Atti Yudiernawati, Atti
Unknown Affiliation

Published : 39 Documents
Articles

Found 39 Documents
Search

HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) IBU DENGAN CARA PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE Madeira, Emerenciana; Yudiernawati, Atti; Maemunah, Neni
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.151 KB)

Abstract

Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat harus dimulai dari unit terkecil masyarakat yaitu PHBS di rumah tangga sebagai upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar tahu, mau dan mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat. Manfaat dari PHBS dapat berdampak pada pencegahan Demam Berdarah Dengue sehingga anggota keluarga bisa terbebas dari risiko kejadian Demam Berdarah Dengue. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan PHBS ibu dengan cara mencegah Demam Berdarah Dengue di Kelurahan Tlogomas Kota Malang. Desain penelitian ini dilakukan dengan metode korelasional untuk mengetahui hubungan PHBS dengan cara pencegahan Demam Berdarah Dengue. Populasi dalam penelitian ini adalah adalah Ibu-Ibu yang memiliki anak usia pra sekolah di Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang sebanyak 156 orang dan sampel penelitian menggunakan purposive sampling yaitu sebanyak 61 orang. Analisis yang dipakai adalah korelasi spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hidup Bersih dan Sehat sebagian besar responden dikategorikan baik yaitu sebanyak 36 orang (59,0%). Cara pencegahan Demam Berdarah Dengue sebagian besar responden dikategorikann cukup yaitu sebanyak 31 orang (50,8%). Hasil analisis data didapatkan nilai signifikan sebesar 0,006 (p ≤ 0,05), artinya ada hubungan PHBS ibu dengan cara mencegah Demam Berdarah Dengue di Kelurahan Tlogomas Kota Malang. PHBS penting untuk mempertahankan dan lebih meningkatkan, dalam upaya mencegah Demam Berdarah Dengue dapat dilakukan dengan sering membersihkan rumah, tidak banyak menggantung pakaian di rumah (kamar tidur), menguras bak mandi seminggu sekali, menutup tempat penampungan air, dan menggunakan obat semprot dan bakar untuk membasmi nyamuk. ABSTRACT The application of clean and healthy behavior must start from the smallest unut of society, namely clean and healthy living behavior in the household as an effort to empower household members to know, want and be able to practice clean and healthy behavior and bplay an active role in the health movement in the community. The benefits of clean Healthy life behavior can have an impact on the prevention of dengue fever so that family members can be free from the risk of dengue Hemorrhagic fever. The purpose of this study was to determine the relationship between the clean and Healthy life behavior of mothers by preventing dengue haemorrhagic fever in the Tlogomas Village of Malang City. The design of this study was conducted using a correlational method to determine the relationship between clean healthy life behavior and how to prevent Dengue Hemorrhagic fever. The population in this study were mothers who had pre-school age children in the Tlogomas sub-District of Lowokwaru sub- District Malang City as many as 156 people and the study sample used purposive sampling which was as many as 61 people. The analysis used is the spearman rank correlation. The results showed that the clean and healthy life of most respondents was categorized as good as many as 36 people (59.0%). The way to prevent Dengue Hemorrhagic fever in most of the respondents is categorized as adequate, namely as many as 31 people (50.8%). The results of the data analysis obtained a significant = 0.006 (p-value ≤ 0.05), meaning that there is a relationship between maternal clean and healthy living behavior and how to prevent dengue hemorrhagic fever in the Tlogomas sub-district of Malang City. Clean and healthy life behavior it is necessary to maintain and improve, in an effort to prevent dengue hemorrhagic fever by cleaning the house often, not hanging a lot of clothes at home (bedroom), draining the bath once aweek, closing a water reservoir, and using medicine spray and burn to eradicate mosquitoes. Keywords: Dengue Hemorrhagic fever; Clean and Healthy live Behavior.
HUBUNGAN PERILAKU PEMAKAIAN LAPTOP DENGAN KEJADIAN COMPUTER VISION SYNDROME (CVS) Anggraeni, Megawati Nur; Yudiernawati, Atti; Sutriningsih, Ani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keperawatan Volume 3 Nomor 3
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.225 KB)

