The instrument used in this study was a questionnaire with Malang State University student respondents. Data analysis techniques used are descriptive analysis techniques and test test techniques. Based on the results of the study it can be concluded that: learning motivation of daily instructors is included in high qualifications; learning motivation of UKM members is included in high qualifications; the level of learning achievement of daily administrators, in academic achievement in the title is very satisfying, in non-academic achievement has a percentage at the National level; the level of learning achievement of UKM members, in academic achievement in honors, in non-academic achievements they have a national level; there is a significant difference in the learning motivation of students who become UKM daily administrators and who are members of UKM; there is no significant difference in the academic learning achievement of students who are UKM administrators and who are members of UKM; there are significant differences in non-academic learning achievement of students who become UKM daily administrators and who are members of UKM.Keywords: Motivation, Learning Achievement, Student Activity Unit Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan motivasi dan prestasi belajar mahasiswa yang menjadi pengurus harian dan anggota UKM. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif kasual komparatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket dengan responden mahasiswa Universitas Negeri Malang. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dan teknik uji Test. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: motivasi belajar penguruh harian termasuk dalam kualifikasi tinggi; motivasi belajar anggota UKM termasuk dalam kualifikasi tinggi; tingkat prestasi belajar pengurus harian, dalam prestasi akademik dalam predikat sangat memuaskan, dalam prestasi non akademik memiliki presentase ditingkat Nasional; tingkat prestasi belajar anggota UKM, dalam prestasi akademik dalam predikat dengan pujian, dalam prestasi non akademik memiliki presentase ditingkat Nasional; terdapat perbedaan yang signifikan motivasi belajar mahasiswa yang menjadi pengurus harian UKM dan yang menjadi anggota UKM; tidak terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar akademik mahasiswa yang menjadi pengurus harian UKM dan yang menjadi anggota UKM; terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar non akademik mahasiswa yang mennjadi pengurus harian UKM dan yang menjadi anggota UKM.Kata kunci: Motivasi, Prestasi Belajar, Unit Kegiatan Mahasiswa
MANAJEMEN AKSELERASI MUTU SEKOLAH DASAR: PENELITIAN TINDAKAN KELEMBAGAAN Bafadal, Ibrahim
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 29, No 2 (2002)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This action research was designed to describe the management strategies implemented to accelerate the quality of elementary school. This three-year study applied a cycle model of Kemmis and McTaggart, and was held in SD Islam Sabilillah, Malang. The results revealed that the quality management consisted of establishing school vision, self assessment, identifying the need for development, formulating the goal of development, designing the development program, implementing the program, and evaluation. The strategic efforts in accelerating the quality were a quality-oriented program, independence of human-resource, participation of stakeholders, and transparency in financial management.
MANAJEMEN IMPLEMENTASI KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN BERBASIS TAUHID DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK Qoriah, Ulfa Muadhatin; Bafadal, Ibrahim; Mustiningsih, Mustiningsih
Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 No 2 Juni 2018
Publisher : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.912 KB)

Abstract

Abstract: The focus of this research is aimed to know the preparation academic calendar, schedule preparation lessons, learning-based implementation of tauhid, barriers and solutions implementation and curriculum-based learning of tauhid. This study uses qualitative methods. While this type of research is research case studies. Data collection procedure using the techniques of observation, interview and documentation. Implementation of curriculum-based learning, and the one being tawheed is the planting of civilization in the form of etiquette towards teachers, learning, subject matter and self. In addition to this form of conditioning the planting characters be fasting on Mondays and Thursdays, charity and read surah Al Kahfi every Friday and honesty. Keywords: management, character and tauhid. Abstrak: Fokus penelitian ini adalah bertujuan untuk mengetahui penyusunan kalender akademik, penyusunan jadwal pelajaran, implementasi pembelajaran berbasis tauhid, hambatan dan solusi implementasi kurikulum dan pembelajaran berbasis tauhid. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian studi kasus. Prosedur pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Implementasi kurikulum dan pembelajaran berbasis tauhid tersebut salah satunya adalah adanya penanaman adab berupa adab terhadap guru, pembelajaran, materi pelajaran dan diri sendiri. Selain itu berupa pembiasaan penanaman karakter berupa puasa Senin Kamis, berinfak dan membaca surah Al Kahfi setiap hari Jum’at dan kejujuran. Kata Kunci: manajemen, karakter, tauhid.
INTENSITAS KOMUNIKASI KEPALA MADRASAH, GURU, DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN Fema Hernandeni, Denantia; Bafadal, Ibrahim; Maisyaroh, Maisyaroh
Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 No 2 Juni 2018
Publisher : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.142 KB)

