Urip Urip, Urip
Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Mataram

Published : 14 Documents
Articles

Found 14 Documents
Search

Baccilus thuringiensis Effectiveness As Larvasida Malaria Vectors in the District of Batu Layar, West Lombok Urip, Urip; Tatontos, Erlin Yustin; Inayati, Nurul
Jurnal Riset Kesehatan Vol 1, No 3 (2012): September 2012
Publisher : UPPM Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aim to test the effectivity of Baccilus thuringiensis as larvasida malaria vector in Subdistrict Batu Layar of Regency West Lombok, test to involve in laboratory and also in field. Data yielded by LD (Lethal Dose) 50 and LD 90 to test involve and difference sum up the larva of nopheles sp before and hereafter gift of Baccilus thuringiensis. Result of research test to involve in laboratory, Baccilus thuringiensis efektivity used by larvacide malaria vector with the analysis probit at belief storey level 95% LD 50 0,03 ppm and LD 90 0,069 ppm. Result of research test effectivity in field, Baccilus thuringiensis efektiv used as larvacide malaria vector, with the analysis t test there was difference meaning the larva amount of before and hereafter gift of Baccilus thuringiensis that was t = 0,023.
THE IMMUNE RESPONSE IN WORM INFECTION AT PUSKESMAS TANJUNG KARANG IN MATARAM Gunarti, Gunarti; Tatontos, Erlin Yustin; Urip, Urip
Jurnal Kesehatan Prima Vol 12, No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Prima
Publisher : poltekkes kemenkes mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB)

Abstract

Abstrac: A worm infection can decrease sufferers’ health condition, nutrition, intelligence and their productivity thus, it can cause numerous of disadvantages economically. The immune response to worm infection begins with Th2 activation with a significant increase of IL-4, IL-5, IL-9, IL-10 and IL-13. The cytokines IL-5 that formed stimulates the growth and activation of eosinophils. The purpose of this research was to know the immune response by increasing the number of eosinophils to worm infection rate at Puskesmas Tanjung Karang. The research design was expost facto with cross sectional or transversal. The sample was communities’ faces and blood at Puskesmas Tanjung Karang as many as 50 people. The technique sampling was random from family members who have worm risk factors (poor sanitation conditions, living near animal cage, ground floor houses, pets such as dogs and cats). The correlation analysis of worm infection with eosinophils used Mann Whitney Test. The results showed that the prevalence of worm infection belong to mild category for Trichurin trichura was 10%, and the overall worm infection was 12% whereas the average number of eosinophils in the normal category was between 50-300 cells / mm². The results of statistical analysis were not significant (Asymp. Sig. 0.059) which means that there was no effect of the immune response with the number of eosinophils on the level of worminfection at Puskesmas Tanjung Karang.Keywords: Immune response, eosinophil, worm infection.
KEPUTUSAN PETANI DALAM MEMASARKAN BAHAN OLAH KARET DI DESA PONDOK MEJA KECAMATAN MESTONG KABUPATEN MUARO JAMBI Urip, Urip; Murdy, Saad; Malik, Adlaida
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 19 No 1 (2016): Juli 2016
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.968 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v19i1.4958

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk  mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam memasarkan bahan olah karet di Desa Pondok Meja Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi. Keputusan dalam penelitian ini adalah pilihan yang dijatuhkan oleh petani pada lembaga pemasaran yaitu koperasi/kelompok tani atau pedagang pengumpul desa yang akan digunakannya untuk memasarkan bahan olah karet miliknya. Metode pengambilan sampel menggunakan metode proportional random sampling dengan jumlah responden sebanyak 60 orang dengan alokasi 32 orang yang memasarkan ke koperasi/kelompok tani dan 28 orang yang memasarkan ke pedagang pengumpul desa. Analisis data menggunakan metode pendekatan analisis regresi binary logistic. Faktor-faktor yang diduga mempengaruhi keputusan memasarkan bahan olah karet dalam penelitian ini antara lain pendidikan, pengalaman, jumlah tanggungan, tabungan dan produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 faktor yang berpengaruh secara signifikan  dalam pengambilan keputusan memasarkan bahan olah karet di Desa Pondok Meja Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi. Faktor-faktor yang dimaksud antara lain jumlah tanggungan, tabungan dan produksi . Keputusan petani dalam memilih lembaga pemasaran bahan olah karet di Desa Pondok Meja juga didukung oleh faktor kemudahan dalam proses pemasaran. Hal ini membuktikan bahwa  faktor pendidikan dan pengalaman tidak berpengaruh terhadap keputusan petani dalam memasarkan bahan olah karet di Desa Pondok Meja Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi.   Kata Kunci : Keputusan, Pemasaran, Bahan Olah Karet
NATURAL MEDIA FOR THE GROWTH OF CANDIDA ALBICANS CAUSES OF CANDIDIASIS BY ARTOCARPUS COMMUNIS Jiwintarum, Yunan; Urip, Urip; Wijaya, Anas Fadli; Diarti, Maruni Wiwin
Jurnal Kesehatan Prima Vol 11, No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Prima
Publisher : poltekkes kemenkes mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.32807/jkp.v11i2.10

