Articles

Found 13 Documents
Search

MISTAKES IN WRITING NARRATIVE TEXTS MADE BY THE STUDENTS OF SENIOR HIGH SCHOOL Luthfiyati, Dian; Latief, Mohammad Adnan; Suharmanto, Suharmanto
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 3, No 2: Juni 2015
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study was aimed at describing the errors in writing narrative texts made by the stu-dents of SMAN 2 Lamongan. The study employed descriptive cross-sectional quantitative research design. The subjects of this study were students from grade X, XI, and XII of SMAN 2 Lamongan. The main instruments of the study were the writing prompt and narrative guidelines. The students? writings were scored based on the scoring scale adapted from Cohen and Coffin, et.al; Hyland. The findings showed that the students made errors in moral value, content, organization, grammar, and vocabulary. Grammar is a dominant error because it is found in each grade and each program. The most dominant error in grammar was simple past tense. Key Words: error, narrative writingAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kesalahan dalam menulis teks naratif yang dibuat oleh siswa SMAN 2 Lamongan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional kuantitatif deskriptif. Subyek penelitian ini adalah siswa dari kelas X, XI, dan XII SMAN 2 Lamongan. Instrumen utama dari penelitian ini adalah writing prompt dan narrative guidelines. Tulisan-tulisan siswa dinilai berdasarkan skala penilaian yang diadaptasi dari Cohen dan Coffin, dkk.; Hyland. Te-muan menunjukkan bahwa siswa membuat kesalahan pada nilai moral, isi, organisasi, tata bahasa, dan kosa kata. Tata bahasa merupakan kesalahan yang paling dominan karena ditemukan di setiap kelas dan setiap program. Kesalahan yang paling dominan dalam tata bahasa adalah kesalahan ben-tuk simple past tense.Kata kunci: kesalahan, tulisan naratif
OUT-OF-CLASS ACTIVITIES EMPLOYED BY SUCCESSFUL AND UNSUCCESSFUL ENGLISH DEPARTMENT STUDENTS Sutiono, Cayandrawati; Saukah, Ali; Suharmanto, Suharmanto; Oka, Monica D.D.
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 5, No 4: December 2017
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um030v5i42017p188