Abstract

Abstract: The intensity of communication is exchange of information within the specified time. Improving the quality of education ini educational institutions is closely related to the communication of various parties that support the implementation of activities ini the institutions. Each institutions must understand the indicators of quality improvement. This study is used qualitative approach. The design of the study used a one-case study. The purpose of this study is to discribe the intensity of communication at MIN 1 Malang to improve the quality of education. Data was collected by interview, observation, and documentation. Implementation of the communication process that occurrs as result of the strategy used, such as approaching, does not have the distance between fellow subordinates, responsible communication, communication relax, maximize activities, communicative and intensive motivation. Support and inhibition in the implementation of communication also affect the result of communication that occurred. The existence of good communication intensity, smoothly and communication with improved the quality of education. Keywords: intensity of communication, the quality of educationAbstrak: Intensitas komunikasi adalah pertukaran informasi dalam kurun waktu tertentu. Peningkatan mutu pendidikan di lembaga pendidikan juga erat kaitannya dengan komunikasi yang dilakukan dalam berbagai pihak yang mendukung terlaksananya kegiatan-kegiatan yang ada di lembaga. Setiap lembaga juga harus mengetahui indikator-indikator dalam peningkatan mutu. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif mengenai intensitas komunikasi yang terjadi. Rancangan penelitian menggunakan studi kasus tunggal di MIN 1 Kota Malang. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi berperan serta dan dokumentasi ditemukan bahwa komunikasi yang dilakukan dengan cara komunikasi antarpersonal, komunikasi kelompok dan komunikasi masa. Pelaksanaan proses komunikasi yang terjadi juga tidak lepas dari strategi yang digunakan, seperti melakukan pendekatan, jangan ada jarak antara sesama pegawai, komunikasi yang dapat dipertanggungjawabkan, komunikasi yang dilakukan secara santai, memaksimalkan kegiatan yang ada, pemberian motivasi dan komunikatif dan intensif. Pendukung dan penghambatan dalam pelaksanaan komunikasi juga berpengaruh terhadap hasil komunikasi yang terjadi. Dengan adanya intensitas komunikasi yang baik, lancar dan komunikatif akan meningkatkan mutu pendidikan. Kata Kunci: intensitas komunikasi, mutu pendidikan
KOMUNIKASI KEPALA SEKOLAH DENGAN WARGA SEKOLAH UNTUK MEWUJUDKAN VISI DAN MISI SEKOLAH Fatmawati, Zusniya; Bafadal, Ibrahim; Sobri, Ahmad Yusuf
Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 No 2 Juni 2018
Publisher : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.935 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to describe the principals communication process, the way the principal establishes communication, the principal obstacle in communication factor in realizing the school vision and mission, and the principal communication support factor in realizing the schools vision and mission. The method used by researchers in this research is qualitative mettode with descriptive research type. And, using various data collection techniques such as in-depth interviews, observation, and documentation. The result of this research are: (a) communication process used by Head of SMPK Kolese Santo Yusup 2 Malang that is direct communication (face to face) and media; (b) how the principal in building communication is by using verbal messages in the form of messages orally and written and non verbal form of action; (c) inhibiting factor of headmaster communication in realizing Vision, SMPK Kollese Santo Yusup 2 Malang Mission, ie human resources; and (d) Principal Communication Supporting Factors to realize Visii and Mission SMPK Kolese Santo Yusup Malang, including: (1) the openness of the principal; (2) a sense of kinship; (3) socialization of vision and also school mission; and (4) Mars Vision, the Mission of Kosayu.Keywords: Principal Communications, School Locals, Vision and Mission School. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses komunikasi kepala sekolah, cara kepala sekolah membangun komunikasi, faktor penghambat komunikasi kepala sekolah dalam mewujudkan visi dan misii sekolah, dan faktor pendukung komunikasi kepala sekolah dalam mewujudkan visi dan misi sekolah. Metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini yakni mettode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Serta, menggunakan berbagai teknik pengumpulan datta data yaitu wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah: (a) proses komunikasi yang digunakan Kepala SMPK Kolese Santo Yusup 2 Malang yaitu komunikasi secara langsung (tatap muka) dan bermedia; (b) cara kepala sekolah dalam membangun komunikasi yaitu dengan menggunakan pesan verbal berupa pesan secara lisan dan tulisan serta non verbal berupa tindakan; (c) faktor penghambat komunikasi kepala sekolah dalam mewujudkan Visi, Misi SMPK Kollese Santo Yusup 2 Malang, yaitu sumber daya manusia; dan (d) faktor pendukung komunikasi kepala sekolah untuk mewujudkan Visii dan Misi SMPK Kolese Santo Yusup  Malang, diantaranya: (1) keterbukaan kepala sekolah; (2) adanya rasa kekeluargaan; (3) sosialisasi visi dan juga misi sekolah; dan (4) Mars Visi, Misi Kosayu.Kata Kunci: Komunikasi Kepala Sekolah, Warga Sekolah, Visi dan Misi Sekolah.
PENGELOLAAN PERSIAPAN AKREDITASI SEKOLAH Sholihin, Emilia Nur Chasanah; Bafadal, Ibrahim; Sunandar, Asep
Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 No 2 Juni 2018
Publisher : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.513 KB)