Abstract

a candida albicans requires a source of nutrients especially carbohydrates that are sufficient for its growth. Semi-synthesis media is the most common medium for growing Candida albicans. Semi-synthesized media composes of natural and synthesis materials. An abundance of biological sources in nature with higher carbohydrate content than natural ingredients on semi-synthesized media encourage to find the materials of alternative media from different carbohydrate sources, particularly grains, one of them is breadnut seed. This study aimed to find out a potential of Artocarpus communis as an alternative media for the growth of Candida albicans causes of candidiasis. This study was true experiment, used 6 replications and 4 treatments with PDA as control media, the media of Artocarpus communis with concentration of 10%, 20%, and 30%. The data of Candida albicans growth was tested statistically used One Way Anova with 95% confidence level or α = 0.05. The result indicated that a number of Candida albicans growth on PDA media was 13.7 colonies, on alternative media of Artocarpus communis with the concentration of 10% was an average of 13.5 colonies, the concentration of 20% was an average of 16.3 colonies and the concentration of 30% was an average of 24 colonies. The conclusion: the Artocarpus communis can be employed as an alternative natural media of Candida albicans growth.
BAHAN KONTAINER TERHADAP JUMLAH JENTIK NYAMUK AEDES AEGYPTI urip, urip
Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS) Vol 3, No 1 (2016): JURNAL ANALIS MEDIKA BIO SAINS
Publisher : Jurusan Analis Kesehatan, Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.889 KB)

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang banyak ditemukan di daerah tropis dan subtropis. Data dari seluruh dunia menunjukkan bahwa Asia menempati urutan pertama dalam jumlah penderita DBD setiap tahunnya. Kasus DBD di Indonesia tahun 2010 menempati urutan tertinggi di Asean. Vektor utama penyakit DBD adalah nyamuk Aedes aegypti. Tempat yang disukai sebagai tempat perindukannya adalah genangan air yang terdapat dalam wadah (kontainer) tempat penampungan air Jenis bahan kontainer yang digunakan paling umum oleh masyarakat yaitu kontainer dengan bahan kramik, logam, plastik, semen, dan tanah. Adanya  variasi bahan kontainer yang digunakan oleh masyarakat dapat menyebabkan adanya perbedaan kesenangan nyamuk dalam berkembang biak. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ada pengaruh bahan kontainer terhadap jumlah jentik nyamuk A.aegypti. Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimen, data dari hasil pemeriksaan  jumlah jentik nyamuk A.aegypti pada kontainer berbahan plastik dan tanah dianalisis menggunakan analisis statistik Independent T-test dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil pada penelitian menunjukkan ada perbedaan jumlah jentik antara kontainer berbahan plastik dengan tanah. Rerata jumlah jentik 12,93, 22,06 dan uji statistik dengan probabilitas p = 0,00 < α = 0,05. Ada pengaruh bahan kontainer terhadap jumlah jentik nyamuk A.aegypti.
UJI BIOKIMIA Anopheles spINSEKTISIDA TERHADAP KARBAMAT DAN ORGANOFOSFAT DI KABUPATEN LOMBOK BARAT Tatontos, Erlin Yustin; Urip, Urip; Maswan, Moch
Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS) Vol 1, No 2 (2014): Jurnal Analis Medika Bio Sains
Publisher : Jurusan Analis Kesehatan, Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.889 KB)

