Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

PERBEDAN KEBUTUHAN PESERTA DIDIK TERHADAP LAYANAN KAFETARIA Prastiwi, Dian Laili Eka; Sultoni, Sultoni; Sunandar, Asep
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The aim of this study is to describe: (1) the differences in students' needs for cafeterias at the Ma'arif Foundation elementary and high schools in Malang; (2) the types of foods and drinks cafeterias needed by students in elementary and high schools of the Ma'arif Foundation in Malang City; (3) the differences of range of prices of food and beverages needed by students in elementary and high schools in the Ma'arif Foundation in Malang; (4) the different characteristics of cafeterias that required by students in the Ma'arif Foundation elementary and high schools in Malang. This research uses a quantitative approach with a comparative descriptive design. The sampling technique used in this study was a random sampling technique. Samples obtained as many as 328 from a total population of 1807 students. The instrument used in this study was a questionnaire. The conclusions of this study: (1) there is a significant difference, namely Ma'arif Elementary School students need more snacks while Ma'arif High School students need heavy food; (2) the types of foods and drinks required by Ma'arif Elementary School students include toast, buns, bake cakes, donuts, pastels, mini moonlight, snacks, brownies, ice tea, orange ice. While the types of foods needed by high school students are meatball, fresh vegetables, grilled chicken, mineral water; (3) Students of Ma'arif Elementary School need a price range of Rp. 500.00 - Rp. 3,000.00 while Ma'arif High School students Rp. 500.00 - Rp. 5,000.00; (4) the cafeteria characteristics needed at Ma'arif Elementary School is the location of the school canteen which closer to the classroom and open space canteen while in Ma'arif high school, buyers are served directly by the canteen officer using a tray. Keyword: Students Needs, School Cafeterias Service Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan : (1) perbedaan  kebutuhan peserta didik terhadap kafetaria di SD dan SMA Yayasan Ma?arif se- Kota Malang; (2) jenis makanan dan minuman kafetaria yang dibutuhkan peserta didik di SD dan SMA Yayasan Ma?arif se- Kota Malang; (3) perbedaan rentangan harga makanan dan minuman yang dibutuhkan peserta didik di SD dan SMA Yayasan Ma?arif se- Kota Malang; (4) perbedaan karakteristik kafetaria yang dibutuhkan peserta didik di SD dan SMA Yayasan Ma?arif se- Kota Malang. Penelitian ini menggunakan  pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif komparatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik random sampling. Sampel yang diperoleh sebanyak 328 dari jumlah populasi sebanyak 1807 peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam  penelitian  ini berupa angket. Simpulan penelitian ini: (1) secara signifikan  terdapat perbedaan yaitu peserta didik SD Ma?arif  lebih membutuhkan makanan ringan sedangkan untuk peserta didik SMA Ma?arif  lebih membutuhkan makanan berat; (2) jenis makanan dan minuman yang dibutuhkan peserta didik SD Ma?arif antara lain roti bakar, bakpao, kue cucur, donat, pastel, terang bulan mini, snack, brownis, es teh, es jeruk. Sedangkan jenis makanan yang dibutuhkan peserta didik SMA bakso, lalapan ayam, ayam bakar, air mineral; (3) peserta didik SD Ma?arif membutuhkan rentangan harga Rp500,00- Rp3.000,00 sedangkan peserta didik SMA Ma?arif Rp500,00- Rp5.000,00; (4) karakteristik kafetaria yang dibutuhkan di SD Ma?arif lokasi kantin sekolah yang dekat dengan kelas dan kantin dengan ruangan terbuka sedangkan di SMA Ma?arif  dimana pembeli dilayani secara langsung oleh petugas kantin dan penyajiannya menggunakan baki. Kata Kunci: kebutuhan peserta didik, layanan kafetaria sekolah
PENGELOLAAN PERSIAPAN AKREDITASI SEKOLAH Sholihin, Emilia Nur Chasanah; Bafadal, Ibrahim; Sunandar, Asep
Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 No 2 Juni 2018
Publisher : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.513 KB)

