Adrianus Adrianus, Adrianus
Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Musamus

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

PERTUMBUHAN DAN HASIL TIGA VARIETAS UBI JALAR (Ipomoea batatas L.) PADA TINGGI PETAKAN YANG BERBEDA Adrianus, Adrianus
AGRICOLA Vol 2 No 1 (2012): Volume 2, Nomor 1, Maret 2012
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aim of the research is to find  the  growth and production of three varieties of sweet potato in different heights of maps. The resulted conducted in the experimental farm of Faculty of Agriculture,  Hasanuddin University in Makassar from March to July 2011.  The experiment was prepared using the design plots split consisted of 15 cm high, 30 cm and 45 cm high and three varieties of sweet potato as a sub plot, consisting of Japanese variety, Power variety and Purple/Poiret variety.  The results of the research reveal that  Japanese variety produces an average of the highest number of leaves (125.78 strands), the largest number of branches (6.19 strands), the heaviest leaves (164.00 g),  the highest weight of tubers per hectare (19.96 tons / ha ) and highest weight per tuber (171.73 g) The Power of varieties produced on average the heaviest stalk (295.75 g), the heaviest weight of tuber per plant (539.35 g), the heaviest   economical tuber weight per plant  (473.03 g), heaviest biomass (969.44 g), the longest shoots (451.18 cm) and the highest number of tubers (4.77 pieces). The plot with 30 cm high (p2) produces an average heaviest leaves (146.70 g), while the plot 45 cm (p3),  product  an average  longest tubers (14.57 cm).
PENGAWASAN PENGELOLAAN KESELAMATAN KEGIATAN SLEEP BLASTING PADA TAMBANG TERBUKA MARTABE STUDI KASUS DI PT AGINCOURT RESOURCES Adrianus, Adrianus
Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.814 KB)

Abstract

Kegiatan peledakan (blasting) salah satu cara yang paling efektif dan efesiendalam teknik pemberaian batuan khususnya di pertambangan emas Martabe oleh karena pentingnya kegiatan peledakan ini maka harus menjaga aspek keselamatan dan keamanan kegiatan peledakan terutama dari aspek sosial dan teknis hal ini berujuan untuk mengurangi terpaparnya jumlah karyawan terhadap kegiatan peledakan, disamping itu juga berdampak mengurangi gangguan lingkungan akibat intensitas peledakan yang rata-rata dilakukan sebanyak 264 kali pertahun, dengan adannya peledakan tidur tersebut disamping waktu peledakan dipindahkan pada sore hari ke waktu istirahat, maka intensitas peledakan juga akan berkurang dengan perkiraan menjadi 132 kali peledakan dalam setahun dari sebelumnya menjadi 264 kali setahun, upaya efisisensi juga dilakukan sebagai dampak dari penurunan harga komoditi yang sangat signifikan pada bulan Desember tahun 2016 harga emas mencapai kisaran terendah yaitu 1.050 USD/Ounce sehingga upaya efisiensi terhadap operational cost serta melakukan upaya peningkatan efektifitas alat dengan mengurangi waktu non produktif, salah satunya adalah waktu yan hilang akibat kegiatan peledakan dengan perkiraan waktu yang hilang akibat kegiatan peledakan sleep blasting mencapai 22 Jam perbulan dimana frekwensi peledakan adalah 22 kali dilakukan setiap bulannya dan dilakukan pada saat jam produktif, dengan dilakuakan sleep blasting dimana peralatan digunakan pada saat istirahat memungkinkan dapat meningkatkan alat pengeboran sebesar 299.287 BCM pertahunnya, alat gali dan alat muat sebesar 242.880 BCM pertahunya alat pengolahan dan peleburan emas sebesar 19.725 ouces pertahunnya dan perak 100.102 ouces pertahunya. Sedangkan dari sisi sosial karena kegiatan pertambangan berdekatan dengan aktivitas masyarakat, maka sleep blasting PT Agincourt Resources mendapat beberapa keluhan dari masyarakat terutama Desa Wek III, Wek IV dan Napa yang berjarak sekitar 2,2 Km dari kegiatan peledakan, berdasarkan hasil pengukuran yang dilakukan dekat dengan desa tersebut hasil pengukuran yang dilakukan sesuai dengan SNI 7570:2010. Apabila kegiatan sleep blasting tidak dikelola dengan baik maka dapat menimbulkan kecelakaan menimbulkan kerugian pada perusahaan bila ditinjau dari aspek biaya, baik berupa direct cost maupun indirect cost , kecelakaan kerja itu bisa terjadidisebabkan oleh 94 tindakan tidak aman(unsafe act) 88%, kondisi tidak aman(unsafe condition)10% dan diluar kemampuan manusia 2%.
Pengaruh Pemberian Jenis dan Dosis Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabai Merah (Capsicum annum L.) Wahyuni, Wahyuni; Adrianus, Adrianus; Limbongan, Amelia A
AGRICOLA Vol 8 No 2 (2018): AGRICOLA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jenis dan dosis pupuk cair organik pada tanaman cabai merah. Penggunaan jenis dan dosis pupuk yang tepat akan mempengaruhi produksi tanaman cabai merah lebih baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial (FRBD) faktorial dengan perlakuan 2 jenis pupuk dan 3 dosis pupuk berbeda kemudian digabungkan, sehingga ada 6 perlakuan uji. Penelitian dilakukan 3 kali, jadi kami mendapat 18 unit desain eksperimental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara jenis perlakuan dan dosis pupuk cair organik tidak memiliki efek nyata pada semua variabel yang diamati untuk komponen pertumbuhan seperti tinggi tanaman dan jumlah cabang, tetapi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel yang diamati dari komponen produksi, yaitu total sampel tanaman buah, sampel produksi tanaman, dan produksi per plot, dengan jenis perlakuan dan dosis pupuk 10 ml / liter air.