Abstract

Abstract: This study aims at exploring the out-of-class activities employed by the successful and unsuccessful students of the English Department. The activities involve out-of-class general activities and out-of-class English learning activities. The general activities are categorized into academic activities, social activities, leisure activities, and part-time jobs, while the English learning activities are Self-In-struction, Naturalistic Language Learning and Self-Directed Naturalistic Language Learning. This study is qualitative in nature. It was done through (1) documents analysis, (2) in-depth interviews done one by one with the participants.Key Words: out-of-class activities, out-of-class general activities, out-of-class English learning activities, successful students, unsuccessful studentsAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri aktivitas pembelajaran di luar kelas yang dilakukan oleh mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris yang sukses dan tidak sukses. Aktivitas tersebut terdiri dari aktivitas umum dan aktivitas pembelajaran Bahasa Inggris. Pada aktivitas umum terdiri dari aktivitas akademis, aktivitas sosial, aktivitas santai, dan pekerjaan paruh waktu, sedangkan aktivitas pembelajaran Bahasa Inggris adalah pembelajaran diri, Pembelajaran Bahasa Naturalistik, dan Pembelajaran Bahasa Naturalistik Acu Diri. Penelitian ini merupakan penelitian dengan rancangan kualitatif. Penelitian ini dilakukan melalui (1) analisis dokumen, (2) wawancara mendalam satu persatu dengan responden.Kata kunci: pembelajaran di luar kelas, aktivitas umum, aktivitas pembelajaran bahasa inggris, mahasiswa yang sukses, mahasiswa yang tidak sukses
COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) ON WRITING ACHIEVEMENT ACROSS SELF-EFFICACY Setyawati, Heny; Suharmanto, Suharmanto; Prayogo, Johannes Ananta
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 7, No 2: June 2019
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study was conducted to reveal the effectiveness of Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) implementation on writing achievement by considering the level of students? self-efficacy. The findings revealed that CIRC contribute a better effect on student? writing achievement than conventional method. This also revealed that writing achievement was higher on students who categorized in high self-efficacy than those categorized in low self-efficacy. Furthermore, it was noted that self-efficacy and teaching method had no interaction.Key Words: cooperative integrated reading and composition, writing achievement, self-efficacyAbstrak: Penelitian ini dilakukan untuk mengungkap efektivitas penerapan Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) pada prestasi menulis dengan mempertimbangkan tingkat efikasi diri siswa. Temuan ini mengungkapkan bahwa CIRC berkontribusi efek yang lebih baik pada prestasi menulis siswa daripada metode konvensional. Selain itu, temuan ini juga mengungkapkan bahwa prestasi menulis lebih tinggi pada siswa dengan efikasi diri tinggi daripada siswa dengan efikasi diri rendah. Lebih lanjut, penelitian ini mencatat bahwa efikasi diri dan metode pengajaran tidak memiliki interaksi.Kata kunci: cooperative integrated reading and composition, prestasi menulis, efikasi diri
REASONS FOR ENGLISH UNDERGRADUATE STUDENTS TO PLAGIARIZE Septarini, Dwi Puji; Latief, Mohammad Adnan; Suharmanto, Suharmanto
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 7, No 4: December 2019
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Plagiarism is associated with a form of research misconducts that falsify another?s concepts, opinions, or words and recognize it as private property without giving proper citation of the original source. This article is a part of a larger study on English undergraduate students? attitude toward pla-giarism which emphasize on the main reasons that might appear for doing plagiarism. This study was conducted at universities in Malang. The data comes from English undergraduate students? question-naires. The result shows that the students present their confusion in determining their attitude toward plagiarism. This confusion were at least associated with two main reasons; external and internal factors. Further, recommendations for universities are provided.Key Words: plagiarism reason, undergraduate students, reasons, universities in MalangAbstrak: Plagiarisme merupakan salah satu bentuk pelanggaran dalam pemalsuan ide atau kata-kata seseorang yang selanjutnya diklaim sebagai hasil karya pribadi tanpa memberikan pengakuan sebagai sumber asli. Artikel ini merupakan penjabaran dari penelitian utama, yaitu sikap mahasiswa jurusan bahasa Inggris terhadap tindakan plagiarism. Penelitian ini berfokus pada alasan utama yang mungkin muncul ketika mahasiswa melakukan plagiarism. Penelitian dilakukan di beberapa universitas di Malang. Data didapatkan dari angket mahasiswa. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami kebingungan dalam menentukan sikap mereka terhadap kasus plagiarism. Kebingungan ini dikaitkan dengan dua alasan utama, faktor eksternal dan internal. Selanjutkan, peneliti memberikan rekomendasi untuk univer-sitas. Kata kunci: alasan plagiarisme, mahasiswa sarjana, universitas di malang
CHARACTERISTICS OF EFFECTIVE JUNIOR HIGH SCHOOL ENGLISH TEACHERS IN KABUPATEN PACITAN BASED ON STUDENTS’ AND TEACHERS’ PERCEPTIONS Virgiyanti, Diska Fatima; Widiati, Utami; Suharmanto, Suharmanto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.3, Maret 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.631 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i3.6159

Abstract

This survey study wasdan guru intended  to investigate the characteristics of effective English teachers in Kabupaten Pacitan based on students’ and teachers’ perceptions. The study involved  108 students and 12 teachers who were randomly selected from the available data from Education Office of  Kabupaten Pacitan, East Java. The data were collected using students’ questionnaire and  teacher-self assessment covering 37 items and interview guide asking about students’ and teachers’ perceptions about characteristics of effective Junior High School English teachers in Kabupaten Pacitan. The findings show that  students and  teachers have different perceptions on the characteristics of effective English teachers.Penelitian survey ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dari guru Bahasa Inggris yang efektif di Kabupaten Pacitan berdasarkan persepsi guru dan siswa. Penelitian ini melibatkan 108 siswa dan 12 guru yang dipilih secara acak dari data yang diperoleh di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Pengumpulan data menggunakan kuesioner siswa dan penilaian individu guru yang mencakup 37 soal dan panduan wawancara yang menanyakan tentang persepsi siswa6 dan guru tentang karakteristik dari guru Bahasa Inggris SMP yang efektif di Kabupaten Pacitan. Hasil temuan menunjukkan bahwa siswa dan guru mempunyai persepsi yang berbeda terhadap karakteristik dari guru Inggris yang efektif.
SENIOR HIGH SCHOOL ENGLISH TEACHERS’ KNOWLEDGE AND IMPLEMENTATION OF SCIENTIFIC APPROACH IN MALANG Fadilla, Raisa; Widiati, Utami; Suharmanto, Suharmanto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.10, Oktober 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.976 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i10.6916