Abstract

Pemakaian laptop dapat menimbulkan suatu keluhan kesehatan yang disebut dengan Computer Vision Syndrome. Sindrom ini dipengaruhi dari penerapan sistem ergonomi yang tidak baik pada mahasiswa yang menggunakan laptop. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis hubungan perilaku pemakaian laptop dengan kejadian computer vision syndrome pada Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelatif dengan metode cross sectional, Teknik sampling adalah Simple random sampling dengan sampel 67 responden. Pengumpulan data dengan kuesioner. Hasil penelitian didapatkan responden memiliki perilaku pemakaian laptop kurang baik sebanyak 37 orang (55,2%), kejadian Computer Vision Syndrome negatif 40 orang (59,7%) dan berdasarkan hasil uji korelasi Spearman Rank dengan signifikasi 95% didapatkan nilai p-value sebesar 0,000. Nilai ini kurang dari alpha 0,05 artinya Ho ditolak sehingga dalam pengujian statistik dalam penelitian ini menyatakan ada hubungan yang signifikan antara perilaku pemakaian laptop dengan kejadian Computer Vision Syndrome pada Mahasiswa angkatan 2009 Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Berdasarkan hasil penelitian diatas, bagi peneliti selanjutnya bisa dikaji tentang hubungan perilaku pemakaian laptop dengan ketajaman penglihatan. Informasi mengenai perilaku pemakaian laptop yang benar beserta dampaknya perlu disosialisasikan secara luas agar pengguna laptop terhindar dari kejadian computer vision syndrome. ABSTRACT The use of a laptop can cause a health complaint called Computer Vision Syndrome. This syndrome is influenced by the application of ergonomic systems that are not good for students who use laptops. The purpose of this study was to identify and analyze the relationship of laptop usage behavior with Computer Vision Syndrome in nursing students at Nursing Science Study Program, Faculty Of Health Science, Tribhuwana Tunggadewi University. This research was a descriptive correlative study with cross sectional method. The sampling technique was simple random sampling with a sample of 67 respondents. Collecting data with a questionnaire. The results showed that respondents had poor laptop usage behavior as many as 37 people (55.2%), the incidence of negative Computer Vision Syndrome was 40 people (59.7%) and based on the Spearman Rank correlation test results with a significance of 95% p -value of 0,000. This value is less than alpha 0.05, which means that H0 is rejected, so in statistical tests in this study states that there is a significant relationship of laptop usage behavior with Computer Vision Syndrome in nursing students 2009 generation at Nursing Science Study Program, Faculty Of Health Science, Tribhuwana Tunggadewi University. Based on the results of the above research, for the next researcher can be studied about the relationship between the behavior of laptop use and visual acuity. Information about the correct behavior of laptop use and its impact needs to be widely disseminated so that laptop users avoid the occurrence of computer vision syndrome Keywords: Computer Vision Syndrome (CVS); laptop usage behavior.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG STIMULASI PERSONAL SOSIAL DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK DHARMA WANITA KELURAHAN TLOGOMAS MALANG Murniati, Emy; Yudiernawati, Atti; Sutriningsih, Ani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keperawatan Volume 3 Nomor 3
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.411 KB)