Abstract

AbstrakInfeksi malaria menyebabkan menurunnya produktivitas kerja, menurunnya kunjungan wisata dan menurunnya kecerdasan anak, mengakibatkan menurunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) akhirnya  terhambatnya laju pembangunan nasional. Oleh sebab itu melalui program Gebrak Malaria, Indonesia mencanangkan eliminasi malaria pada tahun 2025 yang dilakukan secara bertahap disesuaikan dengan kondisi daerah. Propinsi Nusa Tenggara Barat dengan jumlah kasus malaria 98, 488, AMI 22,54 permil dan API (Anual Parasite Incidence) 5,08 permil merupakan daerah katagori kasus yang tinggi (Hight Incidence Area).(Dikes NTB, 2008). Salah satu kabupaten di NTB yaitu Lombok Barat mempunyai dua daerah endemis malaria yaitu Kecamatan Sekotong dan Kecamatan Batu Layar,  daerah tersebut juga merupakan kawasan pariwisata. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kerentanan Anopheles sp terhadap insektisida karbamat dan organofosfat  di Kabupaten Lombok Barat dengan uji biokimia. Metode penelitian yang akan digunakan adalah penelitian deskriptif analitik. Data yang  dihasilkan adalah peningkatan aktifitas enzim esterase non spesifik pada Anopheles sp di Kabupaten Lombok Barat secara kualitatif yaitu skor visualisasi warna dan kuantitatif berdasarkan nilai Absorbance Value (AV). Hasil penelitian menunjukkan vektor malaria rentan terhadap karbamat dan organofosfat di Sekotong dengan skor visualisasi warna 1,7 dan nilai AV 0,97; di Batu layar Anopheles sp rentan dengan skor visualisasi warna 1,6 dan nilai AV 0,89 sedangkan di Pasar Seni Senggigi mulai toleran dengan skor visualisasi warna 1,9 dan nilai AV 0,9. Kata kunci : kerentanan, Anopheles sp,  uji biokimia
THE EFFECT OF Rhizopus sp TO MAKE COCONUT OIL ON ITS QUALITY Wiadnya, Ida Bagus Rai; Urip, Urip; Minovriyanti, Eka
Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS) Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Analis Medika Bio Sains
Publisher : Jurusan Analis Kesehatan, Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.889 KB) | DOI: 10.32807/jambs.v1i1.15

Abstract

AbstractFermented coconut oil is the oil extracted from coconuts and if the fermentation is catalyzed by the microorganisms in the process of separating the oil from carbohydrates and protein found in the endosperm cells of seeds coconut. Making coconut oil by fermentation is done without heating, but with the addition of yeast in cream coconut  and then incubated for 24 hours at a temperature of 300C to precipitate and form a layer of oil on the surface.To determine the effect of tempe (Rhizopus sp) on the quality of oil is the determination of the levels of acid number and saponification-titration method asidi alkalimetry.Research is Pre experimental post-test only design approach. By study design completely randomized design (CRD) with 5 treatments and 5 replications.The average level of lowest acid number obtained on the addition of 2 grams of yeast / liter of coconut cream at 0.2968 mg KOH / grams and the highest in the addition of 6 grams of yeast / liter of coconut cream at 0.4562 mg KOH / grams, while the the average level of lowest saponification obtained on addition of yeast 2 grams / liter of coconut cream at 261.106 mg KOH / grams and the highest in the addition of 6 grams of yeast / liter of coconut cream at 262.804 mg KOH / gFrom the results of statistical tests, values obtained for acid number p = 0.034 <α = 0.05, meaning that there is the effect of adding tempe (Rhizopus sp) to the acid number. And for saponification p = 0.06> α = 0.05 means that there is no effect of the addition of tempe (Rhizopus sp) on saponification.Keywords: Yeast Tempe, Fermented Coconut Oil, Oil Quality
Variasi Suhu Terhadap Pertumbuhan Neisseria Gonorrhoeae pada Media Coklat Agar Plate ’diah, Halimatussa; Urip, Urip; Jiwintarum, Yunan
Quality: Jurnal Kesehatan Vol 11 No 2 (2017): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes RI Jakarta 1