Abstract

Abstract: The purposes of this research to describe: (1) the process of establishing school accreditation teams, (2) completing accreditation instruments and physical evidence, (3) inhibiting and supporting factors in preparation of school accreditation, (4) quality control of process completing accreditation instrument and physical evidence, (5) follow-up preparation of school accreditation, and (6) successful strategies in school accreditation. This research uses a qualitative approach, with a case study research design. Research location at SDN Ketawanggede Malang. Data collection techniques with interviews, observation, and documentation. The results of this research (1) the process of establishing the team through the appointment of the team leader by the principal, drafting SK, meeting and making SK team, (2) completing the accreditation instrument and physical evidence through attending socialization, checklist of accreditation instruments, preparation of accreditation data and fulfillment of physical evidence , (3) inhibiting factors such as time constraints, the existence of teacher mutation, pension and death, the document is irregular and printer is inadequate while the supporting factors are principal assistance and motivation, inter-team collaboration, and assistance of school stakeholders (4) control through checks and evaluation meetings, (5) follow-up preparations by familiarizing the completeness of school equipment, establishing school programs, and undertaking quality assurance through the SPMI team, and (6) success strategies in school accreditation there are strategies to get score A values and strategies for rapid done.Keyword: management, preparation, school accreditationAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) proses pembentukan tim akreditasi sekolah, (2) pelaksanaan pengisian instrumen akreditasi dan bukti fisik, (3) faktor penghambat dan pendukung dalam persiapan akreditasi sekolah, (4) quality control dari proses pengisian instrumen akreditasi dan bukti fisik, (5) tindak lanjut persiapan akreditasi sekolah, dan (6) strategi keberhasilan dalam akreditasi sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan rancangan penelitian studi kasus. Lokasi penelitian di SDN Ketawanggede Malang. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini (1) proses pembentukan tim melalui penunjukan ketua tim oleh kepala sekolah, membuat draft SK, rapat dan membuat SK tim, (2) pelaksanaan pengisian instrumen akreditasi dan bukti fisik melalui menghadiri sosialisasi, melakukan checklist instrumen akreditasi, persiapan data akreditasi dan  pemenuhan bukti fisik, (3) faktor penghambat yaitu keterbatasan waktu, adanya guru mutasi, pensiun dan meninggal dunia, dokumen letaknya tidak beraturan dan printer kurang memadai sedangkan faktor pendukung yaitu bantuan dan motivasi kepala sekolah, kerja sama antar tim, dan bantuan stakeholders sekolah (4) quality control melalui pengecekan dan rapat evaluasi, (5) tindak lanjut persiapan dengan membiasakan kelengkapan perangkat sekolah, membuat program sekolah, dan melakukan penjaminan mutu melalui tim SPMI, dan (6) strategi keberhasilan dalam akreditasi sekolah terdapat strategi untuk mendapatkan nilai A dan strategi supaya cepat selesai.Kata Kunci: pengelolaan, persiapan, akreditasi sekolah
KONSTRUK MODEL KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DI DAERAH PEDESAAN CONSTRUCT OF PRINCIPAL LEADERSHIP MODELS IN RURAL AREAS Kurniawati, Diana; Burhanuddin, Burhanuddin; Sunandar, Asep
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 No 2 Juni 2019
Publisher : JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.863 KB)