Abstract

Tidak semua anak prasekolah dapat memenuhi perkembangan personal sosial, beberapa anak yang tidak mampu memenuhi perkembangan personal sosial akan memiliki tujuan atau melakukan aktifitas yang bertentangan dengan yang dimiliki orang tua atau orang lain. Rendahnya sosialisasi anak dapat menyebabkan timbulnya masalah baik bagi anak itu sendiri, keluarga, maupun sekitarnya. Akibatnya anak cenderung menutup diri dan biasanya kurang percaya diri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahu hubungan pengetahuan ibu tentang stimulasi personal sosial dengan perkembangan sosial anak usia prasekolah di TK Dharma Wanita. Kelurahan Tlogomas. Kecamatan Lowokwaru Malang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian non eksperimen dengan jenis correlation dengan metode pendekatan cross sectional. Populasinya adalah semua ibu Dharma Wanita, Kelurahan Tlogomas, Malang berjumlah 50 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 orang. Pengambilan sampel dengan total sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistic speaman rank dengan derajat kemaknaan (0,05). Hasil menunjukkan sebagian besar (70%) pengetahuan responden masuk kategori baik sebanyak 35 orang. Sebagian besar (84%) perkembangan sosial pada anak masuk dalam kategori sesuai sebanyak 42 orang. Hasil analisis bivariat menunjukkan pvalue = 0,00 < 0,05. Artinya ada hubungan pengetahuan ibu tentang stimulasi personal sosial dengan perkembangan sosial pada anak usia prasekolah di TK Dharma Wanita Kelurahan Tlogomas Malang. Saran yang dapat direkomendasikan, bagi institusi pendidikan, hasil penelitian ini bias sebagai referensi bagi peneliti selanjutnya. ABSTRACT Not all preschool children can meet (fulfill) social personal development, some of children who are not able to meet the social personal development will have a goal or perform activities that are contrary to those of the parents or others. The low socialization of children can cause the problem both for the children themselves, family, and the environment/neighborhood/ surroundings. As a result, the tends to close (cover) of themselves and are usually less of confident. The purpose of this study was to determine The Relationship of Mother Knowledge About Social Personal Stimulation with Social Development in Preschool Children in TK (Kindergarten) Dharma Wanita Village of Tlogomas Su-disrict of Lowokwaru Malang. This research uses a non-experimental research design with correlation type with cross sectional approaching method. The population is all the mothers who have preschool chilfren and all preschool children in TK Dharma Wanita, Village of Tlogomas, Malang as many as 50 people. The samples in this study were 60 people. Sampling with total sampling. Data were analyzed by using speaman rank statistical test with the significance level (0.05). The result of data collection, the majority (70%) of respondents knowledge in good category as many as 35 people. Most (84%) of social development of children in appropriate category as many as 42 people. The result of bivariate analysis showed mean pvalue = 0.00 < 0.05. It means there is a relationship of mother knowledge about social personal stimulation with social development in preschool children in TK Dharma Wanita Village of Tlogomas Malang. Suggestions that can be recommended, for educational institutions, the result of this syudy can be as refrence about mother knowledge of social personal teaching and learning process, child nursing family. Keywords : Toddler age child; toddler family development; motor skills; parental involvement
HUBUNGAN PENGETAHUAN ORANG TUA TERHADAP PELAKSANAAN PENDAMPINGAN MENONTON TELEVISI PADA ANAK PRASEKOLAH DI TK DHARMA WANITA LEMUJUT Novivasari, Dewi; Yudiernawati, Atti; Maemunah, Neni
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.063 KB)