Abstract

This study aims to investigate teachers’ knowledge and implementation of SA. Quantitative and qualitative methods are used in this single study using test about SA, observation sheet, and field notes as the instruments. The result of this study showed that the number of training or workshops they attend is in line with their comprehension on SA. Secondly, the numbers of teachers who belong to deep knowledge category and shallow knowledge category are balance. Specifically, teachers with good knowledge tend to have strong knowledge about the concepts related to the characteristics, principles, and learning models of SA and steps of SA. The next, teachers with have fair knowledge are weak regarding the characteristics and steps in SA. The last is teachers who have poor knowledge do not understand mostly the concepts about SA. Related to the implementation, teachers who have good knowledge apply similar patterns like teacher with fair knowledge in applying the steps of SA.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan implementasi pendekatan saintifik oleh guru. Metode kuantitatif dan kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Adapun instrumen yang digunakan adalah tes tentang pendekatan ilmiah, lembar observasi, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah pelatihan atau workshop yang mereka hadiri sebanding dengan pemahaman mereka tentang pendekatan saintifik. Kedua, jumlah guru yang masuk kategori pengetahuan yang mendalam tentang pendekatan saintifik seimbang dengan jumlah guru dengan pengetahuan yang rendah. Guru dengan pengetahuan yang baik cenderung memiliki pengetahuan yang kuat tentang konsep-konsep yang berkaitan dengan karakteristik, prinsip, model pembelajaran, dan langkah-langkah dari pendekatan saintifik. Berikutnya, guru dengan pengetahuan yang cukup memiliki keterbatasan dalam memahami karakteristik dan langkah-langkah pendekatan saintifik. Guru yang memiliki pengetahuan yang lemah tidak memahami sebagian besar konsep-konsep tentang pendekatan saintifik. Terkait dengan implementasinya, guru yang memiliki pengetahuan yang baik menerapkan pola yang sama seperti guru dengan pengetahuan yang cukup dalam menerapkan langkah-langkah dari pendekatan saintifik.
PENGARUH INFLASI DAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP IMPOR KEDELAI DI JAWA TENGAH (PERIODE 2001-2013) Rachmanti, Aulia; Riyadi, Riyadi; Suharmanto, Suharmanto
jobs Vol 1, No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : jobs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Central Java is the second largest soybean producing provinces after East Java but still have toimport the soybean. The research is intended to analyze (1) the influence of inflation on soybeanimports of Central Java, (2) the influence of rupiah exchange rate on soybean imports of CentralJava, (3) the influence of inflation and rupiah exchange rate on soybean imports of Central Java.This research uses multiple linear analysis, F-test for simultaneous testing and t-test for partialtesting. This research uses secondary data taken from Statistic Bureau of Central Java. Thesimultaneous results by F-test shows that inflation and rupiah exchange rate significantlyinfluenced Central Java Soybean Imports 2001-2013 period. While the result of t-test showed that inflation is significant on Soybean Imports in Central Java 2001-2013 period but rupiah exchange rate did not significantly influence on Soybean Imports in Central Java 2001-2013period. Keywords: Soybean Imports, Inflation, Rupiah Exchange Rate, Policy, and Central Java.
Hubungan Pengetahuan Teori dan Kemampuan Praktik Pemesinan Terhadap Kesiapan Praktik Kerja Industri Siswa SMK Hariyanto, Dedik; Sutadji, Eddy; Suharmanto, Suharmanto
JURNAL DINAMIKA VOKASIONAL TEKNIK MESIN Vol 1, No 1 (2016): (Oktober)
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v1i1.11456