Abstract

Abstrac: The leadership of the head of the school is the effort to achieve the goals of education and carry out educational programs in order to improve the quality of education. To achieve the vision and mission of the school of motivation in work so that teachers have good performance learning process. The gap is found at the moment is the principal have not showed the applicability of management education in schools in rural areas. This research aims to know the factors which form the principal leadership in rural areas, see invalid constructs of motivation and the factors that affect the performance of teachers in rural invalid constructs. Then to describe the influence of principal leadership and motivation against the performance of primary school teachers in the Blitar. The research design used was descriptive korelasional. Results of the study of leadership high school principal (46.7%), motivation levels are (56.7%), a high level of teacher performance (44.4%)  There is a positive influence provided leadership and motivation against the performance of teachers. The influence of the leadership after invalid constructs models made on performance and path analysis gained 0.68 β value. For motivation on performance of teachers acquire the value of β 0.6. So the factors that can affect the performance of primary school teachers such as leadership, and motivation.Keywords: leadership, motivation, performanceAbstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor yang membentuk kepemimpinan kepala sekolah di daerah pedesaan, melihat konstruk motivasi dan faktor yang mempengaruhi konstruk kinerja guru di pedesaan. Kemudian untuk mendeskripsikan pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi terhadap kinerja guru sekolah dasar (SD) di Kabupaten Blitar, populasi penelitian sejumlah 106 diambil sampel 180 responden dari 20 SD di Kec Garum dan Kec. Gandusari. Desain penelitian yang digunkan adalah deskriptif korelasional. Hasil penelitian kepemimpinan kepala sekolah tinggi (46,7%), tingkat motivasi sedang (56,7%), tingkat kinerja guru tinggi (44,4%)  ini terdapat pengaruh positif yang diberikan kepemimpinan dan motivasi terhadap kinerja guru. Pengaruh kepemimpinan setelah dibuat model konstruk terhadap kinerja dan path analysis memperoleh nilai β 0,68. Untuk motivasi terhadap kinerja guru memperoleh nilai β 0,6. Sehingga faktor yang dapat mempengaruhi kinerja guru SD diantaranya adalah kepemimpinan, dan motivasi.Kata Kunci: kepemimpinan, motivasi, kinerja
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBANGUN CITRA PUBLIK Erika Putri, Dian; Imron, Ali; Sunandar, Asep
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 No 4 Desember 2019
Publisher : JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.066 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to describes the public image of SMAN 3 Malang, the leadership of the principal, the strategic steps of the principal, the problems and solutions made in building a public image. This study uses a qualitative approach with a type of case study research. The results of the study include: (1) SMAN 3 Malang has a good or positive image. This image is seen from achievements in the academic and non-academic fields, good school services and alumni ties, (2) The principal acts as the top leader and manager in leading SMAN 3 Malang, the principal has a high commitment and firmness and open minded, and the principal uses Bottom-Up in making decisions, which means analyzing and collecting data first and communicating with the parties involved, (3) SMAN 3 Malang uses the PDCA step in making a good program of activities, namely Plan, Do, Check, and Action. (4) There are problems that lie in the commitment section of some teachers that need to be motivated. In addition, there are problems, namely lack of carrying capacity such as facilities and infrastructure to finance. The solution is to motivate teachers to have a high commitment and take a humanist approach, especially to the community or student guardians so that the carrying capacity can be fulfilled. Keywords: leadership, principal, public image Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan citra publik di SMAN 3 Malang, kepemimpinan kepala sekolah, langkah strategis kepala sekolah, serta masalah dan solusi yang dilakukan dalam membangun citra publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian meliputi: (1) SMAN 3 Malang memiliki citra yang baik atau positif. Citra ini dilihat dari prestasi di bidang akademik dan nonakademik, pelayanan sekolah dan ikatan alumni yang bagus, (2) Kepala sekolah berperan sebagai top leader dan manajer dalam memimpin SMAN 3 Malang, kepala sekolah memiliki komitmen yang tinggi dan sikap tegas dan open minded, serta kepala sekolah menggunakan Bottom-Up dalam pembuatan keputusan, yang artinya menganalisis dan mengumpulkan data terlebih dahulu dan melakukan komunikasi dengan pihak yang terlibat, (3) SMAN 3 Malang menggunakan langkah PDCA dalam pembuatan program kegiatan yang bagus, yaitu Plan, Do, Check, dan Action. (4) Terdapat permasalahan yang terletak pada bagian komitmen beberapa guru yang perlu untuk dimotivasi. Selain itu, terdapat masalah yaitu kurangnya daya dukung seperti sarana dan prasarana hingga finansial. Solusi yang dilakukan yaitu memotivasi guru-guru agar memiliki komitmen yang tinggi serta melakukan pendekatan humanis, terutama ke masyarakat atau wali murid sehingga daya dukung dapat terpenuhi. Kata kunci: kepemimpinan, kepala sekolah, citra publik
PENAKSIRAN NILAI ASET DAN MANAJEMEN ASET DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Riovaldo, Ferdinand Andreas; Maisyaroh, Maisyaroh; Sunandar, Asep
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 No 3 September 2019
Publisher : JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.236 KB)