Abstract

Pendampingan orangtua saat anak menonton televisi sangat diperlukan, karena banyak dampak yang muncul dari menonton televisi yang tidak diketahui oleh orangtua. Peran orangtua untuk menyaring tayangan yang di tonton oleh anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan orangtua terhadap pelaksanaan pendampingan menonton televisi di TK Dharmawanita Kecamatan Krembung Kabupaten Sidoarjo. Penelitian dilakukan dengan desain korelasi. Populasi adalah orangtua dari anak usia prasekolah di TK Dharma Wanita Lemujut dengan besar sampel 37 orang dari populasi yang diambil dengan total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner dan observasi. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan orang tua terhadap pelaksanaan pendampingan menonton televisi pada anak usia prasekolah sebagian besar termasuk dalam kategori baik yaitu sebanyak 18 orang (49%). Pelaksanaan pendampingan menonton televisi pada anak usia prasekolah sebagian besar termasuk dalam kategori cukup yaitu sebanyak 18 orang (49%). Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan orang tua terhadap pelaksanaan pendampingan menonton televisi pada anak usia prasekolah di TK Dharma Wanita Lemujut, hal ini berdasarkan nilai sig < α (0,000 < 0,05). Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka pengetahuan orangtua yang baik sangat mendukung terhadap pelaksanaan pendampingan menonton televisi pada anak usia prasekolah. Disarankan kepada orangtua untuk terus meningkatkan pendampingan saat anak menonton televisi. ABSTRACT The assistance of parents when children watch television is very necessary, because there are many impacts that arise from watching television that are not known by parents. The role of parents to screen the shows watched by children. The purpose of this study was to determine the relationship between parental knowledge and the implementation of mentoring to watch television in Dharma Wanita Kindergarten, Krembung District, Sidoarjo Regency. The study was conducted with a correlation design. The population is the parents of preschoolers at the Dharma Wanita Lemujut Kindergarten with a sample of 37 people from the population taken by total sampling. Data collection is done by using questionnaires and observations. From the results of the study it was found that parents' knowledge of the implementation of television watching assistance in preschoolers was mostly included in the good category as many as 18 people (49%). The implementation of television watching assistance for preschoolers is largely Sincluded in the category of 18 people (49%). There is a significant relationship between parental knowledge of the implementation of mentoring watching television in preschoolers at the Dharma Wanita Kindergarten Lemujut, this is based on the sig
PENGARUH PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN TOILET LEARNING TERHADAP PENGETAHUAN IBU PADA ANAK USIA TODDLER DI PAUD MAWAR RW 06 KELURAHAN TLOGOMAS MALANG yudiernawati, Atti; Astariani, Nur
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.498 KB) | DOI: 10.33366/cr.v2i2.590

Abstract

Education of the toilet learning is a learning process and one of the form of treatment intervention of the toilet learning through training programs on the toilet learning to enhance knowledge mother in toilet learning. This study aims to know the effect (the influence) of the giving of health education to the knowledge mother in toilet learning on toddler age children in PAUD Mawar RW 06 Village of Tlogomas Malang. Research design used pre-experimental that is one-group pre-post test design. Population is all the mothers who have the toddler age children in PAUD Mawar RW 06 Village of Tlogomas Malang as many as 35 people. The sample in this study as many as 14 people. Sampling with accidental sampling. Data were analyzed by using paired T-test with a significance level (0,05). The knowledge of mother in toilet learning before being given health education in the enough category as many as 10 people (71.4%) and less category is 4 people (28.6%), while after the education given in the good category as many as 12 people (85.7% ) and enough category is 2 people (14.3%). The result of analysis showed p value = 0.00 means p value < (0,05). It means that there is the effect of giving of the toilet learning health education on knowledge mother on toddler age children in PAUD Mawar RW 06 Village of Tlogomas Malang. Suggestions that can be recommended for further researcher, if they want to do research/study about mother knowledge in toilet learning should the age of children under 18 months in order to get maximum result.
HUBUNGAN FREKUENSI BERMAIN GAME ONLINE DENGAN PERILAKU SOSIAL ANAK USIA SEKOLAH (10-12 TAHUN) DI SD BANDULAN 4 MALANG Tas’au, Marselima; Yudiernawati, Atti; Maemunah, Novita
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.235 KB)