Abstract

The objectives of this study are (1) to determine the correlation between the knowledge of machining theory and the readiness for industrial work practice; (2) to determine the correlation between the ability of machining practice and the readiness for industrial work practice; and (3) to determine the correlation between the knowledge of machining theory and the ability of machining practice to the readiness of industrial work practice. This study can be categorized as correlation study with a quantitative approach. The population of the study is the XI graders of Machining Department in SMK PGRI Wlingi Blitar on the academic year of 2014/2015. Data were collected using questionnaire and documentation. Data analysis techniques being using were descriptive analysis, simple linear regression and two predictors multiple regressions. According to the data analysis, it can be concluded that: (1) there is a significant positive correlation between the knowledge of machining theory and the readiness for industral practice, (2) there is a significant positive correlation between the ability of machining practice and the readiness for industry practice, and (3) there is a significant positive correlation between the knowledge of machining theory and the ability of machining practice to the readiness for industrial practice. The coefficient of determination (Adjusted R Square) is 0,831 (83,1%).----------------------------------------------------------------------------------Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara: (1) pengetahuan Teori Pemesinan terhadap kesiapan Praktik Kerja Industri, (2) kemampuan Praktik Pemesinan terhadap kesiapan Praktik Kerja Industri, dan (3) pengetahuan Teori Pemesinan dan kemampuan Praktik Pemesinan terhadap kesiapan Praktik Kerja Industri. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas XI Program Keahlian Teknik Pemesinan SMK PGRI Wlingi Kabupaten Blitar Tahun Ajaran 2014/2015. Teknik Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis regresi linier sederhana, dan analisis regresi ganda dua prediktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat hubungan positif yang signifikan antara pengetahuan Teori Teknik Pemesinan terhadap kesiapan Praktik Kerja Industri. (2) terdapat hubungan positif yang signifikan antara kemampuan Praktik Teknik Pemesinan terhadap kesiapan Praktik Kerja Industri Industri. (3) terdapat hubungan positif yang signifikan antara pengetahuan Teori Teknik Pemesinan dan kemampuan Praktik Teknik Pemesinan terhadap kesiapan Praktik Kerja Industri. Koefisien determinasi (Adjusted R Square) adalah sebesar 0,831 (83,1%).
1Dosen Pembimbing Pertama 2Dosen Pembimbing Kedua 3Yunarto, Holy Icun & Martinus Getty Santika. 2005. Business Concepts Implementation Series in Inventory Management. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. 1 | P a g e ANALISIS IMPLEMENTASI JUST IN TIME DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PRODUKSI GARMEN (STUDI KASUS PADA SUBSIDIARY COMPANY PAN 12 PT. PAN BROTHERS Tbk) Rahmawan, Febrianto Andi; Poniman, Poniman; Suharmanto, Suharmanto
jobs Vol 2, No 1 (2016): Oktober 2016
Publisher : jobs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to analyze and describe the implementation of the just intime in the production process of the garments on the Subsidiary Company PAN 12PT. Pan Brothers Tbk in Boyolali, Central Java and to know how the implementationof the just in time in relation to improving the effectiveness of the production. To findout how much the company achieved production effectiveness, in this study usedmeasurement method by using the calculation of the Manufacturing CycleEffectiveness (MCE) by dividing the non-value added activities and value addedactivities, from the calculation of the MCE can be the measurement of theeffectiveness of the company where the company has a value of 100% means theMCE has the ideal production effectiveness, while less than 100% then neededimprovement. The result of this study, the calculation of the Manufacturing CycleEffectiveness (MCE) generated in the implementation of the just in time of 66,19%.From that result, companies can make improvements by reducing or eliminating nonvalue added activities to increase the value of the MCE, with the result thateffectiveness of production can be achieved. Based on the results of the analysisthere is a difference between the Manufacturing Cycle Effectiveness (MCE) betweenin advance of improvements of 66.19% and following improvement of 79,19%.Improvement attempts by reducing or eliminating non value added activities capableof improving the Manufacturing Cycle Effectiveness (MCE) of 13% (79,19%-66,19%) than in advance of improvements in the implementation of the just in time.
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI ANGGOTA TENTARA NASIONAL INDONESIA (TNI) ANGKATAN LAUT DALAM PELAYANAN BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) KESEHATAN (Studi di Rumah Sakit dr. Ramelan Surabaya) Suharmanto, Suharmanto
Perspektif Hukum Vol 14, No 2 (2014): November 2014
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/phj.v14i2.34

Abstract

Satu aspek pencapaian kesejahteraan prajurit adalah pemeliharaan dan pelayanan kesehatan bagi prajurit dan keluarganya yang saat ini pelayanan kesehatan diselenggarakan melalui pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Dalam kaitan itu, masalah yang penting untuk diteliti adalah bagaimana perlindungan hukum bagi anggota TNI AL dalam pelayanan BPJS kesehatan berdasarkan Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan Undang-Undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial di Rumah Sakit dr. Ramelan Surabaya dan  apa saja kendala dalam pelayanan BPJS kesehatan bagi anggota TNI AL serta upaya apa yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut? Tipe penelitian ini adalah penelitian preskriptif dengan pendekatan undang-undang dan  sosiologi hukum yang didukung dengan bahan hukum primer, yaitu peraturan perundang-undangan serta bahan hukum sekunder, seperti buku, jurnal, dan lain-lain. Metode analisis yang digunakan adalah metode normatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum anggota TNI AL dalam pelayanan BPJS kesehatan secara umum dapat dibedakan dalam konteks perlindungan hukum sebagai peserta dan sebagai pasien. Pelindungan ini melekat hak sebagai peserta dan pasien. Sebagai peserta dilindungi undang-undang, sedangkan sebagai pasien dilindungi secara perdata dan pidana. Kendala yang dihadapi berhubungan dengan lemahnya aksesibilitas fasilitas kesehatan milik TNI AL, lemahnya transparansi pelayanan obat dan perubahan  prosedur pelayanan.