Abstract

Abstract: The purposes of this research to describe: (1) the process of establishing school accreditation teams, (2) completing accreditation instruments and physical evidence, (3) inhibiting and supporting factors in preparation of school accreditation, (4) quality control of process completing accreditation instrument and physical evidence, (5) follow-up preparation of school accreditation, and (6) successful strategies in school accreditation. This research uses a qualitative approach, with a case study research design. Research location at SDN Ketawanggede Malang. Data collection techniques with interviews, observation, and documentation. The results of this research (1) the process of establishing the team through the appointment of the team leader by the principal, drafting SK, meeting and making SK team, (2) completing the accreditation instrument and physical evidence through attending socialization, checklist of accreditation instruments, preparation of accreditation data and fulfillment of physical evidence , (3) inhibiting factors such as time constraints, the existence of teacher mutation, pension and death, the document is irregular and printer is inadequate while the supporting factors are principal assistance and motivation, inter-team collaboration, and assistance of school stakeholders (4) control through checks and evaluation meetings, (5) follow-up preparations by familiarizing the completeness of school equipment, establishing school programs, and undertaking quality assurance through the SPMI team, and (6) success strategies in school accreditation there are strategies to get score A values and strategies for rapid done.Keyword: management, preparation, school accreditationAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) proses pembentukan tim akreditasi sekolah, (2) pelaksanaan pengisian instrumen akreditasi dan bukti fisik, (3) faktor penghambat dan pendukung dalam persiapan akreditasi sekolah, (4) quality control dari proses pengisian instrumen akreditasi dan bukti fisik, (5) tindak lanjut persiapan akreditasi sekolah, dan (6) strategi keberhasilan dalam akreditasi sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan rancangan penelitian studi kasus. Lokasi penelitian di SDN Ketawanggede Malang. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini (1) proses pembentukan tim melalui penunjukan ketua tim oleh kepala sekolah, membuat draft SK, rapat dan membuat SK tim, (2) pelaksanaan pengisian instrumen akreditasi dan bukti fisik melalui menghadiri sosialisasi, melakukan checklist instrumen akreditasi, persiapan data akreditasi dan  pemenuhan bukti fisik, (3) faktor penghambat yaitu keterbatasan waktu, adanya guru mutasi, pensiun dan meninggal dunia, dokumen letaknya tidak beraturan dan printer kurang memadai sedangkan faktor pendukung yaitu bantuan dan motivasi kepala sekolah, kerja sama antar tim, dan bantuan stakeholders sekolah (4) quality control melalui pengecekan dan rapat evaluasi, (5) tindak lanjut persiapan dengan membiasakan kelengkapan perangkat sekolah, membuat program sekolah, dan melakukan penjaminan mutu melalui tim SPMI, dan (6) strategi keberhasilan dalam akreditasi sekolah terdapat strategi untuk mendapatkan nilai A dan strategi supaya cepat selesai.Kata Kunci: pengelolaan, persiapan, akreditasi sekolah
PELAKSANAAN SUPERVISI MANAJERIAL DALAM RANGKA IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH Nur Auliya Sari, Dhiyana; Bafadal, Ibrahim; Wiyono, Bambang Budi
Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 No 2 Juni 2018
Publisher : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.251 KB)