Abstract

Game online adalah game yang berbasis elektronik dan visual. Game online kerap membuat pemainnya melupakan kehidupan sosial dalam kehidupan sebenarnya. Game adalah sesuatu yang dapat dimainkan dengan aturan tertentu sehingga ada yang menang ada yang kalah, biasanya dalam konteks tidak serius tujuan refreshing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan frekuensi bermainan game online dengan perilaku sosial anak usia sekolah. Populasi dalam penelitian ini anak sekolah usia 10-12 tahun di SD Bandulan 4 Kabupaten Malang sebanyak 105 orang dan sampel penelitian menggunakan 30% (31 orang) dari total populasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji Spearman rank dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa frekuensi bermain game online sebagian besar 13 anak (41,93%) dikategorikan sedang dan perilaku sosial anak usia sekolah sebagian besar 26 orang (83,87%) dinyatakan cukup, sedangkan hasil Spearman rank didapatkan nilai p-value = 0,001 < α (0,05) yang berarti data dinyatakan signifikan. Artinya ada hubungan frekuensi bermainan game online dengan perilaku sosial anak usia sekolah di SD Bandulan 4 Malang. Perlu adanya pengawasan dari orang tua ketika anak-anak menggunakan alat elektronik yang berhubungan dengan game online untuk mengurangi frekuensi bermain pada anak usia sekolah.
HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) IBU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK BALITA (1-5 TAHUN) DI POSYANDU MAWAR KELURAHAN MERJOSARI WILAYAH PUSKESMAS DINOYO KOTA MALANG Mas, Elisabeth Maria; Yudiernawati, Atti; Maemunah, Neni
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak dari perilaku yang tidak bersih bisa mempengaruhi perilaku seseorang, termasuk perilaku di bidang kesehatan sehingga bisa menjadi penyebab tingginya angka penyebaran suatu penyakit termasuk penyakit diare yang mempunyai resiko penularan dan penyebaran cukup tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Ibu dengan kejadian diare pada anak balita (1-5 tahun) di Posyandu Mawar Kelurahan Merjosari Kota Malang. Desain penelitian ini dilakukan dengan metode korelasional untuk mengetahui hubungan PHBS ibu dengan kejadian diare. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia 1-5 tahun di Posyandu Mawar Kelurahan Merjosari berjumlah 40 orangdan sampel penelitian menggunakan total sampling yaitu semua anggota populasi dijadikan sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PBHS) dikategorikan baik yaitu sebanyak 22 orang (73,33%), hampir seluruh responden dikategorikan tidak terdapat kejadian diare yaitu sebanyak 28 orang (93,33%), dan hasil analisis data menggunakan uji spearman rank nilai signifikan (sig.) sebesar 0,014 (p ≤ 0,05), artinya ada hubungan PHBS ibu dengan kejadian diare pada anak balita (1-5 tahun) di Posyandu Mawar Kelurahan Merjosari Kota Malang dengan nilai korelasi 0,445.Diharapkan kepada ibu untuk meningkatkan PBHS dalam menjaga kesehatan diri dan anak.
PENGARUH LATIHAN KARATE TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI SDN 01 LANDUNGSARI KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG Wulandari, Eti; Yudiernawati, Atti; Maemunah, Neni
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.401 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Latihan Karate terhadap Kecerdasan Emosional Pada Anak Usia Sekolah Dasar di SDN 01 Landungsari Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Desain Penelitian Komparatif dengan Pendekatan case control dengan pengambilan sampel dengan cara purposive sampling berjumlah 46 orang terdiri dari 23 orang yang mengikuti latihan karate dan 23 orang yang tidak mengikuti latihan karate. Pengumpulan data menggunakan lembar kuisioner dan kemudian di analisa dengan ujian paired sample t-test. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengisian kuesioner. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Juni sampai Agustus Hasil penelitian menunjukan bahwa anak usia sekolah dasar yang mengikuti latihan karate cukup baik lebih dari separuh (56,5%) mengalami kecerdasan emosional cukup baik, dengan nilai p-value = (0,003) < (0,050) artinya H1 diterima yang berarti ada pengaruh yang signifikan sesudah diberikan teknik latihan karate. Anak usia sekolah dasar yang tidak mengikuti latihan karate lebih dari separuh (47,8%) mengalami kecerdasan emosional kurang baik. Hasil ini di pengaruhi olehlatihan karate berfungsi meningkatkan kematangan berbagai organ tubuh dalam memenuhi perkembangan motorik, kognitif, sosial emosional dan kepribadian anak.Diharapkan peneliti selanjutnya melaku latihan karate dengan mengukur kecerdasan emosional anak sebelum dengan sesudah latihan karate.
HUBUNGAN KEMAPUAN PEMBERIAN STIMULASI DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK PRASEKOLAH USIA (3-6) TAHUN DI TK AISYIYAH BUSNATUL AFTAL (ABA) 02 DAU KABUPATEN MALANG Sapitri, Emi; Yudiernawati, Atti; Maemunah, Neni
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.198 KB)