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.27 KB)

Abstract

ABSTRACT Sexually transmitted infections (STI) are infections whose transmission is mainly through sexual intercourse. Gonorrhoeae is a disease that has a high incidence among sexually transmitted infections (STDs). The purpose of this study was to determine the effect of temperature variations on the growth of Neisseria gonorrhoeae. This study was pre-experimental with 6 treatments and 4 replications, namely heating water with direct inoculation to the media, without heating, temperature 40˚C, 50˚C, 60˚C, and 70˚C. It was examined by obtaining the results that from each treatment there was no colony growth on the Chocolate Agar Plate media. Those who experienced growth were only treated with direct inoculation on the media so that it could be concluded that there was no effect on the variation of water heating temperature on the growth of Neisseria gonorrhoeae on CAP media. &nbsp; Keywords : Neisseria gonorrhoeae, Growth, Temperature
Pengaruh Variasi Infeksi Malaria Terhadap Positivitas Protein Urine Pada Penderita Malaria Arisandi, Dendi; Tatontos, Erlin Yustin; Urip, Urip
Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS) Vol 6, No 2 (2019): JURNAL ANALIS MEDIKA BIOSAINS (JAMBS)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.809 KB) | DOI: 10.32807/jambs.v6i2.142

Abstract

Malaria merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh Parasit. Masuknya penyakit malaria dapat diketahui salah satunya dengan adanya peningkatan protein pada urine. Kadar protein dalam urin lebih dari 150 mg dapat dijumpai pada kerusakan- kerusakan membran kapiler glomerulus atau karena gangguan mekanisme reabsorbsi tubulus atau kerusakan-kerusakan pada kedua mekanisme tersebut. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi infeksi malaria terhadap positivitas protein urine pada penderita malaria. Penelitian ini merupakan penelitian yang besifat observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, jumlah sampel menggunakan sampel jenuh, teknik pengambilan sampel dengan cara Accidental Sampling, variabel penelitian berupa variasi infeksi malaria dan positivitas protein urine. Jenis malaria yang banyak menginfeksi di wilayah kerja Puskesmas Meninting dan Puskesmas Penimbung adalah Malaria Falsiparum (Malaria Tropika) Malaria Vivaks (Malaria Tertiana) dan Malaria Mix dengan positivitas protein urine berbeda beda. Hasil uji Chi Square menunjukkan p = 0,892 Karena probabilitas lebih dari 0,05 (p<? = 0,05) artinya Ho diterima dan Ha di tolak. Tidak ada pengaruh variasi infeksi malaria terhadap positivitas protein urine pada penderita malaria
Analisis Jenis Plasmodium Penyebab Malaria Terhadap Hitung Jumlah Trombosit Yunita, Ni Nengah; Tatontos, Erlin Yustin; Urip, Urip
Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS) Vol 6, No 1 (2019): JURNAL ANALIS MEDIKA BIOSAINS (JAMBS)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.863 KB) | DOI: 10.32807/jambs.v6i1.125

Abstract

Malaria adalah penyakit infeksi parasit yang disebabkan oleh Plasmodium di dalam eritrosit, Penyakit malaria disebabkan oleh protozoa genus Plasmodium yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles betina, Malaria mempengaruhi hampir semua komponen darah, dan trombositopenia merupakan salah satu kelainan hematologis yang ditemui, dan banyak mendapat perhatian di literatur ilmiah. Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis Plasmodium penyebab infeksi malaria terhadap hasil hitung jumlah trombosit. Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan case control, jumlah sampel menggunakan sampel jenuh, teknik pengambilan sampel  dengan Accidental Sampling yaitu mengambil kasus atau responden yang  kebetulan ada atau tersedia di suatu tempat sesuai dengan konteks penelitian. Hasil analisis dari 32 sampel pasien didapatkan 12 sampel positif yaitu 4 pasien terinfeksi Plasmodium falciparum dengan rerata jumlah trombosit 86.250 sel/µl darah , 2 pasien terinfeksi Plasmodium vivax dengan rerata jumlah trombosit 73.000 sel/µl darah, dan 6 pasien terinfeksi Plasmodium mix dengan rerata jumlah trombosit 88.700 sel/µl darah.