Abstract

Abstract: The qualitative study aimed at described as managerial target as a administration schools that serves as a supporter of learning, and asked the education to be relevant. Target managerial supervision includes two kinds of the principal as manager education, and the 8 national education standards in school. By function it known that the role of a superintendent as managerial supervisor is as a consultant, managing, fostering, and accompanies in dealing with common problems on managerial governance in school. School supervisor consultation and assistance to the school when any monitoring activities managerial school. Based on this research, writer expect related stakeholders of them the school principal the period next and the school committee in the development of Junior High Schools 1 Kanigoro as a school of the model inducing schools in areas Kanigoro and surrounding areas.Key words: managerial supervision, pengawasan, implementation, school-based management Abstrak: Penelitian kualitatif yang bertujuan mendeskripsikan sasaran supervisi manajerial sebagai langkah pengelolaan administrasi sekolah yang berfungsi sebagai pendukung terlaksananya pembelajaran, dan bertujuan agar terciptanya pendidikan yang relevan. Sasaran supervisi manajerial meliputi dua macam yakni Kepala Sekolah selaku manager pendidikan, dan Pencapaian 8 Standar Nasional Pendidikan di sekolah. Hal ini berfungsi dalam mendukung efisiensi dan keefektifan supervisi manajerial maka diketahui bahwasanya peran pengawas adalah sebagai konsultan, pengarah, membina, dan mendampingi  dalam menangani permasalahan umum mengenai tata kelola manajerial yang ada di sekolah. Pengawas melakukan pendampingan kepada pihak sekolah ketika ada kegiatan pemantauan manajerial sekolah. Berdasarkan penelitian ini, penulis mengharapkan pihak-pihak yang terkait diantaranya kepala sekolah periode selanjutnya dan komite sekolah dalam perkembangan SMP Negeri 1 Kanigoro sebagai sekolah model yang mengimbas sekolah-sekolah lain di wilayah Kanigoro dan sekitarnya.Kata Kunci: supervisi manajerial, controlling, implementasi, manajemen berbasis sekolah
PELIBATAN KOMITE SEKOLAH DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN Septiana, Dyah Nur; Bafadal, Ibrahim; Kusumaningrum, Desi Eri
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 No 3 September 2018
Publisher : JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.521 KB)

Abstract

Abstract: This research aims to describe; (1) the strength of the school committee; (2) forms of school committee involvement; (3) the headmaster that strategy involves school committee; (4) obstacles of the school committee; (5) committee’s problem solving alterative in SDN Blimbing 4 Malang. This research uses qualitative approach with case study research type. The data collection techniques are that used observation, interview and documentation. Based on the process of collecting and analyzing, the result of the obtained data are: (1) the strength of the committee derived comes from the readiness, the alertness to solve the problem, the clear division of labor, and the good coordination; (2) forms of committee involvement are: holding meetings, raising funds, controlling the finances, directing and involving parents in the program, reporting the results of activities to parents; (3) the strategy of the headmaster involves the committees are coordinating, approaching, and becoming a role model; (4) the obstacle of school committee constraints such as committee managers are rarely complete during meetings, the guardian objected to donate voluntary; (5) the problem solving alternatives are the absent committee board is replaced by another committee, and take personal approach.Keyword : involvement, school committee, improving the quality of education Abstrak: Tujuan penelitian ini mendeskripsikan; (1) kekuatan komite sekolah; (2) bentuk-bentuk pelibatan komite sekolah; (3) strategi kepala sekolah melibatkan komite sekolah; (4)  kendala-kendala komite sekolah; (5) alternatif pemecahan masalah komite di SDN Blimbing 4 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan proses pengumpulan dan analisis data didapatkan hasil, yaitu: (1) kekuatan komite berasal dari keaktifan, kesigapan menindaklanjuti masalah, pembagian kerja yang jelas, dan koordinasi yang baik; (2) bentuk-bentuk pelibatan komite yaitu: mengadakan pertemuan, menggalang dana, mengontrol keuangan, mengarahkan dan melibatkan orang tua dalam program, melaporkan hasil kegiatan kepada orang tua; (3) strategi kepala sekola melibatkan komite yaitu berkoordinasi, melakukan pendekatan-pendekatan, dan kepala sekolah menjadi tauladan; (4) kendala-kendala komite sekolah diantaranya pengurus komite jarang lengkap saat pertemuan, wali murid keberatan saat sumbangan sukarela; (5) alternatif pemecahan masalah yakni pengurus yang tidak hadir digantikan dengan pengurus lainnya, melakukan pendekatan secara personal.Kata kunci: pelibatan, komite sekolah, peningkatan mutu pendidikan