Abstract

Pemberian stimulasi bertujuan untuk membantu anak agar dapat mencapai tingkat perkembangan motorik halus yang baik dengan berbagai kegiatan yang bisa dilakukan meliputi latihan memindahkan benda dari tangan, mencoret-coret, menyusun balok, menggunting dan menulis. Anak prasekolah usia (3-6 tahun) merupakan masa anak mengalami perkembangan cepat, meliputi perkembangan fisik, daya pikir dan daya cipta, sosial emosional dan bahasa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kemampuan pemberian stimulasi dengan perkembangan motorik halus anak prasekolah usia ( 3-6 ) tahun di TK Aisyiyah Busnatul Aftal (ABA) 02 Dau Kabupaten Malang. Desain penelitian mengunakan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 anak usia 3-6 tahun yang diambil menggunakan teknik total sampling dimana dimana seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji spearman rank dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan hampir setengah (36,7%) kemampuan pemberian stimulasi cukup pada anak usia 3-6 tahun dan sebagian besar (56,7%) perkembangan motorik halus baik pada anak prasekolah usia 3-6 tahun. Sedangkan uji spearman rank dinyatakan ada hubungan yang signifikan antara kemampuan pemberian stimulasi dengan perkembangan motorik halus anak prasekolah usia (3-6) tahun di TK Aisyiyah Busnatul Aftal (ABA) 02 Dau Kabupaten Malang dengan p-value (0,003 < 0,050). Oleh karena itu peran orang tua dalam memberikan stimulus pada anak prasekolah usia (3-6) tahun harus secara terus menerus, melalui interaksi dengan anak, bercanda dan melakukan aktivitas bersama-sama denga anak sehingga tercapai peningkatan perkembangan motorik halus yang baik pada anak.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEMANDIRIAN ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK BANI AHMAD TLOGO INDAH Inda, Theofila; Yudiernawati, Atti; Dewi, Novita
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemandirian adalah suatu sikap individu yang diperoleh secara kumulatif selama perkembangan, dimana individu akan terus belajar untuk bersikap mandiri dalam menghadapi berbagai situasi lingkungan, sehingga individu pada akhirnya akan mampu berfikir dan bertindak sendiri secara mandiri. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan pola asuh orangtua dengan kemandirian anak usia prasekolah. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Penelitian dilakukan di TK Bani Achmad Tlogo Indah Malang. Populasi pada penelitian ini adalah anak usia prasekolah yang berjumlah 40 annka. Teknik sampling menggunakan total sampling. Data pola asuh orang tua dikumpulkan menggunakan kuesioner dan data kemandirian anak dikumpulkan menggunakan lembar observasi. Data diuji menggunakan koefisien kontingansi dengan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pola asuh orang tua adalah demokratis, yaitu sebanyak 33 orang (82,5%), sebagian besar anak usia prasekolah memiliki kemandirian yaitu sebanyak 32 orang (80,0%), dan ada hubungan yang signifikan pola asuh orang tua dengan kemandirian anak usia prasekolah di TK Bani Ahmad Malang (p=0,007). Berdasarkan hasil penelitian ini maka disarankan kepada orang tua untuk lebih mengoptimalkan tentang pola asuh dan kemandirian anak. ABSTRACT Independence is an individual attitude that is obtained cumulatively during development, where individuals will continue to learn to be independent in dealing with various environmental situations, so that individuals will eventually be able to think and act alone independently. The purpose of this study is to determine the relationship of parenting with the independence of preschoolers. Research design using cross sectional. The research was conducted at TK Bani Achmad Tlogo Indah Malang. The population in this study were preschoolers, amounting to 40 children. The sampling technique uses total sampling. Parent's parenting data were collected using questionnaires and children's independence data were collected using observation sheets. The data were tested using a coefficient of contingency with α = 0.05. The results showed that most parenting parents were democratic, as many as 33 people (82.5%), most preschool children had independence that was 32 people (80.0%), and there was a significant relationship of parenting old with the independence of preschoolers in kindergarten Bani Ahmad Malang (p = 0.007). From the results of this study it is advisable for parents to further optimize the child's parenting style and independence. Keywords: Parenting style; independence of preschoolers.