Abstract

Abstract:  The purpose of this research is to; Calculating the estimated value of current assets in SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi;  Calculating the estimated value of fixed assets in SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi; Calculating the estimated value of the asset is not fixed in SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi; Know the asset management in SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi. To achieve that goal this research is implemented by a descriptive method. The data collection techniques used are by observation methods, documentation and interviews. While the research object is done in SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi. The analytical techniques used are descriptive analysis by data on all assets owned by the school, calculating the value of the assets and reduced by the depreciation rate, and then the value of the asset owned by the school. The results of this study indicate that; Assets owned by SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi belong to current assets, fixed assets, and intangible assets; Based on the results of the study is known that the estimated tangible assets owned by the school is Rp 224,474,037.00. Estimated value of electronic category asset Rp 169,454,490.00. Estimated value of vehicle assets Rp 465,709,286.00. Estimated value of land and building assets Rp. 57,380,000,000.00.Keyword: Value, Assets, and Asset Management Abstrak: Tujuan dari penelitian ini untuk; Menghitung taksiran nilai aset lancar di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi;  Menghitung taksiran nilai aset tetap di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi; Menghitung taksiran nilai aset tidak tetap di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi; Mengetahui manajemen aset di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi. Untuk mencapai tujuan tersebut penelitian ini dilaksanakan dengan metode deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan metode observasi, dokumentasi dan wawancara. Sedangkan objek penelitian dilakukan di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan mendata semua aktiva yang dimiliki sekolah, menghitung nilai aset dan dikurangi dengan nilai penyusutan, dan selanjutnya manaksir nilai aset yang dimiliki sekolah. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa; Aset yang dimiliki SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi tergolong dalam aktiva lancar, aktiva tetap, dan aktiva tak berwujud; Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa taksiran aset berwujud yang dimiliki sekolah yaitu Rp 224.474.037,00. Taksiran nilai aset katagori elektronik Rp 169.454.490,00. Taksiran nilai aset kendaraan Rp 465.709.286,00. Taksiran nilai aset tanah dan bangunan Rp. 57.380.000.000,00.Kata Kunci : Nilai, Aset, dan Manajemen Aset
HUBUNGAN PEMBERIAN FASILITAS PENDUKUNG PENDIDIKAN GRATIS DENGAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Wicaksono, Surya; Supriyanto, Ahmad; Sunandar, Asep
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 No 4 Desember 2019
Publisher : JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.377 KB)

Abstract

Abstract: This research purpose to describe (1) the level of quality facilities to support free education received by the student of SMPN in Blitar City; (2) the level of learning motivation junior high schools student in Blitar city; and (3) the relationship provising free educational support facilities with learning motivation junior high school student in Blitar city. This research uses descriptive quantitative approach with descriptive research design correlation based on quantitative data obtained from empirical data. The research location in the SMP as the city of Blitar, amounting to 9 schools. With a sample size of 380 students who were taken using proportional random sampling technique. Data collection techniques used is a research instrument in the form of a questionnaire. The analysis prerequisite test is validity, reliability, and test for normality. While the analysis of the data in this study using the technique of Pearson product moment correlation analysis The results showed that the level of provision of facilities to support free education in middle category with an average of 126,74 (60,3%), and the level of learning motivation also are in the category with an average of 89,30 (76,6%). Simultaneously there is a positive and significant relationship between the provising of support facilities for free education and learning motivation of junior high school student in Blitar city.Keyword: Support facilities, Free educational, and learning motivation. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) tingkat kualitas fasilitas pendukung pendidikan gratis yang diterima peserta didik SMPN se Kota Blitar; (2) tingkat motivasi belajar peserta didik SMPN se Kota Blitar; dan (3) hubungan pemberian fasilitas pendukung pendidikan gratis dan motivasi belajar peserta didik SMPN se Kota Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif korelasi berdasarkan pada data kuantitatif yang diperoleh dari data empirik. Lokasi penelitian di SMPN se Kota Blitar yang berjumlah 9 sekolah. Dengan jumlah sampel 380 peserta didik yang diambil menggunakan teknik proportional random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen penelitian dalam bentuk angket/kuesioner. Uji prasyarat analisis yang digunakan yaitu uji validitas, uji reliabilitas, dan uji normalitas. Sedangkan analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemberian fasilitas pendukung pendidikan gratis berada pada kategori sedang yaitu dengan rata-rata 126,74 (60,3%), dan tingkat motivasi belajar peserta didik juga berada pada kategori sedang dengan rata-rata 89,30 (76,6%). Secara simultan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pemberian fasilitas pendukung pendidikan gratis dengan motivasi belajar peserta didik SMPN se Kota Blitar.Kata Kunci: Fasilitas pendukung, Pendidikan gratis, dan motivasi belajar